Anda di halaman 1dari 43

HANDOUT PENDAMPINGAN

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SMK

MATA PELAJARAN PEMINATAN


Bidang Keahlian : TEKNOLOGI DAN REKAYASA
Program Keahlian
: TEKNIK OTOMOTIF
Paket Keahlian
: TEKNIK KENDARAAN RINGAN

PEMBELAJARAN
PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2014

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

PEMBELAJARAN
PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN
I.

PEMAHAMAN KOMPETENSI

A. Konsep
1. Standar

Kompetensi

Lulusan

(SKL)

adalah

kriteria

mengenai

kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan,


dan keterampilan. SKL dijabarkan ke dalam bentuk Kompetensi Inti
(KI),

selanjutnya

Kompetensi

Inti

dijabarkan

ke

dalam

bentuk

Kompetensi Dasar (KD).


2. Kompetensi Inti merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai SKL
yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkat kelas
atau program yang menjadi dasar pengembangan KD. Kompetensi
Inti mencakup: sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan
keterampilan

yang

berfungsi

sebagai

pengintegrasi

muatan

pembelajaran, mata pelajaran atau program dalam mencapai SKL.


3. Kompetensi Dasar adalah kemampuan yang menjadi syarat untuk
menguasai Kompetensi Inti yang harus diperoleh peserta didik
melalui proses pembelajaran. Kompetensi Dasar merupakan tingkat
kemampuan

dalam

konteks

muatan

pembelajaran

serta

perkembangan belajar yang mengacu pada Kompetensi Inti.


4. Taksonomi dimaknai sebagai seperangkat prinsip klasifikasi atau
struktur dan kategori domain kemampuan tentang perilaku peserta
didik yang terbagi ke dalam domain sikap, pengetahuan dan
keterampilan. Pembagian domain perilaku belajar dilakukan untuk
mengukur

perubahan

perilaku

seseorang

baik

selama

proses

pembelajaran maupun hasil belajar yang dirumuskan dalam perilaku


(behaviour) yang terdapat pada indikator pencapaian kompetensi.
B. Deskripsi
1. Hasil belajar dirumuskan dalam tiga taksonomi meliputi ranah sikap,
pengetahuan, dan keterampilan. Pembagian taksonomi hasil belajar
ini dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku peserta didik baik
selama proses belajar maupun hasil belajar yang dirumuskan dalam
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

aspek perilaku (behaviour) tujuan pembelajaran. Kita mengenal


klasifikasi perilaku hasil belajar berdasarkan taksonomi Bloom, dan
pada

Kurikulum

2013

digunakan

taksonomi

Bloom

yang

disempurnakan oleh Anderson dan Krathwohl.

Sikap (affective domain)

merupakan perilaku, emosi dan

perasaan dalam bersikap dan merasa.

Pengetahuan

(cognitive

domain)

merupakan

kapabilitas

intelektual dalam bentuk pengetahuan atau berpikir.

Keterampilan (psychomotor domain) merupakan keterampilan


manual atau motorik dalam bentuk melakukan.

a. Ranah sikap dalam Kurikulum 2013 merupakan urutan pertama


dalam perumusan kompetensi lulusan, selanjutnya diikuti dengan
rumusan ranah pengetahuan dan keterampilan. Ranah sikap
dalam

Kurikulum

2013

menggunakan

taksonomi

Krathwohl

dimana pembentukan sikap peserta didik diawali dari menerima


(accepting), menjalankan (responding), menghargai (valuing),
menghayati

(organizing/internalizing),

mengamalkan

(characterizing/actualizing).
b. Ranah

pengetahuan

taksonomi

Bloom

pada
yang

Kurikulum

2013

disempurnakan

menggunakan

oleh

Anderson.

Perkembangan kemampuan mental (intelektual) peserta didik


dimulai dari C1 yakni mengingat (remember) dimana peserta didik
mengingat

kembali

pengetahuan

dari

memorinya.

Tahapan

perkembangan selanjutnya C2 yakni memahami (understand)


yang merupakan kemampuan mengonstruksi makna dari pesan
pembelajaran baik secara lisan, tulisan maupun grafik. Lebih lanjut
tahap C3 yakni menerapkan (apply) yang merupakan penggunaan
prosedur dalam situasi yang diberikan atau situasi baru. Tahap
lebih lanjut C4 yakni menganalisis (analysis) yang merupakan
penguraian materi ke dalam bagian-bagian dan bagaimana
bagian-bagian tersebut saling berhubungan antara satu sama
lainnya

dalam

keseluruhan

struktur.

Tingkatan

taksonomi

pengetahuan selanjutnya C5 yakni mengevaluasi

(evaluate),

merupakan kemampuan membuat keputusan berdasarkan kriteria


@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

dan standar. Kemampuan tertinggi adalah C6 yakni berkreasi


(create), merupakan kemampuan menempatkan elemen-elemen
secara

bersamaan

ke

dalam

bentuk

modifikasi

atau

mengorganisasi elemen-elemen ke dalam pola baru (struktur


baru).
c. Ranah keterampilan pada Kurikulum 2013 menggunakan gradasi
Dyers yang ditata sebagai berikut: mengamati
menanya

(questioning),

mencoba

(observing),

(experimenting),

menalar

(associating), menyaji (communicating), dan mencipta (creating).


2. SKL merupakan profil lulusan yang akan dicapai oleh semua mata
pelajaran

pada jenjang tertentu yang mencakup ranah sikap,

pengetahuan, dan keterampilan.


3. Kompetensi Inti merupakan tangga pertama pencapaian yang dituju
semua mata pelajaran pada tingkat kompetensi tertentu. Penjabaran
kompetensi inti untuk tiap mata pelajaran dirinci dalam rumusan
Kompetensi

Dasar.

Kompetensi

lulusan,

kompetensi

inti,

dan

kompetensi dasar dicapai melalui proses pembelajaran dan penilaian


yang dapat diilustrasikan dengan skema berikut.

Materi Pembelajaran

SKL

KI
+ KD
RL

Penilaian

PEMBE-LAJARAN

Penilaian
HASIL BELA-JAR
Penilaian

RL = Ruang lingkup materi

Gambar 1: Skema Hubungan SKL, K-I, KD, Penilaian dan Hasil Belajar
Rumusan standar kompetensi lulusan SMK/MAK yang tercantum pada
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013
untuk tingkat SMK/MAK adalah sebagai berikut.
Tabel 1. Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

DIMENSI
Sikap

Pengetahu
an

Keterampil
an

KUALIFIKASI KEMAMPUAN
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang
beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri,
dan bertanggung-jawab dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab serta dampak
fenomena dan kejadian.
Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif
dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret
sebagai pengembangan dari yang dipelajari di
sekolah secara mandiri.

4. Kompetensi Inti SMK/MAK sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan


Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMK/MAK
sebagai berikut.
Tabel 2. Kompetensi Inti SMK/MAK
KOMPETENSI INTI
KELAS X

KOMPETENSI INTI
KELAS XI

1. Menghayati dan
1. Menghayati dan
mengamalkan ajaran
mengamalkan
agama yang
ajaran agama yang
dianutnya.
dianutnya.

KOMPETENSI INTI
KELAS XII
1. Menghayati dan
mengamalkan
ajaran agama yang
dianutnya.

2. Menghayati dan
2. Menghayati dan
2. Menghayati dan
mengamalkan
mengamalkan
mengamalkan
perilaku jujur,
perilaku jujur,
perilaku jujur,
disiplin,
disiplin,
disiplin,
tanggungjawab,
tanggungjawab,
tanggungjawab,
peduli (gotong
peduli (gotong
peduli (gotong
royong, kerjasama,
royong, kerjasama,
royong, kerjasama,
toleran, damai),
toleran, damai),
toleran, damai),
santun, responsif
santun, responsif
santun, responsif
dan proaktif dan
dan proaktif dan
dan proaktif dan
menunjukan sikap
menunjukan sikap
menunjukan sikap
sebagai bagian dari
sebagai bagian dari
sebagai bagian dari
solusi atas berbagai
solusi atas berbagai
solusi atas berbagai
permasalahan dalam
permasalahan
permasalahan
berinteraksi secara
dalam berinteraksi
dalam berinteraksi
efektif dengan
secara efektif
secara efektif
lingkungan sosial
dengan lingkungan
dengan lingkungan
dan alam serta
sosial dan alam
sosial dan alam
dalam menempatkan
serta dalam
serta dalam
diri sebagai
menempatkan diri
menempatkan diri
cerminan bangsa
sebagai cerminan
sebagai cerminan
dalam pergaulan
bangsa dalam
bangsa dalam
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

KOMPETENSI INTI
KELAS X
dunia.

KOMPETENSI INTI
KELAS XI

KOMPETENSI INTI
KELAS XII

pergaulan dunia.

pergaulan dunia.

3. Memahami,
3. Memahami,
3. Memahami,
menerapkan dan
menerapkan, dan
menerapkan,
menganalisis
menganalisis
menganalisis, dan
pengetahuan
pengetahuan
mengevaluasi
faktual, konseptual,
faktual, konseptual,
pengetahuan
dan prosedural
prosedural, dan
faktual, konseptual,
berdasarkan rasa
metakognitif
prosedural, dan
ingin tahunya
berdasarkan rasa
metakognitif dalam
tentang ilmu
ingin tahunya
ilmu pengetahuan,
pengetahuan,
tentang ilmu
teknologi, seni,
teknologi, seni,
pengetahuan,
budaya, dan
budaya, dan
teknologi, seni,
humaniora dengan
humaniora dalam
budaya, dan
wawasan
wawasan
humaniora dalam
kemanusiaan,
kemanusiaan,
wawasan
kebangsaan,
kebangsaan,
kemanusiaan,
kenegaraan, dan
kenegaraan, dan
kebangsaan,
peradaban terkait
peradaban terkait
kenegaraan, dan
penyebab fenomena
penyebab fenomena
peradaban terkait
dan kejadian dalam
dan kejadian dalam
penyebab fenomena
bidang kerja yang
bidang kerja yang
dan kejadian dalam
spesifik untuk
spesifik untuk
bidang kerja yang
memecahkan
memecahkan
spesifik untuk
masalah.
masalah.
memecahkan
masalah.
4. Mengolah, menalar, 4. Mengolah, menalar, 4. Mengolah, menalar,
dan menyaji dalam
dan menyaji dalam
menyaji, dan
ranah konkret dan
ranah konkret dan
mencipta dalam
ranah abstrak
ranah abstrak
ranah konkret dan
terkait dengan
terkait dengan
ranah abstrak
pengembangan dari
pengembangan dari
terkait dengan
yang dipelajarinya di
yang dipelajarinya di
pengembangan dari
sekolah secara
sekolah secara
yang dipelajarinya di
mandiri, dan mampu
mandiri, bertindak
sekolah secara
melaksanakan tugas
secara efektif dan
mandiri, dan mampu
spesifik di bawah
kreatif, dan mampu
melaksanakan tugas
pengawasan
melaksanakan tugas
spesifik di bawah
langsung.
spesifik di bawah
pengawasan
pengawasan
langsung.
langsung.

5. Kompetensi Inti pada ranah sikap (KI-1 dan KI-2) merupakan


kombinasi reaksi afektif, kognitif, dan konatif (perilaku). Gradasi
kompetensi sikap meliputi menerima, menjalankan, menghargai,
menghayati, dan mengamalkan.
6. Kompetensi Inti pada ranah pengetahuan (KI-3) memiliki dua dimensi
dengan

batasan-batasan

yang

telah

ditentukan

pada

setiap

tingkatnya. Dimensi pertama adalah dimensi perkembangan kognitif


@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

peserta didik untuk kelas X dan kelas XI dimulai dari memahami (C2),
menerapkan (C3) dan kemampuan menganalisis (C4), untuk kelas XII
ditambah hingga kemampuan evaluasi (C5). Dimensi kedua adalah
dimensi

pengetahuan

(knowledge);

untuk

kelas

berupa

pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural, sedangkan untuk


kelas XI dan XII dilanjutkan sampai metakognitif.
a. Pengetahuan

faktual

yakni pengetahuan terminologi atau

pengetahuan detail yang spesifik dan elemen. Contoh fakta bisa


berupa kejadian atau peristiwa yang dapat dilihat, didengar,
dibaca, disentuh, atau diamati.
b. Pengetahuan konseptual merupakan pengetahuan yang lebih
kompleks berbentuk klasifikasi, kategori, prinsip dan generalisasi.
Contohnya periode waktu geologi, teori Pythagoras, hukum
permintaan dan kebutuhan, teori evolusi, dan struktur anggota
MPR.
c. Pengetahuan prosedural merupakan pengetahuan bagaimana
melakukan
algoritma

sesuatu
(urutan

termasuk

pengetahuan

langkah-langkah

logis

keterampilan,

pada

penyelesaian

masalah yang disusun secara sistematis), teknik, dan metoda.


d. Pengetahuan metakognitif yaitu pengetahuan tentang kognisi
(mengetahui dan memahami) yang merupakan tindakan atas
dasar suatu pemahaman meliputi kesadaran dan pengendalian
berpikir, serta penetapan keputusan tentang sesuatu. Sebagai
contoh pengetahuan mengritik tulisan tentang kekuatan dan
kelemahannya,

pengetahuan

menguraikan

sebagai

sarana

menangkap struktur unit materi pelajaran dalam buku teks,


pengetahuan tentang penggunaan heuristik (proses menemukan).
7. Kompetensi Inti pada ranah keterampilan mengandung keterampilan
abstrak dan keterampilan konkret. Keterampilan abstrak lebih bersifat
mental skill, yang cenderung merujuk pada keterampilan menyaji,
mengolah,

menalar,

dan

mencipta

dengan

dominan

pada

kemampuan mental/keterampilan berpikir. Sedangkan keterampilan


konkret lebih bersifat fisik motorik yang cenderung merujuk pada
kemampuan menggunakan alat, mencoba, membuat, memodifikasi
dan mencipta.
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

8. Kompetensi Inti sikap religius dan sosial (KI-1 dan KI-2) memberi arah
tentang tingkat kompetensi sikap yang harus dimiliki oleh peserta
didik, dibentuk melalui pembelajaran KI-3 dan KI-4.
9. Kompetensi Inti pengetahuan dan keterampilan (KI-3 dan KI-4)
memberi

arah

tentang

tingkat

kompetensi

pengetahuan

dan

keterampilan minimal yang harus dicapai peserta didik.


10.Kompetensi Dasar dari KI-3 merupakan dasar pengembangan materi
pembelajaran pengetahuan, sedangkan Kompetensi Dasar dari KI-4
berisi keterampilan dan pengalaman belajar yang perlu dilakukan
peserta didik. Berdasarkan KD dari KI-3 dan KI-4 tersebut, pendidik
dapat mengembangkan proses pembelajaran dan cara penilaian yang
diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran langsung, sekaligus
memberikan

dampak

pengiring

(nurturant

effect)

terhadap

pencapaian tujuan pembelajaran tidak langsung yaitu KI-1 dan KI-2.


Melalui proses dan pengalaman belajar yang dirancang dengan baik,
peserta

didik

akan

memperoleh

pembelajaran

tidak

langsung

(indirect teaching) berupa pengembangan sikap spiritual dan sosial


yang relevan dengan Kompetensi Dasar dari KI-1 dan KI-2.
11.Agar menjamin terjadinya keterkaitan antara SKL, KI, KD, materi
pembelajaran, proses pembelajaran, serta penilaian perlu dilakukan
langkah-langkah sebagai berikut.
a. Melakukan linierisasi KD dari KI-3 dan KD dari KI-4;
b. Mengembangkan materi pembelajaran yang tertuang pada buku
teks sesuai KD dari KI-3;
c. Mengidentifikasi keterampilan yang perlu dikembangkan sesuai
rumusan KD dari KI-4;
d. Mengembangkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan materi
pembelajaran dan keterampilan yang harus dicapai;
e. Mengidentifikasi sikap-sikap yang dapat dikembangkan dalam
kegiatan yang dilakukan mengacu pada rumusan KD dari KI-1 dan
KI- 2, dan
f.

