Anda di halaman 1dari 3

No

Nama

Hukum
Newton I

Hukum
Newton II
Hukum
Newton III
HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI, MEDAN GRAVITASI
Gaya
[gaya gravitasi] = ((6,67 * 10^(gravitasi
11)) * [massa]_A * [massa]_B ) /
[jarak dua massa]^2
Medan
[medan gravitasi] = ((6,67 * 10^(gravitasi
11)) * [massa bumi]) / [jarak dua
pusat massa]^2
Medan
[medan gravitasi] = ((6,67 * 10^(gravitasi
11)) * [massa bumi]) / ([jari-jari
bumi] + [jarak benda dari
permukaan bumi])^2
GESEKAN
gaya gesek
[gaya gesek kinetik] = [koefisien
Koefisien gesek statis >
kinetik
gesek kinetik] * [gaya normal]
koefisien gesek kinetik
Gaya gesek
[gaya gesek statik] = [koefisien
statik
gesek statik] * [gaya normal]
USAHA, DAYA, ENERGI
Usaha
[usaha] = [gaya] * [jarak] * cos
Gaya searah dengan
theta
perpindahan = usaha(+)
Gaya berlawan arah
dengan perpindahan =
usaha(-)
Daya
[daya] = [usaha] / [waktu]
Energi
[energi kinetik] = (1/2) * [massa] *
kinetik
[kecepatan]^2
Energi
[energi potensial] = [massa] *
potensial
[percepatan gravitasi] *
[ketinggian benda]
Usaha
[usaha] = [energi kinetik akhir]
[energi kinetik awal]
Usaha
[usaha] = - ([energi potensial
akhir] [energi potensial awal])
HUKUM KEKEALAN ENERGI MEKANIK
Hukum
[energi mekanik] = [energi
kekekalan
kinetik ] + [energi potensial]
Energi mekanik =
energi
konstan
Medan
[energi mekanik] = ((1/2) *

6
7

9
10
11

12
13

14

15

Rumus
Syarat
HUKUM NEWTON TENTANG GERAK
Sigma([gaya]) = 0
Percepatan = 0
Kecepatan = 0
Kecepatan = konstan
Sigma([gaya]) =
[massa]*[percepatan]
[gaya aksi] = - [gaya reaksi]

gravitasi
homogen
16

Medan gaya
pegas

17

Momentum

18
19

Impuls
Impuls

20

Impuls

21

Tumbukan
sentral

22

Ledakan

23

Koefisien
restitusi

24

Besar sudut

[massa] * [kecepatan]^2) +
([massa] * [percepatan gravitasi] *
[ketinggian benda])
[energi mekanik] = ((1/2) *
[massa] * [kecepatan]^2) + ((1/2)
* [konstanta pegas] *
[simpangan]^2)
MOMENTUM, IMPULS
[momentum] = [massa] *
[kecepatan]
[impuls] = [gaya] * [waktu]
[impuls] = [momentum akhir]
[momentum awal]
[impuls] = [massa] *([kecepatan
akhir] - [kecepatan awal ])
HUKUM KEKEKALAN MOMENTUM
([massa]_A * [kecepatan awal]_A)
Arah kecepatan ke
+ ([massa]_B * [kecepatan
kanan = kecepatan (+)
awal]_B) = ([massa]_A *
Arah keecepatan ke kiri
[kecepatan akhir]_A) + ([massa]_B = kecepatan (-)
* [kecepatan akhir]_B)
([massa] * [kecepatan awal]) =
([massa]_A * [kecepatan akhir]_A)
+ ([massa]_B* [kecepatan
akhir]_B)
[Koefisien restitusi] = Massa benda A = massa
(([kecepatan akhir]_B [kecepatan benda B
akhir]_A) / ([kecepatan awal]_B
Arah kecepatan ke
[kecepatan awal]_A))
kanan = kecepatan (+)
Arah keecepatan ke kiri
= kecepatan (-)
Lenting sempurna =
koefisien restitusi 1 (e =
1)
Lenting sebagian =
koefisien restitusi (0 < e
< 1)
Tidak lenting sama
sekali = koefisien
restitusi 0 (e = 0)
GERAK ROTASI
[besar sudur] = ([kecepatan sudut
awal] * [waktu]) + ((1/2) *
[percepatan sudut] * [waktu]^2)

25

Kecepatan
sudut

26

Kecepatan
sudut

27

Momen gaya

28

Momen gaya

29

Momen
inersia
Momentum
sudut

30

[kecepatan sudut akhir] =


[kecepatan sudut awal] +
([percepatan sudut] * [waktu])
[kecepatan sudut akhir]^2 =
[kecepatan sudut awal]^2 + (2 *
[percepatan sudut] * [besar
sudut])
[momen gaya] = [jarak benda ke
sumbu putar] * [gaya]
[momen gaya] = [momen inersia]
* [percepatan sudut]
[momen inersia] = [konstanta
benda} * [massa] * {jari-jari]^2
[momentum sudut] = [momen
inersia] * [kecepatan sudut]