Anda di halaman 1dari 2

Koefisien Bahan

Didalam analisa harga satuan pekerjaan terdapat 3 unsur yang mempengaruhi harga satuan
pekerjaan tersebut yaitu upah,bahan dan peralatan.
Didalam unsur upah,bahan,peralatan terdapat koefesien seperti yang ada pada SNI dan
BOW.Sebelumnya kiata telah menyinggung mengenai koefesien upah dari mana asal usulnya
walaupun belum detail dibahas, sekarang kita coba membahas tentang Koefesien bahan pada
setiap item pekerjaan.
Timbul pertanyaan bagi kita apa saja ya yang mempengaruhi untuk mendapatkan koefesienkoefesien tersebut ??
sebagai contoh pada pasangan batukali/belah koefesien bahan pada pasangan batukali dengan
adukan 1:4 Batu belah/kali 1.1 m3, semen portland 163 kg dan Pasir pasang 0,52 m3
dari manakah asal usul koefesien tersebut didapat ? kenapa pasir pasang 0,52 m3 tidak dibuat
0,40 m3 misalnya.
Kita memang selalu menerima apa yang sudah ada didalam SNI/BOW atau referensi lainnya.Ada
yang mengglitik kadang-kadang bagi kita kalau ditanya darimanakah koefesien bahan tersebut ?
jawaban jawaban banyak sekali berbeda ada yang menjawab POKOKNYA kalau pasangan
batukali ya seperti itu makasudnya sesuai dengan SNI/BOW kayaknya seperti harga mati saja
dan masih banyak lagi jawaban-jawaban yang menggelikan.
Sekarang mari kita coba bahas bersama dari manakah koefesien bahan itu muncul ?
Saya akan mencoba untuk menyimpulkan mohan saran para pakar apakah pendapat saya ini
sudah sesuai atau ada saran hal-hal yang perlu ditambahkan demi kemajuan kita bersama
khususnya yang bergerak dalam dunia industri konstruksi.
Menurut pendapat saya Faktor-faktor yang mempengaruhi koefesien bahan adalah sbb :
a. Spesipikasi bahan yang akan digunakan
b. Untuk Pekerjaan apa
c. Digunakan dimana
d. Manfaatnya apa
e. BMW ( biaya mutu dan waktu) apa efesien atau tidak dll
Dari faktor-faktor tersebut data-data apa yang paling dominan yang mempengaruhi yang perlu
kita ketahui antara lain:
1. Berat jenis material yang ada dalam kandungan item pekerjaan tersebut
2. Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat /Mix pekerjaan tersebut misal campuran yang
dibutuhkan.
3. Syarat keberterimaan bahan tersebut misal kekuatan , gradasi dll.
Sekarang kita bahas salah satu koefesien bahan yang ada diSNI/BOW tentang Pasangan
Batukali/belah dengan adukan 1:4 dimana Batukali/belah 1,1 m3 , semen portland 163 kg , Pasir
pasang 0,52 m3
Sekarang coba kita pelajari bersama dari mana koefesien bahan itu didapat:

Misal kita mau mencari Koefesien bahan Pada pekerjaan Pasangan, Plesteran, atau Pasangan
batu Bata,
Pekerjaan Pasangan Batu kali/belah