Anda di halaman 1dari 37

KONSEP

PENYUSUNAN SISTEM
REMUNERASI PEGAWAI
RUMAH SAKIT

Dr. Suranto, MM
Konsultan Bidang Keuangan Rumah Sakit
Unit Cost, Tarif Pelayanan, Remunerasi Pegawai , Audit Keuangan dan Penilaian Kinerja Rumah Sakit
HP. 0813 29159 589 email Suranto_11@yahoo.com, surantokartodiharjo@gmail.com

DASAR HUKUM
1.

Undang undang No. 43 Th. 1999 Tentang Perubahan atas


UU No. 74 tentang pokok-pokok kepegawaian

2.

U U. No. 1 Th. 2004 Tentang Perbendaharaan Negara

3.

Undang undang No. 36 Th, 2009 tentang kesehatan

4.

Undang undang No. 44 Th. 2009 Tentang RS.

5.

PP No. 23 Th. 2005 tentang PK - BLU

6.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor

73/PMK/05/2007

Tentang Pedoman Penetapan Remunerasi Bagi Pejabat


Pengelola,Dewas dan Pegawai BLU
7.

Keputusan Menteri Kesehatan RI. No. 625/Menkes /SK/V/


2010 Tentang Pedoman Penyusunan Sistem Remunerasi
Pegawai BLU RS. Dilingkungan Kemenkes .

DASAR HUKUM (1)


1. Amanat Pasal 36 PP 23 Tahun 2005
a. Pejabat Pengelola, dewan pengawas, dan pegawai BLU dapat diberikan
remunerasi

berdasarkan

tingkat

tanggung

jawab

dan

tuntutan

profesionalisme
b. Remunerasi merupakan imbalan kerja yang dapat berupa gaji, tunjangan
tetap, honorarium, insentif, bonus atas prestasi, pesangon, dan/atau
pensiun
c. Penetapan

remunerasi

harus

mempertimbangkan

prinsip

proporsionalitas, kesetaraan, kepatutan .


d. Remunerasi ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan atas usulan
Menteri/Pimpinan Lembaga
2. Sebagai pedoman pelaksanaan pemberian remunerasi, telah ditetapkan
beberapa Keputusan Menteri Keuangan, yaitu:
a.

No. 10/PMK.02/2006 jo. PMK No. 73/PMK.05/2007 tentang Pedoman

Penetapan Remunerasi Bagi Pejabat Pengelola, Dewas dan Pegawai BLU

LATAR BELAKANG
1.
Menghadapi Era Globalisasi dan menghadapi persaingan usaha
yang semakin kompleks

2.
Pegawai sebagai Human capital yang sangat menentukan
keberhasilan RS .

3.
Memberikan Penghargaan atas Pekerjaan & kinerja
4.
Memberi

Perlindungan

keamanan

dalam

bekerja

maupun

penghargaan atas masa kerja pegawai.

5.
Melalui remunerasi yg layak dan adil , peg diharapkan dpt
memiliki motivasi bekerja & berprestasi

URGENSI PENGUSULAN REMUNERASI


RUMAH SAKIT
1. Belum mempunyai dasar penetapan hukum
2. Belum memenuhi azas remunerasi berbasis kinerja
3. Mendukung strategi usaha RS dalam menjalankan visi
dan misinya

4. Memacu motivasi pegawai agar memiliki komitmen


tinggi dalam bekerja

5. Membangun Tim kerja yang solid


6. Program BPJS dimana Klaim berbentuk Paket

DASAR HUKUM
Keputusan Menteri
Kesehatan RI. No.
625/Menkes/SK/V/ 2010
Tentang Pedoman
Penyusunan Sistem
Remunerasi Pegawai BLU
RS. Dilingkungan
Kemenkes .

TUJUAN
1. Meningkatkan pel. kepada
masyarakat.
2.

Memberikan fleksibilitas dalam


pengelolaan
keuangan berdasarkan prinsip
ekonomi dan produktivitas, dan
penerapan praktek bisnis
yang sehat.

