Anda di halaman 1dari 7

Gigi

JurnslKedokteran
UniversitasIndonesi1l
tssN 085,1,i64x

JKGLtt20Ai 1AtEdist Khusus)/'it6-.92


Dtterhttkon
Lh.lakorta

PENATALAKSANAANPULPA NEKROSIS
AKIBAT TRAUMA PADA GIGI INSISNUS SENTRAL
DENGANAPEKS TERBUKA
Diah Luna Feriandini*,Ansar Bahar**
*PescrtaProgramPendidikanDokler Gigi SpesialisKonservasiGigi
* *Stal'Pengajar
BagianKonservasi
Gigi
FakultasKedokteranGigi lJniversitasIndonesia
Pulpa
Nekrosis
Akrbat
Trauma
Pada
Gigi
DiahLunaFeriandini,
AnsarBahar:Penalalaksanaan
lnsisivus
Sentral
Dengan
Apeks
Terbuka.
Jurnal
Kedokteran
GigiUniversilas
lndonesia
2003;l0 (Edisi
KhLrsusITS6-792

Abstract
of rootcanaltreatmentis fiellingtherool canal
On ofthe imponantfactorthrt supporlcdsuccess
s)stenrhermeticall)Necftxisol yotrngpcrmancnrloorh.posea drtficuhyin root canallreatmentand
induction
oi theapicalarcato buildan apicalrropshouldbe conducted.
Apicalconstriction
is necessary
will not
is uselbr thisnreasure.
sothatthefiellingmaterial
to fleliheroorcanalandCalciumHydroksidc
exiedbe)_ond
rherootcanal sysrem.A caseofsuccesstrcatment
of'lmumatizedloolh wasreportedusing
CalciumHydrokside.
Key words:Necrosisol loung permanenl
toorh

Pndahuluan
.aat
I fdltur gigrlarenalecelalaarr
ini meningkalLarcnabanlak aLli\ila..
yangbercsiko.
kegiatannraupunpermainaD
Traumasisi dapatterjadipadasemuaumur
nanrundilaporkan
bahwaanakusiatujuh
palingmudah
sampai
limabclastahun)' ang
rnengalami
kecelakaan.
dan anaklaki laki
mempun)ai
kecenderungan
duahinS.ga
tiga
" Gigl
kalidibandingkan
anakperempuan.
depan atas mempunyai kecenderungan
fraktur lerbesar.karena letaknyaberada
palingdepandanmerupakan
daerahpaling
terekspos
kecelakaan.a
Padasuatusludi kasusdilernukan
gigi nekrosisakibai lraktur enrail 19i,.
fraktur email dan dentin 3%, tiaktur
TemuIlmiahKPPIKG
XIll

akibal
dcIgaI pLrlprrerekspu.r00.dar,2Uo0
'
lrall r .rkar
I raltur grgr dapfll
rnerrga(rbatlan
cederapulpa. narnrn iika
terjadi pada gigi )ang belLrn lumbuh
.empurna polen\i pen]embuhz|| bail
karena srrplaidafah cukup Jila fidklu'
gig trdal,rnerrmbullar .alr ,pontJn dan
ridal ncnggdlggu e\terik. bia\a'r)d
p.rrd.rrra rr,Jal Iner)getahuipcnlintn)a
me|ldaparkanpera$aldn ie8era. Iclapr
apabrla.udah menimbullan keluhanda
pro:e: LerLrsalanberlanjul serta I)erialar
ke periapeksdan menrmbulkansakit atau
penbengkakan.penderita baru nrencar
perrorongan.
P L r l p rar e k r o . i a. k i b a tl r a u m a... i k i
terradipadrrgrgi dengin 'al,rranakar larrr
cukup lebar seringmenimbulkankesulila|

Dqh Luna Fenan.rtnt Ansu Bdrol

pada saat pengisian saluran sehingga


memerlukan ketrampilan operator.
Gutapercayang paling besarseringmasih
ridak sesuaisehinggamenjadikendalasaat
pengisian. Untuk itu perlu dilakukan
induksi penutupan
saluran aKar
hidroksid.
menggunakan
kalsium
prognosis
Selaniurnya
akan baik jika
perawatan endodonlik dilakukan secara
irenar dan penutupan b?gian mahkota
denganrestorasiyang baik.'
Dalam nrakalahini akan dilaporkan
penatalaksanaan
gigi nkrosisakibat kauma
dengan menggunakan kalsium hidroksid
pada gigi dewasa muda- Hasil perawatan
menunjukkan terjadi penyempitaD pada
tidak diremuikesulitansaat
apcks.sehingga
pengisian
saluranakar.

