Anda di halaman 1dari 5

NOTULEN LOKMIN

LINTAS SEKTOR

1.

Dasar

: Surat Undangan Nomor

: 005/245/35.73.02/2016

2.

Tujuan Rapat

Tanggal
:
22 Maret 2016
Melakukan
penggalangan
komitmen
lintas
sektor
dalam
:
mendukung akeditasi Puskesmas

3.

Agenda/Materi :

Mengenalkan tentang akreditasi Puskesmas

Penggalangan komitmen lintas sektor dalam mendukung Akreditasi


Puskesmas.

4.

Hasil Rapat:

a.Proses Pelaksanaan
-Rapat diikuti oleh 23 orang yang terdiri 4 Kelurahan, 4 ketua TP.PKK Kelurahan,4
Koordinator Kader, 4 orang ka.Kelsi,Ka.Polsek Klojen, Sekcam.klojen ,Pertanian,,Dinas
Kesehatan ( daftar hadir

terlampir ) pada tanggal 22 Maret 2016 di ruang /aula Kantor

Kec.Klojen dan dipimpin oleh Kepala Wilayah Kec.Klojen ( jadwal terlampir ). Acara
dilanjutkan dengan penyampaian informasi dari Kecamatan Klojen kota Malang oleh
Kepala wilayah Kec.Klojen ( terlampir ).

Sesuai dengan visi dan misi Presiden tentang 9 agenda prioritas (Nawa Cita) yaitu
agenda untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, salah satunya adalah program
Indonesia Sehat, dimana arah pengenbangan upaya kesehatan dari kuratif rehabilitatif
bergerak ke arah promotif dan preventif sesuai kondisi dan kebutuhan.
Menurut Permenkes No. 75 tahun 2014 tentang Puskesmas, bahwa penyelenggaraan
Pusat Kesehatan Masyarakat perlu ditata ulang untuk meningkatkan aksesibilitas,
keterjangkauan, dan kualitas pelayanan dalam rangka meningkatkan derajat masyarakat serta
menyukseskan program Jaminan Sosial Nasional. Dalam Permenkes ini, juga kembali
ditegaskan bahwa Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama, dengan lebih
mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.
Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas bertujuan untuk
mewujudkan masyarakat yang:
a. Memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup
sehat;
b. Mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu;
c. Hidup dalam lingkungan sehat; dan
d. Memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga, kelompok, dan
masyarakat.
Tentunya pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas adalah mendukung
terwujudnya Kecamatan Sehat.
Untuk mencapai hal tersebut perlu peningkatan peran Puskesmas sebagai fasilitas
kesehatan tingkat pertama dalam mewujudkan paradigma sehat. Penguatan pelayanan
kesehatan prima melalui peningkatan mutu merupakan hal yang tidak terelakkan lagi. Dalam
upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib di akreditasi secara berkala paling
sedikit 3 (tiga) tahun sekali.
5. Jadwal Acara
No.

Waktu

Materi

Penanggung jawab

1.

08.30 09.00

Pembukaan

Camat Klojen

2.

09.00 10.00

Pemaparan

materi

tentang Tim

Akreditasi

akreditasi Puskesmas

Puskesmas
Tim BOK

3.

10.00 11.00

Diskusi dan tanya jawab

4.

11.00 - selesai

Penggalangan komitmen lintas Tim BOK


sektor

dalam

mendukung

akreditasi Puskesmas
5.

12.00

penutup

6. Permasalahan yang ditemui


Salah satu strategi penguatan pelayanan kesehatan primer adalah peningkatan mutu
melalui akreditasi. Akreditas Puksesmas adalah pengakuan yang diberikan oleh lembaga
independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri setelah memenuhi standar
akreditasi.
Adapun tujuan akreditasi adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan
keselamatan pasien, meningkatkan perlindungan bagi SDM kesehatan, masyarakat, dan
lingkungannya, serta meningkatkan FKTP dalam pelayanan kesehatan. Yang dinilai adalah
kepatuhan proses terhadap standar. Diukur melalui standar akreditasi (dengan metoda telusur).
Pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas perlu diketahui oleh masyarakat sebagi
pengguna pelayanan, lintas program, dan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama, saling
memberi dukungan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dan yang terkait dengan
kesehatan untuk mengupayakan pembangunan yang berwawasan kesehatan.
Masyarakat dan pihak terkait baik lintas program maupun lintas sektoral mendapat
informasi yang memadai tentang tujuan, sasaran, tugas pokok, fungsi dan kegiatan
puskesmas. Serta perlu penyampaian informasi dan sosialisasi yang jelas dan tepat berkaitan
dengan perogram kesehatan dan pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas kepada
masyarakat dan pihak terkait.
Termasuk evaluasi dilakukan terhadap efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan
pelayanan, apakah sesuai dengan rencana dan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan
pengguna pelayanan. Disamping itu, diperlukan upaya untuk memberdayakan pengguna
Puskesmas untuk berperan serta dalam memperbaiki kinerja Puskesmas. Sesuai dengan
prinsip perbaikan mutu dan kinerja yang berfokus pada pengguna, maka pengguna dan
masyarakat diharapkan berperan serta dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas.
Kegiatan pemberdayaan pengguna dan masyarakat tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan

upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas, tetapi juga terhadap perbaikan mutu.
Masyarakat dapat dilibatkan dalam memberikan masukan, ide-ide yang diperoleh dari survei,
maupun keterlibatan langsung adalah pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh Puskesmas
dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja.
Oleh karena itu diperlukan dukungan lintas sektor melalui komitmen bersama untuk
mendukung akreditasi Puskesmas sehingga tujuan utama akreditasi yaitu peningkatan mutu
dan perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen Puskesmas bisa terlaksana
dengan baik.

7. Kesimpulan
-

Akreditasi Puskesmas menjamin Puskesmas melaksanakan tugas dan fungsinya secara


optimal

Akreditasi Puskesmas menjamin Puskesmas melaksanakan Upaya Kesehatan


Masyarakat

Akreditasi menjamin kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan

Akreditasi menjamin terlaksanya kendali biaya dan kendali mutu

Perlu dukungan lintas sektor melalui komitmen bersama untuk mendukung akreditasi
Puskesmas.

Jajaran Muspika dan Lintas Sektor telah menandatangani komitmen dalam rangka
mendukung Akreditasi Puskesmas Bareng.

Malang, 22 Maret 2016


Mengetahui
Kepala UPT Puskesmas Bareng

dr. RINA ISTAROWATI

Yang membuat laporan


Kepala Sub Bagian Tata Usaha

TUTUT MARHAENI.K, S.E.

NIP. 19751025 200312 2 005

NIP. 19651224 198703 2 011