3. Praktek bisnis yg sehat


penyelenggaraan fungsi

adalah.
organisasi

Status BLU - Rumah


Sakit
Dana tersedia di RS
Strategi
Strategi
Pimpinan
Pimpinan
RS
RS

Pelayanan dapat
dilakukan dgn cepat
dan lebih baik
Sarana dan prasarana
meningkat
Motivasi pegawai
( dokter, perawat,
penunjang, dan tenaga

POLA PENGGUNAAN
ANGGARAN
44%
%
44
BELANJA
PEGAWAI

1.Rem Direksi
2.Rem Pegawai
3.Gaji Peg. BLU
4.Asuransi
5.Insentive

56%
%
56

BELANJA
BARANG

1.
2.
3.
4.
5.
6.

ATK
Obat-obatan/ BMHP
Langg.Daya/Jasa
Perjalanan Dinas
Honorarium
Belanja Modal :
a. Peralatan Medis
b. Perl. Non Medik
c. Pemb. Gedung
d. Pemeliharaan

DASAR HUKUM
a. Pemberian remunerasi, yaitu mempertimbangkan 4 faktor:
Proporsionalitas, yaitu pertimbangan atas ukuran (size)
dan jumlah aset yang dikelola, serta tingkat pelayanan
Kesetaraan,
yaitu memperhatikan industri pelayanan sejenis
Kepatutan,
yaitu menyesuaikan kemampuan Penerimaan RS
Kinerja operasional sekurang-kurangnya
mempertimbangkan indikator keuangan, pelayanan,
mutu dan manfaat bagi masyarakat
b. Besaran gaji pejabat keuangan/pejabat teknis adalah 90%
gaji Pemimpin

KEBIJAKAN REMUNERASI (1)


1. Remunerasi mencerminkan
keadilan dan
memperhatikan kemampuan
2.keuangan
Komponen
RSremunerasi : Sistem
Penggajian

Pay for position,


( Gaji
Pokok )
3. Pay
( Gaji Pokok
)
PayFor
forPosition:
performance,
( Insentif
)
Komponen
ini merupakan harga
Pay
for people,
(jabatan
Tunjangan )
Besarannya bersifat tetap &
dibayarkan setiap bln
Berupa gaji/honorarium, tunjangan
tetap

KEBIJAKAN REMUNERASI (2)


5. Pay for Performance :
berkaitan dengan capaian target
kinerja yang telah dikontrak
kinerjakan
dibayarkan secara periodik sesuai
kebijakan unit kerja/organisasi.
berupa insentif dan/atau bonus
variable)
6. (bersifat
Pay for People:
berkaitan dengan kondisi
perorangan/individu (ahli, langka,
lokasi terpencil)
Insidentil, berupa tunjangan lainnya

7. Remunerasi bersifat single salary

SISTEM PENGGAJIAN
RUMAH SAKIT SWASTA
LANGSUNG

TIDAK
LANGSUNG

INSENTIF

Gaji
Pokok

Tunjanga
n

Insentif

60 %

15 %

25 %

K
O
M
P
E
N
S
A
S
I

PEMAHAMAN
REMUNERASI DI RS
SISTEM PEMBAGIAN
JP DI RS
SISTEM REMUNERASI

JENIS JP DI RS
1.
2.
3.
4.
5.

JP PASIEN ASKES
JP PASIEN JAMKESMAS
JP OBAT
JP PASIEN UMUM
DLL

REMUNERASI MEMICU KINERJA DAN


MENGHASILKAN PENINGKATAN PENDAPATAN
RUMAH SAKIT
Pendapatan Kecil,
Kinerja Kecil
Remunerasi Kecil

Pendapata Besar
Kinerja Besar
Remunerasi Besar

LANGKAH-LANGKAH
PENYUSUNAN REMUNERASI
PEGAWAI DI RS - BLU

1.

Membentuk TIM
2. Inventarisasi Data Pegawai
Kelompok Tenaga Medis
Kel . Pejabat Struktural & Fungsional
Kelompok Tenaga Keperawatan
Kelompok Tenaga Non Kep.
Kelompok Administrasi

ANALISIS PEKERJAAN PEGAWAI


(JOB DESCRIPTION)
1.

Analisis jabatan di dengan


format JAQ ( Job Analyses
Questinaire)

2.

Dikoordinir oleh kepala satuan


unit kerja & diisi oleh seluruh
Pegawai dgn jumlah sesuai
dgn jml pegawai.

BAHAN DASAR
ANALISIS PEKERJAAN

Struktur Organisasi
Pemetaan Pegawai
Nama Jabatan
Uraian Tugas dan Hasil Kerja
Berproses per unit kerja,
dengan mengacu pada
Struktur Organisasi RS dan
tupoksi masing-masing.

MENETAPKAN JOB EVALUATION DAN JOB VALUE ( 10


FAKTOR PENIMBANG )
A. KNOW HOW
1. Kompetensi Teknis (penget & ketrampilan
substansial )
pendidikan, pelatihan dan pengalaman kerja.
2. Kemampuan Manajerial (kompleksitas
kepemimpinan)
3. Komunikasi
B. PROBLEM SOLVING
4. Analisis Lingkungan Pekerjaan
5. Pedoman Keputusan
6. Kondisi Kerja (12 faktor)
C. ACCOUNTABILITY
7. Wewenang (kebebasan bertindak) dlm pengambilan
Kep,
penyelesaian masalah dan pencapaian hasil
diharapkan

PERMENDAGRI NOMOR 61 TAHUN 2007


TENTANG PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN KEUANGAN
BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

Pasal 53

. Remunerasi bagi pejabat pengelola dan pegawai BLUD , sebaga


mana dimaksud dlm Pasal 50 ayat (2), dapat dihitung berdasark
indikator penilaian :

a. pengalaman dan masa kerja ( basic index )


b. Ketrampilan, ilmu pengetahuan dan perilaku (competency in
c. resiko kerja ( risk index )
d. tingkat kegawatdaruratan ( emergency index )
e. jabatan yang disandang ( position index )
f. hasil./capaian kinerja ( performance index )

). Bagi pejabat pengelola dan pegawai BLUD yang berstatus PNS


gaji pokok dan tunjangan mengikuti peraturan perundangundangan tentang gaji dan tunjangan PNS serta dapat diberik
tambahan penghasilan sesuai remunerasi yang ditetapkan
oleh Kepala daerah .

CORPORATE
GRADE
1. Terdiri dari 10 S.D 20 job grade
2. Terdiri dari 5 ruang tumbuh
3. Dengan JND ( just noticeable
difference ) 15 - 20%
4. Kelompok jabatan 7 Jabatan :

