Anda di halaman 1dari 19

Pengertian Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat walau


tidak ada medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan
beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength,
frekuensi, amplitude/amplitude, kecepatan.
B.
Perbedaan Gelombang Elektromagnetik dengan Gelombang Mekanik
Gelombang mekanik adalah sebuah gelombang yang dalam perambatannya
memerlukan medium, yang menyalurkan energi untuk keperluan proses penjalaran
sebuah gelombang. Suara merupakan salah satu contoh gelombang mekanik yang
merambat melalui perubahan tekanan udara dalam ruang (rapat-renggangnya
molekul-molekul udara). Tanpa udara, suara tidak bisa dirambatkan. Di pantai dapat
dilihat ombak, yang merupakan gelombang mekanik yang memerlukan air sebagai
mediumnya. Contoh lain misalnya:

Gelombang pada tali atau per (slinky).

Gelombang permukaan air

Gelombang seismik

Gelombang tegangan

Gelombang akustik

Gelombang infrasonik (f < 20 Hz)

Gelombang suara (20 Hz< f < 20 kHz)

Gelombang ultrasonik (f > 20 kHz)


C. Sejarah Penemuan Gelombang Elektromagnetik
a.
MICHAEL FARADAY 1791-1867
Michael Faraday lahir pada tahun 1791 di Newington, Inggris. Di tahun 1831,
Faraday menemukan bahwa bilamana magnit dilalui lewat sepotong kawat, arus
akan mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan ini disebut pengaruh
elektro magnetik, dan penemuan ini disebut Hukum Faraday dan pada umumnya
dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.
Hukum Faraday merupakan penemuan yang monumental, berdasarkan dua
alasan berikut. Pertama, Hukum Faraday mempunyai arti penting yang mendasar
dalam hubungan dengan pengertian teoritis tentang elektromagnetik.
Kedua, elektromagnetik dapat digunakan untuk menggerakkan secara terusmenerus arus aliran listrik seperti diperagakan sendiri oleh Faraday lewat
pembuatan dinamo listrik pertama. Meski generator tenaga pembangkit listrik kita
untuk mensuplai kota dan pabrik dewasa ini jauh lebih sempurna ketimbang apa
yang diperbuat Faraday, tetapi kesemuanya berdasar pada prinsip serupa dengan
pengaruh elektromagnetik.
b. JAMES CLERK MAXWELL 1831-1879
Maxwell dilahirkan di Edinburgh, Skotlandia, tahun 1831. James Clark
Maxwel juga merupakan ilmuan yang telah menelusuri keterkaitan antara gejala
kelistrikan dan kemagnetan dengan bertitik tolak pada dasarnya pengetahuan yang
sudah ada pada saat itu yaitu:
i.
Muatan listkik dapat menimbulkan medan
listrik di sekitarnya besarnya kekuatan medan listrik ini dapat diperlihatkan oleh
hokum Coulomb.
ii.
Arus listrik atau mauatan listrik yang mengalir
dapat menghasilkan medan magnet di sekitanya. Besarnya kekuatan medan listrik
magnet diperlihatkan olrh hokum BiotSafart.

c.

D.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
E.
a.
b.
c.
d.

iii.
Perubahan
medan
magnet
dapat
menghasilkan medan listrik yang dapat dijelaskan oleh hukum Faraday.
Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali
dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society
mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (A dynamical theory of the
electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya antara 1861 dan 1865.
HEINRICH RUDOLF HERTZ
Kebenaran Hipotesa Maxwell tentang adanya gelombang elektromagnetik
pada akhirnya dibuktikan oleh Heinrich Rudolf Hertz antara tahun 1886 dan 1888,
pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa
radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang
Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan
ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.
Setiap muatan listrik yang memiliki percepatan memancarkan radiasi
elektromagnetik. Waktu kawat (atau panghantar seperti antena) menghantarkan arus
bolak-balik, radiasi elektromagnetik dirambatkan pada frekuensi yang sama dengan
arus listrik. Bergantung pada situasi, gelombang elektromagnetik dapat bersifat
seperti gelombang atau seperti partikel. Sebagai gelombang, dicirikan oleh
kecepatan (kecepatan cahaya), panjang gelombang, dan frekuensi. Kalau
dipertimbangkan sebagai partikel, mereka diketahui sebagai foton, dan masingmasing mempunyai energi berhubungan dengan frekuensi gelombang ditunjukan
oleh hubungan Planck
E = H
Di mana E adalah energi foton, h ialah konstanta Planck 6.626 10 34
Js dan adalah frekuensi gelombang.
Ciri atau Sifat Gelombang Elektromagnetik
Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat yang bersamaan,
sehingga kedua medan memiliki harga maksimum dan minimum pada saat yang
sama dan pada tempat yang sama.
Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus dan keduanya tegak
lurus terhadap arah rambat gelombang.
Dari ciri no 2 diperoleh bahwa gelombang elektromagnetik merupakan gelombang
transversal.
Seperti halnya gelombang pada umumnya, gelombang elektromagnetik
mengalami peristiwa pemantulan, pembiasan, interferensi, dan difraksi. Juga
mengalami peristiwa polarisasi karena termasuk gelombang transversal.
Cepat rambat gelombang elektromagnetik hanya bergantung pada sifat-sifat listrik
dan magnetik medium yang ditempuhnya.
Gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam ruang hampa.
Laju rambat gelombang elektromagnetik dalam ruang hampa merupakan tetapan
umum dan nilainya c = 3 x 108 m/s.
Arah perambatannya tidak dibelokkan.

Sumber Gelombang Elektromagnetik


Osolasi listrik
Sinar matahari menghasilkan sinar inframerah
Lampu merkuri menghasilkan sinar ultraviolet
Penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam menghasilkan
sinar X (digunakan untuk rontgen)
e. Inti atom yang tidak stabil menghasilkan sinar gamma

F.

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
G.
a.

Spektrum Gelombang Elektromagnetik


Spektrum adalah sebuah kata lain yang berarti hantu atau bayangan hitam.
Kata Spektrum pertama kali digunakan oleh Isaac Newton pada tahun 1671. Untuk
menjelaskan bayangan sinar yang dibentuk oleh prisma menyerupai pelangi yang
berwarna warni seperti lagu anak TK pelangi-pelangi yang dinamakan spektrum
gelombang elektromagnetik.
Spektrum gelombang elektromagnetik terdiri atas tujuh macam gelombang
yang dibedakan berdasarkan frekuensi serta panjang gelombang tetapi cepat
rambat di ruang hampa adalah sama. Yaitu c =3 x 108 m/s. Seperti yang sudah
dibahas dalam teori Maxwell tentang gelombang elektromagnetik. frekuensi
gelombang terkecil adalah gelombang cahaya serta panjang gelombang terbesar
sedangkan frekuensi terbesar adalah sinar gamma serta panjang gelombang
terpendek.
Urutan Spektrum Gelombang Elektromagnetik dari frekuensi besar ke frekuensi
kecil / dari panjang gelombang kecil ke panjang gelombang besar
Sinar gamma( )
Sinar Rontgen atau Sinar x
Sinar ultraungu atau sinar ultraviolet
Sinar tampak
Sinar inframerah Atau IR
Gelombang RADAR
Gelombang TV
Gelombang Radio
Urutan frekuensi cahaya tampak dari besar ke kecil
Cahaya ungu
Cahaya nila
Cahaya biru
Cahaya hijau
Cahaya kuning
Cahaya jingga
Cahaya merah
Macam-Macam Spektrum Gelombang Eletromagnetik
Gelombang Radio
Gelombang radio merupakan gelombang yang memiliki frekuensi paling kecil
atau panjang gelombang paling panjang. Gelombang radio berada dalam rentang
frekuensi yang luas meliputi beberapa Hz sampai gigahertz (GHz atau orde pangkat
9).
Gelombang ini dihasilkan oleh alat-alat elektronik berupa rangkaian osilator
(variasi dan gabungan dari komponen Resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C)).
Oleh karena itu, gelombang radio banyak digunakan dalam sistem telekomunikasi.
Siaran TV, radio, dan jaringan telepon seluler menggunakan gelombang dalam
rentang gelombang radio ini.
Suatu sistem telekomunikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai
pembawa sinyal informasinya pada dasarnya terdiri dari antena pemancar dan
antena penerima. Sebelum dirambatkan sebagai gelombang radio, sinyal informasi
dalam berbagai bentuknya (suara pada sistem radio, suara dan data pada sistem
seluler, atau suara dan gambar pada sistem TV) terlebih dahulu dimodulasi.
Modulasi di sini secara sederhana dinyatakan sebagai penggabungan antara
getaran listrik informasi (misalnya suara pada sistem radio) dengan gelombang

b.

c.

d.

e.

pembawa frekuensi radio tersebut. Penggabungan ini menghasilkan gelombang


radio termodulasi.
Gelombang inilah yang dirambatkan melalui ruang dari pemancar menuju
penerima. Oleh karena itu, kita mengenal adanya istilah AM dan FM. Amplitudo
modulation (AM) atau modulasi amplitudo menggabungkan getaran listrik dan
getaran pembawa berupa perubahan amplitudonya. Adapun frequency modulation
(FM) atau modulasi frekuensi menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa
dalam bentuk perubahan frekuensinya.
Gelombang dapat dibedakan menjadi dua yaitu gelombang radio AM dan
gelombang FM. Gelombang AM dapat mencapai tempat yang jauh karena
dipantulkan lapisan ionosfer.
Sedang gelombang FM mempunyai kelebihan karena tidak terpengaruh oleh
perubahan listrik di udara sehingga suara tetap jernih.
Gelombang mikro
Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi
paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda,
maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap
radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang
sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk
memasak makanan dengan cepat dan ekonomis.
Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio
Detection and Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah
benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat
pemantulan gelombang mikro. Karena cepat rambat glombang elektromagnetik c = 3
X 108 m/s, maka dengan mengamati selang waktu antara pemancaran dengan
penerimaan.
Sinar inframerah
Sinar inframerah meliputi daerah frekuensi 1011Hz sampai 1014 Hz atau
daerah panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm. jika kamu memeriksa
spektrum yang dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan detektor yang
dihubungkan pada miliampermeter, maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung
spektrum merah. Sinar yang tidak dilihat tetapi dapat dideteksi di atas spektrum
merah itu disebut radiasi inframerah. Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam
molekul-molekul yang bergetar karena benda diipanaskan. Jadi setiap benda panas
pasti memancarkan sinar inframerah. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan
bergantung pada suhu dan warna benda.
Cahaya tampak
Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita
dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang
dapat dideteksi oleh mata manusia. Panjang gelombang tampak nervariasi
tergantung warnanya mulai dari panjang gelombang kira-kira 4 x 10-7 m untuk
cahaya violet (ungu) sampai 7x 10-7 m untuk cahaya merah. Kegunaan cahaya
salah satunya adlah penggunaan laser dalam serat optik pada bidang
telekomunikasi dan kedokteran.
Sinarultraviolet
Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai 1016 Hz
atau dalam daerah panjang gelombagn 10-8 m 10-7 m. gelombang ini dihasilkan
oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Matahari adalah sumber utama yang
memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi,lapisan ozon yang ada dalam

lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan
sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di bumi.
f.
Sinar X
Sinar X mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz . panjang
gelombangnya sangat pendek yaitu 10 cm sampai 10 cm. meskipun seperti itu tapi
sinar X mempunyai daya tembus kuat, dapat menembus buku tebal, kayu tebal
beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm
g.
Sinar gamma
Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang
gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. Daya tembus paling besar, yang
menyebabkan efek yang serius jika diserap oleh jaringan tubuh.
H. Pengelompokan Gelombang Elektromagnetik
1. Gelombang elektromagnetik yang bisa dilihat (dapat diindera oleh mata kita).
Cahaya tampak (me, ji, ku, hi, bi, ni, u)
2. Gelombang elektromagnetik yang tak tampak oleh mata.
3. Gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi (sinar gamma dan sinar X).
4. Gelombang elektromagnetik frekuensi rendah (gel.TV / radar , gel radio).

