Anda di halaman 1dari 1

ANALISIS DECLINE CURVE PRODUKSI PADA PLTP UNIT 4 LAPANGAN

PANASBUMI DOMINASI UAP UNTUK OPTIMASI DAN PREDIKSI


PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY, AREA KAMOJANG
Aldeo Berdiansyah, Astri Ramadanti
Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya
Aldeogooners@gmail.com ; Ramadanti.astri@gmail.com

ABSTRAK
Analisa kurva penurunan produksi (Decline Curve Analysis) merupakan salah satu metode untuk menganalisa
besarnya penurunan produksi. Berkurangnya kemampuan produksi suatu sumur mengindikasikan bahwa beberapa
permasalahan atau sistem produksi yang berbeda pada setiap sumur dapat mempengaruhi sumur atau reservoir
(Grant, 2011). Data yang diperlukan untuk analisa penurunan produksi berupa data permukaan yaitu laju produksi
dan waktu produksi. Data kemudian diolah menggunakan metode Loss ratio dan Trial-Error And X2 Chi-Square
Test untuk menentukan jenis kurva yang fit setiap sumur (Exponential decline, hyperbolic decline, dan harmonic
decline). Terdapat 13 sumur produksi yang mengalir menuju PLTP unit 4, antara lain KMJ-AA, KMJ-AB, KMJ-AC,
KMJ-AD, KMJ-AE, KMJ-AF, KMJ-AG, KMJ-AH, KMJ-AI, KMJ-AJ, KMJ-AK, KMJ-AL, KMJ-AM. Data hasil
pengolahan telah didapat jenis kurva dan besarnya penurunan produksi yaitu harmonic (KMJ-AA/0,33%, KMJAE/0,66%, KMJ-AI/0,42%, KMJ-AK/0,59%), hyperbolic (KMJ-AC/0,90%, KMJ-AD/0,013%), eksponensial (KMJAB/0,81%, KMJ-AL/1,05%, KMJ-AM/0,36%). Besarnya penurunan produksi akan berdampak pada kurangnya
kebutuhan uap pada PLTP sebesar 418 ton/jam atau setara 60 Mwe. Tipe-tipe penurunan tersebut kemudian
disimulasikan untuk mengetahui qforecast produksi uap, yaitu decline reate terbesar Di = 1,33%/bulan, decline rate ratarata Di = 0,68%/bulan, dan decline rate terkecil Di = 0,33%/bulan. Jadi terdapat beberapa sumur yang masih optimal
beroperasi berdasarkan kecilnya penurunan produksi, yaitu KMJ-AA, KMJ-AG, KMJ-AF, KMJ-AI, KMJ- AK,
KMJ-AM, sedangkan sumur yang perlu di optimasi berdasarkan besarnya penurunan produksi yaitu : KMJ-AB,
KMJ-AC, KMJ-AD, KMJ-AE.
Keyword : penurunan produksi, decline rate,

vi

Universitas Sriwijaya