Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PENGERTIAN HUKUM KETENAGAKERJAAN


MENURUT PARA AHLI
TUGAS PERSONAL
MATA KULIAH : HUKUM KETENAGAKERJAAN

DISUSUN OLEH :
MUHAMMAD ZAINUR RAHMAN (NPM: 16.62.0194)
DOSEN PENGAMPU: M. FARID ZAIN, SH., MH

FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN
MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY
TAHUN 2016

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
inayah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
Pengetian Hukum Ketenagakerjaan dari Pakar Ahli dan tidak lupa pula shalawat
serta salam keharibaan Nabi besar Muhammad SAW.
Penulis menyadari karya tulis ini dapat selesai berkat dorongan, kerjasama,
serta bimbingan dan masukan masukan dari Bapak/ Dosen serta rekan rekan di
lingkungan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, maka
ijinkan pada kesempatan ini penulis ingin menghaturkan terima kasih kepada :
1. Orang tua tercinta beserta keluarganya yang selalu mendoakan dan
memperhatikan kehidupan penulis, termasuk diantaranya orang orang
terkasih dalam hidup.
2. M. Farid Zain, SH., MH selaku dosen pengampu yang telah memberikan
tugas serta dorongan kepada penulis.
3. Dan semua pihak yang telah membantu.

Banjarbaru, Oktober 2016

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................ii
DAFTAR ISI..........................................................................................................iii
BAB I.......................................................................................................................1
PENDAHULUAN...................................................................................................1
1.1 Latar Belakang........................................................................................1
1.2 Tujuan Penulisan.....................................................................................1
1.3 Rumusan Masalah..................................................................................2
BAB II......................................................................................................................3
PEMBAHASAN......................................................................................................3
2.1 Pengertian Hukum Ketenagakerjaan..............................................3
2.2

Pengertian Hukum Ketenagakerjaan Menurut Para Ahli......3

2.2.1

NEH van Asveld...................................................................................3

2.2.2

Molenaar................................................................................................3

2.2.3

Soetiksno...............................................................................................3

2.2.4

Prof. Imam soepomo..........................................................................4

BAB III.....................................................................................................................5
PENUTUP...............................................................................................................5
3.1 Kesimpulan...............................................................................................5

3.2 Saran..........................................................................................................6
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................7

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Hukum tenaga kerja sangat tergantung pada hukum
positif

masing-masing

negara.

Oleh

sebab

itu

tidak

mengherankan kalau definisi hukum ketenagakerjaan yang


dikemukakan oleh para ahli hukum juga berlainan, juga yang
menyangkut keluasannya.
Hukum merupakan

sekumpulan

peraturan-peraturan

yang dibuat oleh pihak yang berwenang, dengan tujuan


mengatur kehidupan bermasyarakat dan terdapat sanksi.
Ketenagakerjaan

adalah

segala

hal

yang

berhubungan

dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan


sesudah masa kerja. Dengan demikian, yang dimaksud
dengan hukum ketenagakerjaan adalah seluruh peraturanperaturan yang dibuat oleh pihak yang berwenang, mengenai
segala sesuatu yang berhubungan dengan tenaga kerja pada
waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja.

1.2 Tujuan Penulisan


Adapun tujuan kami menulis makalah ini adalah agar kita dapat
mengetahui tentang hukum ketenagakerjaan yang ada di negara Indonesia,
serta mampu mebatasi diri dalam bertindak dan berpikir kritis serta logis
dalam mengambil sebuah keputusan dalam dunia kerja.
1.3 Rumusan Masalah
1. Pengertian Hukum Ketenagakerjaan
2. Pengertian Hukum Ketenagakerjaan menurut para ahli

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Hukum Ketenagakerjaan


Hukum Ketenagakerjaan sangat tergantung pada hukum
positif

masing-masing

negara.

Oleh

sebab

itu

tidak

mengherankan kalau definisi hukum ketenagakerjaan yang


dikemukakan oleh para ahli hukum juga berlainan, juga yang
menyangkut keluasannya.
2.2 Pengertian Hukum Ketenagakerjaan Menurut Para
Ahli
2.2.1 NEH van Asveld
Menegaskan

bahwa

Pengertian

Hukum

Ketenagakerjaan adalah hukum yang bersangkutan


dengan pekerjaan di dalam hubungan kerja dan di luar
hubungan kerja.
2.2.2 Molenaar
Pengertian Hukum Ketenagakerjaan ialah bagian
dari hukum yang berlaku di suatu negara, yang pada
pokoknya mengatur hubungan antara buruh dengan
buruh dan antara buruh dan penguasa.
2.2.3 Soetiksno
Memberikan
Hukum

pendapat

Ketenagakerjaan

mengenai

merupakan

Pengertian
keseluruhan

peraturan-peraturan hukum mengenai hubungan kerja


yang

mengakibatkan

seorang

secara

pribadi

ditempatkan di bawah pimpinan (perintah) orang lain


dan keadaan-keadaan penghidupan yang langsung
bersangkut-paut dengan hubungan kerja tersebut.
2.2.4 Prof. Imam soepomo
Pengertian
sebagai

Hukum

himpunan

dari

Ketenagakerjaan

diartikan

peraturan-peraturan,

peraturan

tertulis

maupun

tidak

berkenaan

dengan

kejadian

di

tertulis

mana

baik
yang

seseorang

bekerja pada orang lain dengan menerima upah.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian hukum
ketenagakerjaan, semoga tulisan saya mengenai pengertian
hukum ketenagakerjaan dapat bermanfaat.
Hukum Ketenagakerjaan

telah

berkembang

seiring

dengan perkembangan lapangan dan kesempatan kerja.


Awalnya,

lapangan

pekerjaan

terbatas

pada

sektor

pemenuhan kebutuhan primer, seperti pertanian. Namun


secara
bergeser

perlahan
ke

arah

sektor

pemenuhan

industri

dan

kebutuhan

perdagangan,

mulai

sehingga

kesempatan kerja semakin terbuka lebar. Pertumbuhan sektor


industri

dan

perdagangan

yang

pesat,

mengakibatkan

berdirinya perusahaan-perusahaan yang menyerap banyak


tenaga kerja. Hubungan antara perusahaan tersebut dengan
tenaga kerjanya, disebut dengan hubungan kerja (hubungan
antara pemberi kerja dengan pekerjanya atau bahkan dengan
calon pekerja). Dengan demikian diperlukan adanya suatu
aturan (hukum) yang dapat menjadi pengontrol dalam
hubungan tersebut, terlebih lagi jika timbul suatu perselisihan
dalam hubungan kerja tersebut

Dalam segi apapun dan bidang manapun hukum selalu


ikut berperan aktif. Selain hukum sebagai aturan, hukum juga
berperan sebagai perlindungan.

3.2 Saran
Setelah membaca uraian di atas, kami menyarankan kepada diri
sendiri

khususnya

dan

juga

rekan-rekan

semuanya

untuk

selalu

memperhatikan hukum ketenagakerjaan agar kita semua tahu bahwa


menjadi tenaga kerja memiliki landasan hukum yang kuat dan berlaku di
negara kita.

DAFTAR PUSTAKA

Budiono. Abdul Rachmad, 1995. HUKUM PERBURUHAN DI


INDONESIA. Yang menerbitkan PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.
http://artonang.blogspot.co.id/2016/05/pengertian-hukumketenagakerjaan.html