Anda di halaman 1dari 8

DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Bab I. Pendahuluan
1.1.
1.2.
1.3.
1.4.

Latar Belakang ............................................................................. 2


Rumusan Masalah ........................................................................ 2
Tujuan Penulisan .......................................................................... 2
Manfaat Penulisan ........................................................................ 3

Bab II. Pembahasan


2.1.

Pengertian Tulisan Populer .......................................................... 4

2.2.

Ciri-ciri dan Karakteristik Tulisan Populer .................................. 4

2.3.

Bentuk Tulisan Populer ............................................................... 4

2.4.

Tata Bahasa dalam Tulisan Populer ............................................. 5

2.5.

Kiat dan Praktik Penulisan Populer ............................................. 5

Bab III. Penutup


3.1.

Kesimpulan .................................................................................. 6

3.2.

Saran ............................................................................................ 6

Daftar Pustaka ................................................................................................... 7

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Berdasarkan tingkat kerumitan penulisannya , model penulisan sebuah artikel
dibedakan menjadi dua, yaitu penulisan populer, penulisan ilmiah, dan penulisan
ilmiah populer. Model yang paling mudah adalah model penulisan populer. Model
ini ditandai dengan gaya bahasa yang ringan, tidak rumit dan bersifat menghibur.
Bahasa yang digunakan juga cenderung bebas. Semua tulisan yang tidak termasuk
tulisan ilmiah disebut tulisan populer
Model yang paling rumit adalah penulisan ilmiah. Model ini mengharuskan
objektivitas dan kedalaman pembahasan, informasi pendukung yang relevan, dan
biasa diharapkan menjelaskan mengapa atau bagaimana suatu perkara itu
terjadi, tanpa pandang bulu dan eksak (Soeseno, 1982). Sedangkan dilihat dari
aspek bahasa, tulisan ilmiah mensyaratkan bahasa yang baku
Model yang merupakan perpaduan dari penulisan ilmiah dan penulisan
populer disebut penulisan ilmiah populer. Istilah ini merujuk pada tulisan yang
bersifat ilmiah, namun disajikan dengan cara penuturan yang mudah dimengerti
(Eneste, 2005). Penulisan populer memiliki ciri, bentuk, bahasa, serta kiat dan
praktik penulisan yang khas. Maka dari itu, dalam makalah ini akan diuraikan
beberapa tujuan, bentuk, serta hal-hal yang terkait dengan penulisan populer.

1.2.

Rumusan Masalah
Dilihat dari judul serta latar belakang yang telah dijelaskan, terdapat beberapa

masalah yang dapat dirumuskan dan akan dibahas dalam makalah ini yaitu :
1. Apakah pengertian dari penulisan populer?
2. Bagaimana ciri-ciri tulisan populer ?
2

3. Bagaimana bentuk tulisan populer ?


4. Bagaimana penggunaan bahasa dalam penulisan tulisan populer?
5. Bagaimana kiat dan praktik dalam penulisan tulisan populer?
1.3.

Tujuan Penulisan

Penulisan makalah ini dilakukan agar dapat memenuhi tujuan-tujuan yang


diharapkan. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :

1.
2.
3.
4.
5.
1.4.

Mengetahui maksud dari penulisan populer


Dapat mengetahui ciri-ciri dari tulisan populer
Mengetahui bentuk-bentuk tulisan populer
Mengetahui penggunaan bahasa dalam penulisan tulisan populer
Untuk menjelaskan kiat dan praktek penulisan tulisan ilmiah popular

Manfaat Penulisan
Setelah makalah ini diselesaikan, penulis berharap agar pembaca makalah ini
memperoleh manfaat, antara lain:
1. Mengetahui perbedaan dari tulisan ilmiah dan tulisan populer
2. Dapat mengetahui bentuk-bentuk dan jenis tulisan populer
3. Dapat mengetahui kiat dan praktek dalam penulisan tulisan populer

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Tulisan Populer
Menulis populer adalah menulis dengan pemahaman akan kebutuhan pembaca.
Penulis harus mampu berempati kepada pembaca, tidak mempersulit atau bahkan
menyiksa pembaca. Penulis mampu berpikir sederhana. Penulis harus memilih bahasa
dan istilah yang sederhana agar pembaca dapat memahami apa yang ditulis. Dalam
menulis populer, penulis harus benar-benar mengerti persoalan. Penulis harus belajar dan
membaca lebih banyak serta lebih keras agar bisa memahami bagaimana tulisan yang
diinginkan pembaca. Penulis juga dituntut untuk berusaha menyederhanakan sajian,
mencari analogi dan sebagainya. Karya tulis populer lebih banyak diciptakan dengan
jalan mengutip dan mengambil informasi dari berbagai tulisan orang lain, daripada
menulis dari hasil gagasan sendiri. Artinya, karya tulis populer lebih cocok disebut
sebagai tulisan daripada karangan (Wiyata,2008).
2.2. Ciri-ciri dan Karakteristik Tulisan Populer

Ciri-ciri dan karakteristik dalam penulisan tulisan populer meliputi:


