Anda di halaman 1dari 2

1.

Pengertian pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
2. Mengapa pendidikan penting
Arti Penting Pendidikan Bagi Manusia (Membangun Pendidikan untuk
Mewujudkan Manusia Indonesia berkualitas)Maret 19, 2009 Wahidin
PendahuluanBerbicara tentang pendidikan, maka membahas
perkembangan peradaban manusia. Perkembangan pendidikan manusia
akan berpengaruh terhadap dinamika sosial-budaya masyarakatnya.
Sejalan dengan itu, pendidikan akan terus mengalami perkembangan
sesuai dengan perkembangan kebudayaan. Banyak pendapat para tokoh
pendidikan yang kemudian berdampak terhadap peradaban manusia.
Tulisan ini akan mendeskripsikan pendapat tentang arti pentingnya
pendidikan bagi manusia, serta sasaran pendidikan secara umum di
Indonesia.
3. Mengapa yang di didik harus anak2
Pandangan umum. Anak perlu dididik agar mencapai kedewasaan.
Kedewasaan yang dimaksud artinya anak bertanggungjawab, yang
ditunjukkan melalui kesadaran normatif : Dapat membedakan mana yang
benar, mana yang tidak benar, mana yang adil dan mana yang tidak adil.
Dan sadar akan hal-hal yang perlu diperbaiki
4. Asas2 pokok pendidikan
Asas pendidikan merupakan suatu kebenaran yang menjadi dasar atau
tumpuan berfikir, baik pada tahap perencanaan maupun pelaksanaan
pendidikan. Pandangan tentang hakikat manusia merupakan tempa
tumpuan berfikir utama yang sangat penting dalam pendidikan. Salah satu
dasar utama pendidikan adalah bahwa manusia dapat dididik dan dapat
mendidik diri sendiri. Seperti diketaui manusia yang dilahirkan hampir
tanpa daya dan sangat tergantung pada orang lain (orang tua, utamanya
ibu) namun memiliki potensi yang hampir tanpa batas untuk
dikembangkan.
5. Jelaskan tabularasa john locke dan gozali fitrah
Dalam filosofi Locke, tabula rasa adalah teori bahwa pikiran (manusia)
ketika lahir berupa "kertas kosong" tanpa aturan untuk memroses data,
dan data yang ditambahkan serta aturan untuk memrosesnya dibentuk
hanya oleh pengalaman alat inderanya. Pendapat ini merupakan inti dari
empirisme Lockean. Anggapan Locke, tabula rasa berarti bahwa pikiran
individu "kosong" saat lahir, dan juga ditekankan tentang kebebasan
individu untuk mengisi jiwanya sendiri. Setiap individu bebas
mendefinisikan isi dari karakternya - namun identitas dasarnya sebagai
umat manusia tidak bisa ditukar. Dari asumsi tentang jiwa yang bebas dan
ditentukan sendiri serta dikombinasikan dengan kodrat manusia inilah
lahir doktrin Lockean tentang apa yang disebut alami.
6. Konsep fitrah Al-Ghazli
berkaitan erat dengan
pembahasan tentang

motivasi. Untuk
menjelaskan motivasi
perilaku manusia, AlGhazli menyuguhkan
konsep syahwat
sebagai motivasi
mendekat (al-sabab aldkhili) dan ghadlab
sebagai motivasi
menjauh (al-sabab alkhriji).
Pemahaman terhadap
hakekat manusia
menurut Al-Ghazli
melalui Pendekatan
Tasawuf dan Maslow
melalui Pendekatan
Ilmiah tampaknya
memiliki pandangan
yang sama, yaitu
memandang manusia
sebagai makhluk yang
memiliki potensipotensi baik dan
mampu
diaktualisasikan
sehingga mencapai
manusia sempurna
7. Tujuan institusional pendidikan
Tujuan institusional adalah tujuan yang harus dicapai oleh
setiap lembaga pendidikan. Tujuan institusioanal merupakan tujuan
antara untuk mencapai tujuan umum yang dirumuskan dalam
bentuk kompetensi lulusan setiap jenjang pendidikan, seperti
standar kompetensi pendidikan dasar, menengah, kejuruan dan
jenjang pendidikan tinggi.