Anda di halaman 1dari 4

ACUTE ABDOMEN

Yanto Doank, FK UNIMAL, 2003

Nyeri perut terbagi 2:


1. Nyeri Viseral:
(-) terhadap rabaan, pemotongan, radang teapai sensitive
terhadap
regangan
atau
kontraksiyang berlebih dari otot.
Lokasi nyeri tidak dapat di
tunjuk secara tepat
Nyeri tidak dipengaruhi gerakan
Terjadio karena ransangan pada
peritoneum,organ peritoneum
disyarafi SSO
2. Nyeri somatic:
Terjadi
karena
rangsangan
peritoneum yang disyarafi SST
Lokasi nyeri dapat di tunjuk
secara tepat
Nyeri karena rabaan, tekanan,
perubahan
suhu,
kimiawi,
peradangan
Setiap gerakan menambah rasa
nyeri
Nyeri kolik: nyeri visceral yang semakin hebat
bersipat periodic disertai spasme otot polos
Visceral.
Biasanya di sebabkan oleh pasase organ yang
berongga:
Obstruksi usus
Batu ureter
Peningkatan
tekanan
intra
lumen
Fase awal gangguan vaskuler
usus
Kesalahan besar!! Bila memberri obat
penghilang rasa sakit sebelum D/ acute
abdomen di tegakkan.
AA

yang hendak
dirujuk
dilakukan: NIDAR
N: nuchter
I : infus RL + kateter

D : drainage NGT
A : antibiotik

R:

Pemeriksaan Fisik:
1. Mc Burney sign: penekanan dengan
ujung jari di ekitar Mc Burney terasa
nyeri
2. Rovsing sign: penekana dinding perut
sebelah kiri terasa sakit pada sebelah
kanan.
3. Psoas sign: rasa sakit bila tungkai
kanan diekstensikan pada sendi paha.
4. Obturutor sign: rasa sakit pada
abdomen bila tungkai kanan di
plexikan dan endorotasi.
5. Lontzerhorn sign: sakit pada perut
kanan bawah bila testis sebelah kanan
ditarik keataa.
Yang dinilai pada RT atau DRE (digital
rectal examination):
1. Nyeri (+) arah pukul berapa?
2. perenium:
biasa
/abnormal
(darah,laserasi dll)
3. Sphincter ani: longgar/ketat
4. Mukosa: licin/berbenjol
5. Ampula recti : berisi, kosong,kollaps,
distensi
6. Sarung tangan: feses, lendir, darah
7. Massa: permukaan, besar

harus

INTUSUSSEPSI PADA ANAK


Yanto Doank, FK UNIMAL, 2003

Latar belakang :

Kekambuhan pada pasien yang diobservasi

Intussepsi adalah prolapsnya dari salah satu bagian

3 11 % dari seluruh kasus. Kebanyakan

dari usus ke dalam segmen yang bersebelahan.

kekambuhan ini melibatkan intusussepsi yang

Ba Enema bisa mengurangi intususepsi pada kira-

telah direduksi dengan Ba Enema.

kira 75 % kasus.

Jenis kelamin :
Patofisiologi :

wanita (3 : 1)

Intusussepsi biasanya muncul pada ilium terminal


(ileo

colic).

Kebanyakan pria lebih sering dari pada

Bagian

proximal

dari

usus

Dengan usia yang makin lanjut perubahan

(intususeptum) masuk kedalam usus distal yang

jenis kelamin menjadi lebih berbeda.

bersebelahan (intussuscipiens).

Pasien

Mensenterium dari Intusussepsi tertekan dan

yang

lebih

daripada

tahun

perbandingan laki-laki dengan wanita 8 : 1

terjadi pembengkakan pada dinding usus yang


mengarah kesuatu obstruksi. Vena dan mukosa dari

Usia :

usus mengalami

Intusussepsi kebanyakan pada anak bayi dengan

iskemia dan menyebabkan

perdarahan serta berakhir dengan gambaran klasik

usia 3 12 bulan dengan rata-rata usia 7 8 bulan

berupa jeli merah pada tinja . Kebanyakan kasus

(90 %) penyebabnya adalah idiopatik, tanpa lesi


yang bisa diidentifikasi sebagai penyebab utama

2/3 dari dari kasus terjadi sebelum pasien


berusia 1 tahun

atau apeks patologik dari intusussepsi.

Intusussepsi jarang pada usia dibawah 3


bulan dan menjadi jarang pada usia lebih dari
36 bulan.

Frekuensi :
Di AS. Intusussepsi adalah penyebab utama dari

Sejarah :

obstruksi usus pada orang yang berumur 3 bulan

sampai dengan 6 bulan. Insidensnya adalah 1-4

Gambaran yang khas adalah bayi laki-laki


yang dahulunya sehat berusia 6 12 bulan tiba-

setiap seribu kelahiran.

tiba mendapat serangan nyeri pada perut dan


disertai dengan muntah.

Morbiditas/Mortalitas :

Nyeri terjadi setiap 10-20 menit .

Kebanyakan Pasien sembuh apabila diobati dalam

Pertama sekali buang air besar diare dan

24 jam

diikuti dengan muntah serta dalam 12 - 24 jam


Apabila diterapi mortalitasnya 1 3 %.

Tetapi bila dibiarkan tanpa dirawat akan


mengakibatkan kefatalan dalam 2 5 hari.

keluar darah atau lendir dari rectal.

Dalam tahap awal pasien kelihatan sakit


pada perut.

Letargi adalah gambaran awal yang sangat

dominan, walau bagaimanapun proses ini


berlanjut terus.

Proses yang mengakibatkan terjadinya titik


lemah
o Meckel

Trias klasiknya adalah nyeri pada perut,

muntah, dan buang air besar disertai darah atau


lendir. Ini terjadi hanya pada 21 % kasus.

diverticulum
o Polip
Intestinal
(Peutz

Pemeriksaan Fisik

Jeghers

Biasanya perut lembut tetapi kadang-

kadang dapat terjadi distensi dan mengeras


Massa dapat diraba pada kuadran atas

Berak darah dan lendir dapat dijumpai pada


Kebanyakan pasien 75 % tanpa tinja
berdarah

dan

pada

test

tinja

dijumpai

perdarahan yang samar.


Demam adalah gambaran terakhir yang

familial
Polyposis
polyposis)
o Lymphosarco

50 % kasus.

syndrome,

coli. Juvenila

kanan

dijumpai dan diduga disebabkan oleh sepsis

ma intertinal
o Trauma
tumpul
abdomen
dengan
hematom

dari usus.

pada

Kebanyakan penyebabnya adalah Idiopatik. Pada


bayi dan pasien yang berumur dari 3 tahun dapat
disebabkan :
Faktor Predisposisi
-

usus

atau

Penyebab :

Penyakit pada saluran pernapasan


atas.

Diare

Henoch Schonlein purpura

Cystic Fibrosis

Pemasangan NGT yang terlalu lama

mesenterium.
o Hemangioma
o Benda asing
o Henoch

Schonlein
purpura
(hematom
pada

usus

halus

yang

disebabkan
oleh
intusussepsi

pada

usus

halus).

Pemberian cairan untuk rehidrasi dan


stabilisasi diperlukan

Ba Enema

diperlukan untuk diagnostik

Masalah lain yang perlu diwaspadai :

pada 95 % kasus intusussepsi. Dapat sebagai

Adhesive band

terapi pada kasus yang kurang dari 24 jam

Volvulus

Perawatan pasien lebih jauh lagi :

Meckel diverticulum

Proses lain yang menyebabkan sakit


pada perut

dari 10% pasien dengan gambaran radiologi

atau perdarahan pada gastro

menunjukkan gambaran reduksi yang berhasil,

intestinal
-

Konsultasi pada bagian bedah, karena lebih

kembali berulang dalam 24 jam pertama.


Mensenteric adenitis
Komplikasi

Studi laboratorium

Perdarahan usus

Diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui

Perforasi usus dan nekrosis

adanya demam, dehidrasi atau pasien yang

Shock dan sepsis

tidak stabil

Recurence

Pemeriksaan Imaging :
Jika

disangka

Prognosa :
intusussepsi

dilakukan pemeriksaan Ba Enema dengan


cepat. Kontra indikasi pada pasien yang jelas
dengan tanda tanda akut abdomen (tanda
peritonitis atau pada pasien-pasien yang tidak
stabil).

Foto Polos Abdomen dapat normal


pada awal penyakit atau dapat menunjukkan
perforasi dari obstruksi, atau gambaran masa
dari intusussepsi disebelah kanan.

USG

dapat

mendiagnosa

intusussepsi

Perawatan di Ruang Gawat Darurat :

Prognosa baik apabila didiagnosis dan diobatai


dengan cepat. Kalau tidak komplikasi dapat terjadi