Anda di halaman 1dari 13

1.

jelaskan lingkungan pelaporan keuangan Amerika Serikat termasuk hal-hal berikut:


a. Kekuatan yang memengaruhi isi laporan keuangan wajib
b. Badan pembuat aturan dan badan pengatur yang merumuskan GAAP yang
digunakan dalam laporan keuangan.
c. Pemakai informasi keuangan dan sumber informasi alternatif yang tersedia di luar
laporan keuangan wajib.
d. Mekanisme pelaksanaan dan pengawasan untuk memperbaiki integritas laporan
keuangan wajib.
Jawab :
2. Mengapa pengumuman laba dilakukan sebelum laporan keuangan diterbitkan?
Informasi apa yang diperoleh saat pengumuman laba dan apa bedanya dengan laporan
keuangan?
Jawab :
Pengiriman laba tersedia untuk para pelaku pasar modal melalui publikasi keuangan
seperti 'the wall street journal. Pengumuman laba memberikan ringkasan informasi
penting mengenai posisi keuangan dan kinerja perusahaan baik untuk periode
kuartalan maupun tahunan
jika laporan keuangan menyajikan informasi rinci yang berguna untuk analisis,
penelitian memperlihatkan bahwa sebagian reaksi harga saham yang disebabkan oleh
informasi keuangan kuartal (paling tidak laba) terjadi pada saat pengumuman laba, bukan
pada saat laporan keuangan penuh dipublikasikan. Artinya investor kemungkinan tidak dapat
memperoleh keuntungan dari ringkasan informasi yang telah dipublikasi sebelumnya.
Informasi rinci pada laporan keuangan dapat dianalisis untuk memberikan gambaran
mengenai kinerja dan prospek perusahaan masa datang yang tidak dapat diperoleh, dari
ringkasan informasi saat pqngumuman laba.
3. Jelaskan isi dan tujuan paling tidak empat laporan keuangan yang perlu diserahkan
kepada SEC ?
Jawab :

From 10-K (laporan tahunan) isinya adalah laporan keuangan tahunan serta analisis

dan diskusi manajemen yang telah diaudit


From10-Q (lapoaran kuartal) isinya adalah laporan keuangan kuartalan serta analisis

dan diskusi manajemen


From 20-F (laporan registrasi) isinya adalah rekonsiliasi dari laporan yang
menggunakan basis akuntansi selain standar AS sampai standar akuntansi AS

From 8-K (laporan saat ini) laporan yang dibuat 15 hari setelah kejadian berikut : 1.
Perubahan dalam pengendalian manajeme, 2. Akuisis, 3. Kebangkrutan, 4. Pergantian
auditor, 5. Pengunduran diri direksi

4. Apakah landasan dari prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum @enerally


accepted accounting principles-GAAP)?
Jawab :
Laporan keuangan dibuat berdasarkan prinsip-prinsip akuntani yang berlaku umum
(generally accepted accounting principles-GAAp), yang merupakan aturan dan panduan
akuntansi keuangan. Aturan ini menentukan kebijakan pengukuran dan pengakuan seperti
bagaimana pengukuran suatu aktiva, kapan utang harus diakui, kapan pendapatan dan
keuntungan diakui, serta kapan beban dan kerugian diakui. Aturan ini juga mengatur
informasi apa yang harus disajikan pada catatan. Pemahaman atas prinsip akuntansi ini
penting bagi analisis laporan keuangan yang efektif.
5.

jelaskan bagaimana standar akuntansi ditetapkan.

Jawab :
Penetapan standar oleh FASB merupakan suatu proses politik, dengan partisipasi
pengguna laporan keuangan yang makin meningkat. Meskipun aiasan logis dan hasil
penelitian memegang peranan penting dalam penetapan standar, namun standar akhir
merupakan hasil dari proses politik. Berbagai kelompok melakukan lobi untuk kepentingan
mereka. Diharapkan proses ini membuat FASB dapat menyeimbangkan biaya dan manfaat
dari suatu usulan standar. Namun, dari sudut pandang analis, proses politik ini kadang kala
menghasilkan standar yang merupakan hasil kompromi sehingga kurang mewajibkan
informasi yang paling relevan. Sebagai contoh adalah kontroversi mengenai kompensasi
berbasis saham (executive stock options_ESo). Meskipun FASB telah melakukan
pemungutan suara untuk mengharuskan biaya kompensasi berbasis saham dimasukkan dalam
penghitungan laba, lobi kuat yang dilakukan perusahaan silicon valey memaksa FASB untuk
berubah. Akhirnya FASB mengeluarkan standar iunak (sFAS 123) yangtidak mengharuskan
perusahaan untuk mengakui biaya kompensasi berbasis saham dalam laba mereka.
Perusahaan diperbolehkan untuk.menyajikan beban ini pada catatan atas laporan keuangan.
6. Siapakah yang memiliki tanggung jawab utama atas kewajaran dan akurasi laporan
keuangan perusahaan?
Jawab :