Menentukan cara penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap


yang relevan.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

C. Contoh
Fokus pertama bagi guru dalam menyiapkan pembelajaran adalah
melakukan analisis pada ketiga standar kompetensi yaitu SKL, KI, KD.
Dari analisis itu akan diperoleh jabaran tentang taksonomi dan gradasi
hasil belajar yang berhubungan dengan materi pembelajaran, kegiatan
pembelajaran dan penilaian yang diperlukan. Contoh sebagai berikut.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

Tabel 3. ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI, DAN KD


Standar Kompetensi
Lulusan
Kualifikasi
Dimensi
Kemampuan
Sikap
Memiliki
perilaku yang
mencerminka
n sikap orang
beriman,
berakhlak
mulia,
berilmu,
percaya diri,
dan
bertanggungjawab dalam
berinteraksi
secara efektif
dengan
lingkungan
sosial dan
alam serta
dalam
menempatka
n diri sebagai
cerminan
bangsa dalam
pergaulan
dunia.

Kompetensi Inti
Kelas XI
1. Menghayati
dan
mengamalk
an ajaran
agama
yang
dianutnya.

2. Menghayati
dan
mengamalk
an perilaku
jujur,
disiplin,
tanggung
jawab,
peduli
(gotong
royong,
kerja sama,
toleran,
damai),
santun,
responsif
dan

Kompetensi
Dasar
1.1 Mengha
yati
bahwa
lingkung
an hidup
dan
sumber
daya
alam
sebagai
anugera
h Tuhan
yang
Mahaesa
harus
dijaga
kelestari
an dan
kelangsu
ngan
hidupny
a.
1.2 Mengam
alkan
bahwa
pengem
bangan
dan
penggun
aan
teknolog
i dalam
kegiatan
belajar
harus
selaras
dan
tidak
merusak
dan
mencem
ari
lingkung
an, alam
dan
manusia
.
2.1 Menunju
kkan
sikap
peduli
terhadap
lingkung
an
melalui
kegiatan
yang
berhubu
ngan
dengan
pemelih
araan
mesin
kendara

Keterangan*)
KD 1.1
Menghayati
merupakan
gradasi pada
taksonomi
Krathwohl yaitu
menghayati
(internalisasi)

KD 1.2
Mengamalkan
merupakan
gradasi
taksonomi
Krathwohl yaitu
naturalisasi
sesuai dengan
tuntutan KI.1

KD 2.1
Menunjukkan
sikap peduli
merupakan
gradasi
taksonomi
Krathwohl
tingkat
mengamalkan
(naturalisasi)ses
uai dengan
tuntutanKI-2

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

Standar Kompetensi
Lulusan
Kualifikasi
Dimensi
Kemampuan

Kompetensi Inti
Kelas XI
proaktif
dan
menunjukk
an sikap
sebagai
bagian dari
solusi atas
berbagai
permasalah
an dalam
berinteraks
i secara
efektif
dengan
lingkungan
sosial dan
alam serta
dalam
menempat
kan diri
sebagai
cerminan
bangsa
dalam
pergaulan
dunia.

Pengetahu Memahami,
an
menerapkan
dan
menganalisis
pengetahuan
faktual,
konseptual
dan
prosedural

3. Memahami,
menerapka
n dan
menganalis
is
pengetahu
an faktual,
konseptual,
prosedural,

Kompetensi
Dasar
an
ringan
2.2 Menunju
kkan
sikap
cermat
dan teliti
dalam
memelih
ara
mesin
kendara
an
ringan

Keterangan*)

KD 2.2
Menunjukkan
sikap cermat
merupakan
gradasi
taksonomi
Kratwall tingkat
mengamalkan
(naturalisasi)
sesuai dengan
tuntutanKI-2.

KD 2.3
2.3 Menunju
kkan
sikap
disiplin
dan
tanggun
g jawab
dalam
melaksa
nakan
pemelih
araan
mesin
kendara
an
ringan
sesuai
dengan
SOP

Menunjukkan
sikap disiplin
dan tanggung
jawab
merupakan
gradasi
taksonomi
Krathwohl
tingkat
mengamalkan
(naturalisasi)
sesuai dengan
tuntutanKI-2.

KD 2.4

Sikap cermat
dan peduli
merupakan
gradasi
2.4 Menunju taksonomi
Krathwohl
kkan
tingkat
sikap
mengamalkan
cermat
(naturalisasi)
dan
sesuai dengan
peduli
terhadap tuntutanKI-2.
keselam
atan
kerja
pada
saat
memelih
ara
mesin
kendara
an
ringan
3.1 Memaha KD 3.1
mi cara
merawat Memahami cara
mesin
merawat mesin
secara
secara berkala
berkala merupakan
(servis
gradasi C2 pada
berkala) dimensi

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

10

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

Standar Kompetensi
Lulusan
Kualifikasi
Dimensi
Kemampuan
berdasarkan
rasa ingin
tahunya
tentang ilmu
pengetahuan,
teknologi,
seni, budaya,
dan
humaniora
dalam
wawasan
kemanusiaan,
kebangsaan,
kenegaraan,
dan
peradaban
terkait
penyebab
fenomena
dan kejadian
dalam bidang
kerja yang
spesifik untuk
memecahkan
masalah.

Keterampil
an

Memiliki
kemampuan
pikir dan
tindak yang
efektif dan
kreatif dalam
ranah abstrak
dan konkret
sebagai
pengembang
an dari yang
dipelajari di
sekolah
secara
mandiri.

Kompetensi Inti
Kelas XI

Kompetensi
Dasar

dan
metakognit
if
berdasarka
n rasa ingin
tahunya
tentang
ilmu
pengetahu
an,
teknologi,
seni ,
budaya,
dan
humaniora
dalam
wawasan
kemanusia
an,
kebangsaa
n,
kenegaraan
, dan
peradaban
terkait
penyebab
fenomena
dan
kejadian
dalam
bidang
kerja yang
spesifik
untuk
memecahk
an masalah
4. Mengolah, 4.1 Menerapkan
menalar,
cara
dan
merawat
menyaji
mesin secara
dalam
berkala
ranah
(servis
konkret
berkala)
dan ranah
abstrak
terkait
dengan
pengemba
ngan dari
yang
dipelajariny
a di
sekolah
secara
mandiri,
dan
mampu
melaksana
kan tugas
spesifik di
bawah
pengawasa
n langsung.

Keterangan*)
pengetahuan
prosedural.

KD 4.1
Menerapkan
cara merawat
merupakan
keterampilan
konkret pada
gradasi presisi
taksonomi Dave
sesuai dengan
tuntutan KI-4.

Keterangan:

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

11

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

1. SKL diambil dari Permendikbud nomor 54 Tahun 2013 tentang


Standar Kompetensi Lulusan
2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar diambil dari Permendikbud
nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum SMK/MAK dan lampirannya.
3. Analisis diisi dengan hasil analisis taksonomi dan gradasi hasil belajar.
Jika KD tidak terkait dengan KI maka dikembangkan melalui tujuan
pembelajaran dan atau indikator pencapaian kompetensi.
D. Latihan
Buatlah analisis keterkaitan SKL, KI, dan KD untuk kelas X, XI dan XII
sesuai contoh tabel 4 di atas.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

