Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN III

A. Identitas Diri : 1402221-Iin Suminar-PS611-AE-L-3-7M15-Lela Nurlaela-1402186


B. Intisari
Judul: (How) does Science Explain?
Sumber: The Philosophy of Science

C.

D.

E.
F.

G.

Apakah Sains membutuhkan penjelasan?


Sains tidak hanya mengungkapkan sesuatu terjadi tetapi juga mengapa sesuatu terjadi.
Sains bertujuan untuk memberikan pemahaman sebagaimana pengetahuan.
Para empiricist menekankan bahwa sains itu hanya fokus pada apa yang terjadi. Sebagian
ahli berpendapat bahwa penjelasan mengenai mengapa sesuatu terjadi dapat mengarah
pada metafisika. Jadi mereka berpendapat bahwa penjelasan mengenai mengapa sesuatu
terjadi tu bukan tugas scientist tetapi tugas para filsuf.
Jadi, sains hanya mengungkapkan pengalaman dan penjelasan dari pengalaman terjadi
bukan urusan sains melainkan termasuk bagian filosofi.
Carl-Hempels covering-law model of explanation
Hempel menghubungkan penjelasan dan pemahaman dengan mengklaim bahwa
penjelasan yang lengkap akan menunjukan bahwa kejadian atau fakta yang dijelaskan
telah terjadi.
Penjelasan adalah argumen, dan kebenaran premis menunjukankebenaran pada
kesimpulan akhir.
Ada dua jenis penjelasan, yaitu Hukum dan Kejadian. Untuk menjelaskan hukum maupun
kejadian dikaitkan dengan hukum atau kejadian yang telah berlaku/terjadi sebelumnya.
Penjelasan harus berdasarkan temuan yang empiris.
Kesimpulan
Jadi sains memberikan penjelasan mengenai kejadian atau fakta berdasarkan hasil
temuan yang empiris dengan menghubungkan hukum-hukum yang telah ada atau
kejadian yang telah terjadi sehingga penjelasan saintifik itu sendiri tidak mengarah
pada penjelasan metafisika. Karena pada dasarnya Ilmu pengetahuan bersifat pasti
dan bersifat empiris. Bukan hanya sekedar hasil buah pikiran.
Pertanyaan dan Dugaan Jawaban
Pertanyaan: Bagaimana hubungan antara sains dan filsafat?
Dugaan jawaban: Hubungan sains dan filsafat mungkin berada dalam kondisi Love hate
relationship tetapi hubungan sains dan filsafat tidak akan mati selama kita berusaha memahami
alam semesta. Filsafat sangat berpengaruh terhadap sains, begitu pun sains terhadap filsafat.
Sains membutuhkan filsafat sebagai bahasa penghubung dalam menyampaikan temuan sains
dalam ilmu pengetahuan.
Hasil Refleksi Manfaat (Sisi Positif)
Apa yang dijelaskan dalam sains haruslah berdasarkan penemuan yang empiris. Dengan begitu
penjelasan saintifik ini dapat digunakan dalam menjelaskan fenomena sehari-hari.
Hasil Refleksi Resiko (Sisi Negatif)
Seperti ada jurang pemisah antara sains, metafisika, dan filsafat yang belum saya pahami.
Niat Kecil Untuk Kebaikan Diri Sendiri
Saya tidak akan menduga-duga atau berprasangka buruk. Semua harus didasarkan pada fakta
tidak hanya mengikuti alur perasaan yang belum tentu benar.
Niat kecil Untuk Kebaikan Orang Lain

Dalam memberikan penjelaskan saintifik kepada murid-murid saya, saya akan menghubungkan
penjelasan tersebut dengan fenomena sehari-hari.