Anda di halaman 1dari 16
 
RHINITIS INFEKSI
BAB IPENDAHULUAN
Rhinitis adalah gangguan yang sangat umum yang disebabkan oleh peradangan atauiritasi pada mukosa hidung. Gejala dominan yaitu sumbatan hidung; namun, pada beberapa pasien, pilek, bersin berlebihan atau hidung gatal mungkin menjadi gejala yang palingmengganggu. Penyebab paling umum dari inflamasi hidung adalah infeksi virus dan responalergi terhadap alergen yang terdapat di udara.
(1)
Rhinitis merupakan masalah yang sering hadir dalam peraatan primer dan dikaitkandengan morbiditas yang !ukup besar. "al ini mempengaruhi kualitas hidup, kinerja dankehadiran di sekolah dan tempat kerja, serta memiliki dampak yang signifikan terhadap biaya peraatan kesehatan.
 
#eskipun sebagian besar kasus rhinitis jinak, jangka pendek dan bersifat
 self-limiting
atau dapat sembuh sendiri, namun terdapat sejumlah besar yang mengalamigejala yang lebih signifikan sering dalam jangka aktu yang lama.
($)
%da & jenis rhinitis yang sering ditemukan pada praktek klinik yaitu rhinitis alergi, rhinitisnon'alergi dan rhinitis infeksi.
($)
 Rhinitis alergi terjadi ketika alergen merupakan pen!etus untuk menimbulkan gejala pada hidung. Rhinitis alergi merupakan kondisi yang paling umum terjadi diseluruh dunia. i %merika erikat, mempengaruhi antara 1*'&*+ populasi deasa umum danhingga *+ anak'anak. Rhinitis non'alergi adalah ketika obstruksi dan rhinorrhea terjadi dalamkaitannya dengan non'alergi, pen!etus non'infeksi seperti perubahan !ua!a, paparan bau yangmenyengat atau asap rokok, perbedaan tekanan udara, dan lain'lain. iperkirakan mempengaruhilebih dari 1-'$* juta pasien di %merika erikat, dengan rhinitis vasomotor merupakan subtipeyang paling umum.
(&)
 edangkan pada rhinitis infeksi,
common col
 dan banyak virus(
rhinovirus, coranovirus, respiratory syncytial virus/ 
 R, dan lain'lain) sering menyebabkanrhinitis. "anya sejumlah ke!il infeksi virus yang memiliki komponen superinfeksi dengan bakteri (*,/'$+). ebagian besar anak'anak normal akan memiliki rata'rata 0' kali 2pilek3 per tahun. 4nfeksi bakteri (
Streptococcus, Haemophilus, Moraxella
) kurang umum tetapi dapat berkembang menjadi rhinosinusitis umumnya dengan sumbatan hidung, nyeri pada ajah, krusta
 
dan dis!harge mukopurulen. #eskipun jarang dalam peraatan primer, jamur dan infeksiopurtunistik lainnya juga dapat mun!ul dan harus dipertimbangkan pada individu denganimunosupresi.
($)
5erdasarkan perjalanan penyakitnya, infeksi dapat berlangsung akut maupun kronis,dengan batasan aktu kurang atau lebih dari 1$ minggu. Rhinitis infeksi terbagi atas rhinitis akutyang merupakan manifestasi dari rhinitis simpleks, rhinitis kronis yang terdiri dari rhinitishipertrofi, rhinitis sika dan rhinitis spesifik (rhinitis atrofi, rhinitis difteri, rhinitis jamur, rhinitistuberkulosa dan rhinitis sifilis).
()
BAB IIPEMBAHASANA.
 
DEFINISI
Rhinitis adalah terjadinya proses inflamasi mukosa hidung yang dapat disebabkan olehinfeksi, alergi atau iritasi, dan se!ara klinis didefinisikan oleh beberapa gejala umumdari
nasal 
 
discharge
, gatal, bersin, hidung tersumbat dan kongesti. Rhinitis infeksi dimana prosesinflamasi disebabkan oleh mikroorganisme penyebab infeksi yang terdiri dari virus, bakteri nonspesifik, bakteri spesifik dan jamur.
($,)
B.
 
EPIDEMIOLOGI
ata mengenai epidemiologi rhinitis infeksi sangat terbatas bila dibandingkan denganrhinitis jenis laiinya, terutama rhinitis alergi. 6amun, berdasarkan 77,
commoncold 
 merupakan alasan utama anak'anak tidak masuk sekolah dan orang deasa kehilangan pekerjaan. etiap tahunnya di %merika serikat, terdapat jutaan kasus
common cold 
. 8rangdeasa memiliki rata'rata $ 9 & kali pilek per tahun dan pada anak'anak 0 9 1* kali per tahun.
 
:anita, khususnya usia $* 9 &* tahun, menderita pilek lebih daripada pria.
 National  Institute of Allergy and Infectious Disease
 menghubungkan kemungkinan ini pada angkakejadian yang tinggi dari kontak dengan anak ke!il. 8rang dengan usia lebih dari 0* tahunmemiliki kurang dari satu pilek per tahun.
(/,0)
 
 hinovirus
 menyebabkan sekitar &*+ ' &/+ dari semua
common cold 
 pada deasa, danlebih aktif pada aal musim gugur, musim semi dan musim panas. 4lmuan per!aya,
!oronavirus
 menyebabkan presentase besar dari semua
common col
 pada deasa,yang paling sering terjadi pada musim dingin dan aal musim semi.
(0)
Rhinitis virus dapatmenjadi predisposisi infeksi bakteri yang dapat berakibat pada hilangnya akitivitas silia mukosahidung. Rhinitis dapat dikelola gejalanya, tetapi jika kondisi yang sama berlanjut lebih dariseminggu kemudian ditambah infeksi bakteri maka antibiotik harus diresepkan.
()
 ekitar *,/+ '$+ dari infeksi virus pada traktus respiratorius bagian atas akan berkembang menjadi infeksi bakteri akut.
()
C.
 
PATOFISIOLOGI
irus menyebabkan infeksi dengan mengatasi sistem pertahanan tubuh yang kompleks.Pertahanan tubuh pada lini pertama yaitu mukus, diproduksi oleh membran pada hidung dantenggorokan. #ukus menangkap material yang kita hirup< serbuk sari, debu, bakteri dan virus.=etika virus penetrasi di mukus and masuk sel, hal ini menyebabkan perintah pada mesin pembuatan protein untuk memproduksi virus baru, yang pada gilirannya, akan menyerang sekitar sel.
(-)
etelah masa inkubasi $ 9 $ jam, sebagian besar pasien mengalami nyeri tenggorokanatau gatal yang diikuti dengan obstruksi hidung,
rhinorrhea
 dan bersin.
(1*)
8bstruksi hidungdisebabkan oleh dilatasi pembuluh darah akibat proses inflamasi, dan edema juga akanmemperberat terjadinya obstruksi. edangkan
rhinorrhea
 terjadi oleh eksudasi serum dan sekresidari mukus karena adanya stimulasi kolinergik.

Puaskan Keingintahuan Anda

Segala yang ingin Anda baca.
Kapan pun. Di mana pun. Perangkat apa pun.
Batalkan Kapan Saja
576648e32a3d8b82ca71961b7a986505