KELOMPOK JABATAN
TENAGA KEPERAWATAN
KELOMPOK JABATAN

GRADE

Perawat Klinik.5
Perawat Klinik.4

Expert
Profisient

Perawat Klinik.3
Perawat Klinik.2

Competent
Advanced
Beginner

Perawat Klinik.1

Beginner

KELOMPOK JABATAN
PROFESI RADIOGRAFER
KELOMPOK JABATAN

GRADE

Radiografer.5

Advance

Radiografer.4
Radiografer.3
Radiografer.2

Expert
Intermediate
Biginner

Radiografer.1
Petugas Kamar Gelap

Fresh Graduate

KELOMPOK JABATAN
ANALIS LABORATORIUM
KELOMPOK JABATAN

GRADE

Analisis Laboratorium.5

Tingkat.5

Analisis Laboratorium.4
Analisis Laboratorium.3
Analisis Laboratorium.2

Tingkat.4
Tingkat.3
Tingkat.2

Analisis Laboratorium.1

Tingkat.1

KELOMPOK JABATAN
ANALIS FARMASI
KELOMPOK ABATAN

GRADE

Farmasi.5

Analisis Konseptual
Tk.1

Farmasi.4

Analisis Dasar
Trampil

Farmasi.3
Farmasi.2

Analisis Dasar
Analisis Khusus
Trampil

KELOMPOK JABATAN
PROFESI FISIOTERAPI

KELOMPOK JABATAN

GRADE

Fisioterapi.5

Grade.5

Fisioterapi.4
Fisioterapi.3
Fisioterapi.2
Fisioterapi.1

Grade.4
Grade.3
Grade.2
Grade.1

PERINGKAT JABATAN KORPORATE DAN PROFESIONAL / FUNGSIONAL

RUMAH SAKIT ..

CORP
GRADE

BATAS GRADE
MAKSIMAL

JND

CORPORATE GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

20

18,950

20%

15,215

20%

12,195

20%

9,756

20%

7,805

20%

6,244

20%

4,995

20%

3,996

20%

20

19

18

7,806

MEDIK
Medik
MS 4
Spesialis
4

6,245

Medik
MS 3
Spesialis
3

4,996

Medik
MS 2
Spesialis
2

3,997

13

14

15

16

9,757

17

12,196

18

CORP
GRADE

15,216

19

3,197

MS 1

DIREKTUR

17

WAKIL DIREKTUR

16

15

STRATEGIK LEADER

14

Strategik

Medik
Spesialis 1

SL 3

13
Leader II

Strategik
12

3,196

20%

2,558

M3

Medik 3

SL 2

11

2,557

20%

2,047

M2

Medik 2

PERAWAT KLINIK

10

2,046

20%

1,638

M1

Medik 1

PK 5

Mastery

PM 5

OL 3
Konsep Tk 1

1,637

20%

1,310

PK 4

1,309

20%

1,048

1,047

20%

839

Competence PM 3

PK 2

PM 2

Teknik

11

10

OPERATIONAL STAF OL 2
Teknik
Khusus
Terampil

Supervisi

PM 4
Dasar

PK 3

Expert

SL 1

Supervisi

Analisis

Strategik
Leader
I

Analisis

12
Leader II

OPERATIONAL
LEADER

PENUNJANG MEDIK

9
Operasional

Analis
OS 5 Konseptional OL 1
I
Analis
OS 4 Konseptional

Supervisi
Tehnis

Kelompok Grade

GENERAL RANK (GR)

Jabatan pelaksana
pelaksana dengan
dengan ruang
ruang lingkup
lingkup tugas
tugas dan
dan
Jabatan
tanggungjawab di
di tingkat
tingkat teknis
teknis dasar
dasar dan
dan atau
atau administrasi
administrasi
tanggungjawab
yang berperan
berperan dalam
dalam mendukung
mendukung kelancaran
kelancaran tugas
tugas pokok
pokok dan
dan
yang
fungsi organisasi.
organisasi.
fungsi
GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

BATAS
NOMINAL
GRADE
MAKSIMAL

JND

866

19%

957

GR4

General Range 4

458

21%

860

GR3

General Range 3

356

19%

459

GR2

General Range 2

270

20%

357

GR1

General Range 1

KELOMPOK JABATAN

Jabatan yang
yang termasuk
termasuk dalam
dalam kategori
kategori General
General Rank
Rank (GR)
(GR) ::
Jabatan

Pramu Kantor
Kantor
Pramu

Juru Masak
Masak (Staf
(Staf Gizi)
Gizi)
Juru

Pembantu Juru
Juru Masak
Masak (Staf
(Staf Gizi)
Gizi)
Pembantu

Caraka
Caraka

Pramu Saji
Saji
Pramu

Kelompok Grade

OPERASIONAL STAF (OS)

Jabatan pelaksana
pelaksana dengan
dengan ruang
ruang lingkup
lingkup tugas
tugas dan
dan
Jabatan
tanggungjawab di
di tingkat
tingkat semi
semi konseptual,
konseptual, konseptual
konseptual sampai
sampai
tanggungjawab
dengan konseptual
konseptual stratejik,
stratejik, mendukung
mendukung kelancaran
kelancaran operasional
operasional
dengan
sampai dengan
dengan kelancaran
kelancaran persiapan
persiapan pengembangan
pengembangan organisasi.
organisasi.
sampai
GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

JND

BATAS GRADE
MAKSIMAL

866

18%

957

OS5 Operasional Staf 5

458

18%

860

OS4 Operasional Staf 4

356

20%

459

OS3 Operasional Staf 3

270

20%

357

OS2 Operasional Staf 2

232

20%

271

OS1 Operasional Staf 1

NOMINAL

Jabatan yang
yang termasuk
termasuk dalam
dalam kategori
kategori Operasional
Operasional Staf
Staf (OS)
(OS) ::
Jabatan

Akuntan, Bendahara
Bendahara Penerima,
Penerima, Pengeluaran,
Pengeluaran, Gaji,
Gaji, Kasir
Kasir
Akuntan,

Perekam Medik
Medik
Perekam

Analisis Kepegawaian
Kepegawaian
Analisis

Operator Komputer
Komputer
Operator

Pengadministrasian Umum
Umum
Pengadministrasian

Teknisi IPAL,
IPAL, Listrik,
Listrik, Mesin
Mesin
Teknisi

Petugas Gudang
Gudang
Petugas

Kelompok Grade

PENUNJANG MEDIS (PM)

Jabatan pelaksana
pelaksana dengan
dengan ruang
ruang lingkup
lingkup tugas
tugas dan
dan
Jabatan
tanggungjawab untuk
untuk mendukung
mendukung kelancaran
kelancaran pelaksanaan
pelaksanaan
tanggungjawab
tugas pelayanan
pelayanan medis
medis (bisnis
(bisnis inti).
inti).
tugas
GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

JND

BATAS
GRADE
MAKSIMAL

866

18%

957

PM5

Penunjang Medis 5

458

18%

860

PM4

Penunjang Medis 4

356

20%

459

PM3

Penunjang Medis 3

270

20%

357

PM2

Penunjang Medis 2

232

20%

271

PM1

Penunjang Medis 1

NOMINAL

Jabatan yang
yang termasuk
termasuk dalam
dalam kategori
kategori PENUNJANG
PENUNJANG MEDIS
MEDIS (PM)
(PM)
Jabatan
::
Apotiker
Apotiker ,, Psikologi
Psikologi Klinik,
Klinik, Terapi
Terapi Wicara
Wicara ,, Tehnisi
Tehnisi Gigi
Gigi ,,
Pranata Laboratorium
Laboratorium Kes,,Sanitarian,
Kes,,Sanitarian, Nutrision,
Nutrision,
Pranata
Radiografer Okupasi
Okupasi terapis
terapis ,, Teknisi
Teknisi Elektromedik,
Elektromedik,
Radiografer
Fisoterapis ,, Pekerja
Pekerja Penyuluh
Penyuluh Kesehatan,
Kesehatan, Asisten
Asisten
Fisoterapis

Kelompok Grade

PERAWAT KLINIK (PK)

Kelompok profesi
profesi keperawatan
keperawatan yang
yang bekerja
bekerja sesuai
sesuai profesi
profesi dan
dan
Kelompok
kompetensinya sebagai
sebagai perawat
perawat yaitu
yaitu menjalankan
menjalankan tugas
tugas
kompetensinya
keperawatan.
keperawatan.
GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

BATAS
GRADE
NOMINAL
MAKSIMAL

JND

10

866

18%

957

PK5

Perawat Klinik 5

458

18%

860

PK4

Perawat Klinik 4

356

18%

459

PK3

Perawat Klinik 3

270

20%

357

PK2

Perawat Klinik 2

232

20%

271

PK1

Perawat Klinik 1

Jabatan yang
yang termasuk
termasuk dalam
dalam kategori
kategori Perawat
Perawat Klinik
Klinik (PK)
(PK) ::
Jabatan
1.
Perawat Rawat
Rawat Inap
Inap
1.
Perawat
2.
Perawat Rawat
Rawat Jalan
Jalan
2.
Perawat
3.
Perawat IRD
IRD
3.
Perawat
4.
Kepala Ruang
Ruang Perawatan
Perawatan
4.
Kepala
5.
Ketua Tim
Tim Perawatan
Perawatan
5.
Ketua
6.
Supervisor Perawatan
Perawatan
6.
Supervisor

Kelompok Grade

OPERASIONAL LEADER (OL)

kelompok jabatan
jabatan pimpinan
pimpinan dengan
dengan ruang
ruang lingkup
lingkup tugas
tugas dan
dan tanggungjawab
tanggungjawab di
di
kelompok
tingkat supervisi
supervisi teknis
teknis operasional
operasional sampai
sampai dengan
dengan manajemen
manajemen operasional
operasional baik
baik
tingkat
bersifat matriks
matriks maupun
maupun lini.
lini. Peran
Peran jabatan
jabatan ini
ini adalah
adalah melakukan
melakukan supervisi
supervisi atau
atau
bersifat
manajemen untuk
untuk memastikan
memastikan kelancaran
kelancaran operasional
operasional sampai
sampai dengan
dengan
manajemen
memastikan kelancaran
kelancaran persiapan
persiapan pengembangan
pengembangan organisasi.
organisasi.
memastikan
GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

BATAS
GRADE
NOMINAL
MAKSIMAL

JND

10

1.581

18%

1.976

OL4

Operasional Leader 4

1.267

18%

1.580

OL3

Operasional Leader 3

1.017

18%

1.226

OL2

Operasional Leader 2

1.016

20%

812

OL1

Operasional Leader 1

Jabatan yang
yang termasuk
termasuk dalam
dalam kategori
kategori Operasional
Operasional Leader
Leader (OL)
(OL) ::
Jabatan
Kepala
Kepala Urusan
Urusan
Auditor
Auditor
Kepala
Kepala Satpam
Satpam

Kelompok Grade

STRATEGIK LEADER
(SL)

kelompok jabatan
jabatan pimpinan
pimpinan lini
lini atau
atau matriks
matriks dengan
dengan ruang
ruang lingkup
lingkup
kelompok
tugas dan
dan tanggungjawab
tanggungjawab di
di tingkat
tingkat stratejik
stratejik visionair
visionair .. Peran
Peran jabatan
jabatan
tugas
ini adalah
adalah menyusun
menyusun konsep-konsep
konsep-konsep ide
ide stratejik
stratejik visionair
visionair dan
dan
ini
melakukan manajemen
manajemen program
program yang
yang berorientasi,
berorientasi, mendukung
mendukung dan
dan
melakukan
memastikan kelancaran
kelancaran proses
proses pengembangan
pengembangan organisasi
organisasi dalam
dalam
memastikan
jangka pendek
pendek dan
dan jangka
jangka panjang
panjang
jangka

GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

BATAS
GRADE
NOMINAL
MAKSIMAL

JND

13

2,428

18%

3,054

SL3

Strategik Leader 3

12

1.977

18%

2,428

SL2

Strategik Leader 2

11

1,581

18%

1,977

SL1

Strategik Leader 1

Jabatan yang
yang termasuk
termasuk dalam
dalam kategori
kategori Strategik
Strategik Leader
Leader (SL)
(SL) ::
Jabatan

Kepala Bagian,
Bagian, Kepala
Kepala Bidang
Bidang
Kepala
Kepala Sub
Sub Bagian,
Bagian, Kepala
Kepala Seksi
Seksi
Kepala
Kepala SPI,
SPI, Akreditasi,
Akreditasi, MR
MR
Kepala

Kelompok Grade

DOKTER (DR) , DR.SPESIALIS (SP)

