Anda di halaman 1dari 2

I.

PENDAHULUAN :
GO-JEK merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani
angkutan melalui jasa ojek. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2010 di Jakarta oleh
Nadiem Makarim. Layanan GO-JEK tersedia di wilayah Jabodetabek, Bali, Bandung,
Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Malang, Yogyakarta, Balikpapan dan
Manado. Awalnya gojek melayani lewat panggilan telepon saja. Seperti panggilan pada
taksi. Tetapi semakin kesini gojek semakin berkembang dan pada awal tahun 2015
kemarin, meluncurkan aplikasi android gojek. Dengan aplikasi ini, anda bisa memesan
secara online, membayar secara kredit dan mengetahui keberadaan driver yang akan
menjemput anda. inilah salah satu kelebihan dari gojek dibandingkan dengan ojek
pangkalan lainnya. Ini lebih memudahkan para pengguna melihat sekarang smartphone
seperti menjadi gaya hidup bagi orang perkotaan. Inovasi ini memberikan keuntungan
lebih banyak lagi pada pendiri gojek dan para driver gojek.
Pada awal pendaftaran menjadi driver gojek, akan terdapat berbagai pelatihan.
Bagaimana melayani pelanggan yang baik, tidak boleh ugal-ugalan di jalan, mematuhi lalu
lintas dan menggunakan pakaian yang safety. Pendiri gojek ini memang sangat
mengutamakan kepuasan pelanggan. Ketika menggunakan gojek anda akan diberikan
jaket, helm, penutup kepala dan juga masker. Jadi memang benar-benar mematuhi lalu
lintas yang ada. Selain itu para driver gojek juga diajari bagaimana menggunakan aplikasi
gojek, m-bangking dan masih banyak lainnya.
Untuk keuntungan, terdapat pembagian 20/80. 20% untuk kantor dan 80% untuk
driver. Terkadang para driver gojek bisa mendapatkan 10 sampai 20 pelanggan setiap
harinya. Apalagi gojek tak hanya melayani antar jemput orang saja. Tetapi juga bisa
mengirim paket, memesan makanan dan masih banyak lainnya. Merambahnya bisnis ojek
berbasis online Go-Jek yang sangat menjanjikan membuat ribuan orang akhirnya
memutuskan untuk beralih profesi atau hanya melakukannya sebagai pekerjaan sampingan
sebagai pengendara ojek untuk mendapatkan pendapatan. Mencari rezeki sebagai pengojek

berbasis aplikasi dinilai cukup menarik bagi banyak pihak. Terlebih lagi, perusahaan ojek
berbasis aplikasi menawarkan pembagian komisi yang menguntungkan bagi para
penggojek untuk setiap order yang dikerjakan.
II.

PERMASALAHAN :
Semakin maraknya pengendara ojek online tentunya juga membuat persaingan antar
pengendara jasa ojek online itu sendiri.
Alhasil tak sedikit di antara mereka yang melakukan kecurangan demi mendapatkan
penumpang dengan membuat orderan palsu atau melakukan order fiktif.
Meski telah mendapat berbagai kemudahan seperti itu, masih ada pengojek berbasis aplikasi
yang bertindak curang dengan mengakali pekerjaannya. Salah satu cara curang itu adalah
membuat order fiktif. Pengojek berbasis aplikasi berinisial NW menuturkan, cukup banyak
pengojek berbasis aplikasi membuat order fiktif dengan berpura-pura sebagai penumpang
yang memesan order sekaligus berperan sebagai pengojek yang menerima order tersebut