Pihak yang paling bertanggung jawab atas laporan keuangan yang wajar dan akurat
adalah manajer.
7. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan pilihan yang diambil seorang manajer
dalam penyusunan laporan keuangan.
Jawab :
Manajer memiliki kontrol utama atas integritas sistem akuntansi dan catatan keuangan
yang digunakan untuk membuat laporan keuangan. Penilaian manajemen diperlukan dalam
penentuan angka-angka pada laporan keuangan. Meskipun standar akuntansi be;usaha
mengurangi subjektivitas dan arbitrasi dari penilaian ini, namun subjektivitas tidak bisa
seluruhnya dihilangkan. Penilaian manajer dilakukan karena standar akuntansi sering kali
mernungkinkan manajer untuk memilih di antara alternatif metode akuntansi dan juga karena
estimasi diperlukan untuk dapat rnenghitung angka akuntansi.
8. jelaskan kekuatan yang dapat membatasi kemampuan manajemen untuk mengelola/
melakukan manajemen laba dalam laporan keuangan.
Jawab :
Manajer juga memiliki kekuatan penyeimbang dari keinginan para pemakai laporan
keuangan dalam menetapkan standar. Jika pemakai laporan keuangan melihat manfaat dari
suatu standar atau pengungkapan baru, manajer melihat biayanya. Biasanya manajer akan
menolak standar yang: (1) mengurangi laba yang dilaporkan; (2) meningkatkan fluktuasi
laba; atau (3) rnengungkapkan informasi kompetitif mengenai segmen, produk, atau rencana
tertentu.
9. jelaskan sumber informasi alternatif di luar laporan keuangan wajib yang tersedia bagi
investor dan kreditor?
Jawab :

10. jelaskan tugas-tugas yang dilakukan perantara keuangan atas nama pemakai laporan
keuangan.
Jawab :
Pengumpulan informaSi. Proses ini mencakup penelitian dan pengumpulan informasi
mengenai perusahaan vang tidak langsung tersedia. Kemampuan untuk mendapatkan

informasi khusus mengenai suatu perusahaan membedakan analis yang baik dengan
analis rata-rata-baik informasi yang berasal dari perusahaan maupun yang diperoleh
melalui penyelidikan mereka sendiri.
Interpretasi informasi. Salah satu tugas penting dari seorang perantara adalah
menginterpretasi informasi dengan cara yang berarti dan ekonomis. Analis harus
menggunakan keahlian analisis ulaha dan laporan keuangan. Hal penting dalam
interpretasi adalah kemampuan untuk menilai kejadian ekonomis yang belum
tercermin pada angka akuntansi. Hasil biasanya merupakan Iaporan penelitiarl
investasi atau suatu komentar.
Analisis prospektif. Hal ini merupakan tugas akhir bigi perantara informasimencakup baik analisis usaha rnaupun analisis laporan keuangan. Hasilnya terdiri atas
prediksi laba dan arus kas serta peringkat utang.
Rekomendasi. Analis kadang kala juga memberikan rekomendasi khusus, seperti
rekomendasi untuk membeli/menahan/menjual suatu saham dan obligasi.
11. Jelaskan batasan materialitas dan konservatisme dari akuntansi keuangan.
Jawab :
Materialitas (materiality), menurut FASB, merupakan "sejauh mana kelalaian
mencantumkan atau salah saji informasi akuntansi yang, dengan memerhatikan situasi,
memungkinkan penilaian seseorang yang menggunakan informasi tersebut akan berubah atau
terpengaruh dengan kelalaian atau salah saji tersebut." Salah satu masalah dalam materialitas
adalah kekhawatiran bahwa pembuat laporan keuangan dan auditor mereka menggunakan hal
ini untuk menghindari pengungkapan yang tidak diinginkan. Hal ini diperkuat oleh fakta
tidak adanya kriteria yang menjadi panduan pembuat atau pemakai informasi untuk
memisahkan pos yang material dengan yang tidak material. Konservatisme (conservatisz)
terkait dengan melaporkan pandangan yang paling tidak optimis saat menghadapi
ketidakpastian pengukuran. Konservatisme mengurangi tingkat keandalan dan relevansi
informasi akuntansi melalui dua cara, Pertama, konservatisme menyajikan aktiva dan laba
terlalu rendah. Kedua, konservatisme menyebabkan penundaan pengakuan kabar baik pada
laporan keuangan, namun secepatnya mengakui kabar buruk. Konservatisme memiliki
implikasi penting bagi analisis. jika tujuan analisis adalah penilaian ekuitas, penting untuk
mengestimasi bias konservatisme pada laporan keuangan dan membuat penyesuaian yang
layak sehingga pengukuran aktiva bersih dan laba bersih menjadi lebih baik