I.

a.
b.

c.
d.
e.

f.

g.

Pengaplikasian Gelombang Elektromagnetik dalam Kehidupan Sehari-hari


Penemuan gelombang elektromagnetik pada akhir abad 19 merupakan cikal
bakal perkembangan tekhnologi di bidang komunikasi, kedokteran, penginderaan
jarak jauh maupun bidang industri.
Sinar gamma
Banyak digunakan dalam bidang industri pengawetan makanan, produk
industri dan lain-lain.
Sinar X
Sinar X dapat menembus jaringan tubuh tetapi tidak dapat menembus tulang
sehingga sinar X sering di gunakan untuk memotret posisi tulang atau bagian tubuh
yang mempunyai kelainan.
Sinar X sangat berperan dalam mendapatkan informasi tentang mikroskopi
atom dan molekul seperti penentuan struktur molekul menggunakan sinar X dengan
panjang gelombang yang sangat pendek. Untuk pelaksanaannya digunakan sebuah
alat yang diberi nama difraktometer sinar X.
Sinar X juga banyak dalam uji tak merusak seperti menentukan cacat pada
hasil las. Alat yang digunakan disebut radiogrofi sinar X. sinar X juga dapat
digunakan untuk menentukan unsur dalam suatu bahan. Menggunakan alat XRF
( X- Ray Fluorescence )
Sinar ultra violet
Sinar ultraviolet sering digunakan pada kandungan unsure-unsur dalam suatu
bahan melalui teknik spektroskopi.
Sinar tampak
Sinar tampak adalah sinar yang dapat membantu penglihatan manusia.
Sinar inframerah
Banyak di gunakan untuk kegiatan pemotretan permukaan bum oleh pesawat
udara yang terbang tinggi atau oleh satelit. Sinar inframerah juga digunakan untuk
mempelajari setruktur molekul suatu zat menggunakan alat yang disebut
spretometer inframerah.
Gelombang mikro
Gelombang mikro dalam bentuk gelombang televisi dan gelombang radar
banyak digunakan dalam sistem komunikasi, sistem deteksi dan system pertahanan.
Pada sistem radar antena berfungsi sebagai pemancar gelombang dan sebagai
penerima gelombang pantul. Pancaran gelombang radar yang dihasilkan berbentuk
pulsa, dan jika pulsa ini mengenai sasaran maka akan diterima pulsa pantul oleh
antena radar. Pulsa pantul dapat ditampilkan pada layar sebuah osiloskop. Jika
selang waktu antara pemancar gelombang radar dan penerima gelombang
pantulnya adalah t kecepatan gelombang radar adalah c maka jarak antara sasaran
dengan radar adalah s.Gelombang radar juga di gunakan dalam penentuan jarak
bumi dan bulan.
Gelombang radio
Gelombang radio banyak dimanfaatkan dalam sarana komunikasi, membawa
informasi dan berita dari stu tempat ke tempat lain. Komunikasi dengan
memanfaatkan gelombang radio dapat menjangkau daerah yang cukup jauh dari
pemancarnya.

penerapan gelombang bunyi dalam kehidupan sehari


1)
Kacamata tunanetra
Kacamata tunanetra dilengkapi dengan pengirim dan penerima ultronik (perhatikan gambar)
sehingga tunanetra dapat menduga jarak benda yang ada di dekatnya
2. Penggunaan dalam Medis

Ultrasonik digunakan untuk mengamati cacat cacat dalam jaringan hidup.


