Anda di halaman 1dari 4

PERBEDAAN ANTARA SAP DAN SAK

Terdapat perbedaan antara Standar Akuntansi Pemerintah dan Atandar Akuntansi


Keuangan sebagai berikut:
1. Perbedaan SAK dan SAP, SAP digunakan oleh entitas yang bertanggung jawab menyediakan
barang dan jasa untuk rakyat, sementara SAK digunakan oleh entitas yang bertanggung
jawab mencari laba untuk pemilik/pemegang saham.
2. Perbedaan SAK dengan SAP, SAK menggunakan basis akrual sedangkan SAP menggunakan
basis kas menuju akrual. Contohnya :

Pengakuan pendapatan, dalam laporan keuangan BLU (Badan Layanan Umum) versi
SAK seluruh pendapatan yang secara akrual telah terjadi pasti akan dilaporkan, namun
dalam laporan keuangan versi SAP hanya pendapatan yang telah diterima kasnya saja

yang akan dilaporkan.


Penyusutan aset tetap, SAK mewajibkan dilakukan perhitungan penyusutan akan tetapi
SAP justru tidak menghitung penyusutan tersebut.

3. Perbedaaan antara SAP dan SAK juga terletak pada komponen laporan keuangannya. Yang
berbeda dari SAP adalah tidak adanya laporan rugi/laba dalam Pemerintahan dikenal dengan
laporan kinerja keuangan (surplus/defisit). Laporan ini mengukur keberhasilan operasi entitas
selama periode tertentu. Keberhasilan digambarkan dari kemampuan entitas dalam
menciptakanan surplus. Surplus terjadi bila total pendapatan lebih besar dari biaya yang
dikeluarkan dan defisit bila total pendapatan lebih kecil dari biaya yang dikeluarkan.
Informasi dari laporan surplus/defisit sangat penting bagi pengguna laporan keuangan untuk
mengambil keputusan mengenai profitabilitas, nilai investasi dan kelayakan kredit.
SAP digunakan oleh entitas yang bertanggung jawab menyediakan barang dan jasa
untuk rakyat, sementara SAK digunakan oleh entitas yang bertanggung jawab mencari laba
untuk pemilik/pemegang saham. Namun, setidaknya, kita dapat melihat sejauh mana kedua
standar tersebut memenuhi pertanggung jawabannya masing-masing penggunanya. Pada
KKAP ruang lingkupnya meliputi:

Tujuan kerangka konseptual.


Lingkungan akuntansi pemerintahan.
Pengguna kebutuhan informasi para pengguna.
Entitas pelaporan.
Peranan dan tujuan pelaporan keuangan, serta dasar hukum.
Asumsi dasar, karakteristik kualitatif yang menentukan manfat informasi dalam
laporan keuangan, prinsip-prinsip, serta kendala informasi akuntansi.

Defenisi, pengakuan, dan pengukuran unsur-unsur yang membentuk laporan


keuangan.

PSAK
Pengertian Prinsip-prinsip akuntansi yang diterapkan dalam menyusun dan menyajikan
laporan keuangan perusahaan.
SAP
prinsip-prinsip akuntansi yang diterapkan dalam menyusun dan menyajikan laporan
keuangan pemerintah.
Tujuan SAK
Sebagai acuan bagi: Komite penyusun standar akuntansi keuangan, dalam pelaksanaan
tugasnya, penyusun laporan keuangan, untuk menanggulangi masalah akuntansi yang belum
diatur dalam standar akuntansi keuangan, auditor, dalam memberikan pendapat mengena
iapakah laporan keuangan disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yangberlaku umum, serta
para pemakai laporan keuangan, dalam menafsirkan informasi yang disajikan dalam laporan
keuangan yang disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan.
Tujuan SAP
Sebagai acuan bagi: Penyusun standar, penyusun laporan keuangan dalam
menanggulangi masalah akuntansi yang belum diatur dalam standar, pemeriksa dalam
memberikan pendapat mengenai apakah laporan keuangan disusun sesuai dengan standar,
serta para pengguna laporan keuangan.
Ruang Lingkup SAK
Ruang Lingkup Kerangka konseptual ini membahas: Tujuan laporan keuangan,
karakteristik kualitatif yang menentukan manfaatin formasi dalam laporan keuangan, definisi,
pengakuan dan pengukuran unsur-unsur yang membentuk laporan keuangan, dan konsep
modal serta pemeliharaan modal.
Kerangka dasar ini membahas laporan keuangan untuk tujuan umum . Laporan
keuangan disusun dan disajikan

sekurang-kurangnya setahun sekali untuk memenuhi

kebutuhan sejumlah besar pemakai. Beberapa diantara pemakai ini memerlukan dan berhak
untuk

memperoleh informasi tambahan di samping yang tercakup dalam laporan

keuangan .Namun demikian banyak pemakai sangat bergantung pada laporan keuangan
sebagai sumber utama informasi keuangan dan karena itu laporan keuangan tersebut
seharusnya disusun dan disajikan dengan mempertimbangkan kebutuhan mereka.

Ruang Lingkup SAP


Kerangka konseptual ini membahas: Tujuan kerangka konseptual, lingkungan akuntansi
pemerintahan, pengguna dan kebutuhan informasi parapengguna, entitas akuntansi danentitas
pelaporan, peranan dan tujuan pelaporan keuangan, komponen laporan keuangan, serta dasar
hokum, asumsi dasar karakteristik kualitatif yang menentukan manfaat informasi dalam
laporan keuangan, prinsip-prinsip, serta kendala informasi akuntansi, dan unsur-unsur yang
membentuk laporan keuangan, pengakuan, dan pengukurannya. Kerangka konseptual berlaku
bagi pelaporan keuangan pemerintah pusat dan daerah.
Pengguna Laporan Keuangan SAK
Investor, Karyawan, Pemberi pinjaman, Pemasok dam kreditur usaha lainnya,
Pelanggan, Pemerintah serta Masyarakat.
Pengguna Laporan Keuangan SAP
Masyarakat, Para wakil rakyat, lembaga pemeriksa, dan lembaga pengawas, Pihak yang
memberiatau berperan dalam proses donasi,investasi, dan pinjaman, serta pemerintah.
Tujuan Laporan Keuangan SAK
Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan
posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam
pengambilan keputusan ekonomi.
Tujuan Laporan Keuangan SAP
Menyajikan informasi yang bermanfaat bagi para pengguna dalam menilai akuntabilitas
dan membuat keputusan ekonomi, sosial maupun politik.
Komponen Laporan Keuangan SAK :
Neraca Laporan Arus Kas Laporan Laba/Rugi Laporan Perubahan Ekuitas Catatan atas
Laporan Keuangan.
Komponen Laporan Keuangan SAP :
Neraca Laporan Arus Kas (hanya disajikan oleh unit yang mempunyai fungsi
perbendaharaan: Bendahara UmumNegara/Daerah) Realisasi APBN/APBD Catatan atas
Laporan Keuangan Laporan tambahan: Laporan Kinerja Keuangan (Berbasis Akrual),
Laporan perubahan ekuitas.

Asumsi Dasar SAK


Dasar Aktual dan Kelangsungan Usaha.

Asumsi Dasar SAP


Asumsi Kemandirian Entitas, Asumsi Kesinambungan Entitas Asumsi Keterukuran
dalam Satuan Uang (Monetary Measurement).
Perbedaan SAK dan SAP berikutnya yaitu pada poin ruang lingkup-nya:
Poin Ruang Lingkup SAK :

Tujuan laporan keuangan.


Karakteristik kualitatif yang menentukan manfaat informasi dalam laporan keuangan.
Defenisi, pengakuan dan pengukuran unsur-unsur yang membentuk laporan

keuangan.
Konsep modal serta pemeliharaan modal

Poin Ruang Lingkup SAP :

Tujuan kerangka konseptual.


Lingkungan akuntansi pemerintahan.
Pengguna kebutuhan informasi parapengguna.
Entitas pelaporan.
Peranan dan tujuan pelaporan keuangan, serta dasar hukum.
Asumsi dasar, karakteristik kualitatif yang menentukan manfat informasi dalam

laporan keuangan, prinsip-prinsip,serta kendala informas iakuntansi.


Defenisi, pengakuan, dan pengukuran unsur-unsur yang membentuk laporan
keuangan

Anda mungkin juga menyukai