12. Jelaskan bukti empiris yang memperlihatkan bahwa informasi akuntansi keuangan
relevan untuk pengambilan keputusan.
Jawab :
Relevan (relevance) merupakan kapasitas informasi untuk memengaruhi suatu
keputusan dan merupakan kualitas primer pertama atas informasi akuntansi. Informasi dapat
relevan dalam dua cara. Pertama, informasi dapat langsung membantu pembuat keputusan
memprediksi hasil di masa depan. Informasi tersebut relevan karena memiliki "nilai prediksi"
(predictive value). Kedua, informasi dapat membantu pemakai menegaskan atau mengubah
prediksi. Informasi tersebut relevan karena memiliki nilai "rlmpan balik" (feedback value)
13. jelaskan paling tidak empat kelemahan utama informasi laporan keuangan.
Jawab :
14. Sulit untuk mengukur kinerja usaha suatu perusahaan dalam jangka pendek dengan
hanya menggupakan pengukuran arus kas karena masalah tepat waktu dan pengaitan
atau penandingan (matching). Jelaskan masalah ini dan sebutkan paling tidak satu
contoh untuk tiap masalah.
Jawab :
15. lelaskan kriteria yang dibutuhkan suatu usaha untuk mengakui pendapatan.
Jawab :
Pendapatan diakui saat diperoreh dan saat direalisasi atau dapat direalisasi.
Pendapatan terjadi ketika perusahaan menyerahkan produk atau jasanya. Hal ini berarti
bahwa perusahaan telah melakukan tugasnya. Pdndapatan direalisasi saat memperoleh kas
dari penyerahan barang atau jasa. Pendapatan dapat direalisasi saat memperoleh aktiva
(biasanya piutang) yang dapat diubah menjadi kas atau setara kas, dari penyerahan barang
dan jasa. Menentukan saat pengakuan pendapatan kadang kala sulit dilakukan. Meskipun
pendapatan biasanya diakui saat terjadi penjualan (saat penyerahan barang), pendapatan juga
dapat diakui saat barang atau jasa masih dalam produksi, selesai diproduksi, atau saat kas
diterima, tergantung dari keadaan
16. lelaskan kapan biaya harus diakui sebagai beban.
Jawab :