Tinjauan Pustaka
Mencegahterjadinyafraklur gigi
hal yangsulil di
akibatbenturanmerupakan
dalam kehidupansehari-iari, sbaliknya
pada aktivitas olah raga yang beresiko
umumnyadilakukanpencegahandengan
pelindungmukaatau mulut.'
menggunakan
Fraklurl/3 Insisalmahkotapaling
sering terjadi, tetapi jika tidak terlihat
perubahan
bentukgigi danrasasakit,hal ini
sering terabaikan (Gambar 1,2.1).
Pendritaakan mencari pengobatanjika
gigitelahnekrosis.
timbul keluhanklinis
atauberubahwarna.

Fraktur
email

l'raktur Complicated

l_rakturUnComplicated

Fmktur Mahkota/akar

FrakturAkar

menurut
WHO'
GambarI : Klasifikasi

I emullmiahKPPIKGXIII

18'1

P4)d N..k/.!is Akibdt Ttamld lorld Cigi Insi'tirusSenttul Dugan Apeks Teth ka
Pen.ttaldksonuan

Gambar2: Gigi frakturtidakberubah


nyala
Secara

3 : Gigifrakiurbentuk
Gambar
nyala'
berubah
Gigi yang terkena trauma iika
tidak segeradirawatdapatmengakibatkan
pulpa nekrosis dan penjalarannya
bergantungpada besarnyatrauma dan
mekanismepertahananjaringan. Pernah
tanpa
dilaporkanterjadinyapenyembuhan
perawatanpadagigi yang terkenafraktur
jika vaskularisasicukup dan trauma
ringan! PetawatanendodontiL pulpa
nekrosisdengansaluranakat lebar akaD
kesulitan padasaatprepamsi
mcnemukan
Dalamhal inijikatidak
danpembersihan.
saluranakaf
hati hati akan menyebabkan
senrakiDlebar dan koloran terdofongke
periapeks.Kesulitan lainnya yaitu saat
nrengisi saluran akar, karena gutaperca
yangada seringtidak sesuaidenganlebar
Pedoman dalam melakukan
tetapharusmengikuti
lindakaDprawatan
-triad
benluk
prinsip
Endodontik.Preparasi
yang
kritis
awal
aksesmerupakantahap
dalam prosedur perawatanendodontik,
karena akses yang tidak baik akan
mempeDgaruhitahaptahap selanjutnya
Preparasisalurar akar bertujuanuDtuk
'nembersihkan saluran dari jaringan
nekrolik. bakteri. dan endotoksin.
I)reparasidapat dilakukan menggunakan
tile, dan tidak kalah penting adalah
penggunaan
bahanirigasiyangdilakukan
788

setiap pcrgaDtian alat. Selanjutnya


saluranakarbertujuanuntuk
pembentukan
pengisianmenggunakal
mempersiapkaD
bahan gutaperca secara tiga dimensi
Bentuk yang baik dapat diperolehjika
iDstrumenmasuk tidak terhalang oleh
dinding dcntin schinggagutapefcadan
bahansemeDdapatmasukdengaDDrudah
yang hennctislebih
dan hasil pengisian
mungkin diharapkan.Ketiga tahap ini
merupakal..dasarkesuksesanperawatan
ndodonrik"
saalkondens:rsi
]'chnik pcngisian
pilihan.Tehnik
merupakan
latralmasih
pengisianini dapatdilakukaDdenganbaik
apabila bentuk saluran akar telah
dipersiapkanmenyerupaicotong sesuar
donganbentukSutapercayang ada- Ada
kalaDya timbul kesulitan jika ukuran
yang ada masihbclum sesuai
gutaperca
karena saluran sangat lebar. Kesulitan
dalam pengisiantersebut dapat diatasi
dengan melak0kan modifikasi dalam
gutaperca.tehnikpenenlpatan
KesulitaDpengisianPadasaluran
akaryang lebarlebar,adalahkarenatidak
adanyaapicol rr.r2. Untuk mengatasinya
bnerted conc daD rolled gutha Perch.l
ethod.) (Gantbar 4,5) Tetapi kedua
metodeini tidak menjadipilihanuntuk
menutripsalLrranakar karena gutaperca
tidak dapat melekatpada deDt;ndengan
baik dan sifat elastisnyamenyebabkan
gutapcrcamudah lpas dari dinding
saluraDakar.' Un(uk kasuskasussepertl
diatas, sekarang perawatan dengan
Kalsium Llidroksid dianjurkan sebagai
alternatif untuk memperolehpenutupan
daerahapeks.is Penutupanatau lpi.d1
.r1opini digunakanuntuk menahanbahar
pengisianagar tidak .keluar melewall
6)."
akar(Gambar
saluran

Camb 4 : Tehnik Invefed

'

TemuIlmiahKPPIKGXlil

Diah Lu"d Feriandini, Ans

Bdhar

@Kw
&

Gambar5 : Penempatan
denganmemilin2
'
ataulebihkon guiaperca.

Er

Gambar6. Beberapa
sealerterdofong
karena
tidakada penutupan
bagianapikaldengan
hAik'

Dalam perawatangigi nekrosis,


yarg mempunyai
pH
kalsiumhidroksida
sekitar 12,6 mempunyaikemampuan
untuk mengubah keadaaD Iingkungan
sailrran akar dan periapeks yang
mengalami inflamasi kembali ke
lingkungan homeostasisdengan pll
normal.Keadaanini akanmerangsang
selsel cadanganodontoblast,osteoblastdan
scmentoblast
maupun jaringan lunak
penyemounan
nrelekulan
dan
63 (Gambar
pcrb.r;kan
7.3)

fi+j
giginekrosis
Cambar7. Perawatan
mensgunakan
KalsiumHidrokside?

Gambar8. Pe$aikanyangterjadipadabagian
apikalgigi yangdirawatdenganKalsium
hidroksid.?
Apeksifikasi telah dikenal sebagai
perawatan salumn akar dengan apeks
terbuka. Apeksifikasi nrerupakan suatu
proses
nerciptakan
dapat
Yang
lingkungan saluran akar dan jaringan
periapeks, mmungkimkan terbentuknya
lapisan kalsifikasi menutup apeks yang
terbuka.'
Perawatanmenggrnakan kalsiun
hidroksidjangka lama pada apeksterbuka
berhasil dcngan tcrbentuknyamrteri
tcrkalsifikasi pada foramen apikal. Secara
jaringan
kaisitikasi
histologik
diidentifikasi sebagai osteoid sepe i
tulang atau sementoid seperti senentum.
ini sering terlihat pada
Keadaan
perawatanhasil apeksifikasi.' "
Perneriksaan ulang dianj rk3n
untuk evaluasi keberl)asilan perawatan
liga bular sccara befkala.
setiap
Keberhas;lanini ditandai dengan tidak
ada keluhan sakit, bengkak atau goyang.
Secara radioglafis adanya perbaikan
daerah periapeks yaitu tidak terlihet
kelainan periodontal atau kelainan
mengecil dan terbentuk .jaringan keras.
Kegagalan seing terjadi disebabkan
kontaminasi bakteri atau kesalahanpada
waktu instrumentasi,yang ditandaidengan
adanya nyeri, peka pada perkusi, dan
tidak tefbenluk jaringan keras di drcfah
apeks.

Kasus
SeorangpasienIaki laki umur
16 tahun datangdengankeluhansakit
padagigi depanatas lebih kuranglima
hari yang lalu, sudahpernahdiberi obat
dari rumah sakit dan dianjurkan

,:mu IlmiahKPPIKGXIII

'189

tu,dtaktk:anau, Pxlpa t-ektuti\ lktbtt liuunu Po.lr Gtst t"tIs^ u\ Sen ltl Dengdn lptks lerhrku