12

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

II. PEMAHAMAN MATERI

A. Konsep
Materi pembelajaran atau lingkup materi adalah bagian dari isi rumusan
Kompetensi Dasar (KD), merupakan muatan dari pengalaman belajar
yang diinteraksikan di antara peserta didik dengan lingkungannya untuk
mencapai Kemampuan Dasar berupa perubahan perilaku sebagai hasil
belajar dari mata pelajaran.
B. Deskripsi
Materi pembelajaran dikembangkan sesuai dengan tuntutan KD dari KI-3
dan KD dari KI-4. Guru Dapat mengembangkan materi pembelajaran
yang sudah tercantum di silabus atau buku teks sesuai dengan
karakteristik peserta didik. Pengembangan materi pembelajaran merujuk
pada materi pembelajaran dalam silabus dan buku teks, serta rumusan
Kompetensi Dasar yang termuat dalam KI-3 (pengetahuan) dan KI-4
(keterampilan).
Untuk merumuskan IPK dapat digunakan rambu-rambu sebagai berikut:
1. Indikator merupakan penanda perilaku pengetahuan (KD dari KI-3)
dan perilaku keterampilan (KD dari KI-4) yang dapat diukur dan atau
diobservasi.
2. Indikator perilaku sikap spiritual (KD dari KI-1) dan sikap sosial (KD
dari KI-2) dapat tidak dirumuskan sebagai indikator pencapaian
kompetensi pada RPP, tetapi perilaku sikap spiritual dan sikap sosial
harus dikaitkan pada perumusan tujuan pembelajaran.
3. Rumusan

Indikator

Pencapaian

Kompetensi

(IPK)

menggunakan

dimensi proses kognitif (the cognitive process of dimension) dan


dimensi pengetahuan (knowledge of dimension) yang sesuai dengan
KD, namun tidak menutup kemungkinan perumusan indikator dimulai
dari kedudukan KD yang setingkat lebih rendah, dan atau lebih tinggi.
4. IPK dirumuskan melalui langkah-langkah sebagai berikut:

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

13

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

a. Tentukan kedudukan KD dari KI-3 dan KD dari KI-4 berdasarkan


gradasinya dan tuntutan KI.
b. Tentukan dimensi pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural,
metakognitif).
c. Tentukan bentuk keterampilan, apakah keterampilan abstrak atau
keterampilan konkret.
d. Untuk keterampilan konkret pada kelas X menggunakan Kata kerja
operasional

sampai

Sedangkan

untuk

tingkat manipulasi/membiasakan
kelas

XI

sampai

minimal

(K2/P2).

pada

tingkat

presisi/mahir (K3/P3). Selanjutnya untuk kelas XII sampai minimal


pada tingkat artikulasi/alami (K4/P4) pada taksonomi psikomotor
Dave atau Simpson.
e. Rumusan IPK dari KD dari KI-3 dan dari KD dari KI-4. Setiap KD
minimal memiliki 2 (dua) indikator.
Buku Teknik Otomotif Kelas X untuk Pendidikan Menengah ini disusun
dengan tujuan memberi pengalaman konkret-abstrak kepada peserta
didik seperti uraian di atas. Pembelajaran Teknik Otomotif melalui buku
ini akan membentuk kemampuan peserta didik dalam menyajikan
gagasan dan pengetahuan konkret secara abstrak, menyelesaikan
permasalahan abstrak yang terkait, dan berlatih berpikir rasional, kritis
dan kreatif.
C. Contoh
Tabel 4. Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Pencapaian
Kompetensi (IPK) dan Materi Pembelajaran

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

14

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

IPK

Materi
Pembelajara
n

1. Menghayati

1.1 Menghayati
dan
bahwa
Pembelajaran
Pemeliharaan Mesin
Kendaraan Ringan
mengamalk
lingkungan
an ajaran
hidup dan
agama
sumber daya
yang
alam sebagai
dianutnya.
anugerah Tuhan
yang Mahaesa
harus dijaga
kelestarian dan
kelangsungan
hidupnya.
1.2 Mengamalkan
bahwa
pengembangan
dan
penggunaan
teknologi dalam
kegiatan belajar
harus selaras
dan tidak
merusak dan
mencemari
lingkungan,
alam dan
manusia.
2. Menghayati
2.1 Menunjukka
dan
n sikap
mengamalk
peduli
an perilaku
terhadap
jujur,
lingkungan
disiplin,
melalui
tanggung
kegiatan
jawab,
yang
peduli
berhubunga
(gotongn dengan
royong,
pemeliharaa
kerja sama,
n mesin
toleran,
kendaraan
damai),
ringan
santun,
2.2 Menunjukka
responsif
n sikap
dan
cermat dan
proaktif
teliti dalam
dan
memelihara
menunjukk
mesin
an sikap
kendaraan
sebagai
ringan
bagian dari
solusi atas
2.3 Menunjukka
berbagai
n sikap
permasalah
disiplin dan
an dalam
tanggung
berinteraks
jawab dalam
i secara
melaksanak
efektif
an
dengan
pemeliharaa
lingkungan
n mesin
sosial dan
kendaraan
alam serta
ringan
dalam
sesuai
menempat
dengan SOP
kan diri
2.4 Menunjukka
sebagai
n sikap
cerminan
cermat dan
bangsa
peduli
dalam
terhadap
pergaulan
keselamatan
dunia.
kerja pada
saat
memelihara
mesin
kendaraan
ringan
3. Memahami,
3.1 Memahami
3.2.1 Menjelask

menerapka
cara
an ruang
@2014, Pendampingan
Implementasi
Kurikulum 2013 SMK,lingkup
Direktorat PSMK
n,
merawat
menganalis
mesin
pekerjaan
is
secara
pemelihar
pengetahu
berkala
aan
an faktual,
(servis
berkala
konseptual,
berkala)
mesin

Pemeli
haraa 15
n
mesin
kendar
aan
ringan
secara

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

Integrasi muatan lokal dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia


dimaknai dengan materi Bahasa Indonesia yang kontekstual sesuai
lingkungan

sekitar

atau

topik

kekinian.

Integrasi

ekstrakurikuler

kepramukaan dimaknai dengan pemanfaatan kegiatan kepramukaan


sebagai aktualisasi materi, yang dipilih dari KD dari KI-3 dan KD dari KI-4
yang memungkinkan diajarkan dalam program aktualisasi kegiatan
ekstrakurikuler kepramukaan.
Tabel 5. Pengintegrasian Materi Teknik Otomotif dalam Muatan Lokal dan
Ekstrakurikuler Pramuka
Integrasi Muatan
Lokal ke dalam
Pemeliharaan Mesin
Kendaraan

Kompetensi Dasar

Integrasi Ekstrakurikuler
Kepramukaan dari materi
Pemeliharaan Mesin
Kendaraan

3.1 Memahami cara


merawat mesin
secara berkala
(servis berkala).

Memahami cara
merawat kendaraan
ringan yang ada di
sekitar sekolah.

Memahami dampak dari


pemeliharaan mesin
kendaraan ringan terhadap
pemeliharaan lingkungan.

4.1 Menerapkan cara


merawat mesin
secara berkala
(servis berkala).

Merawat kendaraan
ringan yang ada di
sekitar sekolah.

Membuang limbah oli pada


tempat yang telah
disediakan.

D. Latihan
1. Buat analisis keterkaitan KI, KD, Materi dan Indikator Pencapaian
Kompetensi seperti contoh tabel 5 di atas dari pasangan KD3 dan
KD4.
2. Buat

analisis

integrasi

materi

KD

dengan

Muatan

Lokal

dan

Ekstrakurikuler Kepramukaan seperti di atas.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

16

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

III.