Kelompok profesi
profesi dokter
dokter sebagai
sebagai Staff
Staff Medik
Medik Fungsional
Fungsional dengan
dengan tugas
tugas utama
utama
Kelompok
di bidang
bidang Pelayanan
Pelayanan Medis.
Medis.
di
GRADE

BATAS
GRADE
MINIMAL

BATAS
GRADE
NOMINAL
MAKSIMAL

JND

17

6,028

20%

7.511

SP4

Doker Spesialis 4

16

4,770

20%

6.027

SP3

Doker Spesialis 3

15

3.861

20%

4,769

SP2

Doker Spesialis 2

14

3,055

18%

3,860

SP1

Doker Spesialis 1

13

2,428

18%

3,054

DR3

Dokter Umum 3

12

1,977

18%

2,428

DR2

Dokter Umum 2

11

1,581

18%

1,976

DR1

Dokter Umum 1

Jabatan yang
yang termasuk
termasuk dalam
dalam kategori
kategori Dokter
Dokter (DR)
(DR) dan
dan Spesialis
Spesialis (SP)
(SP) ::
Jabatan
Dokter
Dokter Umum,
Umum, Dokter
Dokter Gigi
Gigi
Dokter
Dokter Spesialis
Spesialis :: BEDAH,
BEDAH, OBGIN,
OBGIN, ANAK,
ANAK, NEUROLOGI,
NEUROLOGI, INTERNIS,
INTERNIS,
RADIOLOGI, PATOLOGI
PATOLOGI KLINIK,
KLINIK, REHAB
REHAB MEDIK,
MEDIK, PSIKIATRY,
PSIKIATRY, dst
dst
RADIOLOGI,

INDEKS KINERJA UNIT


(IKU)

NO.

KINERJA UNIT

1 > 100% s.d. 150%

NILAI
1.1

> 80% s.d. 100%

50 % s.d. 80%

0.75

< 50%

0.5
35
35

INDEKS KINERJA INDIVIDU


(IKI)
STANDAR PENILAIAN KINERJA INDIVIDU
KATEGORI
NILAI
BAIK SEKALI

BAIK

SEDANG

KURANG

NILAI

NILAI IKI

TARGET KINERJA

15

150%

11 sd. < 15

1,5

140% sd. < 150%

10 sd. < 11

1,4

130% sd. < 140%

9 sd. < 10

1,3

115 % sd. < 130%

8 sd. < 9

1,2

100% sd. < 115%

7 sd. < 8

6 Sd. < 7

0,95

5 sd. < 6

0,90

85 % sd. < 90 %

4 sd. < 5

0,85

80 % sd. < 85 %

3 sd. < 4

0.80

75% sd. < 80 %

2 sd. < 3

0.75

70% sd. < 75 %

1 sd. < 2

0.7

60% sd. < 70%

0 sd. < 1

0.5

< 60%

96% sd. < 100 %


90 % sd. < 95 %

36

FORMULA PERHITUNGAN
REMUNERASI PEGAWAI RS

NILAI /
INDEX
PEKERJAAN

IKI

IKU

NOMINAL
POIN

Nilai pekerjaan/Job Value adalah gambaran profil suatu pekerjaan atas seluruh factorfaktor penilaian atau penimbang yang dinyatakan dalam total nilai;

Indeks Kinerja Individu ( IKI ) ditetapkan melalui suatu penilaian yaitu dengan membandingkan antara
pencapaian total target dengan Satuan Kinerja Individu (SKI) pada faktor-faktor yang ditentukan dan
ditargetkan.
Indeks Kinerja Unit ( IKU ) ditetapkan berdasarkan pencapaian total target unit kerja tempat pekerjaan
pegawai pemegang pekerjaan tersebut dalam struktur organisasi.

Nilai Nominal Poin adalah nilai satuan rupiah yang ditetapkan berdasarksn analisa
hasil kerja rumah sakit dan penetapan anggaran remunerasi.
37