Anda di halaman 1dari 28

MATERI II

Menggambar Obyek 2D Lanjut

Gb. Toolbar Draw

Membuat Polygon
Simbol:
Polygon

merupakan

instruksi

untuk

menggambar

segi

banyak

beraturan dengan jumlah sisi antara 3 s.d 1024.


Ada 2 jenis polygon yang dapat dibentuk oleh CAD, yaitu :

Polygon yang terbentuk di dalam lingkaran (inscribed)

Polygon yang terbentuk di luar lingkaran (circumscribed)

Ukuran dari polygon ditentukan oleh panjang jari-jari lingkaran (baik


inscribed maupun circumscribed) atau oleh panjang satu sisinya.
Command : polygon
Number of sides <4> : 6
Edge/<center of polygon> : 3,4
Inscribed in circle/circumscribed about circle (I?C): I atau C
Radius of circle : 1

Apabila

kita

hendak

menggunakan

panjang

satu

sisinya

untuk

membentuk polygon, pilihlah edge (e) pada Edge/<Center of Polygon> :


promt , kemudian tentukan titik-titik akhir dari salah satu sisinya.
First end point of edge

: P1

Second end point of edge : P2


Polygon akan digambar sesuai dengan arah perputaran jarum jam.

Membuat Rectangle
Simbol:
Rectangle, entity ini sebenarnya merupakan polyline empat segmen
garis lurus yang tertutup. Untuk menggambarkannya cukup dengan
menentukan 2 titik sudut yang saling berseberangan.
Command : Rectang
First corner : titik 1
Other corner : titik 2

Membuat Arc
Simbol:
Instruksi Arc digunakan untuk membuat Arc atau garis lengkung yang
merupakan bagian dari lingkaran. Dengan instruksi tersebut, Arc bisa
dibuat dengan sebelas cara :
1. Three-Point Arc
Arc dibuat dengan menentukan 3 titiknya. Titik pertama dan titik ketiga
merupakan ujung dari Arc.
Command : Arc
Center/<Start point> : 3,5
Center/<Second point> : 4,4
End point : 5,5.5

2. Start, Center, End


Arc dibuat dengan menentukan titik awal, titik pusat, dan titik akhir.
Yang dimaksud titik pusat disini adalah titik pusat lingkaran dimana arc
merupakan bagian dari lingkaran tersebut.
Command: arc
Center/<Start point> : 4,4
Center/End/<Second point> : c
Center : 3,4
Angle/Length of chord/<End point> : 2.5,3

Titik akhir yang ditentukan tidak harus dilewati oleh arc, tapi hanya
menentukan sudut dimana arc tersebut berakhir. Cara ini juga bisa
dilakukan dengan cara menentukan titik pusatnya lebih dahulu, panjang
jari-jari, sudut awal dan sudut
akhir dengan menggunakan relatives coordinates.
Command : arc
Center/<Start point> : c
Center : 3,4
Start point : @1< 0
Angle/Length of chord/<End point> : @1, 243
Hasil dari instruksi ini sama dengan gambar arc di atas.
3. Start, Center, Included Angle
Arc dibuat dengan menentukan titik pusat, titik awal dan besarnya
sudut yang membentuk arc.
Command : arc
Center/<Start point> : 3,4
Center/End/<Second point> : c
Center : 3,4
Angle/Length of chord/<End point> :
Included Angle :

4. Start, Center, Length of Chord


Arc dibuat dengan menentukan titik awal, titik pusat dan panjang Chord.
Chord merupakan suatu garis lurus yang menghubungkan titik awal dan
titik akhir dari suatu arc. Pada spesifikasi instruksi ini, panjang chord
digunakan untuk menentukan sudut akhir. Jika kita memasukkan nilai
positif pada panjang chord, maka chord akan dilihat berlawanan arah
dengan perputaran jarum jam dan akan membentuk mirror arc (dengan
sudut lebih kecil dari 180). Sedangkan jika nilai negatif yang kita
masukkan maka chord akan dilihat searah dengan perputaran jarum jam
dan akan dibentuk major arc. Perbedaannya dapat dilihat pada contoh
berikut :
Command : arc
Center/<Start point> : 2,1
Center/End/<Second point> : c
Center : 1,1
Angle/Length of Chord/<End point> : L
Length of Chord :1,414 atau 1,414

5. Start, End, Radius


Arc dibuat dengan menentukan titik awal, titik akhir dan panjang jarijari.
Seperti pada spesifikasi chord, pemasukan nilai positif pada panjang jarijari akan membentuk mirror arc, sedangkan pemasukan nilai negatif
akan membentuk major arc.
Command : arc
Center/<Start point> : 2,1
Center/End/<Second point> :
End point : 1,2
Angle/Direction/Radius/<Center point> : r
Radius : 1 atau 1

6. Start, End, Included Angle


Arc dibuat dengan menentukan titik awal, titik akhir dan besarnya
sudut yang membentuk arc.
Command : Arc
Center/<Start point> : 5,3
Center/End/<Second point> : e
End point : 4,4
Angle/Direction/Radius/<Center point> : a
Included angle : 110 atau 110

7. Start, End, Starting Direction


Cara ini dilakukan dengan menentukan arc pada awal
pembentukannya.
Command : Arc
Center/<Start point> : 7,4
Center/End/<Second point> : e
End point : 6,5
Angle/Direction/Radius/<Center point> : d
Direction from start point : 45

8. Center, Start, End


Arc dibuat dengan menentukan titik tengah, titik awal dan titik akhir.
Command : Arc
Center/<Start point> : ce
Specify center point of arc: 5,5
Specify start point of arc: 3,5
Specify end point of arc (Angle/Chord of Length) : 7,5.

9. Center, Start, Angle


Arc dibuat dengan menentukan titik pusat ,titik awal dan besarnya sudut
yang membentuk arc.
Command : Arc
Center/<Start point> : ce
Specify center point of arc: 5,5
Specify start point of arc: 3,5
Specify end point of arc (Angle/Chord of Length) : a
Specify included angle : 45 atau -45

10. Center, Start, Length


Arc dibuat dengan menentukan titik tengah, titik awal dan panjang
chord..
Command : Arc
Center/<Start point> : ce
Specify center point of arc: 5,5
Specify start point of arc: 3,5
Specify end point of arc (Angle/Chord of Length) : l

Specify length of chord : 1.5 atau 1.5

11. Arc Continue


Merupakan arc yang disambung pada akhir garis. Arc continue ini hanya
dapat diterapkan pada line dan arc yang telah ada.
Misalnya terdapat line sepanjang 3 satuan, maka :
Command : arc
Specify start point of arc : tentukan titik awal
Specify end point of arc : 4,3

Membuat Ellipse
Simbol:
Instruksi Ellipse ini digunakan untuk menggambar bentuk-bentuk
ellipse. Untuk membuatnya dapat digunakan beberapa cara.
1. Axis dan Eksentrisitas
Kita membuat ellipse dengan menentukan salah satu sumbu dan
eksentrisitasnya.

Command : ellipse
Axis end point 1or [Arc/Center] : point P1
Axis endpoint 2 : point P2
<Other axis distance>/Rotation : point P3
Gambar berikut akan menjelaskan tentang pembentukan ellipse dengan
cara ini. Pada masing-masing gambar, P1 dan P2 merupakan titik-titik
akhir dari axis pertama dan P3 merupakan jarak axis yang lain (dengan
panjang setengahnya). Axis pertama bias merupakan major axis (sumbu
panjang) ataupun minor axis (sumbu pendek).
Jika kita menjawab <Other axis disance>/Rotation dengan rotation ( r )
maka axis pertama akan diasumsikan sebagai major axis, dan nilai rotasi
yang dapat dimasukkan antara 0sampai 89.4.
2. Titik pusat dan 2 axis
Ellipse dibuat dengan menentukan titik pusat , titik akhir salah satu axis
dan panjang dari axis yang lain. Titik pusat merupakan titik perpotongan
antara major axis dan minor axis, dimana axis pertama tidaklah harus
berupa major axis.
Command : ellipse
Axis end point 1[Arc/Center] : c
Specify center of ellipse : P1
End point of axis : P2
Specify distance to other axis or [Rotation] : P3
Seperti pada cara axis dan end sebelumnya, kita dapat membuat ellipse
dengan menentukan rotasi lingkaran terhadap axis pertama yang besar
sudutnya antara 0sampai 89.4.
3. Arc
Ellipse arc dibuat dengan dasar busur. Sudut dari axis pertama
menunjukkan sudut dari ellipse arc. Axis pertama dapat merupakan

major axis ataupun sebagai minor axisnya. Sebagaimana layaknya


sebuah busur, ellipse arc ini bias dibuat teroutus disatu tempat sesuai
keinginan kita.
Command : ellipse
Axis end point 1[Arc/Center] : Arc
Axis end point of elliptical arc or [Center] : P1
Other end point of axis : P2
Distance to other axis or [Rotation] : P3
Start angle or [Parameter] : P4
End angle or [Parameter/Included Angle] : P5

Mengedit Obyek Gambar 2D

Erase
Simbol:
Perintah erase digunakan untuk menghapus objek gambar yang tidak
diinginkan. Bentuk umum perintah erase adalah sebagai berikut :
Command: erase
Select objects: (pilih objek yang akan dihapus )
Selain menggunakan perintah erase dapat juga menggunakan fasilitas di
menu modify erase. Setelah perintah erase dimasukkan, crosshair
akan berubah menjadi kotak kecil yang disebut digerak gerakkan untuk
memilih bagian bagian dari suatu obyek gambar yang akan dihapus.
Untuk mengakhiri pemilihan objek , maka tekan tombol

(enter), atau

space bar dapat juga klik kanan mouse maka objek yang terpilih akan
terhapus.

Copy
Simbol:
Perintah copy digunakan untuk memperbanyak objek atau entity. Ukuran
dan orientasi dari hasil copy sama dengan objek asal dan merupakan
objek yang berdiri sendiri terhadap objek asalnya, dapat ditempatkan
dimana saja. Objek asal tetap berada pada tempatnya. Bentuk umum
perintah Copy adalah sebagai berikut:

Objek asal

hasil copy objek

Command: copy
Select objects: <pilih objek>
Select objects: enter
Specify base point or displacement: tk 1
Specify second point of displacement : enter

Mirror
Simbol:
Perintah mirror digunakan untuk membuat gambar dengan efek cermin
dari suatu objek, atau dapat juga digunakan untuk mengurangi
menggambar ulang. Objek yang asli dapat juga dihilangkan atau dapat
pula dipertahankan keberadaannya.
2
1
3

Objek awal
Command: mirror

hasil

Select objects: pilih objek 1


Select objects: enter
Specify first point of mirror line: tk 2
Specify second point of mirror line: tk 3
Delete source objects? [Yes/No] <N>: N <artinya gambar asal
tidak akan dibuang>

Offset
Simbol:
Perintah offset digunakan untuk membuat suatu objek secara parallel
terhadap objek lain dengan menentukan jarak atau melalui suatu titik
tertentu:

objek awal

hasil offset

Command: offset
Specify offset distance or [Through] <10.0000>:10
Select object to offset or <exit>: 1
Specify point on side to offset: 2

Array
Simbol:

Perintah Array digunakan untuk menduplikasikan objek dalam


jumlah banyak berdasarkan jumlah baris dan kolom yang diinginkan.
Jarak antara baris baris objek dan kolom kolom objek duplikasi dapat
diatur sehingga didapat objek duplikasi sesuai dengan yang diinginkan.
Cara tersebut terdapat didalam option Array Rectangular. Kemampuan
lain dari perintah array adalah menduplikasikan objek melingkar dari
titik pusat yang dapat ditentukan.
Command: array
Select objects: <pilih objek yang akan di array>
Enter the type of array [Rectangular/Polar] <P>: <pilih salah
satu>
1. Array Rectangular
Jika memilih rectanguler (r), maka AutoCAD akan menanyakan
jumlah baris (horisontal) dan jumlah kolom (vertikal) yang akan dibuat.
Selain itu juga akan ditanyakan tentang jarak antara baris (horisontal)
dan jarak antara kolom (vertikal).

Objek awal

hasil array rectangular

2. Array Polar
Untuk membuat array dengan pola melingkar, dapat mengisi array
type prompt dengan polar (p) . Maka AutoCAD akan meminta pusat dari
pola lingkaran array yang dibuat, banyaknya objek dalam array,
besarnya sudut seluruh array atau sudut antara satu objek dengan objek
yang lain.

objek asal

objek asal

Hasil array yang diputar

Hasil array yang diputar

sesuai arah pusatnya

tidak mengarah pusatnya

Move
Simbol:
Perintah move di gunakan untuk memindahkan satu atau beberapa
objek atau entity dari satu tempat ke tempat lainnya. Bentuk umum
perintah move adalah sebagai berikut :

2
Posisi objek asal

Command: move
Select objects: <pilih objek>

posisi objek setelah di Move

Select objects: enter


Specify base point or displacement: klik 1
Specify second point of displacement or <use first point as
displacement>: klik 2

Rotate
Simbol:
Perintah rotate digunakan untuk merubah orientasi suatu objek dengan
memutar objek berdasarkan titik putar / base point yang dipilih. Kadang
juga perlu memutar gambar untuk menyesuaikan atau mengubah
orientasi suatu objek dan arahnya.

1
objek asal

2
hasil

Command: rotate
Select objects: pilih objek 1
Select objects: enter
Specify base point: tk 2
Specify rotation angle or [Reference]: 30

Option Reference
Jika memutar gambar berdasarkan pedoman suatu sudut, maka pilih
option Reference, sebagai berikut :
( hasil gambar sama dengan tanpa option reference)

Command: rotate
Select objects: <pilih objek>
Select objects: <jika sudah tekan enter>
Specify base point: <pilih suatu titik sebagai titik putar objek>
Specify rotation angle or [Reference]: r
Specify the reference angle <0>: 45
Specify the new angle: 15

Scale
Simbol:
Perintah Scale digunakan untuk merubah ukuran objek yang akan dipilih.
Ukuran gambar dapat diperbesar atau diperkecil secara proposional
dalam arah X atau Y. Untuk memperbesar objek, masukkan scale factor
lebih besar dari 1. Sedangkan untuk memperkecil gambar, gunakan
scale faktor antara 0 sampai 1. Dapat juga memperbesar atau
memperkecil objek dengan dragging.

Sebelum

Sesudah

Command: scale
Select objects: <pilih objek yang akan di skala dengan pick-box
atau window>
Specify base point: < pilih suatu titik sebagai base point >

Specify scale factor or [Reference]: R< pilih skala faktor


diperbesar atau diperkecil, atau pilih reference >
Specify reference length<1>: 2
Specify new length: 3
< scale factor > adalah default nya, kalau langsung memberikan nilai
lebih besar dari satu, misal 2 kemudian < enter > maka obyek akan
diperbesar dua kali.
Dengan option reference , maka suatu objek dapat memberikan ukuran
tertentu dengan pedoman terhadap ukuran objek asal. Misalnya suatu
objek dengan ukuran 1 akan diperbesar 2/3 kalinya, maka gunakan
option reference.

Stretch
Simbol:
Perintah Stretch digunakan untuk mengubah / menggeser ukuran objek
dalam satu arah saja, tanpa merusak keseluruhan gambar. Berbeda
dengan perintah Scale yang merubah obyek dalam dua arah. Sering
dalam menggambar perencanaan harus diubah dalam satu arah,
terutama gambar gambar dalam teknik mesin, dimana sering diadakan
perubahan dalam arah panjang. Sedangkan diameternya tetap. Bentuk
umum perintah Stretch adalah sebagai berikut:

Sebelum

Sesudah

Command: stretch
Select objects to stretch by crossing-window or crossingpolygon.
First corner : <pilih suatu titik pertama untuk crossing>
Other corner : <pilih titik kedua dalam arah diagonal terhadap
titik pertama>
Select objects:
Specify

base

point

or

displacement:

<pilih

suatu

titik

perpindahan / base point>


Specify second point of displacement: <pilih titik kedua untuk
panjang
Perpindahan>

Trim
Simbol:
Perintah Trim ini digunakan untuk memotong / menghilangkan sebagian
garis, busur, atau lingkaran. Bagian yang dipotong / dihilangkan harus
dibatasi oleh suatu pertemuan atau perpotongan dengan garis, busur,
atau lingkaran yang lainnya. Pertama harus menentukan pemotong/tepi
gambar yang akan digunakan untuk memotong objek. Setelah selesai,
barulah dapat menentukan objek objek yang akan dibuang/dipotong.

2
1

objek awal

hasil

Command: trim
Select objects: pilih objek 1
Select objects: enter
Select object to trim or [Project/Edge/Undo]: pilih objek 2

Extend
Simbol:
Perintah extend merupakan kebalikan dari perintah Trim. Perintah
Extend digunakan untuk memperpanjang garis atau busur / arc sampai
pada batas yang ditentukan oleh objek lain. Batas ini dapat berupa garis,
busur, atau lingkaran. Perintah Extend tidak bekerja pada lingkaran.

Objek awal

hasil

Command: extend
Select objects: pilih objek 1
Select objects: enter
Select object to extend or [Project/Edge/Undo]: pilih objek
2

Lengthen

Simbol:
Perintah Lengthen digunakan untuk memperpanjang objek, garis, dan
arc sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Bentuk umum perintah
Lengthen adalah sebagai berikut :

Delta

Untuk

mengubah

panjang

objek

dengan

memasukkan

panjang

penambahannya.
Command: lengthen
Select an object or [DElta/Percent/Total/DYnamic]: DE
Specify delta length or [Angle] <0.0000)>: <berapa panjang
penambahan objek yang akan diperpanjang>
Select an object to change or [Undo]: <klik objek yang akan
di lengthen>
Select an object to change or [Undo]:enter

Percent

Untuk mengubah panjang objek dengan memasukkan nilai prosentase


penambahan atau pengurangannya.

Total

Untuk mengubah panjang objek dengan memasukkan total panjang


objek keseluruhan.

Dynamic

Untuk mengubah panjang objek secara interaktif.

Break

Simbol:
Perintah Break digunakan untuk menghapus sebagian objek yang
berupa garis, Trace, lingkaran, arc, atau 2D polyline. Maka akan diminta
untuk menentukan obyek dan dua titik akhir bagian yang akan dihapus
atau dipotong. Bentuk umum perintah Break adalah sebagai berikut:

2
Sebelum

Sesudah

Command: break
Select object: <pilih objek yang akan diputuskan dan sebagai titik
pertama>
Specify second break point or [First point]: <pilih suatu titik
kedua diobjek yang sama sebagai batas pemutusan>
[First Point] digunakan untuk menentukan kembali titik pertama dari
objek yang akan dihilangkan

Chamfer

Simbol:

Perintah Chamfer hampir sama dengan perintah Fillet, dimana keduanya


menentukan jarak yang dihapus pada garis pertama dan garis kedua.
Perintah Chamfer digunakan untuk menghapus dua pertemuan garis
dengan jarak tertentu dan ujung ujung yang terpotong akan
dihubungkan dengan suatu segmen garis.
1

Command: chamfer
Select first line or [Polyline/Distance/Angle/Trim/Method]:
klik 1

Select second line: klik 2

Polyline

Digunakan apabila terdapat sebuah polyline ( contoh : rectangle) dan


polyline tersebut ingin terdapat chamfer

dengan distance yang sama

disetiap sudutnya. Sehingga tidak perlu mengulang perintah chamfer


disetiap sudut dari polyline itu.

Distance

digunakan untuk mengatur besarnya jarak yang akan dihapus

Angle

Digunakan unutk menentukan besar sudut yang dibentuk dari garis


pertama dan kedua terhadap titik 0 dengan panjang yang telah
ditentukan terlebih dahulu

Trim

Digunakan untuk menentukan apakah objek awal

tetap ada atau

dihapus

Method

Digunakan untuk memilih antara memakai pilihan Angle atau Distance

Fillet

Simbol:

Perintah Fillet akan menghubungkan dua garis, arc atau lingkaran


dengan suatu arc yang telah ditentukan jari jarinya, yang akhirnya
menjadi sudut yang bulat atau tumpul bulat.
1
2

Command: fillet
Current settings: Mode = TRIM, Radius = 10.0000
Select first object or [Polyline/Radius/Trim]: tk 1
Select second object: tk2

Polyline

Digunakan apabila terdapat sebuah polyline ( contoh : rectangle) dan


polyline tersebut ingin terdapat suatu busur dengan radius yang sama
disetiap sudutnya. Sehingga tidak perlu mengulang perintah trim
disetiap sudut dari polyline itu.

Radius

Digunakan untuk mengatur besarnya radius busur yang akan digunakan

Trim

Digunakan untuk menentukan apakah objek awal tetap ada atau


dihapus.

Dengan trim

tanpa trim

Pedit

Perintah Pedit digunakan untuk mengedit 2D Polylines , 3D Polylines


dan 3D Polygon meshes. Perintah Pedit memberikan option lebih banyak
karena polyline adalah kombinasi yang kompleks antara line dan atau
arc dengan kemungkinan lebar line atau arc itu sama atau berbeda.
Bentuk umum perintah Pedit adalah sebagai berikut:
Command: pedit

Select polyline:
Object selected is not a polyline
Do you want to turn it into one? <Y> : y
Enter an option
[Close/Join/Width/Editvertex/Fit/Spline/Decurve/LtypeGen/U
ndo]: join
Jika menjawab Yes ( Y ), maka objek akan diubah menjadi segmen 2D
polyline

tunggal,

sehingga

dapat

mengeditnya

kembali.

Dengan

menggunakan cara ini maka akan dapat menggabungkan garis dan arc
menjadi suatu Polyline.

Explode

Simbol:
Perintah Explode digunakan untuk memisahkan komponen komponen
dari suatu objek yang merupakan satu kesatuan. Objek tersebut bisa
berupa block, 2D dan 3D polyline serta 3D Polygon meshes atau Polyfase
meshes.
Perintah Explode akan membentuk garis garis sederhana atau arc dari
2D dan 3D polylines. Bentuk umum perintah Explode adalah sebagai
berikut :
Command : explode
Select objects Specify opposite corner : (klik obyek yang akan
diexplode)
Perintah Explode tidak hanya digunakan untuk memecahkan objek
polyline saja, tetapi dapat juga digunakan untuk memecahkan objek
objek lain yaitu arsiran, blok, dan dimensi.

Regen

Perintah regen digunakan untuk merefresh atau memogram ulang agar


tampilan koordinat pada layar lebih bersih dan jelas. Ini juga berfungsi
mengindex database untuk tampilan optimal layar dan pilihan performa
objek. Perintah regen ada menu view atau tinggal mengetikkan kata
regen di command line.
Command: regen