PEMAHAMAN PROSES PEMBELAJARAN

A. Konsep
Proses pembelajaran

merupakan

suatu

proses yang mengandung

serangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga


penilaian. Proses pembelajaran merupakan kegiatan interaksi antara
peserta didik dengan lingkungannya termasuk dengan guru yang
berlangsung secara edukatif, agar peserta didik dapat membangun
sikap, pengetahuan dan keterampilannya untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan.
B. Deskripsi
1. Perencanaan Pembelajaran
a. Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus yang
disusun dan ditetapkan secara nasional dan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru mata pelajaran.
b. RPP dikembangkan untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran
peserta didik dalam upaya mencapai KD, disusun secara lengkap
dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif,
inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta
didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang
cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan
bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta
didik.
c. Perumusan indikator
Indikator

Pencapaian

Kompetensi

(IPK)

dirumuskan

dalam

pernyataan perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk


kompetensi dasar (KD) pada kompetensi inti (KI)-3 dan KI-4.
d. Perumusan tujuan
Tujuan pembelajaran mengandung unsur peserta didik (audience),
perilaku (behaviour), kondisi (condition), dan kriteria (degree).
Rumusan tujuan pembelajaran harus mencerminkan keterikatan
antara KD dari KI-1 dan KD dari KI-2 di dalam pembelajaran KD
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

17

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

dari KI-3 dan KD dari KI-4. Perumusan tujuan juga harus


mencerminkan aspek penilaian otentik berupa proses dan produk.
Rumusan kriteria dalam tujuan pembelajaran berupa kriteria
kompetensi

sikap,

kompetensi

pengetahuan,

kompetensi

keterampilan. Kriteria dapat berupa perilaku, proses atau produk


yang dapat diamati dan atau diukur.
e. Langkah pembelajaran
Langkah-langkah

pembelajaran

berisikan

pendekatan

pembelajaran saintifik dan model pembelajaran yang sesuai


dengan karakteristik KD yang akan diajarkan.
2. Pelaksanaan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran berpendekatan saintifik harus dapat
dipadukan secara sinkron dengan langkah-langkah kerja (syntax)
model pembelajaran. Pada Kurikulum 2013 dikembangkan 3 model
pembelajaran utama yang diharapkan dapat membentuk perilaku
saintifik, perilaku sosial serta mengembangkan rasa keingintahuan.
Ketiga model tersebut adalah: model Pembelajaran Berbasis Masalah
(Problem Based Learning), model Pembelajaran Berbasis Projek
(Project

Based

Learning),

dan

model

Pembelajaran

Melalui

Penyingkapan/Penemuan (Discovery/Inquiry Learning). Tidak semua


model

pembelajaran

tepat

digunakan

untuk

semua

KD/materi

pembelajaran. Model pembelajaran tertentu hanya tepat digunakan


untuk materi pembelajaran tertentu pula. Demikian sebaliknya
mungkin materi pembelajaran tertentu akan dapat berhasil maksimal
jika menggunakan model pembelajaran tertentu. Untuk itu guru harus
menganalisis rumusan pernyataan setiap KD, apakah cenderung pada
pembelajaran penyingkapan atau pada pembelajaran hasil karya
(Problem Based Learning Dan Project Based Learning).
Rambu-rambu penentuan model penyingkapan/penemuan:
a. Pernyataan KD-3 dan KD-4 mengarah ke pencarian atau
penemuan;
b. Pernyataan KD-3 lebih menitikberatkan pada pemahaman
pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural, dan

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

18

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

c. Pernyataan KD-4 pada taksonomi mengolah dan menalar.


Rambu-rambu penemuan model hasil karya (Problem Based Learning
dan Project Based Learning) dengan kriteria:
a. Pernyataan

KD-3 dan KD-4 mengarah

pada hasil

karya

berbentuk jasa atau produk;


b. Pernyataan KD-3 pada bentuk pengetahuan meta kognitif;
c. Pernyataan KD-4 pada taksonomi menyaji dan mencipta, dan
d. Pernyataan KD-3 dan KD-4 yang memerlukan persyaratan
penguasaan pengetahuan konseptual dan prosedural.
Masing-masing model pembelajaran tersebut memiliki urutan langkah
kerja (syntax) tersendiri, yang dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Model
Pembelajaran
pencarian/penelitian).

Penyingkapan

(Penemuan

dan

1) Sintaks model Discovery Learning meliputi:


a)
b)
c)
d)
e)

Pemberian rangsangan (Stimulation);


Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem Statement);
Pengumpulan data (Data Collection);
Pembuktian (Verification), dan
Menarik kesimpulan/generalisasi (Generalization).

2) Sintaks model Inquiry Learning Terbimbing meliputi:


a)
b)
c)
d)
e)

Orientasi masalah;
Pengumpulan data dan verifikasi;
Pengumpulan data melalui eksperimen;
Pengorganisasian dan formulasi eksplanasi, dan
Analisis proses inkuiri.

b. Model Pembelajaran Hasil karya Problem Based Learning.


1) Sintaks model Problem Based Learning dari Bransford and Stein
(dalam Jamie Kirkley, 2003:3) terdiri atas:
a) Mengidentifikasi masalah;
b) Menetapkan masalah melalui berpikir tentang masalah dan
menseleksi informasi-informasi yang relevan;
c) Mengembangkan
solusi
melalui
pengidentifikasian
alternatif-alternatif, tukar-pikiran dan mengecek perbedaan
pandang;
d) Melakukan tindakan strategis, dan
e) Melihat ulang dan mengevaluasi pengaruh-pengaruh dari
solusi yang dilakukan.
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

19

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

2) Sintaks model Problem Based Learning Jenis Trouble Shooting


(David H. Jonassen, 2011:93) terdiri atas:
a) Merumuskan uraian masalah;
b) Mengembangkan kemungkinan penyebab;
c) Mengetes penyebab atau proses diagnosis, dan
d) Mengevaluasi.
c. Model pembelajaran Project Based Learning dengan sintaks:
1) Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential
Question);
2) Mendesain perencanaan projek;
3) Menyusun jadwal (Create a Schedule);
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan projek (Monitor the
Students and the Progress of the Project);
5) Menguji hasil (Assess the Outcome), dan
6) Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience).
Mata pelajaran Teknik Otomotif Kelas X, semester 1 membahas materi
yang meliputi: Mengidentifikasi jenis-jenis dan fungsi dari hand tools,
power tools, workshop equipment alat ukur elektrik dan elektronik,
alat ukur pneumatic, pemeliharaan alat ukur, keselamatan dan
kesehatan kerja, serta penggunaan pemadam kebakaran sesuai
klasifikasi kebakaran.
Buku Teknik Otomotif Kelas X untuk Pendidikan Menengah ini disusun
dengan tujuan memberi pengalaman konkret-abstrak kepada peserta
didik.

Pembelajaran

Teknik

Otomotif

melalui

buku

ini

akan

membentuk kemampuan peserta didik dalam menyajikan gagasan


dan

pengetahuan

konkret

secara

abstrak,

menyelesaikan

permasalahan abstrak yang terkait, dan berlatih berpikir rasional,


kritis dan kreatif.
C. Contoh
Agar memudahkan langkah pensinkronan pendekatan dengan model
pembelajaran yang dipilih atas dasar hasil analisis, dapat menggunakan
matrik perancah

sebagai

pertolongan

sebelum dituliskan

menjadi

kegiatan inti pada RPP. Pemaduan atau pensinkronan antara langkahlangkah

pendekatan

saintifik

dan

sintaks

(langkah

kerja)

model

pembelajaran tersebut, dilakukan sebagai berikut.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

20

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

1. Pilih pasangan KD-KD dari mata pelajaran yang diampu sesuai


dengan silabus dan buku teks siswa terkait.
2. Pilih model pembelajaran sesuai KD dengan mempertimbangkan
rambu-rambu pemilihan model pembelajaran.
3. Tentukan kegiatan peserta didik dan kegiatan guru sesuai dengan
langkah-langkah (sintaks) model pembelajaran yang dipilih, kemudian
sinkronkan

dengan

langkah

pendekatan

saintifik

(5M)

sampai

mencapai IPK.
4. Pindahkan isi rancangan hasil pengisian matrik pertolongan (kegiatan
guru-peserta didik) tersebut ke dalam Kegiatan Inti pada format RPP.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

21

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

Tabel 6. Rancangan Sintaks Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Pendekatan
Saintifik pada Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan
Kompetensi Dasar:
3.1Memahami cara merawat mesin secara berkala (servis berkala).
4.1

Menerapkan cara merawat mesin secara berkala (servis berkala).


IPK
III.1.1 Menjelaskan ruang
lingkup pekerjaan
pemeliharaan
berkala mesin
kendaraan ringan.
III.1.2 Menjelaskan
prosedur
pemeliharaan
mesin kendaraan
ringan.

