Anda di halaman 1dari 12

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

BAB III
TANGGA
a. Pendahuluan
Pada bagian ini akan membahas perhitungan struktur sebuah struktur tangga dengan aplikasi
SAP2000 versi 18. Properties yang digunakan dalam desain struktur tangga tersebut adalah sebagai
berikut :
Number of Stories

:7

Story Height

:5

Stair Projected Length : 8


Left Level Width, -X

:9

Right Level Width, -X : 9.5


Opening Btw. Stairs

: 1.9

Width 1, -Y

:6

Stair Width 2, +Y

: 6.2

b. Analisis dengan software SAP2000


1. Menentukan geometri struktur portal.
a) Pilih File > New Model, sehingga tampil window seperti gambar dibawah.

Gambar 3.1 New Model

b) Ubah unit menjadi KN, m, C, lalu pilih template Staircases seperti pada gambar 1.1
c) Pada window Staircases, isikan property tangga yang akan dibuat seperti pada gambar.

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Gambar 3.2 Quick Grid Lines

Gambar 3.3 Tampilan tangga

2. Menentukan material beton tangga.


a) Pilih menu Define > Materials untuk menampilkan window Define Materials.

Gambar 3.4 Define Materials

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

b) Pilih Add New Material. Pilih material type Concrete. Klik OK.

Gambar 3.5 Add Materials

c) Ganti Material Name dengan TANGGA. Lalu isikan Weight per Unit Volume = 24, Modulus
of Elasticity = 743135.25, dan fc = 25 MPa.

Gambar 3.6 Material Property

3. Menentukan pembebanan
M. Hafidz Nur Maarif
15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Untuk analisa struktur tangga tersebut, direncanakan terdapat 2 macam kombinasi Load case, yaitu
beban mati (Dead load) dan beban hidup (Live load).
a) Pilih menu Define > Load Patterns (atau Load Cases pada versi SAP2000 yang lama).

Gambar 3.7 Define Load Patterns

b) Pada window Define Load Patterns, masukkan kedua pembebanan tadi seperti pada gambar
diatas.
4. Menentukan beban
a) Beban Mati
Untuk memasukkan beban mati, tekan Ctrl + A, lalu pilih menu Assign > Area Loads >
Uniform (Shells)

Gambar 3.8 Uniform loads

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Pada window Assign Area Uniform Loads, pilih Load Pattern DEAD dan masukkan nilai
beban 1 kN/m2.

Gambar 3.9 Beban mati

b) Beban Hidup
Untuk memasukkan beban mati, tekan Ctrl + A, lalu pilih menu Assign > Area Loads >
Uniform (Shells)

Gambar 3.10 Uniform loads

Pada window Assign Area Uniform Loads, pilih Load Pattern LIVE dan masukkan nilai beban
3 kN/m2.

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Gambar 3.11 Beban hidup

5. Menentukan tumpuan
a. Pilih menu View > Set 3D View untuk menampilkan Set 3D View window.

Gambar 3.12 Set 3D view

b. Masukkan 270 pada Plan, 90 pada Elevation, dan 0 pada Aperture. Klik OK.

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Gambar 3.13 3D view

c. Seleksi titik pada bagian paling kiri dan paling kanan.

Gambar 3.14 Seleksi joint

d. Pilih menu Assign > Joints > Restraints. Pilih tumpuan jepit

Gambar 3.15 Assign joint

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

. Klik OK.

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

6. Mengubah Local Axis


a) Pilih menu Assign > Area > Local Axis. Masukkan nilai angle -90.

Gambar 3.16 Assign Local Axes

7. Cek terhadap struktur


a) Pilih menu Analize > Run Analysis atau tekan F5 pada keyboard.

Gambar 3.17 Load case

Pastikan kolom Action pada MODAL berada pada pilihan Do not Run dengan cara memilih
MODAL, lalu klik tombol Run/Do not Run Case. Lalu klik Run Now.

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Komputer akan memroses selama beberapa saat. Lalu akan muncul hasil seperti gambar
dibawah.

Gambar 3.18 Hasil reaksi

Untuk melihat apakah struktur tersebut sudah aman dalam menahan beban beban yang ada,
klik ikon

pada toolbar. Pilih Shells.

Gambar 3.19 Member force

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Pilih M11. Maka akan terlihat hasil reaksi dengan kode warna seperti gambar dibawah.

Gambar 3.20 Cek struktur

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

1. Melihat hasil deformasi struktur


Moment 11
a) Pilih tanda kebawah pada ikon

di toolbar, pilih Shells.

Gambar 3.21 Member force

Sesuaikan seperti gambar 1.32. Klik OK.

Gambar 3.22 M11 loads

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015

Departemen Teknik Sipil

Praktikum Aplikasi Software

Moment 22
a) Pilih tanda kebawah pada ikon

di toolbar, pilih Shells.

Gambar 3.23 Member force

Sesuaikan seperti gambar 1.35. Klik OK.

Gambar 3.24 M22 loads

M. Hafidz Nur Maarif


15/386656/SV/10042

D3 B 2015