Beban yang berasal dari produksi suatu produk atau jasa disebut biaya produk (product
cosfs), dan diakui saat produk atau jasa diserahkan. Seluruh biaya produk disajikan
bersamaan pada biaya penjualan (cost of sares) tetapi akan berada pada akun persediaan
hingga dapat dikaitkan dengan pendapatan. Beban lainnya adalah, biaya periode (period
cosfs), biasanya dikaitkan dengan pendapatan periode tertentu
17. Bedakan antara akrual jangka pendek dan jangka panjang.
Jawab :
Akrual jangka pendek (short-term accruals) mengaiu pada perbedaan waktu yang
pendek antara laba dan arus kas. Akrual ini menyebabkan adanya pos modal kerja pada
neraca (aktiva iuncar dan kewajiban lancar) serta disebut juga akrual modal kerja (working
capital accrual). Akrual jangka pendek biasanya berasal dari persediaan dan transaksi kredit
yang menimbulkan semua bentuk piutang dan kewajiban seperti debitor dan kreditor
transaksi perdagangan, beban dibayar di muka, dan penerimaan uang muka. Akrual jangka
panjang (Iong-term accrual) disebabkan oleh kapitalisasi. Kapitalisasl aktiva merupakan
proses penangguhan biaya yang terjadi pada periode kini karena manfaatnya diharapkan
terjadi pada periode masa depan. Proses ini menimbulkan aktiva jangka panjang seperti
bangunan, mesin, dan muhibah (goodwill). Biaya dari aktiva ini dialokasi sepanjang periode
masa manfaat dan menjadi bagian terbesar akruai jangka panjang
.
18. Jelaskan mengapa pengukuran kinerja melalui akrual Iebih berguna dibandingkan
pengukuran arus kas.
Jawab :
Akuntansi akrual mengatasi keterbatasan arus kas bebas dengan mengapitalisasi
investasi pada aktiva jangka panjang dan mengalokasi biayanya sepanjang periode masa
manfaat. Proses kapitalisasi dan alokasi ini memperbaiki relevansi laba baik melalui
pengurangan volatilitasnya maupun melalui pengaitan biaya investasi jangka panjang dengan
manfaatnya, Keunggulan akrual dalam menyajikan informasi relevan atas kinerja dan kondisi
keuangan suatu perusahaan
19. Apakah faktor-faktor yang membuat akuntansi akrual lebih unggul dibandingkan
akuntansi kas? Jelaskan.
Jawab :

20. lnformasi akuntansi akrual secara konseptual lebih relevan dibandingkan arus jelaskan
penemuan empiris yang mendukung keunggulan akuntansi akrual.
Jawab :
21. Informasi akuntansi akrual, informasi arus kas, dan ramalan analis merupakan
informasi rrntuk investor. Bandingkan dan bedakan masing-masiag sumber ini
sehubungan dengan relevansi dan keandalannya.
Jawab :
22. jelaskan bagaimana prinsip akuntansi, dalam kasus tertentu, menimbulkan perbedaan
antara informasi lapotan keuangan dengan realitas ekonomi.
Jawab :
23. jelaskan bagaimana estimasi dan penilaian penyusun laporan keuangan dapat
menimbulkan perbedaan antara informasi.laporan keuangan dengan realitas ekonomi.
Jawab :
24. Apakah analisis akuntansi? ]elaskan.
Jawab :
Analisis akufiansi merupakan proses evaluasi sejauh mana angka akuntansi
Perusahaan mencerminkan realitas ekonomi. Analisis akuntansi mencakup sejumlah
pekerjaan yang berbeda, seperti mengevaluasi risiko akuntansi perusahaan dan kualitas laba,
mengestimasi kekuatan laba, dan membuat penyesuaian yang diperlukan agar' Iaporan
keuangan dapat lebih baik mencerminkan realitas ekonomi dan dapat membantu analisis
keuangan.
25. Bagaimana proses untuk melakukan analisis akuntansi? jelaskan,
Jawab :
Analisis akuntansi merupakan proses yang digunakan analis unfuk mengidentifikasi
dan menilai distorsi akuntansi dalam laporan keuangan perusahaan. Proses ini juga mencakup
membuat penyesuaian yang dibutuhkan pada laporan keuangan untuk mengurangi distorsi
dan membuat laporan keuangan bermanfaat untuk analisis keuangan
26. Mengapa terjadi distorsi akuntansi? Jelaskan.
Jawab :

Distorsi ini timbul dari sifat akuntansi akrual-yang meliputi standar, kesalahanestimasi, keseimbangan antara relevan dan andal, serta kebebasan dalam aplikasinya.
27. Mengapa manajer melakukan manajemen laba?
Jawab :
Penggunaan penilaian dan estimasi dalam akuntansi akrual mengizinkan manajer
untuk menggunakan informasi dalam dan pengalaman mereka untuk menambah kegunaan
arrgka akuntansi. Namun, beberapa manajer menggunakan kebebasan ini untuk rnengubah
angka akuntansi, terutama laba' untuk keuntungan pribadi, sehingga mengurangi kualitasnya.
Manajemen laba terjadi karena beberapa alasan, seperti untuk meningkatkan kompensasi,
menghindari persyaratan utang, memenuhi ramalan analis, dan memengaruhi harga saham
28. Apakah strategi manajernen laba yang terkenal? Jelaskan,
Jawab :
Terdapat tiga jenis strategis laba. (1) Manajer meningkatkan laba periode kini. (2) Manajer
rnelakukan "mandi besar" (big bath) melaluipengurangan laba periode ini. (3) Manajer
mengurangi fluktuasi laba dengan perataan laba (income smoothing). Sering kali manajer
melakukan satu atau kombinasi dari tiga strategi ini pada waktu yang berbeda untuk
mencapai tujuan manajemen laba jangka panjang.
29. jelaskan apa arti manajemen laba dan insentif apa yang membuat manajer melakukan
manajemen laba.
Jawab :
Manajemen laba dapat dilakukan melalui dua cara: (1) mengubah metode akuntansi,
yang merupakan bentuk manajemen laba yang paling jelas terlihat, dan (2) mengubah
estimasi dan kebijakan akuntansi yang menentukan angka akuntansi, suatu bentuk
manajemen laba yang lebih samar. Manajemen laba merupakan suatu realitas akuntansi
akrual yang enggan diterima oleh para pemakai. Meskipun penting.untuk diketahui bahwa
manajemen laba tidak dilakukan sejauh yang telah dipublikasikan pers keuangan, tidak
diragukan bahwa manajeme laba merusak kredibilitas informasi akuntansi
30. Jelaskan peranan informasi akuntansi akrual dan informasi arus kas dalam model
penilaian perusahaan Anda.
Jawab :

31. Jelaskan bagaimana konsep dan standar akuntansi, dan laporan keuangan yang
disusun berdasarkan konsep tersebut, tidak dapat terhindar dari pengaruh penilaian
dan insentif individu?
Jawab :
32. Apakah Anda mau membayar lebih mahal atau lebih murah untuk saham suatu
perusahaan, saat informasi akuntansi yang diberikan pada Anda tidak diaudit?
jelaskan.
Jawab :
33. Apakah yang dimaksud dengan standar auditing yang berlaku umum (generally
accepted auditing standards-GAAS)?
Jawab :
Auditor biasanya melakukan audit sesuai dengan standar auditing yang berlaku umum
(generally accepted auditing standards-GAAS). Standar audit merupakan alat pengukur untuk
menilai kualitas prosedur audit. Standar ini bertujuan untuk memastikan tanggung jawab
auditor dengan jelas dan dinyatakan dengan tegas serta bahwa tingkat tanggung jawab yang
diasumsikan telah jelas bagi pemakai laporan keuangan.
34. Apakih prosedur auditing? Apakah tujuan dasar audit laporan keuangan?
Jawab :
Tujuan utama audit laporan keuangan adalah untuk mengidentifikasi kesalahan dan
penyimpangan, yang jika tidak terdeteksi akan memberikan dampak material pada kewajaran
penyajian dan kesesuaian laporan keuangan dengan GAAP. Agar fisibel dan dapat dibenarkan
secara ekonomis proses audit bertujuan untuk mencapai tingkat kbpastian yang wajar atas
data yang ditelah. Laporan audit dapat terkena kemungkinan kesalahan tersebut.
35. Apakah yang dicakup bagian pendapat dari laporan auditor?
Jawab :
Banyak- auditor berpendapat bahwa laporan ke:uangan disajikan dengan wajar jika
sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku unum dan kewajaran berarti hanya jika
diukur berdasarkan standar tertentu. Narnun pada beberapa kasus pengadilan, laporan
keuangan yang seharusnya disusun berdasarkan prinsip akuntansi ternyata menyesatkan

