Anda di halaman 1dari 2

Deskripsi Buah dan Benih

Polong tebal, berambut halus dan bertangkai.


Menyempit diantara biji-biji 15-20 cm x 1,5-2 cm,
berisi 5- 10 butir biji berbentuk telur, coklat, merah
atau ungu mengkilap. Pada saat masih muda polong
berwarna hijau setelah tua berwarna coklat sampai
berwarna hitam. Dinding luar polong dapat lepas dari
dinding dalam dan membuka tidak beraturan.

persemaian. Biji akan berkecambah setelah sekitar 8


10 hari, dan tumbuh cepat mencapai tinggi 30-50 cm
dalam waktu 8-10 minggu.
Pembiakan dan Pemeliharaan
Yang perlu diperhatikan dalam mengembangbiakkan
tanaman dadap merah ini adalah perlu menempatkan
tanaman ini di bawah sinar matahari penuh tanpa
naungan, karena mengingat tanaman dadap merah
dapat tumbuh secara baik pada pelbagai keadaan
tanah, sedikit berpasir dan berdrainase baik maka
tidak perlu ada perlakuan istimewa untuk tanaman ini.
Selain itu dadap juga mampu tumbuh pada tanahtanah bergaram, tanah yang terendam air secara
berkala, dan tanah kapur berkarang dengan kisaran pH
tanah antara 4,5 8,0.

Bentuk Buah Dadap Merah (Foto: BPTH Sulawesi)


Pembungaan dan Pembuahan
Bunga-bunga tersusun dalam tandan berbentuk
kerucut, yang terletak di ujung pada cabang berdaun,
tunggal, tegak, panjang 40-60 cm, biasanya muncul
tatkala daun berguguran. Mahkotanya berwarna
merah jingga hingga merah gelap sehingga menarik
banyak burung berdatangan untuk menyerbukinya.
Kelopak berbentuk bulat telur terbalik yang melebar,
ujung kelopak seperti layu, sayap dan lunas putih
kehijauan dengan ujung berwarna merah.
Pengadaan Bibit Melalui Stek
Pengadaan bibit dadap merah secara sederhana dapat
dilakukan melalui stek besar. Stek besar dengan
panjang 2-3 m dan diameter 2-5 cm, didiamkan
sekurangnya 24 jam sebelum ditanam, agar tidak
mudah diserang jamur. Pada saat penanaman akan
dilakukan lebih baik jika ditanam dalam kondisi agak
kering. Untuk tiang-tiang pagar, dipakai stek yang
lebih besar lagi dengan diameter hingga 15 cm dan
perlu didiamkan (disimpan tegak berdiri) sekitar
seminggu sebelum ditanam. Calon tiang ini ditanam
pada jarak sekitar 2 m. Untuk peneduh dadap merah
biasa ditanam pada jarak 8 x 10 m.
Penanaman Bibit
Sebelum ditanam biji dadap merah harus
mendapatkan perlakuan pendahuluan. Biji-biji
hendaknya direndam dalam air hangat (800C) selama
10 menit, kemudian dilanjutkan dengan air biasa
hingga semalam, sebelum kemudian ditaburkan di

Bentuk bunga dadap merah


(Sumber: kfk.kompas.com)

Daftar Pustaka
Anonim, 2009. Erythrina crista-galli. Diakses tgl
16/5/2011.
Whistler AW and Elevitch RC., 2006. Erythrina
variegata (coral tree), (www.traditionaltree.org).
Diakses Tgl 23/5/2011.
Wikipedia, 2011. Dadap Merah Erythrina cristagalli. Diakses Tgl. 23/5/2011.
Yulistyarini T. dan Adi S., Jenis Polong-polongan
yang Berpotensi untuk Usaha konservasi Lahan
Kering. Kebun Raya Purwodadi LIPI. Kab.
Pasuruan. Diakses tgl. 16/5/2011.
DISIAPKAN OLEH BPTH SULAWESI
Penulis : Wanti Tampubolon (BPTH Sulawesi)
BPTH SULAWESI
Jl.Perintis Kemerdekaan Km.17,5 Makassar
Telepon/Fax : (0411) 550076/554501
Website : www.bpthsulawesi.net

Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan

INFORMASI SINGKAT BENIH


No.122, Nopember 2011

Erythrina crista-galli
Taksonomi dan Tatanama
Famili: Fabaceae
Sinonim: Corallodendron crista-galli (L.) Kuntze,
Erythrina crista-galli L. Var Backer. Hasskarlii,
Erythrina crista-galli L. var Lombardo. Leucochlora
A., Erythrina fasciculate Benth., Erythrina laurifolia
Jacq. Erythrina pulcherrima Tod., Erythrina speciosa
Tod.
Nama lokal/daerah: Dadap Merah (Indonesia),
Ceibo, Seibo (Spanyol), Corticeira (Portugis). Dalam
bahasa Inggris sering dikenal dengan nama Coral
Cockspur Tree.
Penyebaran dan Habitat
Dadap merah merupakan penghuni asli hutan-hutan
pantai mulai dari Afrika Timur, India, Asia Tenggara,
kepulauan Nusantara hingga Australia.
Dadap merah menyebar secara alami di pantai dan
daerah-daerah di belakangnya, terutama di dekatdekat muara sungai. Pohon ini tumbuh baik di daerah
lembab dan setengah kering, dengan curah hujan
800 1500 mm pertahun dan 5 6 bulan basah.
Ditanam untuk berbagai keperluan, dadap merah
sering dijumpai mulai dari wilayah pesisir hingga
elevasi sekitar 1500m dpl. Meskipun mampu hidup
pada pelbagai keadaan tanah, dadap menyukai tanahtanah yang dalam, sedikit berpasir dan berdrainase
baik. Dadap merah mampu tumbuh pada tanah-tanah
bergaram, tanah yang terendam air secara berkala, dan
tanah kapur berkarang.
Kegunaan
Dadap merah merupakan salah satu jenis tanaman
yang digunakan untuk usaha konservasi lahan kering
yang nantinya dapat dipakai sebagai tanaman penguat
teras. Daun-daun dadap merah yang muda dapat
digunakan sebagai sayuran. Daun ini berkhasiat
memperbanyak air susu ibu, membuat tidur lebih
nyenyak, bunganya pun dapat digunakan sebagai
ramuan untuk memperlancar haid. Cairan sari daun
yang dicampur dengan madu diminum untuk
mengobati cacingan, sari daun dadap merh yang
dicampur minyak jarak (kasteroli) digunakan untuk
menyembuhkan disentri. Daun dadap merah yang
dipanaskan digunakan sebagai tapal untuk
meringankan rematik.
Kulit batang dadap merah memiliki khasiat sebagai
pencahar, peluruh kencing dan pengencer dahak. Air

rebusan kulit atau daun berguna sebagai obat demam,


penyekit asma, mencret dan darah dalam air kencing.
Air perasan daun berguna sebagai obat borok.
Memiliki kandungan protein (dan nitrogen) yang
tinggi, daun-daun dadap merah dapat juga
dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau untuk pupuk
hijau. Sistem perakaran yang dalam dan intensif
sehingga mampu mengikat butiran-butiran tanah.
Tanaman ini juga bisa bertahan hidup meskipun
dilakukan pemangkasan padanya. Bunganya yang
cantik sehingga bisa digunakan sebagai tanaman hias.
Dadap mempunyai bintil akar yang banyak dan
kemampuan mengikat nitrogen yang tinggi.
Deskripsi Botani
Pohon yang berukuran sedang, mencapai tinggi 15-20
m dengan lingkar batang yang berukuran 50-60 cm.
Bagian kulit batang yang masih muda dan halus
bergaris-garis vertikal hijau, abu-abu, coklat muda
atau keputihan, batang biasanya dengan duri-duri
tempel kecil (1-2 mm) yang berwarna hitam.
Tajuknya serupa payung atau membulat renggang,
mengugurkan daun di musim kemarau.
Daun majemuk beranak daun tiga, hijau hingga hijau
muda, poros daun dengan tangkai panjang 10-40 cm.
Anak daun bundar telur terbalik, segitiga, hingga
bentuk belah ketupat dengan ujung tumpul, anak daun
ujung yang terbesar ukurannya, 9-25 x 10-30 cm.

Bentuk batang pohon dadap merah


(Foto: BPTH Sulawesi)

Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan