Anda di halaman 1dari 9

STANDAR 2.

TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM


PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU
2.1 Sistem Tata Pamong
Sistem tata pamong Program Studi Ilmu Ternak Universitas Islam Balitar berjalan
secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat
memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam institusi
perguruan tinggi. Tata pamong didukung oleh budaya organisasi yang dicerminkan
dengan ada dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika
mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan, sangsi, pedoman,
dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio).
Sistem tata pamong (input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal
yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) telah diformulasikan
dengan mengakomodir semua pihak yang berkepentingan, disosialisasikan,
dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.
Hal-hal yang menjadi fokus di dalam tata pamong adalah termasuk penyusunan
kebijakan dan strategi yang memungkinkan terpilihnya pemimpin dan pengelola
yang kredibel dan sistem penyelenggaraan program studi secara kredibel,
transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan berkeadilan.
Universitas Islam Balitar menerbitkan SK Rektor No 13/1/Unisba.1/I/2010 tentang
Tata Pamong untuk memastikan pelaksanaan organisasi dan sistem tata pamong
yang baik (good governance) yang dapat mencerminkan kredibilitas, transparansi,
akuntabilitas, tanggungjawab, dan keadilan. Pelaksanaanya didukung oleh Buku
Pedoman Pelaksanaan Tata Pamong Universitas Islam Balitar. Buku pedoman
tersebut disusun berdasarkan Statuta Universitas Islam Balitar dan SK Rektor No
13/1/UNISBA.1/I/2010 tentang pedoman tata pamong Universitas Islam Balitar.
Prinsip-prinsip kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan
keadilan dapatlah diuraikan sebagai berikut:

1. Kredibel,
Tata pamong dalam PS Ilmu Ternak mengikuti mekanisme yang telah disepakati
bersama. Sistem Tata Pamong yang kredibel dilaksanakan dengan pembuatan

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 1

Renstra, Renop dan Program Kerja PS. Dengan demikian PS ilmu ternak
UNISBA telah melaksanakan sistem tata pamong yang kredibel.
2. Transparan
a) Transparansi Internal
Transparansi PS dicerminkan dalam tata cara pemilihan ketua PS berdasarkan
keputusan rektor No...... . Calon ketua PS diusulkan oleh Dekan berdasarkan
keputusan rapat pleno fakultas yang dihadiri oleh dekan, dosen, tenaga
kependidikan. Kemudian Dekan mengajukan naman calon ketua PS kepada
Rektor untuk mendapatkan penetapan dan pengesahan. Selanjutnya Ketua PS
terpilih bersama dengan dosen menyusun Program Kerja dan Rencana Anggaran
(PKRA) yang dituangkan sesuai dengan Surat Keputusan Rektor setiap tahunnya
dan kemudian diusulkan ke dekan.
b) Transparansi Eksternal
Adanya kemudahan akses bagi

dosen,

mahasiswa

dan

pihak

yang

berkempentingan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan melalui website


dan infromasi langsung.
3. Akuntabilitas,
Aspek akuntabel antara lain dicerminkan dalam
a. Memonitor dan mengevaluasi proses belajar mengajar

Menyampaikan

laporan pertanggungjawaban bahwa visi, misi, tujuan dan sasaran program


studi yang dirumuskan dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak-pihak di
luar program studi.(kurang)
4. Tanggung jawab,
PS ilmu ternak telah memiliki sistem tata pamong yang bertanggung jawab.
Pertanggungjawaban dilakukan dalam forum rapat internal PS setiap semseter
yaitu pada awal semester. Pertanggungjawaban disampaikan kepada dekan pada
saat rapat bersama fakultas. Adapunlaporan pertanggungjawaban sebagai
berikut :
a. Penyampaian KHS
b. Penyampaian evaluasi kinerja dosen
c. Penyampaian hasil pelacakan alumni untuk mengetahui kinerja lulusan
dan mendapatkan masukan untuk perbaikan PS.
5. Adil,
Ketua PS dalam menjalankan tugasnya bertindak adil. Beberapa sifat keadilan
yang dilakukan di PS adalah sebagai berikut :

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 2

a. Menyeimbangakan beban tugas mengajar untuk setiap dosen dalam setiap


semester.
b. Menyeimbangkan beban tugas membimbing PKL, Skripsi, Penasehat
Akademik, Penguji PKL, dan Penguji Skripsi.
c. Menyeimbangkan pembagian tugas kepada dosen seperti kepanitiaan.
Untuk memastikan tata pamong yang kredibel, transparan, Akuntabel,
bertanggungjawab, dan adil. Pelaksanaanya didukung oleh Buku Pedoman Pelaksanaan
Tata Pamong Universitas Islam Balitar. Buku pedoman tersebut disusun berdasarkan
Statuta Universitas Islam Balitar dan SK Rektor No 13/1/UNISBA.1/I/2010 tentang
pedoman tata pamong Universitas Islam Balitar. Adapun struktur hirarki dan hubungan
antar unit seperti pada gambar berikut :
Ketua
Program Studi Ilmu Ternak

Sekretaris
Program Studi Ilmu Ternak

Kepala Laboratorium

keterangan :
1.
2.

Kelompok Dosen

Alur Instruksi

2.2 Kepemimpinan
Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur
dalam program studi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang
disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.
Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi
visi yang realistik, kredibel, serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang
menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi
secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 3

mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam
perguruan tinggi. Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan
operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik. Kepemimpinan
operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam
kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan
pemahaman

tata

kerja

antar

unit

dalam

organisasi

perguruan

tinggi.

Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan


menjadi rujukan bagi publik.
Jelaskan pola kepemimpinan dalam Program Studi.
Kepemimpinan program studi Ilmu Ternak memiliki karakteristik yang kuat dalam :
kepemimpimpinan operasioanl, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan
publik.
Adapun pola kepemimpinannya adalah sebagai berikut:
1. Kepemimpinan Operasional
Kemampuan ketua program studi Ilmu Ternak menjabarkan visi dan misi menjadi
program kerja. Dalam melaksanakan kepemimpinannya mengarahkan dosen,
mahasiswa dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya
sesuai dengan peraturan akademik dan non akademik, kode etik dan kebijakan yang
telah ditetapkan oleh institusi sesuai dengan visi misi.
2. Kepemimpinan Organisasi
Ketua program studi Ilmu Ternak bekerjasama dengan program studi lain guna
mewujudkan tujuan program studi. Dalam melaksanakan tugas dan pengambilan
keputusan,

ketua

program

studi

selalu

melibatkan

dekanat,

dosen

dan

mempertimbangkan aspirasi mahasiswa. Program studi Ilmu Ternak secara berkala


melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum dengan melibatkan sitivas
akademika, alumni dan stakeholders yang merefleksikan perkembangan keilmuan
serta kebutuhan pasar lokal, nasional dan internasional.
3. Kepemimpinan Publik

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 4

Dalam melakukan tugas ketua program studi Ilmu Ternak didukung oleh dekanat,
selalu menjalin kerjasama dengan berbagai instansi terkait dan institusi untuk
meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi.
2.3

Sistem Pengelolaan

Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup planning, organizing,
staffing, leading, controlling yg efektif dilaksanakan dan sesuai dengan SOP.
Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup planning, organizing,
staffing, leading, controlling, serta operasi internal dan eksternal meliputi:
Planning
Program studi mengacu pada uraian tugas pokok dan fungsi serta melaksanakan
penyelenggaraan pendidikan yang dalam pelaksanaannya telah terprogram sebagaimana
tertera pada Rencana Strategi (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop).
Organizing
Setiap kegiatan selalu mengacu pada rencana yang telah ditetapkan dan dalam
pelaksanaannya dibentuk panitia pelaksana.
Staffing
Ketua program studi dalam memberikan tugas kepada dosen disesuaikan dengan
kompetensinya.
Leading
Ketua program studi dalam memimpin program studi dilakukan secara komunikatif,
transparan dan demokratis.
Controlling
Ketua program studi melakukan pengawasan terhadap dosen dan mahasiswa secara
periodik dalam bentuk langsung pada saat proses pembelajaran, monitoring dan evaluasi
kinerja dosen dengan pembagian kuisioner kepada mahasiswa, serta rapat evaluasi dan
konsultasi kinerja dosen.
Dokumen Pendukung
1. Statuta Universitas Islam Balitar
2. Renstra dan Renop Universitas Islam Balitar
Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 5

3. Buku Pedoman Pendidikan Universitas Islam Balitar


4. Buku Pedoman Akademik Fakultas Peternakan
5. Standar Operasional Prosedur Kinerja Administrasi Program Studi

2.4

Penjaminan Mutu
Bagaimanakah pelaksanaan penjaminan mutu pada Program Studi? Jelaskan.

Program studi Ilmu Ternak sudah mempunyai sistem penjaminan mutu internal dan
dilaksanakan dengan optimal. Rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh tim penjaminan
mutu sudah ditindaklanjuti. (disesuaikan dengan Pencaminan mutu Universitas)
Penjaminan mutu

di Universitas Islam Balitar dilakukan oleh Sistem Penjaminan Mutu

Akademik (SPMA). SPMA membuat standar operasional prosedur penjaminan mutu


penyelenggaraan pendidikan yang selanjutnya menjadi acuan program studi Ilmu Ternak dalam
menyusun manual penjaminan mutu. Salah satunya SPMA menyelenggarakan pelatihan
peningkatan penjaminan mutu baik kompetensi dosen dan peningkatan kualitas bahan ajar,
Silabus dan Rencana Program Pengajaran (RPP).
SPMA melakukan monitoring dan evaluasi proses pembelajaran di program studi. Evaluasi
yang telah dilakukan adalah evaluasi kinerja dosen dalam proses pembelajaran, meliputi :
perkuliahan, pembimbingan skripsi dan pembimbingan akademik.
Dari hasil evaluasi SPMA kemudian disampaikan ke ketua program studi Ilmu Ternak. Ketua
program studi menyampaikan hasil evaluasi kepada para dosen.
2.5 Umpan Balik
Apakah program studi telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui
umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan mengenai
harapan dan persepsi mereka?

Jika Ya, jelaskan isi umpan balik dan tindak

lanjutnya.

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 6

Program studi Ilmu Ternak sudah melakukan penjaringan umpan balik dengan
sumber dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan (stakeholder). Umpan
balik digunakan untuk perbaikan kurikulum, pelaksanaan proses pembelajaran, dan
peningkatan kegiatan program studi
Umpan Balik dari
(1)
Dosen

Isi Umpan Balik


(2)
Evaluasi Silabus dan RPP

Tindak Lanjut
(3)
Melaksanakan evaluasi dan
revisi Silabus dan RPP setiap
akhir

Usulan

perbaikan

kurikulum)
kurikulum Peninjauan

program studi Ilmu Ternak

Usulan

semester(sesuai

penyediaan

dg

kurikulum

setiap lima tahun sekali


Lokakarya kurikulum

akses Instalasi internet wifi

internet

Setiap dosen mempunyai


password

sendiri

mengakses

untuk
Internet

kampus.

Peningkatan

kualitas

Bandwitck

(konsultasi

dengan P Tofik)
dan Pembinaan
kemampuan

kuantitas pembelajaran

mengajar

melalui

Program
Ketrampilan

program

Peningkatan
Dasar

Teknik

Instruksional (PEKERTI) dan


Peningkatan
Mahasiswa

sarana

prasarana pembelajaran
Peningkatan
kualitas
kuantitas

Applied Approach (AA)


dan Laptop, LCD, jaringan Wifi
dan Penambahan

peralatan

peralatan praktikum

Laboratorium
Peningkatan kenyamanan kelas

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

LCD, AC

Page 7

Alumni

Penyediaan akses internet


Saran perbaikan Kurikulum

Instalasi internet wifi


Review Kurikulum setiap lima

Pengguna lulusan

Saran perbaikan Kurikulum

tahun sekali
Review Kurikulum setiap lima
tahun sekali

2.6 Keberlanjutan
Jelaskan upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi ini,
khususnya dalam hal:
Program studi Ilmu Ternak Universitas Islam Balitar sudah melakukan upaya-upaya yang
kongkrit dalam rangka menjamin keberlanjutan program studi yang mencakup:
1. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa, dengan cara :
Melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di wilayah Blitar raya dan sekitarnya
Mengadakan seminar, pameran dan gelar teknologi bagi siswa-siswa SMA dan
sederajadnya
Promosi melalui brosur, banner, radio dan media cetak di wilayah Blitar dan sekitarnya.
Meningkatkan peluang bagi calon mahasiswa yang berasal dari pondok pesantren melalui
program bea siswa pesantren
Meningkatkan peluang bagi mahasiswa yang kurang mampu melalui bea siswa kurang
mampu.
Memberikan bea siswa bagi lulusan SLTA berprestasi
2. Upaya peningkatan mutu manajemen, dengan cara :
Mengelola secara efisisensi dan efektifitas program studi
Melakukan evaluasi program dan kinerja seluruh unsur yang terkait dalam
manajemen.

Meninjau ulang (manajemen review) dokumen akademik untuk disesuaikan dengan

kebutuhan terkini.
Mengikutsertakan tenaga administrasi dalam pelatihan manajemen maupun sistem
informasi sesuai dengan bidang pekerjaannya untuk peningkatan kualitas manajemen dan

layanan publik.
Mengirimkan dosen & tenaga kependidikan untuk mengikuti pelatihan ataupun
pendidikan lanjut

3. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan, dengan cara :


Peninjauan ulang kuriukulum

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 8

Meningkatkan soft skills mahasiswa


Pemanfaatan teknologi informasi
Melibatkan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian masyarakat
Mengirim mahasiswa mengikuti
4. Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan:

Pemanfaatan sarana dan prasarana dalam penelitian.

5. Upaya dan prestasi memperoleh dana hibah kompetitif :

Mengikuti workshop penyusunan proposal hibah


Membuat proposal hibah penelitian ditingkat Universitas dan Dikti

Borang Akreditasi Program Studi Ilmu Ternak 2011

Page 9