Anda di halaman 1dari 2

Tokoh Entrepreneur Indonesia

Rhenald Kasali dan Rumah Perubahan berusaha menjadikan Indonesia Lebih Baik.
Beliau merupakan guru besar di bidang ilmu manejemen di Fakultas ekonomi Universitas Indonesia.
Ternyata saat kuliah beliau memiliki IP sebesar 2,49 (tapi bisa jadi professor lho) dan berkat sebuah
keberuntungan beliau mendapat bantuan dana beasiswa pada saat tingkat dua. "Seburuk apapun
kondisinya, berusalah menghadapi!, itu adalah prinsip yang jadi pegangan Pak Rhenald. Nah, yang
membuat Pak Rhenald masuk dalam daftar ini adalah kesuksesan beliau membangun Yayasan Rumah
Perubahan. Yayasan ini berdiri dengan tujuan untuk menjadikan Indonesia lebih baik melalui misi
perubahan. Pembahasan lebih detail tentang Rumah Perubahan akan hadir di lain waktu ya.

Tri Mumpuni membawa cahaya ke penjuru Indonesia. Bahkan PLN saja belum bisa loh.
Ibu Tri Mumpuni bersama suami, membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai
sumber energi listrik bagi wilayah yang belum terjangkau atau sulit dijangkau oleh PT PLN. Ibu Puni
(sapaan untuk Ibu Tri Mumpuni) menjadi Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (Ibeka), yaitu
lembaga swadaya yang dirikan pada 17 Agustus 1992. Melalui lembaga inilah beliau terus berupaya
mengembangkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya meningkatkan pemanfaatan listrik secara
produktif. Ingin tau sepak terjang Ibeka? Enteni wae tanggal mainnya hehehe.
Masril Koto jebolan SDTT yang pernah membuat Pak Menteri sampai mengeluarkan kebijakan publik.
Bersama para rekannya, petani yang tak tamat sekolah dasar itu mendirikan Lembaga Keuangan Mikro
Agribisnis (LKMA) Prima Tani di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera
Barat, pada 2007. LKMA Prima Tani di Nagari Koto Tinggi itu menjadi cikal bakal program
pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) nasional. Awal ceritanya tahun 2007, Menteri Pertanian
Anton Apriyantono meresmikan LKMA Prima Tani. Tak disangka Pak Masril berkata kalau seandainya
Pak Menteri membuat yang seperti dilakukan Pak Masril tentu hasilnya lebih cepat. Akhirnya setelah itu
pemerintah meluncurkan program PUAP. Incredible Masril Koto, hahaha. Perjuangan pendirian LKMA
tidak mudah lho. Tunggu cerita lengkapnya ya.
Silverius Oscar Unggul aka Onte, gagah berani melindungi alam dari para penjajah.
Silverius Oscar Unggul merupakan Presiden Direktur Radio Swara Alam dan Televisi Kendari. Mungkin
sebagian kamu masih asing dengan beliau. Tapi beliau ini terkenal loh, setara Pak Anies Baswedan lah
(karena pernah mendapat penghargaan yang sama hehehe). Beliau punya panggilan unik, Onte yang
berarti Orang NTT. Ya, beliau itu orang NTT yang lahir di Kendari. Sepak terjang beliau dalam
pelestarian alam dengan memberdayakan masyarakat menjadikan beliau sangat layak bersanding dengan
tokoh lain dalam daftar ini. Cerita mengenai kegarangan beliau melawan para penjajah hutan (pembalak
liar) bersama masyarakat akan dibahas di artikel berikutnya, ditunggu ya, diingatkan kalau kelamaan
munculnya juga boleh hehehe.

Nah, 4 tokoh tadi merupakan para social entrepreneur Indonesia yang luar biasa. Tidak banyak orang
yang melakukan apa yang telah mereka lakukan. Jadi apa kamu ingin menjadi penerus salah satu dari
mereka?