Sifat reflektif jaringan normal dan jaringan abnormal cukup jelas untuk dibedakan secara
ultrasonik. Alat diagnosis dengan ultrasonik digunakan untuk menemukan beberapa penyakit
berbahaya didada/payudara, hati, otak, dan beberapa organ lainnya. Pengamatan ultrasonik
pada seorang wanita hamil dapat memperlihatkan janin di uterus dengan menggunakan USG.
Alat-Alat yang Bekerja Berdasar Prinsip Induksi Elektromagnetik
1. Generator
Generator adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik.
Ada dua jenis generator, yaitu :
a. Generator arus bolak-balik (AC) atau alternator
b. Generator arus searah (DC)
Perbedaan antara generator arus bolak-balik dengan arus searah hanya terletak pada bentuk
cincin luncur yang berhubungan dengan kedua ujung kumparan. Pada generator arus bolakbalik terdapat dua buah cincin luncur, sedangkan pada generator arus searah terdapat sebuay
cincin yang terbelah di tengahnya (cincin belah atau komutator).
Ggl atau arus induksi pada alternator dapat diperbesar dengan empat cara :
1) memakai kumparan dengan lilitan lebih banyak\
2) memakai magnet yang lebih kuat
3) melilit kumparan pada inti besi lunak
4) memutar kumparan lebih cepat
Contoh generator arus bolak-balik :
- dinamo sepeda
- generator AC pembangkit listrik
2. Transformator
Transformator atau trafo adalah alat yang digunakan untuk mengubah tegangan bolak-balik
(AC) dari suatu nilai ke nilai tertentu. Trafo terdiri dari pasangan kumparan primer dan
sekunder yang terpisah dan dililitkan pada inti besi lunak.
Ada dua jenis trafo, yaitu
1) Trafo step up (penaik tegangan)
2) Trafo step down (penurun tegangan)

Alat-alat ini sangat berguna dalam menjalani roda kehidupan . Pelajaran Fisika tentang
Induksi Elektromagnetik inilah yang mendasari konsep-konsep dasar , sehingga berwujud
alat-alat dibawah ini, dan untuk mempelajarinya silahkan menyimak

INDUKSI ELEKTROMAGNETIKGGL INDUKSI

Selamat berjumpa kembali dengan Cara Pintar Fisika, kali ini kita belajat
tentang Induksi Elektromagnetik dan GGL Induksi. Pelajaran kita kali ini
mencakup Fluks Magnet, Hukuk Faraday, Hukum Lenz, Hukum Henry serta
aplikasi GGL Induksi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya: Transformator,
Generator dan Induktor. Selamat belajar.

A. FLUKS MAGNET

Fluks magnetik ( ) didefinisikan sebagai jumlah


garis gaya magnetik yang menembus tegak lurus suatu bidang kumparan.
Berdasarkan operasi vektor, fluks magnetik didefinisikan sebagai perkalian
skalar antara vektor induksi magnetik B dengan vektor luas bidang A.
Besarnya fluks magnetik adalah :
=ABcos
dimana: = fluks magnetik (Wb),
B

=
medan
magnet
(T);
N
=
= sudut antara B dan N; A = luas bidang (m 2 )

garis

normal

B. GGL INDUKSI HUKUM FARADAY

Batang magnet di masukkan ke dalam kumparan,


dan selama gerakan magnet batang jarum galvanometer menyimpang dari

kedudukan semula. Pada saat magnet berhenti bergerak, jarum galvanometer


kembali ke kedudukan semula. Pada saat magnet ditarik, jarum galvanometer
menyimpang lagi dari kedudukan semula, tetapi arahnya berlawanan dengan
pada saat magnet mendekati kumparan. Ini menunjukkan bahwa dalam
rangkain terjadi arus listrik (arus induksi) akibat beda tegangan yang disebut
GGL
induksi.
Hukum Faraday menyatakan bahwa : besar GGL induksi yang terjadi dalam
kumparan berbanding lurus dengan cepat perubahan fluks magnetik yang
dilingkupinya. Jadi besarnya GGL induksi pada sebuah kumparan dengan N
buah lilitan adalah :

=N.ddt =N.A.dBdt
N = banyak lilitan kumparan; ddt = laju perubahan fluks magnetik

C. ARAH ARUS INDUKSI (HUKUM LENZ)


Hukum Lens berbunyi : Arus induksi mengalir pada penghantar atau
kumparan dengan arah berlawanan dengan gerakan yang menghasilkannya
atau medan magnet yang ditimbulkannya melawan perubahan fluks magnet
yang
menimbulkannya.

