Anda di halaman 1dari 7

Pepsi Cos Diversification Strategy in 2014

COMPANY OVERVIEW
Pepsi Co adalah perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia, dengan pendapatan
bersih sekitar $66,4 miliar di tahun 2013. Portofolio bisnis perusahaan pada tahun 2014, meliputi
Frito-Lay Salty Snacks, Quaker Chewy Granola Bars, Pepsi Softdrink , Jus jeruk Tropicana,
Lipton Brisk Tea, Gatorade, Propel, SoBe, Quaker Oatmeal, Capn Crunch, Aquafina, Rice-ARoni, Aunt Jememima Pancake Mix dan produk-produk konsumsi lainnya. Produk-produk
perusahaan saling melengkapi satu sama lain, contohnya Tropicana Orange Juice dapat
dikonsumsi saat sarapan dengan Quaker Oatmeal, Doritos dan Mountain Dew dapat dikonsumsi
saat makan siang. Manajer puncak Pepsi Co berfokus pada pengembangan berkelanjutan melalui
inovasi produk, menjalin hubungan yang baik dengan aliansi distribusi, ekspansi internasional,
dan strategi akuisisi. Produk-produk terbaru seperti Mountain Dew KickStart, Tostitos, Cantina
Tortila Chips, Quaker Real Medleys, Starbucks Refreshers, dan Gatorade Energy Chews
berkontribusi sebesar 15-20% pertumbuhan perusahaan. Inovasi produk berfokus terhadap
kesehatan konsumen yang berkontribusi besar bagi pertumbuhan perusahaan, dengan Pepsi Cos
better-for-you and good-for-you products, hal ini menjadi fokus utama perusahaan untuk
berinovasi terhadap produk-produknya. Pepsi Co terdaftar dalam Dow Jones Suistanability
World Index dan terdaftar di Northd American Index. Pertumbuhan besar perusahaan dimulai
pada tahun 2000 setelah akuisisi besar dengan Quaker Oats di tahun 2001, akuisisi dengan Pepsi
Bottling Group dan Pepsi Co America serta akuisisi dengan perusahaan makanan Rusia WimmBill-Dann (WBD) Foods.

TIMELINE PERUSAHAAN (HISTORY)


Tahun
1898

Keterangan
Caleb Bradham menciptakan formula minuman berkarbonasi diberi nama Pepsi

1932

Cola
Elmer Doolin dan Herman Lay memulai bisnis salty snack Fristos corn chip dan

1961

Potato chips
Doolin dan Lay melakukan merger bisnis mereka, dan diberi nama Frito-Lay

1965
1977
1978
1980 1990

Company
Pepsi Cola dan Frito Lay melakukan merger, dan didirikanlah Pepsi Co
Akuisisi Pizza Hut
Akuisisi Taco Bell
Akuisisi Mug Root Beer, 7UP International, Samarfood ready-to-eat popcorn,
Walkers Crisp, Smiths Criscps, Mexican Cookie Company, Gamesa dan Sun

1986
1992
1993
1994
2001
2006

Chips
Akuisisi Kentucky Fried Chicken
Agreement dengan Ocean Spray untuk mendistribusikan minuman jus
Memperkenalkan Lipton, minuman siap konsumsi
Memperkenalkan Aquafina dan Frapucino siap minum
Pepsi Co mengakuisisi Quaker Oats
Pepsi Co mengakuisisi Izze Beverage Company, Stacys Pita Chip co, Naked

2007

Juice Company dan Bluebird Foods, Netherlands-based Duyvis nuts, Star Foods
Pepsi Co mengakusisi Sandora (Ukraine), Penelopa nuts, seeds in Bulgaria,
produsen snack lucky (Brazil), Pepsi Co melakukan Joint Venture dengan

2010
2011

Strauss Group
Pepsi Co mengakuisisi Pepsi Bottling Group dan Pepsi America Inc
Pepsi Co mengakuisisi Wimm-Bill-Dann (Rusia)