Sintaks Model
Pembelajaran
Fase 1
Merumuskan
uraian masalah

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulka
Menanya
n Informasi

Guru menunjukkan
kendaraan dengan
kondisi mesin yang
putaran mesin
tidak rata,
mengeluarkan
asap halus
kehitaman.
Siswa
mengamati
kendaraan
dengan
kondisi
mesin yang
putaran
mesin
putaran
tidak rata,
dan
mengeluark
an asap
halus
kehitaman.
Siswa
membaca
buku servis
manual,
buku
pegangan
siswa untuk
mencari

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

22

Menalar

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

IPK

Sintaks Model
Pembelajaran

Mengamati

Fase II
Mengembangka
n kemungkinan
penyebab.

Pendekatan Saintifik
Mengumpulka
Menanya
n Informasi

penyebab
mesin
putaran
tidak rata
dan
mengeluark
an asap
halus
kehitaman
Siswa
berdiskusi
untuk
mengidenti
fikasi apa
yang
menjadi
penyebab
mesin
putaran
tidak rata,
dan
mengeluark
an asap
halus
kehitaman.
Guru
menanyakan
kemungkinankemungkinan
penyebab
putaran mesin
tidak rata, dan
mengeluarkan
asap halus
kehitaman dan
bagaimana
cara
mengatasinya.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

23

Guru memberi
tugas kepada
siswa untuk
mengidentifika
si langkahlangkah
pekerjaan
pemeliharaan
berkala mesin
kendaraan
ringan.

Menalar

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

IPK

Sintaks Model
Pembelajaran

Mengamati

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pendekatan Saintifik
Mengumpulka
Menanya
n Informasi
Siswa
Siswa
menent
mengid
ukan
entifika
penyeb
si
ab
langkah
putaran
mesin
langkah
tidak
pekerja
rata,
an
dan
pemelih
mengel
araan
uarkan
berkala
asap
mesin
halus
kendara
kehitam
an
an
ringan.
berdasa
Sesuai
rkan
dengan
hasil
kilomet
pengam
er yang
atan,
ditempu
memba
h
ca buku
kendara
servis
an.
manual,

Siswa
buku
mengid
siswa
entifika
dan
si
hasil
prosedu
diskusi
r cara
Siswa
merawa
menent
t mesin
ukan
kendara
cara
an
mengat
ringan.
asi
ganggu
an
dengan
servis
ringan
berdasa
rkan

24

Menalar

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

IPK

Sintaks Model
Pembelajaran

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulka
Menanya
n Informasi
hasil
memba
ca buku
servis
manual,
buku
siswa
dan
hasil
diskusi.

Menalar

Fase III:
Mengetes
penyebab atau
proses
diagnosis.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

25

Guru
membe
ri tugas
kepada
siswa
untuk
melaku
kan tes
atau
diagnos
is
penyeb
ab
ganggu
an
terhada
p mesin
dan
mengat
asi
aktivita
s siswa.
Siswa
memeri
ksa
kompon
enkompon
en
servis
berkala
menggu
nakan

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

IPK

Sintaks Model
Pembelajaran

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulka
Menanya
n Informasi

Menalar

1.1.1

Melaksanakan
Fase IV:
pemeliharaan
Mengevaluasi.
berkala mekanik
mesin/motor
kendaraan
ringan.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

26

alat tes
dan
cara
manual.
Siswa
menent
ukan
kompon
en
penyeb
ab
ganggu
an
terhada
p mesin
putaran
tidak
rata
dan
asap
halus
kehitam
an.
Guru
membe
ri tugas
siswa
untuk
melaku
kan
servis
sesuai
SOP
dan
menga
mati
sikap
siswa.
Siswa
mengga
nti

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

IPK

Sintaks Model
Pembelajaran

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulka
Menanya
n Informasi

Menalar

1.1.2

Memeriksa hasil
pelaksanaan
pemeliharaan
berkala mekanik
mesin
kendaraan
ringan.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

27

spare
part,
membe
rsihkan
air
cleaner
dan
mengga
nti oli
sesuai
dengan
SOP
Siswa
menyet
el
sistem
pengapi
an
sesuai
SOP
Siswa
menyet
el
kompon
enkompon
en lain
sesuai
lingkup
servis
berkala
Guru
menga
mati
aktivita
s siswa
dan
menga
mati
kegiata
n siswa

Mengomunika
si-kan

Guru
memeri
ksa
hasil
pekerja
an
siswa
Siswa
membu
at
laporan
pelaksa
naan
dan
hasil
servis
berkala
Siswa
menyaji
kan
laporan
pelaksa
naan
servis
berkala
pada
kelomp
ok
siswa

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

IPK

Sintaks Model
Pembelajaran

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulka
Menanya
n Informasi

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

28

Mengomunika
si-kan
selama
yang
proses
lain dan
praktik
meberik
an
Siswa
tanggap
menghi
an
dupkan
terhada
engine
p
dan
pertany
memeri
aan dari
ksa
kelomp
hasil
ok lain
servis
Siswa
berkala
menggu
meneri
nakan
ma
alat tes
masuka
dan
n dan
atau
mempe
secara
rbaiki
manual
laporan
pelaksa
Siswa
naan
memban
servis
dingkan
berkala.
hasil tes
dengan
spesifika
si pada
servis
manual
Siswa
menent
ukan
putaran
engine
dan gas
buang
sesuai
dengan
servis
manual.

Menalar

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

29

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

D. Latihan
a) Buatlah pemaduan pendekatan saintifik dengan model belajar yang
Saudara pilih berdasarkan analisis menggunakan format matrik seperti
pada tabel 6.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

30

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

b)
IV.

PEMAHAMAN PENILAIAN HASIL BELAJAR

c)
A. Konsep
d) Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik adalah proses pengumpulan
informasi/bukti tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam
kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial, kompetensi pengetahuan,
dan kompetensi keterampilan yang dilakukan secara terencana dan
sistematis, selama dan setelah proses pembelajaran suatu kompetensi
muatan pembelajaran untuk kurun tertentu.
e) Pada penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 peserta didik dinyatakan
kompeten

bila

hasil

pengukuran

kompetensi

pengetahuan

dan

keterampilan mencapai ketuntasan belajar dengan nilai 2,67 (B-) dan


untuk sikap dengan nilai B (Baik). Penilaian pada Kurikulum 2013 juga
digunakan

penilaian

otentik

baik

terhadap

ranah

sikap,

ranah

pengetahuan maupun terhadap ranah keterampilan. Penilaian otentik


menekankan pada penilaian proses dan hasil belajar secara berimbang.
B. Deskripsi
f) Penilaian otentik adalah

pendekatan, prosedur,

dan instrumen

penilaian proses dan capaian belajar peserta didik dalam menerapkan


sikap

spiritual

dan

sikap

sosial,

penguasaan

pengetahuan

dan

penguasaan keterampilan yang diperolehnya, dalam bentuk pelaksanaan


tugas perilaku nyata atau perilaku dengan tingkat kemiripan dengan
dunia

nyata,

atau

kemandirian

belajar.

Penilaian

otentik

dalam

pembelajaran dilakukan sebagai berikut.


1. Penilaian Ranah Sikap
g)

Penilaian

sikap

dilakukan

melalui

pengamatan

dengan

menggunakan lembar pengamatan atau daftar ceklis pengamatan


yang memuat aspek sikap yang diamati. Rincian aspek sikap yang
diamati merujuk pada indikator sikap yang dijabarkan dari KI-1 dan
KI-2

pada

saat

dilakukan

analisis

kompetensi.

Penilaian

sikap

dilakukan sebagai upaya mengembangkan sikap sosial dan sikap


religius dalam rangka pengembangan nilai karakter bangsa. Oleh
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

31

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

karena itu, pengembangan sikap pada mata pelajaran Teknik Otomotif


dengan fokus utama pengembangan sikap ilmiah merupakan bagian
dari upaya pencapaian kedua sikap tersebut (religius dan sosial).
Guru Program Keahlian Otomotif perlu memetakan sikap yang
dikembangkan pada setiap materi pokok sesuai dengan relevansi dan
karakteristik yang tersirat dari rumusan KI-3 dan KI-4.
h)

Tabel 7. Teknik dan Instrumen Penilaian Sikap


j)
i)
T

Be
nt
uk
Ins
tru
m
en

k) Keterangan

l)
O

m) Da
fta
r
ce
k
n) Sk
ala
pe
nil
aia
n
sik
ap

o) Dilakukan
selama
proses
pembelajara
n.

p)
P

q) Da
fta
r
ce
k
r) Sk
ala
pe
nil
aia
n
sik
ap

s) Dilakukan
pada akhir
semester

t)
P

u) Da
fta
r
ce
k
v) Sk
ala
pe
nil
aia
n
sik
ap

w) Dilakukan
pada akhir
semester,
setiap
peserta
didik dinilai
oleh 5
peserta
didik
lainnya.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

32

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

x)
J

y) Ca
tat
an
pe
nd
idi
k
be
risi
inf
or
m
asi
te
nt
an
g
ke
ku
at
an
da
n
kel
e
m
ah
an
pe
se
rta
di
dik

z) Berupa
catatan
guru
tentang
kelemahan
dan
kekuatan
peserta
didik yang
tidak
berkaitan
dengan
mata
pelajaran.

aa)
2. Penilaian Ranah Pengetahuan
ab)

Kompetensi siswa pada ranah pengetahuan dapat diukur

melalui tes dan nontes. Bentuk tes yang digunakan antara lain adalah
tes tulis (uraian, pilihan ganda, isian, benar salah, dan lain-lain)
dan/atau tes lisan. Sedangkan, bentuk nontes dapat dilakukan melalui
tugas-tugas yang diberikan, baik tugas menjawab soal maupun tugas
membuat laporan dalam bentuk tulisan. Pengukuran kompetensi
pengetahuan melalui tes dan nontes dirancang melalui kisi-kisi soal
mulai dari menyusun indikator pencapaian kompetensi, indikator soal
dan/atau

aspek

penilaian

nontes,

hingga

pedoman

penilaian/penskoran.
ac)

Penilaian ranah pengetahuan melalui tugas ditekankan pada

aspek yang relevan dengan rumusan kompetensi dasar. Aspek yang


dinilai melalui tugas antara lain: kelengkapan isi, kedalaman/keluasan
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

33

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

isi, dan kebenaran isi. Dalam menilai tugas sebaiknya digunakan


format penilaian berbentuk ceklis atau menggunakan skala penilaian.
3. Penilaian Ranah Keterampilan
ad)

Penilaian ranah keterampilan meliputi keterampilan abstrak

dan keterampilan konkret. Keterampilan abstrak cenderung pada


keterampilan seperti menyaji, mengolah, menalar, dan mencipta
dengan dominan pada kemampuan mental (berpikir) tanpa bantuan
alat. Sedangkan untuk ranah konkret cenderung pada kemampuan
fisik seperti menggunakan alat, mencoba, membuat, memodifikasi,
dan mencipta dengan bantuan alat. Penilaian ranah keterampilan
diukur melalui pengamatan pada saat peserta didik bekerja dalam
kelompok, berdiskusi, memresentasikan, melakukan eksperimen atau
tugas kerja projek, dan hasil kerja/produk serta portofolio.
4. Remedial dan Pengayaan
ae)

Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar (2,67)

wajib mengikuti kegiatan remedial pada semester berjalan hingga


mencapai ketuntasan belajar.
af)

Pengayaan adalah pendalaman materi bagi peserta didik yang

memiliki kecepatan belajar di atas rata-rata waktu yang telah


ditetapkan.
5. Pelaporan Pencapaian Kompetensi
a. Laporan pencapaian kompetensi sikap
ag)Laporan pencapaian kompetensi sikap pada akhir semester
didasarkan atas modus perilaku sikap spiritual dan sosial yang
sering terjadi dari hasil observasi guru selama satu semester.
b. Laporan pencapaian kompetensi pengetahuan
ah)Laporan pencapaian kompetensi pengetahuan pada akhir
semester merupakan rerata dari pencapaian kompetensi minimal
(2,67).
c. Laporan pencapaian kompetensi keterampilan
ai) Laporan pencapaian kompetensi keterampilan pada akhir
semester merupakan pencapaian paling optimum kompetensi dari
batas minimal (2,67).
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

34

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

C. Contoh
1. Penilaian Sikap
aj)

Tabel 8. Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap


al)
N

am)
Dis

an)
Juj

ao)
Ta

ap)
Sa

bj) bk) bl) bm)bn)bo)bp)bq)br) bs) bt) bu)bv) bw)bx) by)bz)


cb) cc) cd) ce) cf) cg) ch) ci) cj) ck) cl) cm)cn) co) cp) cq) cr)
ct) cu) cv) cw)cx) cy) cz) da)db)dc) dd)de)df) dg)dh)di) dj)

dk)

Keterangan:

dl) 4
dm)3
dn) 2
do) 1

=
=
=
=

jika
jika
jika
jika

empat indikator terlihat


tiga indikator terlihat
dua indikator terlihat
satu indikator terlihat

dp) Indikator Penilaian Sikap:


dq)

Disiplin

a. Tertib mengikuti instruksi


b. Mengerjakan tugas tepat waktu
c. Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta
d. Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif
dr)
a.
b.
c.
d.

Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya


Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
Tidak mencontek atau melihat data/pekerjaan orang lain
Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari

ds)
a
b
c
d

Tanggung Jawab

Pelaksanaan tugas piket secara teratur.


Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
Mengajukan usul pemecahan masalah.
Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan

dt)
a.
b.
c.
d.

Jujur

Santun

Berinteraksi dengan teman secara ramah


Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan
Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat
Berperilaku sopan

du)

Nilai akhir sikap diperoleh dari modul (skor yang paling sering

muncul) dari keempat aspek sikap di atas.


@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

35

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

dv)
a.
b.
c.
d.

Kategori nilai sikap:


Sangat baik jika memperoleh nilai akhir 4
Baik jika memperoleh nilai akhir 3
Cukup jika memperoleh nilai akhir 2
Kurang jika memperoleh nilai akhir 1

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

36

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

2. Penilaian Pengetahuan
dw)
dx)
Ko
3.2 Me ec)
mah
ami
cara
mer
awa
t
mesi
n
seca
ra
berk
ala
(ser
vis
berk
ala).

ef)

Tabel 9. Kisi-Kisi dan Soal


dy)
I

3.3.1
Menjelaska
n
pengertian,
tujuan,
ruang
lingkup dan
pekerjaan
yang
dilakukan
dalam
pemelihara
an berkala
mesin
kendaraan
ringan.

dz)
In
ed)
Sisw
a dapat
menjelaska
n
pengertian,
tujuan,
ruang
lingkup dan
pekerjaan
yang
dilakukan
dalam
pemelihara
an berkala
mesin
kendaraan
ringan.

ea)

eb)
Soal

ee)1. Jelaskan apa


yang dimaksud
dengan
pemeliharaan
berkala atau
servis berkala
mesin
kendaraan
ringan.
2. Sebutkan
pekerjaan apa
saja yang perlu
dilakukan pada
pemeliharaan
berkala atau
servis berkala
mesin
kendaraan
ringan.
3. Jelaskan
mengapa harus
dilakukan
pemeliharaan
berkala pada
mesin
kendaraan
ringan.
4. Jelaskan cara
menstarter
motor
kendaraan yang
aman dan
benar.
5. Jelaskan
perbedaan
istilah motor,
mesin dan
engine pada
bidang
kendaraan.
6. Jelaskan
mengapa katup
pada mesin
harus disetel
secara periodik?
7. Jelaskan SOP
penyetelan
katup mesin
DOHC.
8. Dimana letak
penyangga
yang tidak
boleh
diletakkan pada
kendaraan
ringan?

Rubrik Penilaian Pengetahuan

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

37

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

a. Maksud pemeliharaan
kendaraan ringan.
1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

berkala

atau

servis

berkala

mesin

pengertian, tujuan dan ruang lingkup skor 4


pengertian dan tujuan skor 3
pengertian dan ruang lingkup skor 2
tujuan atau ruang lingkup skor 1

b. Pekerjaan yang dilakukan pada pemeliharaan berkala atau servis


berkala mesin kendaraan ringan.
1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

7
5
3
7

s.d
s.d
s.d
s.d

8
6
4
8

pekerjaan
pekerjaan
pekerjaan
pekerjaan

skor
skor
skor
skor

4
3
2
1

c. Penjelasan harus dilakukan pemeliharaan berkala pada mesin


kendaraan ringan.
1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

sesuai alasan dan benar skor 4


sesuai alasan tetapi tidak begitu benar skor 3
sesuai alasan tetapi kurang begitu benar skor 2
tidak sesuai alasan skor 1

d. Penjelasan cara menstarter kendaraan


1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

sesuai alasan dan benar skor 4


sesuai alasan tetapi tidka begitu benar skor 3
sesuai alasan tetapi kurang begitu benar skor 2
tidak sesuai alasan skor 1

e. Perbedaan istilah motor, mesin dan engine


1)
2)
3)
4)
f.

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

benar ketiganya skor 4


benar 2 skor 3
benar 1 skor 2
salah skor 1

Penjelasan katup mesin harus disetel secara periodik


1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

sesuai alasan dan benar skor 4


sesuai alasan tetapi tidak begitu benar skor 3
sesuai alasan tetapi kurang begitu benar skor 2
tidak sesuai alasan skor 1

g. Penjelasan SOP penyetelan katup mesin DOHC


1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

benar 4 s,d 5 skor 4


benar3 skor 3
benar 2 skor 2
benar 1 skor 1

h. Penjelasan letak penyangga yang tidak boleh pada kendaraan


ringan
1) Jika dijawab benar 4 s,d 5 skor 4
2) Jika dijawab benar3 skor 3
3) Jika dijawab benar 2 skor 2
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

38

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

4) Jika dijawab benar 1 skor 1


eg)
eh)

el)

ei)
ej)
ek)

Rumus Konversi Nilai:

Nilai =

Jumlah skor yang diperoleh


X 4 =..............
Jumlah skor maksimal

em)
en)
3. Penilaian Keterampilan
eo)

Tabel 10. Kisi-Kisi dan Soal Keterampilan

ep)
K

eu)4.1
Menerapk
an cara
merawat
mesin
secara
berkala
(servis
berkala)
ev)

eq)
I

4.1.1

er) I
n
d
i
k
a
t
o
r
S
o
a
l

es)

Melak ex)
Siswa dapat ey)
sanak melaksanakan salah Tes
an
satu pekerjaan yang Prakti
peme dilakukan dalam
k
lihara pemeliharaan
an
berkala mesin
berka kendaraan ringan,
la
yaitu penyetelan
meka katup motor 4
nik
silinder meliputi:
mesi
Posisi
n/mot
piston
or
silinder
kend
1 atau
araan
4 di
ringa
posisi
n.
TMA
ew)
Katupkatup
yang
dapat
disetel
Hasil
penyet
elan/
perges
eran
fuller
gauge
Penge
ncang
an mur
penyet
el
Waktu

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

et)
So

1. Lakuk
an
penye
telan
katup
pada
kenda
raan
Toyot
a
Kijang
5K
1500
CC
sesua
i SOP

39

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

penyel
esaian

ez)

Rubrik Penilaian Keterampilan

a. Penentuan posisi titik mati atas silinder no 1 atau 4


1) Dapat ditunjukkan tepat nol derajat di TMA skor 4
2) Jika ditunjukkan bergeser 2 s,d 5 derajat sebelum/sesudah TMA
skor 3
3) Jika ditunjukkan bergeser 6 s,d 10 derajat sebelum/sesudah
TMA skor 2
4) Jika ditunjukkan bergeser lebih besar dari 10 derajat
sebelum/sesudah TMA skor 1
b. Penentuan posisi katup yang bisa disetel
1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

benar
benar
benar
benar

7
5
3
1

s,d
s.d
s.d
s.d

8
6
4
2

skor
skor
skor
skor

4
3
2
1

c. Hasil penyetelan katup / sesuai celah katup yang diminta


1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

benar
benar
benar
benar

7
5
3
1

s,d
s.d
s.d
s.d

8
6
4
2

skor
skor
skor
skor

4
3
2
1

d. Pengencangan mur penyetel katup


1)
2)
3)
4)

Jika
Jika
Jika
Jika

dijawab
dijawab
dijawab
dijawab

benar
benar
benar
benar

7
5
3
1

s,d
s.d
s.d
s.d

8
6
4
2

skor
skor
skor
skor

4
3
2
1

e. Waktu penyelesaian penyetelan katup


1)
2)
3)
4)
fa)

Waktu
Waktu
Waktu
Waktu

penyelesaian
penyelesaian
penyelesaian
penyelesaian

30
30
30
30

menit ke bawah skor 4


lebih 5 menit skor 3
lebih 10 menit skor 2
lebih besar dari 10 menit skor 1

Penilaian Keterampilan
fd) Aspek yang dinilai

fc)

fe)

Penfj)
Hafk) sil Ha
fh)
Pe fi) entuan
sil
nentuan katup yang penyetelan pengencang fl) aktu W
posisi TMA bisa
an mur
disetel
katup
pengikat
fp)
Bofr)
Bobft)
Bo fv)
Bofx)
Bo
bot
ot
bot
bot
bot
fq)
10 fs)
20fu)
40 fw)
20 fy)
10

gb)
gj)

gr)
B
AMBANG

gc)

gd)

ge)

gk)

gl)

gm)

gs)

gt)

gu)

gf)
gn)

gv)

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

gg)

go)

gw)

gh)
gp)

gx)

40

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

gy)

Nilai Akhir

gz)
ha)
hb)

Nilai Akhir = (NxB)+(NxB)+(NxB)+(NXB)+(NXB)


100
Contoh Pengolahan Nilai

hc)

Nilai Akhir Joko = (4x10)+(4x20)+(4x40)+(4X20)+(4X10) =


4.00
100
Nilai Akhir Tono = (4x10)+(3x20)+(3x40)+(3X20)+(3X10) =
3.10
100
Nilai Akhir Bambang = (2x10)+(2x20)+(2x40)+(2X20)+(2X10)
= 2.00

hd)
he)
hf)
hg)
hh)

100

hi)
hj)
hk)

Keterangan:
N = Nilai
B = Bobot

4. Contoh Laporan Pencapaian Kompetensi


a. Ranah Pengetahuan
hl) Nama Peserta Didik : ...............................
hn)
hm)

Nilai

C
apai
an
Kom
pete
nsi

ho)
N

hp)
KD
3.1

hq)
3,

hr)

ht) KD 3.2

hu)
4,

hv)

hx)Rerata
KD

ib) Ulangan
tengah
semeste
r
if) Ulangan
akhir
semeste
r

hz)
hy)

id)

hs)

ic)

ih)
ig)

ij) Nilai Pengetahuan


*)

ik)

im)Keterangan:
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

41

Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

in) *) Nilai pengetahuan diperoleh dari rerata nilai KD, UTS, UAS
yang bobotnya diserahkan kepada satuan pendidikan
berdasarkan kompleksitasnya.
io) **)
Penulisan nilai akhir merujuk pada Pedoman Penilaian
2014 yang dikeluarkan oleh Puskurbuk.
b. Ranah Keterampilan
ip) Nama Peserta Didik : ...............................
ir)
is)
Nil

iq) Nilai

it) KD 4.1

iu)

iw) KD 4.2

ix)
iv)
A

iz) Nilai
*)

Keterampilan

ja)

jc) Keterangan:
jd) *)
Nilai keterampilan diperoleh dari nilai optimum (capaian
tertinggi) dari nilai KD yang dipelajari dalam satu semester.
je) **)
Penulisan nilai akhir merujuk pada Pedoman Penilaian
2014 yang dikeluarkan oleh Puskurbuk.
D. Latihan
jf) Buat instrumen untuk melakukan pengukuran pada ranah sikap,
pengetahuan dan keterampilan dengan menggunakan rubrik penilaian
skala 4.
jg)
jh)

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

42