Jika sebuah kawat lurus di gerakkan dengan


kelajuan tertentu memotong medan magnet homogen, maka antara ujungujung penghantar timbul beda potensial yang disebut Gaya Gerak Listrik
(GGL) induksi. Jika ujung-ujung kawat dihubungkan sehingga terbentuk
rangkaian tertutup, maka dalam kawat akan mengalir arus listrik yang disebut
arus induksi. Jika kawat digerakkan dengan kecepatan v ke kanan dalam
medan magnet B yang arahnya masuk bidang, maka timbul gaya Lorent ke
kiri.sehingga
arah
arus
listrik
ke
atas,
seperti
gambar.
Besarnya GGL induksi pada ujung-ujung kawat adalah :

=B.L.vsin
Pada kawat akan mengalir arus induksi yang besarnya :

i=R

=GGL induksi (Volt)


B = induksi magnet (T); L = panjang kawat (m); v = kecepatan gerak kawat
(m/s)
i = arus induksi (A); R = hambatan kawat ( = ohm); = sudut antara v
dan B

D. PENERAPAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK

1. Generator listrik

Generator adalah alat untuk mengubah energi mekanik


menjadi energi listrik. Generator ada dua jenis yaitu generator arus searah
(DC) atau dynamo dan generator arus bolak-balik (AC) atau alternator.
Generator bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik yaitu dengan
memutar suatu kumparan dalam medan magnet sehingga timbul GGL induksi.
Jika kumparan dengan N buah lilitan diputar dengan kecepatan sudut w, maka
GGL induksi yang dihasilkan oleh generator adalah :

=B.A..N.sin
GGL induksi akan maksimum jika =90 o atau sin=1 , sehingga :
max =B.A..N
sehingga persamaan di atas dapat ditulis menjadi:

= max sin
= GGL induksi (Volt); max = GGL induksi maksimum( volt);
N = jumlah lilitan kumparan; B = induksi magnet (T); A=luas bidang
kumparan(m 2 )
= kecepatan sudut kumparan (rad/s); t = waktu (s); =.t = sudut ( o
)

2. Transformator

Transformator atau trafo merupakan alat untuk mengubah


(memperbesar atau memperkecil) tegangan AC berdasarkan prinsip induksi
elektromagnetik yaitu memindahkan energi listrik secara induksi melalui
kumparan primer ke kumparan skunder. Trafo menimbulkan GGL pada
kumparan skunder karena medan magnet yang berubah-ubah akibat aliran
arus listrik bolak-balik pada kumparan primer yang diinduksikan oleh besi
lunak ke dalam kumparan skunder.
Trafo ada dua jenis, yaitu trafo step-up dan step-down. Trafo step-up
berfungsi untuk menaikkan tegangan AC sumber, jumlah lilitan kumparan
skunder lebih banyak dibandingkan jumlah lilitan primer. Trafo step-down
berfungsi untuk menurunkan tegangan AC sumber, jumlah lilitan skundernya
lebih sedikit. Hubungan antara tegangan dan jumlah lilitan trafo adalah :

V p V s =N p N s
Efisiensi trafo besarnya dapat dihitung dengan persamaan :

=P s P p =V s I s V p I p
Pada trafo ideal dengan efisiensi 100%, akan memiliki daya primer dan daya
skunder yang sama besar. Jadi pada trafo ideal berlaku :

P p =P s V p V s =N p N s =I s I p

efisiensi

trafo

(%)

Vp = tegangan primer/input (Volt); Vs = tegangan skunder/output (Volt)


Np = tegangan primer; Ns = tegangan skunder
Pp = daya primer (Watt); Ps = daya skunder (Watt)
Ip = kuat arus primer (A); Is = kuat arus skunder (A)

3. Induktor

Induktor merupakan kumparan yang memiliki banyak lilitan


kawat. Induktor memiliki induktansi diri, yaitu gejala kelistrikan yang

menyebabkan perubahan arus listrik pada kumparan dapat membangkitkan


GGL induksi pada kumparan tersebut.
Joseph Henry telah melakukan penyelidikan tentang ggl induksi akibat
perubahan fluks magnetik yang ditimbulkan oleh suatu kumparan dan
diperoleh kesimpulan bahwa besarnya GGL induksi sebanding dengan laju
perubahan arus terhadap waktu. Secara matematika pernyataan ini dapat
dituliskan sebagai:

=Ldidt
= GGL induksi (Volt)

didt

= laju perubahan kuat arus listrik (A) terhadap

perubahan waktu (s)


Besarnya induktansi diri induktor sebesar :

L= o A.N 2 l
L = induktansi diri inductor (Henry = H); N = jumlah lilitan inductor
A = luas penampang inductor (m 2 ); l = panjang inductor (m)
Induktor dapat menyimpan energi sebesar :

W=12 Li 2
W = energi inductor (J);
L = induktansi diri (H); i = kuat arus listrik (A)

Induktansi Silang
Induktansi silang disebut juga induktansi timbal-balik, yaitu gejala kelistrikan
akibat dua buah kumparan yang saling didekatkan. Jika salah satu kumparan
mengalir arus listrik, maka akan timbul GGL induksi pada kumparan
kedua.GGL induksi pada kumparan kedua menimbulkan medan magnet yang
berubah-ubah, sehingga kembali menimbulkan GGL induksi pada kumparan
pertama. Besarnya induktansi silang kedua kumparan adalah :

L= o A.N 1 N 2 l
Besarnya GGL induksi pada umparan pertama dan kedua masing-masing
adalah :

1 =Mdi 2 dt dan 2 =Mdi 1 dt


M = induktansi silang (H)
o = permeabelitas ruang hampa

N1

= jumlah lilitan kumparan pertama; N 2

= jumlah lilitan kumparan

kedua
A = luas penampang kumparan; l = panjang kumparan (m),
I 1 = kuat arus kumparan pertama (A); I 2 = kuat arus kumparan kedua (A)

Hukum Faraday dan Aplikasinya


Hukum faraday berbunyi bahwa jika
terjadi perubahan medan magnet yang
mengenai suatu kawat loop tertutup maka
akan menimbulkan gaya gerak lisrtik (ggl)
pada loop tertutup tersebut. Gaya gerak listrik
adalah gaya yang mengerakkan muatan
(elektron ) dalam loop tersebut. jika ada ggl,
maka disitu juga ada medan listrik. Sehingga
hukum faraday menyatakan bahwa perubahan
medan magnet menimbulkan medan listrik
yang bisa menggerakan muatan dalam loop
menjdai arus listrik. Di dalam perkembangan
teknologi, hukum faraday banyak digunakan
untuk membuat teknologi tersebut, sehingga
berguna untuk menunjang aktifitas kita.
Dibawah ini saya akan menguraikan beberapa
aplikasi hukum faraday di dunia nyata dalam
berbagai
teknologi.
Geophone
Geophone berasal dari bahasa yunani yaitu
"geo" yang berarti "bumi" dan Phone" yang
berarti
"suara.
Jadi,
GEOPHONE adalah sensor yang berfungsi men

gubah gerakan atau getaran bumi (getaran


seismik)
menjadi sinyal
listrik yang dapat direkam di sebuah stasiun
rekaman. Sensor Geofone biasa digunakan
dalam
industri
Pertambangan Minyak dan Gas. Sensor
digunakan untuk mengetahui bagaimana
struktur tanah dan batuan yang ada di bawah
permukaan
bumi
sebelum
dilakukan
pengeboran.
Komponen Utama Sensor Geophone
Magnet permanen diletakkan menyatu dengan
permukaan bumi, sehingga akan mengikuti ge
taran vertikal
bumi bila ada gelombang seismik yang menjal
ar di permukaan bumi. Kemudian Lilitan kawat
tergantung pada pegas. Ketika terjadi vibrasi
yang menyebabkan geophone atau magnet
yang berada di dalam geophone bergerak,
lilitan
akan
tetap
diam
karena
kelembamannya. Pergerakan magnet relatif
terhadap lilitan ini menimbulkan tegangan
listrik yang proporsional terhadap kecepatan
relatif lilitan terhadap magnet. Geophone
bekerja berdasakan hukum Faraday, dimana
pada sebuah kumparan akan terjadi arus
listrik
apabila pada kumparan tersebut
perubahan fluk magnet terhadap

terjadi
waktu.

Besarnya tegangan yang terjadi berbanding


lurus
dengan
besarnya
perubahan
fluk
terhadap waktu tersebut

Generator
Generator
adalah
suatu
alat
yang
digunakan
untuk
mengubah
energi
mekanik menjadi energi listrik. Generator
ada dua jenis yaitu generator arus searah
(DC) atau dynamo dan generator arus
bolak-balik (AC) atau alternator.

Generator ac
Generator dc
Generator
bekerja
berdasarkan
induksi
elektromagnetik
sesuai

prinsip
dengan

hukum faraday, yaitu


dengan
memutar
suatu kumparan dalam medan magnet
sehingga timbul GGL induksi seperti yan
sudah saya jelaskan di awal. Perbedaan
antara generator AC dan DC terletak pada
bagian
komponen
yang
berhubungan
dengan ujung kumparan yang berputar.
Dinamo
(generator
dc) menggunakan
sebuah
cincin
belah
(komutator),
sedangkan
alternator
(generator
(ac) menggunakan dua buah cincin slip.
Transfomator

Transformator atau trafo merupakan alat


untuk
mengubah
(memperbesar
atau
memperkecil)
tegangan
AC
berdasarkan
prinsip induksi elektromagnetik.

Prinsip kerja trafo memindahkan energi


listrik secara induksi melalui kumparan
primer ke kumparan skunder. Trafo ada
dua jenis, yaitu trafo step-up dan step-

down.
Trafo
step-up
berfungsi
untuk
menaikkan tegangan AC sumber, jumlah
lilitan kumparan skunder lebih banyak
dibandingkan jumlah lilitan primer. Trafo
step-down berfungsi
untuk
menurunkan
tegangan
AC
sumber,
jumlah
lilitan
skundernya lebih sedikit. Trafo menimbulkan
GGL pada kumparan skunder karena medan
magnet yang berubah-ubah akibat aliran
arus listrik bolak-balik
pada kumparan
primer yang berakibat berubah-ubah pula
medan
magnet
yang
timbul
pada
kumparan primer. Dikarenakan kumparan
primer dan sekunder dililitkan pada bahan
ferromagnetik
maka
pada
kumparan
sekunder juga dilingkupi medan magnetik
yang berubah-ubah. Akibatnya (berdasarkan
hukum
Faraday)
pada
ujung-ujung
kumparan sekunder timbul ggl induksi. Dalam
hal ini besi lunak di dalam transformator
berfungsi
Sebagai medium yang dapat
mengupulkan garis-garis
gaya
magnetik
agar tidak menyebar keluar dari kumparan
primer
maupun
sekunder.
Tetapi
dikarenakan bahan tersebut juga sebagai
penghantar maka padanya juga timbul ggl
secara mikroskopik yang disebut dengan
Arus EDDY. Arus inilah yang menyebabkan
Besi
tersebut
menjadi
panas
dan
merupakan
faktor
yang
merugikan

dikarenakan
membuang
dalam bentuk panas.

energi

listrik

Induktor
Induktor
merupakan
kumparan
yang
memiliki banyak lilitan kawat. Induktor
memiliki
induktansi
diri,
induktansi diri
adalah gejala kelistrikan yang menyebabkan
perubahan arus listrik pada kumparan
dapat membangkitkan GGL induksi pada
kumparan itu sendiri.

Induktor dapat menyimpan energi listrik,


karena menurut hukum bio-savart pada saat
induktor terdapat arus listrik maka dalam
induktor
tersebut
timbul
medan
magnet, ketika
arus
listrik
dalam
konduktor
menjadi
nol,
maka
medan
magnetpun hilang. Medan magnet yang
semula ada menjadi tidak ada atau berubah
inilah yang dapat menimbulkan ggl induksi
diri menurut faraday.
Artinya
induktor
masih mengalir arus listrik atau mampu

menyimpan energi listrik sebesar ggl induksi


diri tersebut.