r ri k l i n i kI K C | |
rr(ld,ri,rrkp
d cn r d \ d r a d
\ : r I r r r c r a , dI n e n \ c h a rI n e l i b d l l d |!|r - i
dikctahur
dan dari anamnesis
scbelahn)a.
pe lah.iatuhpadaLrsia10lahun.
Pa'rerr .ehdl dan I dal.
I n ( n r p | | n l api e n l a l r ts r . t e m i l P a d .gr i ; i
d e r a i adt u a .t i d a ka d r
) . r < r l i h agto r a r r g
karies. terlihat sedikit perubahantlarna
dan perkusi serla palpasipeka.Gambaran
- d d h ' d r . r Fl.e r l r h r l | l r a n PI r l p a l c h a r '
a p l ' r c rb u l a . P e r r o d u n . r r rIrnn( l c h a l
lamina dura normal. dan periaPcks
l(r lihal gambaran radrulu5ensiIiddk
jclasdengandialneter15mm.
berbalas
anamrre.i'.
Dari
ha.rl
p < r nrri k - a a n k l i n i . ' e d a e \ a l r r i . i
radiografisditegakkandiagnosisgigi l.l
nekrosispulpadenganabsesperiodonia
a k d fJ J r l
L r i r e n i r r r a kla<rr a $ a l a n' a h r r a n
komposit resin denga
rcstorasi
posr.
penarnbahan
TahaDPerawaaan
Pera*atandinulai tanggal l0
\ p | | l - 0 0 ' \ i r i l p d . i e nd d l i n t d i l a k r r ln
a n a m r c \ r . d d n p e m e r r k . a a nk l i ' r : '
Setelah diagDosisditegakkan perawatarr
dirnulJi dengan melal'ukanpembukadn
al.e. rrrrruL drarna.e agaf ck.uda..
kclrrar'
nel'r.,1ik. dapat
lr^dIk
pn
dlrldrrD r l a n j r t t k adne r r g a pn c t t g u k r r r d
dcngan
gigi dan dilakukaniDslrumentasi
nitr halr unluk menghrlangkan
iarirrparr
Jnstrunentasi dilakukan
nekrotik.
berpantiandenBai)irigasi \aOCl :.50'
Serelah preoara<i sele.ar iriga.i.
dilakukanhinggatidak terlihat kotora
pada kapas penanpung.Setelahbersih
dilakukan pengukuran panjang keria
#60121
perlama
file
dengin
.rpcl. /,r J/o/. Diberik.r
nrengg||rakan
medikasi CHKM dan ditutup dengan
Cavit(Foro l).
Pasien dianjurkan kembali l
minggu.
Padasaatpasienkembalikeluhan
sudahtidak adadan dicobanenentukan
master cone #80. tetapi tidak terdapat
upicul srop. Dicoba dengan memotong
dua kali setiapkalinyasatu mili meter
lelap tidak berhasil. Kemudian
mengisisalumnakardengan
diputuskan
kalsium hidroksid. ^gat terjadi
191)

penlcmpitan pada daerahapeks.PasieD


bulan
dianiLrrkan kcmbali tiga
(fbto
2)
kcmudian.
Sclelahliga bulan dilakukanfoto
hasil
\ ra) ltblo l) untukmengevaluasi
pera\\atan.
Garnbaran radiogratis
mcnunj kkan radiolusensipada apeks
sudah memudar dan pasien dianjurkan
bulan Iagi. Tetapi
kembali tiga
setengahbulan pasien kembalitanpa
ccPal
ingin
hanya
keluhan
nren)lesaikan prawatan. TaInbalan
semeDtafa dibuka. saluran akar
dibersihkandari Kalsium hidroksid,
ke,nudian nrastercone #80/23 diooba
kembali dan dapat dirasakan adanla
apicel slop (foto 4), Penlberian obat
CHKM danditutupkavit.
Pada tanggal l0 SepteDbcr2002
pasien kenbali tanPa keluhan.
dilakukan pengisian saluran akar
akar
saluran
semcn
dengan
endornetason dan eugeDol seda
gulapcrca#80 denganlehnikpengisran
kondensasi lateral dan vert'kal
Kemudianorifis ditutup Zinc Phosfat
semen.dan ditambal sementaradengan
cavit. (foro 5)
Pada bulan oktober 2002 Pasren
kembali unluk kontrol. dan tidak ada
kcluhan slrbiektif maupun pada saal
peneriksaan klinis. (foto 6) Untuk
mengatasi perubahan lvan1a grgl
dilakukan pemutihan dengaD tehnik
tiga kali
vulking Bledch, selama
hingga$'arnasesualdengan
kunjungaD
gigi sebelahnya. Setelah warna grgl
sesuai. dilakukan restorasi akhil
komposit resin dan pasak profilaktik
Dan pasien dianjurkan konlrol ralu
Ininggukernudian.

Pembahasan
Traumayang terjadienamtahun
)ang lalu pada usia sepuluh tahun
menlebabkan gigi nekrosis Adanya
rcsorbsipatologisdi daerahperiapeks
mengakibatkan Pertumbuhan akar
"
terganggu dan apeks tetap terbuka
Pasicn datang dengan keluhan sakit

Temullniah KPPIKGXlll

l)t.th Lrrn lerldndint

perrdangan
.lrsebabkan
di d.refahrftk)
"
\ang prcdukn)a lidak d.pat keluar
Prcparasr
uniuk nrendafrllanakscsk
apilal dilakuLrir untuk rnelrher jalfl,
leluaf Jaringunfckrolik dar el'\udrr
inflanrril dari dalenr srlLtan akar.
Kcluhan sakit hilang selclahlaflng.rn
kan dati
nekrolik scluruhnla dikelLrar
kamar pulpa. Preparasisaluranal(arr
untuk
dipersiapkrn
pengisian. Pada kasus bcrlluk inl
salufar ak.rr lebar. dan sukar untuk
drlakukan pcngisian.' Pelnbentulan
salurar .juga tid.rL dilalukan kafen.r
salufan akar sudah cukup lebar.
dilaLukandcngantuiuan
Penlbersihan
uDtuk
rncrrilralLLskrn
nrerrghilangkan
d.tr i\ \c$a lllring.rn
neknrtiklang rrclcrlrpcl pada drndrrg
sxluran akaf dengrn nrcnggunakru
lilc'!
dirr
Pengi'ransaluranakrf drlLrndN
pera*atan
untLrk
n.lakukan
diputuskan
induksi salufar akar. Seluran akaf
ditutup
scrnentafa nengqtrnakan
selain
Kalsium hidfoLsid \ang
berguna sebagai nrcdikamen tusa
berfung\i mendukungpefhaikanpadir
bagianapcksgigi. Kalsiun hidrr.ksida
dapat diltunrkllr scbagai stefilisatol
siluran akar di ant.rfa kunjUngltn
padadiagnosisrekrosispLrlpa.
tenrtarDa
mempun_vai
sifal anti nrikfoba
karena
\ang baik sefta rnalnpu nlelarulkarr
. i a r i r g asne c a r ian r i t r o ' D i s a n r p i nrgt u
Kalsiurr hidroksid dapal rnengur.tngr
illlama!i periapeksdan mcrdukun-g
keras
penutLrpan
akardengau.jarlngan
gigi
menirli
I'aLlnrkhir pcra$aran
lebihpanjrngI'arcni lcrtrentuk
Jarlng:rr
pada
periapcks akibat
Lcras
pengenrbaliankeadaan honreostasts
\ang dapat merangsangscl unluli
berprt'lilerasi. Penutupan pefiapeks
iang terladi dapat nrerdukurrgtahap
pcn-sisian laluran akar Pengisian
saluraf akar menggunakangutaperta
Jcngan semencanprrrarrendor etil\olr
p.uhl
bcnulLran
nrenLrtLrp
Jir cLrgenol.
rrstinrsalurarakarsecaratigadinrensi.
dilakukan
Pada kasus ini
peJnutihangigi, )ang telah di5elujtri
rleh pasicn Bleaching dilakukarr
Xlll
. - L l l n i t hK P P I K G

lrtdt

Btlhdt

(l.lsan leknik drernrokrlrlilik dan


Natriunr
V"alkirs I] cachmenggurakan
pert,rraLdan aif. unlLrknrcndapatkan
$arrra gi:ti seperri gigi sebelahnya.'
\etela]l \irn.r !rigi se5uridcngangigi
selanJutnla dilakukan
\cbehhrln.
fc\torrsi al'hir komposit resrn dcngarr
profilaktik.
pcnamhahan pa\ak
pasak
benujuanmeDambah
Pcnggunaan
kekualaull[bungaDakar dan mahkota
gigi. dar prda kasusini jafinganpada
dreruh \cnrkal tidak adckuat.tetapi
mrhliotr nra\rhutuh.
ulaDg sctclah
I'emeriksaar
feinnasi akhif tidak menuniukkan
keluhan secara silnptdnalis maupun
scrla radiografls. Pasien
klinis
untuk nrcnrclihara
din.rjrLrkan
gigi
dan
fongganlulut serla
kesehutul
grgl
dan lnulul sccara
lcnrefik5urr
t)cfiodik

Kesimpulan
Pera\\ataDsalufan akar pada gigi
nckl1)sis rlibar tfaunra dengan
baik
kelainanpcriapeksprognosisn!a
prosedLrf
pera\falan
di.hrkung
tiLr
!a1rgbenaf Padagigi dengansal0ra0
akar )ang lcb.r denganbagianapeks
terhukr dapat dianjurkan unt k
pcra\\alan induksi
nrclakukan
saluran akar terlebih dahulu agal
dipcrolchperutupanapeks sehingga
pcngisranrJapardilakukan dcngan
ini induksidil:rkukan
b.rikP.rriakasLrs
penutupn dacrah
untul mendapatkan
peri:rfels pada grgi dengansaluran
akar terbukadarr pera*atanbcdrasil
dalam
serelahenan kali kurrjungaD

DaftarPustaka
I

Andrca\en l. lttundln lnttrtls oJ


7.f/ ( V Nlosb\.St l.ouis.l9l2

(lrossnrar L Enlolontt. l'taLtite.


8 t h I e a & F e b r i g c rP h i l a d e l p h j a
(r1
19r1 ]J:

P.nut

u|\lhudh I'rttd

\.tto\t\

lkthdt Truwrtr l',Lla r'trt l,\t\^tu\

Gutman J, Dumrhr T, Lovdah


P.HovlandE. Ptublc,t S.ltnK n
Ith
Mosb\ \eaf
Endjdonti.\
b o o k , l n c .1 9 9 21 2 , 11 3 9 . 2 ? 7 - 1 0 l
4
B o ' r m e n nB . K n n S ( a l t ) u t / 1 1 1 do' l
DentdLMetlLLne ol Endodantolt,s.
Munlsgaard
Jernrany
Thieme
1 0 0 0 1 2 5 52 58 .
W.
En.lotlohttL
5.
Torabinejad
Ptuditc Ed 8. Lea & febriger.
561I ' h i l a d c l p h i a . l 9 Si 0
86 l l 6 .
576
n.
T r o p eM . C h i v i a nN . S i g u r d s s oA
6
Vann W.F Jr TidLndtn lntuie\
Purh/Iotr:! ol lhe PuLP Ed 8'r'
M o s b ) I n c S r l - o u i s2 0 0 2 : 6 0 1 6 2 1
7.
Tsukiboshi M liedtment Plunning
Teeth
Traunatced
/.t
l'ublishing
C o . L t d . l b k y o 1 9 9 8 : lI 2 i
Wclne F Lndadantit Ttutap\
8.
Ed.5'". Mosb\ Yca. Book,lnc St
L o L r l s1.9 9 5 : 2 1 6l l 8 7 l a ! 7 2 7
9
S t o c k C G u l a b i \ a l aK W a l k c r R
2"'
llnlotlontrts
CoodDran J
N l o s b r - - W o l lI ' hl a d ep a S t l . o u L !
l00l::01
l 0 . A n d r e a s e nI I i u u " t t l r e h r t u n . s r l
ir."l, CV. Mosb). St Louis.l97::
l5 85.
ll
Glossman L Erdodt)rtit Ptdct|.e 8
1971
t h I e a & F e b r i g e rP h i l a d e l p h i a
t8t :01
ll
Cutman J.. Dumsha T.. Lovdahl
Ptoblen S(l\ing ih
P .Hovland I
Mosb) )ear
Lnd.d.nn6
ith.
b o o k . l n c .1 9 9 2 :1 2 3 1 1 9 . ? 7 7 - 1 0 l
1 3 l l o u m e n n B . K l n r S a r l r r l . A r l d jd l
Dehtdl ilctltcnE ol Endodontolog
Munksgaard
Jennaf!
l-hieme
2000:255 2i8.
Prd.tLt
l.l Torabinejad \\ Lnlolo,tk
i

l8

S!nttnl I)en{dn 'lp(ks ltthtkn

St{rckC Gulabilala K Walker R


Ckr)dnran J. F.ndodonticsl''. Mosb)
w o l l l P h i L a d e l pS
i ar L o u r s 2 0 0 2 l 0 l

Lea
&
Ed
8.
I 988:306ll6,
Febriger.l'hiladelphia.
56t576
A.
l5 liope M. ChivianN.. Sigurdsson
Vann W F. Jr. Traunatic tnillies
Pulh||dysol Thefrlp Ed 8th, l\4osb}
2002 603 622
tDc Sr1-ouis
V Treatment
Plannrng
tbf
l6 rsukiboshi
Traumalized Teelh. Quinressence
I
Publishing
Co.Ltd,Tokto.1998.1
23.
Thcrip\ lld 5'.
17. Wcinr l:. llndodonlic
St
N4osb!-Year
Book.lnc
I l6-118,726727
Louis.l995

192

Xlll
T . n r uI l r n i aK
hP P I K G