1. Bersifat persuasif, biasanya mengandung pesan tertentu berupa keinginan
penulis agar pembaca melakukan perbuatan tertentu.
2. Isi tulisan diupayakan untuk menarik perhatian pembaca agar tetap membaca
tulisan tersebut hingga akhir.
3. Penulis melakukan pengubahan bahasa dari data yang merupakan hasil
penelitian atau pengutipan ke dalam tulisan tersebut menjadi data dapat
dipahami oleh pembaca umum
4. Menggunakan bahasa yang sifatnya umum dan dapat dipahami oleh
awam.Struktur kalimat yang digunakan biasanya berupa kalimat aktif.
5. Gaya penulisan tidak baku, santai dan ringan
6. Biasanya informasi disajikan berbentuk narasi

2.3. Bentuk Tulisan Populer


1. Deskriptif-naratif, yaitu tulisan yang bersifat ringan dan tidak membutuhkan
rasa penasaran pembaca. Isinya pun dapat dinikmati secara rileks.Contohnya
adalah tulisan yang dimuat oleh surat kabar seperti koran, majalah wanita, atau
majalah keterampilan.
2. Deskriptif-ekspositoris, yaitu tulisan yang menyuguhkan kupasan tulisan
secara mendalam.Misalnya tulisan tentang riwayat penemuan atau sejarah
terjadinya sesuatu secara historis, atau proses pembentukan sesuatu. Dalam
tulisan ini dapat dimuat juga hal-hal yang terkait penjelasan yang berkenaan
dengan aspek mengapa dan bagaimana. Contoh tulisan yang memuat halhal tersebut adalah sajian pada majalah Intisari, Tempo, atau Trubus.
3. Deskriptif-argumentatif, yaitu tulisan yang memaparkan masalah yang disertai
dengan cara penyelesaian masalahnya.Contohnya, tulisan pada media berupa
jurnal penelitian.
2.4. Tata Bahasa dalam Tulisan Populer
1. Gaya bahasa yang digunakan ringan, tidak terlalu teknis, dan tidak terikat oleh
bahasa formal.
5

2. Menggunakan bahasa yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari hari.


3. Penggunaan bahasa yang disampaikan dapat diterima oleh akal. Penyampaian
informasi secara ringkas, padat, tepat, dan informatif.

2.5. Kiat dan Praktik Penulisan Populer


Kiat dalam praktik penulisan populer yaitu:
1. Menggunakan kosakata dan istilah yang banyak digunakan oleh kebanyakan
orang.
2. Masalah yang dibahas dalam tulisan biasanya masalah yang sedang
diperbincangkan oleh banyak orang.
3. Gaya bahasa yang digunakan mudah dipahami oleh pembaca.
4. Hindari penggunaan istilah asing yang belum tentu diketahui banyak orang.
5. Hindari jargon, singkatan dan akronim.
6. Spesifikasi dan konkret tulisan ilmiah populer menyajikan sesuatu yang
nyata dan spesifik, bukan pernyataan yang abstrak dan kabur.

Praktik dalam penulisan populer:

1. Pendahuluan
Pada bagian ini digunakan untuk menarik perhatian dari pembaca. Biasanya
menonjolkan hal yang belum selesai dalam pembahasan permasalahan yang
berkaitan dengan artikel-artikel yang sudah dipublikasikan.
2. Inti atau Isi
Pada bagian ini berisi tentang kupasan, analisis, argumentasi, komparasi,
keputusan, dan pendirin atau sikap penulis tentang masalah yang dibicarakan.
3. Penutup
Pada bagian ini berisi tentang kesimpulan dari penulis tentang masalah yang
dibahas.
6

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dalam menulis tulisan populer diperlukan untuk memperhatikan ciri-ciri, bentuk,
kebahasaan, dan kiat penulisan. Penulisan populer harus mudah dipahami oleh pembaca agar
pembaca berminat untuk meneruskan membaca tulisan tersebut hingga akhir.
3.2. Saran
Dengan terselesaikannya makalah ini kami berharap pembaca dapat mengetahui serta
memahami apa yang dimaksud dengan tulisan populer dan dapat mengaplikasikannya.

DAFTAR PUSTAKA
Eneste, Pamusuk. 2005. Buku Pintar Penyuntingan Naskah Edisi Kedua. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
Jamaludin, Jajang. 2006. Menulis Populer.
http://www.smeru.or.id/report/training/menjembatani_penelitian_dan_kebijakan/untuk_organi
sasi_advokasi/file/83. Diakses tanggal 7 November 2014. Pukul 10.00 WIB.
Jonathan sarwono. 2010. Pintar Menulis Karangan Ilmiah. Yogyakarta : CV. ANDI
OFFSET.
Keraf, Gorys. 2004. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Saipurahman. 2014. Tip Menulis Karya Tulis Ilmiah Populer.
http://lpmpkalsel.net/article-24-tip-menulis-karya-tulis-ilmiah-populer.html. Diakses pada
tanggal 7 November 2014. Pukul 11.00 WIB.
Soeseno, Slamet. 1982. Teknik Penulisan Ilmiah-Populer. Jakarta: Gramedia.
Wiyata. 2008. Menulis sebagai Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa