Anda di halaman 1dari 2

Nama

: Rizqi Nanda Alfy

NIM : 13080694003
KOMPONEN EKUITAS DALAM LAPORAN POSISI KEUANGAN PT.
AGUNG PODOMORO LAND TBK TAHUN 2012

adalah kontribusi
pemilik
pada
suatu perusahaan
yang
berbentuk perseroan
terbatas,
sekaligus
menunjukkan
bukti
kepemilikan dan hak pemilik
atas
perseroan terbatas
tersebut. Bukti kepemilikan

adalah akumulasi dari laba


usaha
yang
diperoleh
perusahaan selama beberapa
tahun dari sebuah badan
usaha berbentuk perseroan
terbatas yang tidak dibagikan

A. MODAL SAHAM
1. Modal dasar
modal dasar terdiri atas seluruh nilai nominal saham. Modal
dasar perseroan pada prinsipnya merupakan total jumlah saham
yang dapat diterbitkan oleh Perseroan. Jadi dalam laporan di atas
disebutkan bahwa Modal dasar 57.400.000.000 saham berarti
bahwa pada tahun 2012 saham yang dapat diterbitkan PT APLN
adalah 57.400.000.000 lembar saham.
2. Modal ditempatkan dan disetor penuh
a. Modal ditempatkan : adalah jumlah saham yang sudah diambil
pendiri atau pemegang saham, dan saham yang diambil

tersebut ada yang sudah dibayar dana ada yang belum


dibayar.
b. Modal disetor : adalah modal yang sudah dimasukkan
pemegang saham sebagai pelunasan pembayaran saham
yang diambilnya sebagai modal yang ditempatkan dari modal
dasar perseroan.
3. Tambahan modal disetor : yaitu selisih jumlah setoran yang
melebihi nilai nominal saham. Kelebihan jumlah setoran ini bisa
juga disebut dengan agio saham.
B. SALDO LABA
a. Ditentukan penggunaannya : saldo laba yang telah diketahui
akan dialokasikan untuk apa, seperti pembagian dividen.
b. Tidak ditentukan penggunaannya : saldo laba yang tidak
dibagikan ke pemegang saham.
PSAK 1 mengatur tentang penyajian Perubahan Modal Pemilik dan
penyajian Pendapatan Komprehensif. PSAK ini menghendaki agar seluruh
perubahan modal entitas yang terkait dengan pemilik disajikan pada
Laporan Perubahan Ekuitas. Sedangkan semua perubahan modal yang
tidak berkaitan dengan pemilik (pendapatan komprehensif lain) disajikan
dalam suatu Laporan Pendapatan Komprehensif. Contoh Pendapatan
Komprehensif Lain misalnya selisih kurs karena penjabaran laporan
keuangan dalam mata uang asing, keuntungan revaluasi aset tetap, dan
unrealized gain/loss dari aset tersedia untuk dijual.
Tambahan
modal
atas
kejadian-kejadian
tertentu
yang
menyebabkan
perusahaan harus menyajikan
kembali laporan keuangannya.
Seperti, akuisisi perusahaan
baru
sehingga
harus
menyajikan laporan keuangan
Selisih
antara
harga
pengalihan yang timbul dari
pengalihan aset, utang, saham
atau
bentuk
instrumen
kepemilikan lainnya dengan
nilai buku transaksi dalam
rangka restrukturisasi antara