36. Apakah implikasi proses audit terhadap analisis keuangan?


Jawab :
Meskipun laporan keuangan yang telah diaudit memberikan keyakinan mengenai
hasil audit, harus diingat bahwa terdapat beberapa risiko jika kita bersandar pada hasil audit.
Risiko ini terkait dengan beberapa faktor seperti (1) ketidakmampuan dan atau keengganan
auditor untuk mendeteksi kecurangan pada tingkat tinggi dan untuk melakukan uji audit yang
diperlukan untuk menangkap kecurangan ini, (2) ketidakmampuan auditor untuk menilai
tingkat memburuknya situasi, (3) gambaran auditor mengenai sejauh mana tanggung jawab
untuk mencari dan mengungkapkan, dan (4) kualitas audit secara keseluruhan. Harus disadari
bahwa keseluruhan proses audit merupakan kemungkinan risiko yang harus clihadapi.
Aplikasi audit tanpa cacat tidak selalu menghasilkan tingkat kepastian yang lengkap dan tidak
dapat memastikan bahwa auditor teiah mengungkapkan semua fakta. Terutama pada kasus di
mana terjadi kolusi manajemen tingkat tinggi. Ketergantungan proses audit terhadap
penilaian manusia juga menyebabkan beragamnya tingkat kualitas audit
37. Seorang auditor tidak menyusun laporan keuangan tetapi mengumpulkan sampel dan
meneliti data untuk memberikan pendapat profesional mengenai apakah laporan
keuangan disajikan wajar. Sebutkan implikasi potensial dari tanggung jawab auditor
terhadap pemakai yang bersandar pada laporan keuangan.
Jawab :
Laporan keuangan telah diaudit. Hal ini ditujukan sebagai penjabaran proses. Laporan
keuangan merupakan tanggung jawab manajemen dan pendapat atas
laporan keuangan merupakan tanggung jawab auditor. Hal ini memberikan pemakai
arah tanggung jawab yang diasumsikan atas masing-masing pihak.
Audit dilakukan sesuai dengan standar audit yang diterima umum dan dirancang
untuk mendapatkan tingkat kepastian yang layak bahwa laporan keuaigan bebas dari
salah saji yang material.
Auditor menerapkan prosedur-proSedur agar memperoleh keyakinan memadai bahwa
laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit meIiputi: (1)
pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan
pengungkapan dalam laporan keuangan; (2) penilaian atas prinsip akuntansi yang
digunakan dan estimasi yang dibuat manajemen; (3) evaiuasi terhadap penyajian
laporan keuangan secara keseluruhan.

Apakah laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,
posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas perusahaan untuk periode pelaporan
38. Apakah implikasi referensi auditor pada GAAP atas analisis laporan keuangan?
Jawab :
Saat akuntan pubiik memberikan pendapat dengan kualifikasi, analisis kita memiliki masalah
interpretasi. Yaitu, apakah arti dan tujuan kualifikasi tersebut? juga apakah dampak
kualifikasi pada ketergantungan kita pada laporan keuangan? Kegunaan kualifikasi untuk
analisis kita bergantung pada selauh manl informasi dan data pelengkap tambahan dapat
digunakan untuk menilai dampaknya. Dimensi lain yang menambah kebingungan dan
kesulitan interpretasi adalah saat akuntan publik rnencantumkan informasi penjelas pada
laporannya, hanya untuk menekankan, tanpa pernyataan kesimpulan atau suatu kualifikasi.
Kita hanya dapat menduga mengapa suatu hal tertentu ditekankan dan mengapa auditor
berusaha untuk memberikan laporan tanpa kualifikasi atau cadangan.
39. Apakah kondisi yang memungkinkan risiko audit yang lebih tinggi?
Jawab :
40. Jelaskan Z-+0A Citigroup saat ini diaudit oleh KPMG Peat Marwick. Siapa yang
membayar PMG untuk melakukan audit di Citigroup? Untuk siapa keyakinan yang
diberikan KPMG mengenai kewajaran laporan keuangan Citigroup? Sebutkan dua
kekuatan pasar yang dihadapi KPMG yang menimbulkan kemungkinan bahwa
akuntan publik tersebut akan melakukan audit secara efektif dengan memerhatikan
kepentingan para pemakai laporan keuangan.
Jawab :
41. Kantor akuntan publik telah diminta untuk menilai laba per saham yang di- Iaporkan
suatu perusahaan relatif terhadap ekspektasi laba per saham pasar(atau konsensus
ramalan analis) saat menetapkan tingkat salah saji yang dianggap dapat diterima
(dengan batasan materialitas). Jelaskan mengapa salah saji sebesar $0,01 bisa jadi
tidak signifikan untuk satu perusahaan tetapi signifikan untuk perusahaan yang lain?
Jawab :
42. Apakah arli kualitas laba? Mengapa pemakai menilai kualitas laba? Faktor utama
apakah yang menentukan kualitas laba?

Jawab :
Kualitas laba mengacu pada relevansi laba dalam mengukur tingkat kinerja
perusahaan. Faktor utama apakah yang menentukan kualitas laba adalah Prinsip akuntansi,
Aplikasi akuntansi dan Risiko usaha.
43. Apakah yang dimaksud dengan beban yang fleksibel (disoetionary expenses)?
Mengapa beban ini penting untuk rnenganalisis kualitas laba?
Jawab :
Pengeluaran yang fleksibel (discretionary expenditures) merupakan pengeluaran yang
dapat dipindahkan antarperiode untuk membuat cadangan dan atau memengaruhi laba. Untuk
alasan tersebut pengeluaran ini memerlukan perhatian khusus. Pengeluaran ini sering kali
disajikan pada laporan laba rugi atau catatan atas laporan keuangan, dan karenanya evaluasi
pengeluaran ini mengacu pada analisis kualitas laba pada laporan laba rugi.
44. Apakah hubungan antara nilai aktiva dengan laba yang dilaporkan? Apakah hubungan
antara nilai kewajiban yang dilaporkan, termasuk cadangan, dan laba yang
dilaporkan?
Jawab :
jika qltiva dinyatakan teilalu tinggi, maka laba kumulatif dinyatakan terlalu tinggi.
Hal ini dapat dibuktikan karena laba tidak dikenakan beban yang diperiukan untuk
menurunkan nilai aktiva menjadi nilai realisasinya. Contohnya meliputi penangguhan dalam
pengakuan penurunan nilai aktiva, persediaan yang usang atau fasilitas dan peralatan yang
tidak produktif, serta saldo penyisihan piutang tak tertagih yang dicatat terlalu rendah.
Sebaliknya, jika aktiva dinyatakan terlalu rendah, maka laba kumulatif juga menjadi terlalu
rendah. Contohnya adalah tidak diakuinya kenaikan nilai dari bisnis yang diakuisisi yang
dicatat pada harga perolehannya

45. Bagaimana analisis neraca digunakan sebagai pengukur validitas dan kualitas laba?
Jawab :
46. Apakah dampdk faktor eksternal terhadap kualitas laba?
Jawab :

47. jelaskan bagaimana manajemen laba memengaruhi kualitas laba. Bagaimana


membedakan manajemen laba dengan pelaporan yang curang?
Jawab :
48. Identifikasi dan jelaskan tiga bentuk manajemen laba yang dapat mengurangi kualitas
laba.
Jawab :
49. Apakah faktor dan insentif yang memotivasi perusahaan (manajemen) untuk
melakukan manajemen laba? Apakah implikasi insentif ini terhadap analisis laporan
keuangan?
Jawab :
Sebelum menentukan apakah suatu perusahaan melakukan manajemen laba, seorang
analis harus memeriksa hal berikut:

Insentif melakukan manajemen laba. Manajemen laba tidak diiakukan kecuali jika
terdapat insentif bagi'manajer. Insentif ini telah dibahas sebelumnya dan seorang

anaiis harus mempertimbangkan insentif tersebut.


Reputasi dan masa lalu manajemen. Perlu untuk menilai reputasi dan integritas
manajemen. Membaca laporan keuangan periode lalu, persyaratan SEC, laporan audit,
penggantiah auditor, dan media keuangan memberikan informasi yang berguna untuk

masalah ini.
Pola yang konsisten. Tujuan manajemen laba adalah memengaruhi angka paiing
bawah seperti laba atau rasio utama seperti debt to equity atau interest coverage. Perlu
diverifikasi apakah komponen laba (atau neraca) tertentu telah diubah untuk tujuan
tertentu. Misalnya, jika suatu perusahaan terlihat meningkatkan laba melalui,
katakanlah, kebijakan pengakuan pendapatan, sementara pada saat yang sama
menurunkan laba meialui perubahan metode persediaan, maka kemungkinan

perusahaan melakukan laba menjadi kecil.


Kesernpatan melakukan manajemen laba. Sifat aktivitas usaha n:ienentukan sejauh
mana manajemen laba/apat diiakukan. Jika sifat aktivitas usaha membutuhkan
peniiaian yang cukup banyak untuk menentukan angka laporan keuangan, maka
semakin besar kesempatan untuk melakukan manajemen laba.

Anda mungkin juga menyukai