STRATEGI KORPORASI
Diversification by Acquisition of an Existing Business
Strategi korporasi yang dilakukan oleh Pepsi Co adalah akuisisi. Akuisisi dilakukan tidak
hanya karena dapat menghemat waktu daripada perusahaan harus melakukan launching produk
sendiri, selain itu akuisisi sebagai quick access terhadap industri yang ingin dimasuki. Akuisisi
yang dilakukan Pepsi Co adalah mengakuisisi restoran cepat saji seperti Pizza Hut, Kentucky
Fried Chicken dan Taco Bell. Selain itu pada tahun 2001 Pepsi co mengakuisisi Quaker Oats
dengan nilai $13,4 miliar hingga menjadikannya brand oatmeal terbesar di Amerika dengan
market share sebesar 60% mulai dari rice cakes, granola snacks bar, dan grocery brands seperti
Capn Crunch, Rice-A-Roni, dan Aunt Jemima. Ini merupakan Akuisisi terbesar yang dilakukan
Pepsi Co dan merupakan aset yang paling bernilai bagi Pepsi Co. Sampai pada tahun 2011 Pepsi
Co masih terus melakukan akuisisi dengan perusahaan makanan dan minuman lainnya, termasuk
akuisisi perusahaan-perusahaan pemimpin pasar. Banyak keuntungan yang dapat dinikmati oleh
Pepsi co dengan melakukan akuisisi tersebut, antara lain:

Pepsi Co dapat memperluas market share nya dan dapat dengan cepat dan mudah

memasuki industri lain untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan.


Pepsi co menjadi lebih mudah dalam menjalin hubungan dengan supplier dari perusahaan

yang diakuisisinya, dapat memperkaya sumber daya perusahaan.


Pepsi Co mendapatkan peluang yang ada dan meminimalisir perlawanan dari

kompetitifnya dunia bisnis saat ini


Pepsi Co dapat meningkatkan kinerja keuangannya

Diversification into Related Business


Strategi korporasi yang dilakukan Pepsi Co adalah melakukan diversifikasi ke bisnis terkait
(related business). Pepsi co adalah perusahaan makanan dan minuman. Pada tahun 2014 Pepsi
Co memiliki strategi diversifikasi produk yang meliputi salty and sweet snacks, softdrinks,
orange juice, bottled water, ready-to-drink tea dan coffee, purified and functional waters,
isotonic beverages, hot and ready eat breakfast cereals, grain based products dan breakfast
condiments. Pepsi Co terbagi menjadi enam divisi bisnis yaitu, Frito Lay North American
manufactured, marketed and distribution; Quaker Foods North American manufactured and
marketed cereals; Latin American Foods manufactured, marketed and distribution; Pepsi Co
Americas Beverages manufactured, marketed and sold bevereges; Pepsi Co Europe
manufactured and sold snacks; Pepsi Co Asia, Middle East, Africa. Dengan melakukan
diversifikasi related product Pepsi co meraih beberapa keuntungan antara lain:

Pepsi Co dapat melakukan transfer sumber daya dari bisnis-bisnis terkait dan juga Pepsi
Co dapat membagi pengalaman, pengetahuan dan kemampuan serta dapat berkolaborasi

untuk pengembangan produk demi tercapainya kinerja perusahaan yang diharapkan


Pepsi Co dapat menghemat biaya yang dikeluarkan karena terdapat pembagian biaya

(sharing cost) antar bisnis yang mengkombinasikan aktivitas rantai nilai antar operasi.
Semakin luasnya peluang yang dapat dimanfaatkan Pepsi Co, didukung dengan kekuatan
brand Pepsi Co sendiri menjadikan seluruh produk lain yang dimiliki Pepsi Co mudah
dikenal dan tidak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mempromosikan dan
memasarkan produk. Hal ini dikarenakan kekuatan brand dan reputasi brand Pepsi Co
sudah dikenal dan meraih kepercayaan pasar.

Identifying Cross Business Strategic Fit along the Value Chain


Supply Chain
Seiring dengan akuisisi nya Pepsi Bottling Group Inc, Pepsi Co mendapat keuntungan
pembagian dan transfer supply chain. Akuisisi ini dilakukan Pepsi Co untuk menghemat biaya.
Pepsi Co memperkuat supply chain activities dengan cara vertical integration dengan aktivitas
pembotolan yang berada dibawah naungan perusahaan induk Pepsi Co.
R&D dan Technology
Dalam akuisisi dengan Pepsi Bottling Group Inc, Pepsi Co mendapat keuntungan
pembagian dan transfer tekhnologi. Kemampuan tekhnologi yang sudah mapan dan canggih
milik Pepsi Bottling Group Inc bermanfaat bagi Pepsi Co. Selain itu dengan akuisisi perusahaanperusahaan makanan dan minuman lainnya memberikan kesempatan R&D produk menjadi lebih
luas, menyebabkan penghematan biaya, waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan produk
menjadi lebih pendek, dan lebih banyak produk dan proses yang dapat diinovasi. . Pepsi Co juga
berbagi informasi tentang pasar agar tiap divisi dapat mengembangkan produk-produk baru
sesuai dengan permintaan dan kebutuhan customer.
Manufacturing
Dengan akuisisi yang dilakukan, Pepsi Co mendapat keuntungan pembagian transfer segi
operasional dan manufaktur. Akuisisi yang dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan yang
berkaitan seperti Frito Lay, Walkers, Gamesa, Starbucks, Tropicana, Quaker Oats, Izze, Naked
Juice, Stacy dll. Proses manufaktur dan operasional menjadi lebih hemat karena beberapa produk
Pepsi Co menggunakan bahan baku dan alur produksi yang hamper sama.
Sales & Marketing
Akuisisi yang dilakukan Pepsi Co adalah akuisisi perusahaan makanan dan minuman,
diversifikasi yang dilakukan Pepsi Co adalah diversifikasi related business. Hal ini memberikan
manfaat kepada Pepsi Co untuk menghemat biaya pemasaran dan penjualan karena produkproduk tersebut dijual langsung kepada customer yang sama, biaya penjualan dapat direduksi

dengan cara menggunakan satu distributor daripada harus menggunakan lebih dari satu
distributor. Produk-produk tersebut juga dapat dipromosikan dalam satu website. Produk-produk
Pepsi Co juga dijual di retail yang sama, menggunakan sistem distribusi yang sama, customer
yang sama, sistem pemasaran dan penjualan yang sama. Keuntungan lain nya adalah, dengan
akuisisi nya Pizza Hut, Taco Bell dan KFC maka Pepsi Co dapat menjual produk nya langsung
ke customer. Pepsi Co dapat menempatkan produknya sebagai produk utama karena tidak harus
bersaing dengan produk lain
Distribution
Biaya pendistribusian produk dapat dihemat karena akuisisi yang dilakukan oleh Pepsi
Co. Biaya distribusi dapat dihemat karena produk-produk Pepsi Co menggunakan sistem
distribusi dan wholesaler bahkan retail yang sama. Pendistribusian produk Pepsi Co juga sudah
mencapai pasar global akibat akuisisi dengan berbagai perusahaan. Pendistribusian meluas
sampai ke Eropa dengan akuisisi perusahaan makanan dan minuman Wimm-Bill-Dann Foods
milik Rusia yang merupakan pemimpin pasar di Eropa dan UK. Pendistribusian produk juga
dilakukan ke Asia, Middle East dan Africa.
Customer Service
Akuisisi dan strategi diversifikasi related business yang dilakukan oleh Pepsi Co
memudahkan Pepsi Co untuk transfer praktik-praktik terbaik dalam pelayanan terhadap customer
seperti berbagi informasi tentang informasi-informasi tentang permintaan customer dan tingkat
kepuasan customer terhadap produk mereka.

Strategic Fit & Economic of Scope and Competitive Advantage


Strategic Fit and Economic of Scope
Strategi Pepsi Co memiliki kecocokan dengan aktivitas value chain mereka. Akuisisi
yang dilakukan Pepsi Co terhadap perusahaan-perusahaan yang berhubungan (related) inilah
yang memberikan peluang terjadinya skala ekonomi (economic of scale). Economic of scale
memberikan reduksi-reduksi biaya melalui berbagai kegiatan operasi perusahaan (a large of

scope operation) karena adanya transfer sumber daya dan kemampuan perusahaan. Transfer
tersebut dapat berupa investasi tekhnologi terbaik, sharing biaya dan pengetahuan, pembelajaran
dan pengalaman, optimasi kapasitas utilitas, sistem distribusi serta aktivitas penjualan dan
pemasaran.
Competitive Advantage
Dengan banyaknya subsidiary company milik Pepsi Co dan banyaknya produk-produk
Pepsi Co, perusahaan melakukan dua strategi generic utama yaitu Cost Leadership untuk produk
seperti Coca-Cola. Produk ini dijual dengan harga murah karena biaya operasionalnya juga
rendah. Strategi ini berfokus untuk meminimalisasi biaya dengan cara menekan seluruh cost
operasional. Sedangkan strategi differentiation juga diterapkan Pepsi Co terhadap salah satu
produknya, contoh nya Frito Lay, keripik kentang ini dijual dengan harga premium karena
merupakan cemilan sehat dengan kandungan lemak jenuh yang berkurang apabila dikonsumsi
dengan minuman Pepsi

sebagai penutupnya. Hal ini seiring dengan inovasi produk untuk

mengatasi kekhawatiran customer terhadap issue kesehatan.

MANAJEMEN STRATEJIK
Pepsi Cos Diversification Strategy in 2014

Disusun oleh:

Dina Puspa Sari

15/391618/PEK/21064

Helen Gustiarini

15/391637/PEK/21083

MAGISTER AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2016