Anda di halaman 1dari 37

PENGELOLAAN TANAH PUCUK DAN

TANAH PENUTUP

EDY JAMAL TUHETEU

Pendahuluan
Bagi operasi pertambangan terbuka, tanah pucuk adalah
bagian dari horison A (top soil) sampai ke horison B
(subsoil)
Batuan penutup adalah batuan yang tidak mengandung
mineral berharga pada kegiatan tambang terbuka, yang harus
digali untuk dapat menggali bijih atau batubara target
Secara umum batuan penutup dapat dibedakan menjadi:
Overburden (termasuk juga interburden pada tambang batubara)
untuk batuan yang menudungi bijih atau batubara
Waste rock untuk batuan samping di sekeliling badan bijih

Tetapi istilah overburden atau batuan penutup menjadi


lebih sering digunakan tidak saja untuk menyebut batuan
yang menudungi tetapi juga batuan samping pada tambang
terbuka

Profile Tanah

Profile Tanah

Pengelolaan Tanah Pucuk


Pengupasan tanah pucuk merupakan kegiatan
penggalian awal setelah lahan pertambangan
dibersihkan dari tumbuhan (land clearing)
Karena merupakan media yang baik untuk
tumbuhnya tanaman, tanah pucuk perlu
dikonservasi agar tetap terjaga kualitasnya pada
saat akan digunakan dalam kegiatan revegetasi
Oleh karena itu pekerjaan pengupasan tanah pucuk
dibedakan dengan pekerjaan penggalian batuan
penutup menggunakan alat gali dan angkut yang
kapasitasnya disesuaikan dengan kondisi di
lapangan

Tahapan Pengelolaan Top Soil

Pengupasan dan Penimbunan Tanah


Penutup

Pengupasan Tanah Penutup

Praktek Penanganan Tanah Pucuk


Sebaiknya tanah pucuk segera ditebarkan pada lahan
reklamasi yang siap untuk ditanami namun hal ini hanya bisa
diterapkan pada tambangtambang yang sudah beroperasi
sehingga lahan reklamasi sudah tersedia
Untuk tambang yang baru mulai beroperasi, tanah pucuk
harus ditimbun pada suatu tempat yang telah disiapkan:
Dalam bentuk tumpukan, tumpukan tidak boleh terlalu tinggi
(maksimum 3 m)
Jika akan disimpan lama (misalnya lebih dari 6 bulan), timbunan
digaru dan ditanami dengan tumbuhan penutup untuk menjaga
kesuburan dan aktivitas biologi.
Dilengkapi dengan pengendali erosi untuk menangkap material
yang tererosi
Harus dilakukan perawatan untuk menjaga kualitas tanah pucuk

Contoh Pengendalian
rumput Liar pada
tanah pucuk

Batuan Penutup pada Tambang Batubara

Permasalahan yang Dihadapi dalam


Pengelolaan Batauan Penutup
Jumlah yang banyak sehingga penggalian dan
penimbunannya akan mengubah bentang alam
secara signifikan; biaya pemindahan batuan
penutup merupakan komponen biaya yang
terpenting pada suatu tambang terbuka.
Bagian terbesar dari batuan penutup tidak memiliki
unsur hara yang dibutuhkan untuk revegetasi
Jika mengandung mineral sulfida berpotensi
membentuk air asam tambang (acid rock/mine
drainage)

Karakterisasi Batuan Penutup


Ditinjau dari kemudahannya untuk digali:
Easy digging: mudah digali secara langsung dengan
menggunakan ekskavator; UCS 110 MPa
Medium hard digging: umumyna penggalian dibantu
dengan penggaruan (ripping); UCS 1025 MPa
Hard digging: diberaikan dengan cara peledakan atau
dengan rock cutting (UCS> 25 Mpa)
Very hard digging: diberaikan dengan cara peledakan
Ditinjau dari kemampuannya yang membentuk air asam
tambang (karakteristik geokimia batuan):
Potentially acid forming (PAF)
Non acid forming (NAF)

Penggalian Batuan Penutup


Penggalian batuan penutup dapat dilakukan
dengan cara:
Penggalian langsung dengan ekskavator (shovel,
backhoe, dll) contohnya pada tambang nikel laterit.
Penggalian dengan water jet (monitor) dilakukan
pada endapan timah aluvial
Melalui proses penggaruan menggunakan ripper
umum di tambang batubara untuk batuan penutup yang
medium hard
Melalui proses pengeboran & peledakan umum
dilakukan di tambang bijih atau beberapa tambang
batubara

Pemilihan Area Timbunan Batuan Penutup


Dipengaruhi oleh faktor faktor berikut:
Badan bijih atau sebaran cadangan dan geometri
pit penambangan.
Sekuen penambangan
Batasan fisik di permukaan:

Geografi (topografi, aliran air)


Geologi (tipe batuan/tanah dasar)
Lingkungan (flora dan fauna)
Situs sejarah atau budaya
Keberadaan infrastruktur lain

Metode pengangkutan batuan penutup

Pemilihan Area Timbunan Batuan Penutup


Terletak di dalam wilayah IUP
Tidak cadangan yang layak tambang di bawahnya
Jarak aman terhadap fasilitas penting, seperti
menara kabel listrik pemukiman.
Jarak aman terhadap sungai berdasarkan
pertimbangan risiko kelongsoran (geoteknik) dan
pencemaran (air asam tambang)
Pada jarak yang masih ekonomis (komponen biaya
penggalian batuan penutup merupakan
komponen penting dari biaya operasi secara
keseluruhan)

Tipe Timbunan
Valleyfill/crest dump: timbunan yang dibuat
dengan mengisi material pada sebagian atau
keseluruhan lembah
Terraced dump: Timbunan ini dapat
diterapkan pada topografi yang tidak terlalu
curam dengan mengkonstruksi timbunan dari
bawah ke atas. Ketinggian setiap jenjang
(bench) biasanya 15 sampai 30 meter

Truck Dumping: Direct & Indirect

Valley Fill Dump

Perencanaan Batuan Penutup


Aspek kestabilan timbunan:
Pertimbangan geoteknik dalam perancangan timbunan:
Geometri (tinggi lereng, kemiringan)
Pemadatan timbunan
Pengendalian erosi

Pertimbangan penyaliran (drainage) dalam perancangan


timbunan:
Aliran alami pada dasar timbunan
Sistem penyaliran

Aspek air asam tambang


Pertimbangan penempatan batuan PAF (encapsulation)
Kemungkinan difusi oksigen ke dalam timbunan

Pengaturan Penempatan Batuan untuk


Pencegahan Air Asam Tambang

Strategi Penimbunan untuk pencegahan


Air Asam Tambang PT KPC

Pemantauan
Pemantauan yang perlu dilakukan:
Pemantauan geoteknik pada lereng untuk mengamati
kestabilan lereng terhadap kemungkinan longsor, baik
pada saat kegiatan penimbunan masih aktif maupun pada
saat sudah mencapai bentuk final seperti yang telah
direncanakan
Pemantauan erosi
Pemantauan kualitas air penyaliran tambang, baik
terhadap kemungkinan terbentuknya air asam tambang
maupun aspek kualitas air terkait dengan potensi
pencemaran terhadap badan air

Infrastruktur timbunan batuan penutup


Pemantauan
Sarana penyaliran yang baik
Kolam pengendap untuk pengendali
kualitas air tambang yang melalui timbunan
sebelum memasuki badan perairan
Pengendali erosi

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai