Anda di halaman 1dari 11

PRAKTIKUM BIOSISTEMATIK (BI-2104)

Dinna Tazkiana, Melissa Ika Puspita dan Dian Rosleine

Karakterisasi Tumbuhan dan Analisis Kekerabatan Secara


Numerik

Pendahuluan
Dendogram adalah diagram/grafik hasil analisis data numerik yang menyatakan kekerabatan
spesies berdasarkan kesamaan (similarity) ciri (character state). Data yang digunakan adalah
karakter anatomi (rambut dan stomata) dan karakter morfologi (bentuk hidup, daun, bunga,
dan buah).
Pembuatan dendogram dapat dilakukan secara manual ataupun menggunakan program
komputer (saat ini akan menggunakan software MVSP 3.1 Multi Variate Statistical Package
3.1).
Tujuan Praktikum
1. Dapat melakukan pengukuran karakter tumbuhan dengan menggunakan data numerik
2. Dapat mengelompokkan kekerabatan tumbuhan berdasarkan karakter yang tersedia
3. Dapat menggunakan software untuk membuat dendogram
Cara Kerja:
1. Pengukuran karakter tumbuhan dilakukan dengan mengisi tabel karekter dan ciri untuk
masing-masing spesies. Semakin banyak karekter yang dibandingkan, maka analisis
kekerabatan akan semakin akurat
2. Pembuatan dendogram secara manual dilakukan dengan cara
a. Menentukan ciri yang akan digunakan (Jika pada satu ciri semua spesies dinyatakan
0 dan 1, maka ciri tersebut tidak akan digunakan)
b. Membuat matriks kesamaan ciri dari setiap jenis
Contoh: Ciri (chararcter state) yang akan digunakan adalah 14

c. Pengelompokan pada dendogram dapat dilakukan dengan melihat jenis dengan


tingkat kesamaan ciri yang tinggi (mendekati 1), sedangan semakin jauh kekerabatan

semakin kecil nilai kesamaan cirinya. Contoh dendogram tertera pada gambar di
bawah ini.

3. Analisis dengan menggunakan software computer


A. Penggunaan MVSP
1. Buka program MVSP 3.1
2. Untuk membuat file baru:
a. Pilih menu File New
b. Ketik jumlah variables (kolom) dan cases (baris) yang pada dialog box yang
disediakan. Jumlah variabel disesuaikan dengan jumlah ciri yang dibandingkan
dan jumlah cases adalah jumlah spesimen. Pada kotak Data File Type pilih
Regular OK
c. Data file baru akan terbentuk seperti gambar di bawah ini:

d. Untuk memberi judul file, pilih menu Data Edit Tittle ketik judul file yang
diinginkan pada kolom Main Data File Title OK
e. Untuk entri data:
Pilih menu Data Edit Data, kemudian akan muncul spreadsheet seperti di
bawah ini:
kode specimen (Sp.1, Sp.2, dst) ditulis pada kolom Adan pada baris 1 ditulis ciri yang
dibandingkan (bunga majemuk bifoliolatus, buah memecah legum, biji, dst). Masukkan data
yang telah tercatat pada tabel karakter ke kolom diatas. Contoh:

Untuk analisis kluster:


Pilih menu Analysis Cluster Analysis, kemudian akan muncul Cluster Analysis Option.
Pada Clustering Method pilih UPGMA, kemudian pilih koefisien pengukuran yang
digunakan pada Similarity or Distance, yaitu Jaccards Coefficient OK
Akan muncul hasil analisis cluster yang telah dibuat yang ditunjukkan dengan dendogram
yang dilengkapi dengan nilai indeks ketidaksamaan dari sampel yang diuji.

Untuk menyimpan hasil analisis kluster: Pilih menu File Save Data atau Safe Dekstop

Lembar pengukuran karakter


Nama/Kelompok :
Bukti Anatomi
Trichome ( Rambut)
1. Stellatus ( Bintang )
2. Glandular ( Kalenjar)
3. Peltatus ( Piringan )
4. Hooked hair ( Kait )
5. Kelenjar piringan
(Glandular peltate)
6. ..........................
7. ..........................
Letak stomata daun
1. Adaxial ( Atas)
2.Abaxial ( Bawah )

10

11

12

13

14

15

Bentuk Stomata Daun


1. Paracytic ( Parasitik )
2. Anomocytic
(Anomositik)
3. Anisocutic
(Anisositik)
4. Diacytic (Diasitik )
5. Cryptophore
(Terbenam)
6. Dispere ( Tersebar )
7. ..........................
Jumlah Carpel
1. 1 Carpel
2. 2 Carpel
3. 3 Carpel
4. .... Carpel
5. .... Carpel
Bukti Morfologi
Bentuk hidup
1. Pohon
2. Perdu
3. Herba
4. ..
5. ..
Macam daun
1. Simple leaf
(Daun tunggal )
2. Compound leaf
(Daun Majemuk )
Susunan Daun Majemuk
1.Pinnate ( Pinatus )
a. Imparipinatus
b. Paripinatus
c. Interuptepinatus
2. Bipinnate (Bipinatus)
3. Bifoliolate
( Bifoliolatus )
4.Trifoliolate
( Trifoliolatus )
5. Palmatus
6. Digitatopinatus
7. Unifoliolatus
8.
9.
Filotaksis ( Letak Daun )

10

11

12

13

14

15

1.Folio Sparsa (Tersebar)


2.Opposite ( Berhadapan)
3.Verticillate (Lingkaran)
4.Distichous (Distikha)
5.Deccusate (Dekusatus)
6.
7.
Tepi Daun
1.Entire
2.Bertoreh Memengaruhi
Bentuk Daun
a. Pinnatobilus
b. Pinatifidus
c. Pinatipartitus
d. Palmatilobilus
e. Palmatifidus
f. Palmatipartitus
g. Lasiniatus
h. Squaroso-lasiniatus
i. Laseratus
j. Pektinatus
Bukti Morfologi
3. Bertoreh Tidak
Memengaruhi Bentuk
Daun
a. Undulatus
b. Repandus
c. Krenatus
d. Seratus
e. Serulatus
f. Dentatus
g. Dentikulatus
h. Silitus
i. Fimbriatus
j. Biseratus
k. Insisus
Bentuk daun
1. Bulat
2. Jorong
3. Lonjong
4. Lanset
5. Pita
6. ..
7. ..
Daun Lain

10

11

12

13

14

15

1.Stipula
2.Okhrea
3. Daun-daun sangat kecil
4.
Modifikasi daun
1. Duri
2. Tendril ( sulur )
3. Brachtea
4.
Urat Daun
1.Penninervis ( Menyirip )
2.Palminervis (Menjari)
3. Rectinervis ( Sejajar)
4.Curvinervis
(Melengkung)
Bukti Morfologi
Macam Bunga
1. Flower (Bunga tunggal )
2.Inflorescence
( Perbungaan)
Tipe Dasar Perbungaan
1.Cymes (Simosa)
2. Raceme ( Rasemosa )
Macam Cymes
1. Monochasium
2. Dichasium
3. Pleiochasium
4. .
5. .
6.
Macam Raceme
1.Raseme (Rasemosa)
2.Panicle (Panikula)
3.Capitulum (Kapitulum)
4
5
Simetri Corolla
(Mahkota)
1. Zygomorf
(simetri bilateral)
2. Actinomorf
( simetri
multilateral)
Susunan Corolla
( Mahkota)

10

11

12

13

14

15

1.Imbricate ( Imbrikatus)
2.Valvate/Induplicate
(Valvatus/Induplikatif)
3. Valvate/reduplicate
(Valvatus/Reduplikatif)
4.Quinkunsial
(Kuinkunsialis)
5.Convolutus
( konvolutus)
6.Cochlear ( Kohlearis )
Bukti Morfologi
Jumlah Corolla
(Mahkota)
1. 4 Petal
2. 5 Petal
3. ..
4. ..
5. ..
Jumlah Calyx ( Kaliks )
1. 4 Sepal
2. 5 Sepal
3. 6 Sepal
4. ..
5. ..
6. ..
Jumlah Epicalyx
1. .
2. .
3. .
4. .
Jumlah Stamen ( Benang
sari )
1. Jml.stamen = jml.corolla
2. Jml.stamen > jml.corolla
3. Jml.stamen < jml.corolla
Letak stamen ( Benang
Sari)
1.Alternisepalus(Alternise
pal)
2.Alternipetalus( Alternipe
tal)
3.Epipetalus (Epipetal)
4.Monodelphous
(Monodelfus)
5.Diadelphous(Diadelfus)

10

11

12

13

14

15

6.Poliadelphous
(poliadelfus)
7.Syngenesious
( Singenesis)
8.Staminal Column
(Stamen Tabung)
Bukti Morfologi
9
Panjang Relatif Stamen
(Benang Sari)
1.Sama Panjang
2.Tidak Sama Panjang
3.Didynamous
(Didinamus)
4.Tetradynamous
( Tetradinamus)
Posisi Relatif Pelekatan
Ovarium Terhadap
Perianthium
1. Superus
2. Inferus
3.

10

11

12

13

14

15

Bukti Morfologi
Macam Buah
1.Buah Tunggal
A. Buah Kering
1. Dehisen
a. Legum
b. Kapsula
c. Kapsula Porosidal
d. Folikel
e. Piksis
f. Silique

10

11

12

13

14

15

g.
2.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Silikel
Indehisen
Lomen
Samara
Shizokarp
Akhen
Kariopsis
Nut

B. Buah Berdaging
1) Drupa
2) Baka
3) Pepo
4) Hesperidium
5) Pomum
2.Buah Agregat
3.Buah Majemuk

Bukti anatomi
Stomata

a. Anomositik : ukuran sel tetangga sama


b. Anisositik : ukuran sel tetangga tidak sama besar
c. Parasitik : posisi sel penutup dan sel tetangga sejajar.
d. Diasitik : posisi sel penutup tegak lurus terhadap sel tetangga

Rambut (Trichome)
Piringan/Disk

Bintan
g
Kelenj
ar

Kait/Hoo
k

Macam bunga