Anda di halaman 1dari 11

NASKAH PEMBAWA ACARA

Published November 27, 2011 by zasharaesher


Bintang :
Selamat sore pemirsa. Reportase Sore kembali menemani anda dengan beritaberita terbaru, terhangat, dan teraktual bersama saya Bintang Ayu, Senin, 7
November 2011.
Kematian satwa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang masih saja terjadi
akhir-akhir ini bisa berujung pada penutupan Kebun Binatang Surabaya yang
berdiri sejak 31 Agustus 1916 ini. Selain itu, faktor lain yang dapat menyebabkan
penutupan KBS adalah kisruh terkait status pengelolaan KBS belum menemukan
titik penyelesaiannya.
Untuk informasi selengkapnya akan disampaikan oleh rekan saya Zahrania yang
sudah berada di Kebun Binatang Surabaya. Baik rekan Zahra silahkan
menyampaikan informasi yang anda dapat.
Zahrania :
Terima kasih rekan Bintang. Pemirsa, sekarang saya sudah berada di Kebun
Binatang Surabaya yang bertempat di Jl. Setail no. 1 Surabaya.
Saya akan menyampaikan informasi yang saya dapat dari hasil wawancara dengan
Bapak Sukadi selaku pengurus KBS.
Ternyata faktor penyebab terjadinya kematian satwa-satwa KBS adalah :

Tidak sehatnya kondisi lingkungan dan tempat tinggal satwa yang kurang
memadai

Perawatan dan penanganan terhadap satwa-satwa yang kurang maksimal

Hal-hal tersebut terjadi karena menejemen yang kurang profesional dan adanya
pertikaian antar pengurus.
Dalam kurun waktu 2009-2010 sedikitnya 548 ekor satwa mati, antara lain :
macan tutul, kanguru, buaya, rusa, dan singa. Pada bulan Februari 2010,
Kementrian Kehutanan mengambil alih pengelolaan KBS dengan menunjuk Tim
Pengelola Sementara (TPS) dan pada bulan April 2011 lalu, Walikota Surabaya
menyampaikan keinginannya untuk mengelola KBS tetapi masih dalam
pertimbangan pihak KBS.

Solusi sementara dari Balai Konservasi SDA Jatim yaitu akan mengosongkan
KBS. Caranya dengan memindahkan sementara satwa-satwa yang sehat untuk
menghindarkan dari kondisi lingkungan yang tidak sehat bagi kesejahteraan
binatang sedangkan satwa-satwa yang kondisinya rawan dan berpenyakit tetap
berada di KBS.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Zahrania Marsha dan Rino
Christian melaporkan.
Bintang :
Terima kasih rekan Zahra. Semoga KBS segara mendapatkan penanganan lebih
lanjut dari pemerintah. Berita selanjutnya adalah longsor yang terjadi pada tanggal
6 November 2011 di daerah Temanggung pukul 17.00 waktu setempat. Bencana
ini menewaskan 4 orang dan 2 korban luka.
Untuk mengetahui raingkaian kejadiannya secara langsung, rekan saya Zahrania
akan mewawancarai salah seorang saksi mata yang berada di tempat kejadian
pada saat itu. Rekan Zahra, silahkan menyampaikan informasi yang anda dapat.
Zahrania :
Baik, sekarang saya sudah berada di Dusun Cebong, Desa Gandok, Kecamatan
Kaloran, Temanggung.
Telah terjadi bencana longsor tepatnya di tebing sungai Kedung Manak yang
menewaskan 4 orang dan 2 korban luka. Dapat dilihat dibelakang saya ada
sekelompok warga yang mencari korban tebing longsor di sungai Kedung Manak
ini. Disamping saya ada Bapak Wahyu Setiawan, saksi mata kejadian longsor ini.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya saya akan mewawancarai beliau.
Z : Maaf pak, permisi. Saya ingin mewawancarai bapak seputar kejadian longsor
ini.
W : Oh iya mbak, silahkan.
Z : Aktivitas apa yang dilakukan warga di sungai Kedung Manak ini sebelum
longsor terjadi?
W : Kemarin, ada 28 orang yang sedang memancing di sungai ini. Cuaca cerah
saat itu. Menjelang senja, beberapa orang mulai meninggalkan sungai.
Z : Apakah bapak ikut memancing juga di sungai itu?
W : Tidak. Saya hanya duduk di pinggir sungai dan melihat mereka.

Z : Lalu, bagaimana kronologis kejadiannya pak?


W : Setelah tinggal beberapa orang di sungai ini, sekitar 5 menit kemudian tibatiba tebing setinggi 30 meter disana ambruk. 4 orang yang berada tepat dibawah
tebing tersebut langsung tertimbun. 2 orang yang berada tak jauh dari lokasi
kejadian terkena serpihan reruntuhan sehingga terluka parah. Sedangkan saya
refleks lari menjauh.
Z : Setelah kejadian longsor itu apakah bapak langsung menolong korban?
W : Saya tidak bisa berbuat banyak, jadi saya memutuskan untuk mengabarkan
kejadian tersebut pada warga. Setelah itu, saya dan warga kampung mengevakuasi
korban luka dan membawanya ke RSUD Djojonegoro.
Z : Baik, terima kasih bapak Wahyu atas waktu dan informasi yang diberikan.
Demikian wawancara langsung di tempat kejadian. Zahrania Marsha dan Rino
Christian melaporkan.
Bintang :
Teriam kasih rekan Zahra atas informasinya. Demikian Reportase Sore pada hari
ini. Nantikan berita-berita lainnya di Reportase selanjutnya. Kami segenap kru
dan karyawan mengucapkan Selamat Idul Adha bagi anda yang merayakannya.
Mohon maaf bila ada kesalahan dan sampai jumpa.

#Part 29 - WAWANCARA MENGENAI BANJIR DI CISOKA


Asep Saepullah
Email This BlogThis! Share to Twitter Share to Facebook
Reporter : Apa yang dimaksud dengan banjir?
Narasumber : Meluapnya air yang telah melebihi batas normal dari kapasitas
penampungan air
Reporter : Apa penyebab banjir?
Narasumber : banyaknya sampah, hutan gundul, intensitas air hujan tinggi,
penghijauan yang kurang
Got-got tidak terawat, saluran air yang banyak dialihgunakan oleh masyarakat
sebagai bangunan, sehingga membuat tersendatnya aliran air
Reporter : Bagaimana cara menanggulangi banjir tersebut?
Narasumber : Membuang sampah pada tempatnya, membuat serapan air, atau
penghijauan, sehingga

Air hujan dapat langsung menyerap ke tanah, melakukan pelebaran kali atau
sungai supaya air hujan bias mengalir dengan lancar
Reporter : Siapakah yang bertanggung jawab atas kejadian banjir?
Narasumber : semua lapisan masyarakat baik yang disekitar wilayah banjir, atau
yang diluar
wilayah banjir
Reporter : Untuk kecamatan Cisoka sendiri titik atau lokasi manakah yang
sering
Terjadi banjir?
Narasumber :
1. Desa Carenang
- Kp. Nyompok sebrang
- Kp. Gabus
- Kp. Girang
- Kp. Solear
2. Desa Jeungjing
- Perumahan Pesona
3. Desa Bojongloa
- Kp. Rabak
- Kp. Kincir
Reporter : Jika terjadi banjir kemana saja untuk mencari bantuan dalam
menangani korban banjir?
Narasumber : untuk korban banjir itu sendiri biasanya sudah ditangani oleh
pemerintah daerah
Setempat, Tagana, Instansi-instansi dan sukarelawan yang memberikan
bantuan
Reporter : Dampak banjir itu apa saja setelah paska banir maupun dalam
bencana banjir itu
sendiri?
Narasumber : merusak persawahan (dalam hal pertanian) dan sarana-sarana baik
sarana umum,
Sarana ibadah, atau tempat-tempat yang digenangi oleh air banjir itu sendiri
Reporter : Alat-alat apa sajakah yang dapat membantu kelancaran logistic atau
evakuasi supaya
Sampai kepada korban banjir?
Narasumber : perahu karet atau kendaraan yang bisa melewati genangan air,
pelampung yang
diperoleh dari bala bantuan maupun donatur yang siap menangani banjir

Reporter : Bagaimana cara pemerintah menanggapi tentang banjir tersebut?


Narasumber : Pemerinytah menanggapinya dengan sangat serius, karena banjir
itu sendiri bisa
Melumpuhkan perekonomian maupun kesejahteraan social masyarakat
sehingga
Menjadi tugas dari pemerintah itu baik secara moril, material maupun
spiritual
Reporter : Bantuan-bantuan apa yang sangat dibuthkan oleh korban banjir?
Narasumber : Makanan, obat-obatan, pakaian, dan tempat pengungsian yang
aman bagi korban banjir

CONTOH NASKAH BERITA


Agustus 26, 2009
PEMBUKAAN
Selamat pagi pemirsa, kembali bersama saya Risma Ayu Yulianti dan rekan saya
Dewi di acara Seputar Indonesia, untuk mengabarkan berita- berita yang teraktual
tajam dan terpercaya, yang kami rangkum dalam Seputar Indonesia pagi ini.
ISI
POHON TUMBANG AKIBAT HUJAN DERAS
Pada hari rabu, 12 Agustus 2009, hujan deras yang disertai angina kencang telah
menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar.
Pohon tersebut tepatnya telah menutup jalur busway yang berada di Jl.
Sisingamangaraja Jakarta Selatan. Sehingga Bus Trans Jakarta dari arah CSW
menuju Bundaran Senayan terpaksa melewati jalan umum.
Menurut warga setempat kejadian ini terjadi tepatnya pada pukul 15.10 WIB
hingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Kejadian ini tidak merenggut
korban jiwa.
PENUTUP
Berita tadi menutup acara Seputar Indonesia pagi ini. Saya Risma Ayu Yulianti
dan rekan saya Dewi mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.

DUA SISWA NEKAT CURI KOMPUTER DI SEKOLAH

Selamat pagi, pemirsa.


Kembali lagi bersama saya, ... dalam acara Reportase terkini yang
mengabarkan berita tertajam, teraktual dan terpercaya.
Pemirsa, kali ini berita berasal dari KARANGTENGAH, WONOGIRI
Dua siswa SMPN 1 Karangtengah ditangkap polisi setempat. Gara-garanya, kedua
siswa itu masuk ke ruang perpustakaan sekolah dan mencuri komputer. Barang itu
kemudian dijual kepada seorang kepala dusun di Desa Karangtengah dengan
harga Rp 420 ribu.
Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsek Karangtengah
AKP Riyono mengatakan jika pencurian itu terjadi Sabtu sore, 23 Februari lalu.
Namun, perkara itu baru dilaporkan sepekan kemudian, yakni Sabtu 2 Maret lalu.
AKP Riyono mengatakan jika pihak kepolisian Karangtengah langsung
melakukan penyelidikan. Senin siang (4/3), pihak kepolisian Karangtengah
berhasil memecahkan kasus tersebut dan menangkap kedua pelakunya.

Ternyata, seperangkat komputer itu dicuri oleh dua siswa kelas IX sekolah
tersebut. Yakni Ek,15, warga Dusun Duren, Desa Karangtengah dan Bd, 15, warga
Dusun Posong, Desa Karangtengah. Dalam pemeriksaan, keduanya mengatakan
jika telah menjual komputer itu kepada San, kepala Dusun Posong, Desa
Karangtengah dengan harga Rp 420 ribu. Pihak kepolisian Karangtengah
menambahkan jika sudah menyita barang bukti dan akan memeriksa pembeli.
Sedang terkait dengan kronologi pencurian tersebut, Riyono mengatakan,
keduanya mengaku jika niat mencuri komputer tersebut muncul begitu saja

setelah melihat jendela ruang perpustakaan terbuka. Ceritanya, Sabtu (23/2),


keduanya tidak langsung pulang meski jam pelajaran sekolah telah usai.
Keduanya memilih menonton voli di halaman sekolah terlebih dahulu.
Pertandingan voli itu usai sekitar pukul 16.00 WIB. Keduanya pun beranjak
pergi dari halaman sekolah. Tapi, saat itu mereka melihat jendela ruang
perpustakaan terbuka. Setelah mengecek jika kondisi sekolah sudah sepi,
keduanya menghampiri perpustakaan itu. Ek kemudian masuk dan mengambil
komputer. Lalu, komputer itu diberikan kepada Bd yang menunggu di luar. AKP
Riyono menandaskan, hasil curian itu dibawa pulang ke rumah Ek, kemudian
mereka pergi menjualnya kepada kepala dusun dengan harga Rp 420 ribu.
Demikian berita yang dapat saya laporkan dari studio 4 Trans Tv,
terimakasih atas perhatian anda, saya ... mohon undur diri. Selamat beraktivitas
dan sampai jumpa.

Contoh Naskah Berita TV


Ini adalah naskah berita tv yang gue pake untuk praktek penulisan berita
elektronik, ngga mungkin kalian kopas juga kan pembaca? orang ini berita
kapaan.
SELAMAT PAGI PEMIRSA//
SELAMAT BERGABUNG KEMBALI DENGAN BERITA PAGI
DJATINANGOR TV BERSAMA SAYA HOLDANI RAHMANSAIB// DALAM
TIGA PULUH MENIT KEDEPAN KAMI AKAN MEMBAWAKAN
SEJUMLAH BERITA-BERITA TERHANGAT DIANTARANYA ADALAH
FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
MENYELENGGARAKAN ACARA SENI KETANGKASAN DOMBA GARUT
PADA HARI SABTU DAN MINGGU LALU DI LAPANGAN PBBS
UNIVERSIRAS PADJADJARAN//
MEDIA NUSANTARA CITRA TELEVISI MENYELENGGARAKAN
SEMINAR DENGAN TEMA PROGRAM TV YANG MENCERAHKAN DAN
MENGINSPIRASI PADA HARI RABU/ 20 MARET LALU//
DAN TERAKHIR ADALAH

CINEMATOGRAPHY CLUB FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI


UNIVERSITAS PADJADJARAN MENGADAKAN ACARA SCREENING
DAN PENGANUGRAHAN FILM DALAM RANGKA PENGHARGAAN ATAS
KARYA ANGGOTA BARUNYA//
BAIKLAH PEMIRSA/ INILAH INFORMASI SELENGKAPNYA//

FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN


MENYELENGGARAKAN ACARA SENI KETANGKASAN DOMBA GARUT
PADA HARI SABTU DAN MINGGU/ 30 DAN 31 MARET LALU DI
LAPANGAN PBBS UNIVERSITAS PADJADJARAN KAMPUS
JATINANGOR//
KETUA PELAKSANA ACARA SENI KETANGKASAN DOMBA GARUT/
RIZKI PRASETYA MENGATAKAN BAHWA KEGIATAN INI DIADAKAN
SETIAP TAHUN BERTUJUAN UNTUK MENGABDI KEPADA
MASYARAKAT/ KARENA KEGIATAN INI MEMBERIKAN BANYAK
MANFAAT SEPERTI MEMBUAT PETERNAK MAKIN TERANGSANG
KARENA ADANYA KEGIATAN JUAL BELI
RIZKI JUGA MENAMBAHKAN BAHWA KEGIATAN INI ADALAH
SEBUAH PELESTARIAN BUDAYA SUNDA DENGAN ADANYA
PERMAINAN ALAT MUSIK DAN LAGU YANG DIGUNAKAN SAAT SENI
KETANGKASAN DOMBA BERLANGSUNG//
ACARA TAHUN INI MEMECAHKAN REKOR PESERTA TERBANYAK
YAITU SEKITAR 300 EKOR DOMBA DALAM SEJARAH
PENYELENGGARAAN// SELAIN SENI KETANGKASAN DOMBA GARUT/
ACARA INI JUGA MENGADA KONTES TERNAK DOMBA GARUT
KATEGORI RAJA PETET/ RAJA KASEP/ RAJA PEDAGING DAN RATU
BIBIT//
BERITA SELANJUTNYA//
MEDIA NUSANTARA CITRA TELEVISI ATAU MNC TV BEKERJASAMA
DENGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN MENYELENGGARAKAN
SEMINAR DENGAN TEMA PROGRAM TV YANG MENCERAHKAN DAN
MENGINSPIRASI PADA HARI RABU/ 20 MARET YANG LALU//

ACARA INI DIHADIRI OLEH SEKITAR 500 ORANG YANG TIDAK HANYA
BERASAL DARI FIKOM UNPAD SAJA//
DALAM ACARA INI HADIR DEKAN FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS PADJADJARAN/ DEDDY MULYANA YANG MEMBUKA
ACARA SEMINAR DENGAN MEMBERIKAN PERNYATAAN BAHWA
FIKOM MERUPAKAN PERINGKAT KETIGA YANG PALING CEPAT
MENDAPATKAN PEKERJAAN// SETELAH EKONOMI DAN FARMASI//
ACARA INI JUGA MENGHADIRKAN DEDE MULKAN/ DOSEN
SPESIALISASI TELEVISI JURNALISTIK FIKOM UNPAD// DEDE
MENGATAKAN BAHWA PENONTON TELEVISI HARUS BERHATI-HATI
DENGAN FAKTA MEDIA DAN HARUSKRITISI/ KARENA SIARAN
TELEVISI MENGUNAKAN FREKUENSI DAN SETIAP FREKUENSI MILIK
MASYARAKAT//
BERITA BERIKUTNYA JUGA DATANG DARI FAKULTAS ILMU
KOMUNIKASI PADJADJARAN//
SELASA/ 26 MARET LALU CINEMATOGRAPHY CLUB ATAU CC FIKOM
UNPAD MENGADAKAN ACARA SCREENING DAN PENGHARGAAAN
FILM DENGAN NAMA MOVIEKOM//
ACARA INI BERLANGSUNG DARI SEKITAR PUKUL DUA SIANG SAMPAI
DELAPAN MALAM DI BALE SANTIKA UNIVERSITAS PADJADJARAN//
ACARA INI TERBAGI DALAM TIGA SESI DIMANA SETIAP SESI
TERDAPAT PENAYANGAN EMPAT FILM//
KETUA PELAKSANA MOVIEKOM/ JAFAR MENGATAKAN BAHWA
ACARA INI MERUPAKAN ANNUAL PROGRAM YANG DIGELAR OLEH CC
FIKOM UNPAD/ BERTUJUAN UNTUK MEMBERIKAN APRESIASI
TERHADAP FILM PENDEK YANG TELAH DIBUAT OLEH ANGGOTA
BARU CC//
SELAIN PEMUTARAN FILM PENDEK/ DALAM ACARA INI JUGA
MENGADAKAN AWARDING NIGHT UNTUK MEMBERIKAN
PENGHARGAAN KEPADA KRU FILM TERBAIK BERDASARKAN
KATEGORI-KATEGORI YANG ADA//
PEMIRSA/ INFORMASI TADI SEKALIGUS MENUTUP PERJUMPAAN KITA
KALI INI// SAYA HOLDANI RAHMANSAIB BESERTA KERABAT KERJA
YANG BERTUGAS MENGUCAPKAN TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN
ANDA/ SALAM DJATINANGOR!

Banjir Jakarta Tewaskan 14 Orang


Breaking News 0 18774 Views

Badan Nasional Penanggulangan


Bencana (BNPB) mengatakan hingga Sabtu (19/1/2013) pukul 07.00 WIB, korban
meninggal akibat bencana banjir di Jakarta menjadi 14 orang.
Ada tambahan dua korban dari jumlah kemarin sebanyak 12 orang, kata Kepala
Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam
keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.
Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, dua korban terakhir yang ditemukan adalah
Karno, warga Tebet, Jakarta Selatan; dan korban yang ditemukan tewas di
basement UOB Plaza Jalan MH Thamrin.
Karno ditemukan tewas oleh tim penyelamat di tepi Kali Ciliwung, Bukit Duri,
Tebet, Jakarta Selatan, atau tepatnya di sekitar Jembatan Kampung Melayu Kecil,
Jumat (18/1/2013). Sementara itu, korban di Gedung UOB ditemukan pada Sabtu
pagi.
Sutopo mengatakan, dari 14 korban meninggal, enam orang meninggal karena
tersengat listrik, empat orang karena usia dan sakit, dua anak-anak, satu orang
hanyut ke sungai, dan satu orang terjebak di basement gedung.
Menurut dia, 14 korban meninggal tersebut sembilan orang di Jakarta Barat, dua
orang di Jakarta Selatan, satu orang di Jakarta Timur, satu orang di Jakarta Utara,
dan satu orang di Jakarta Pusat.
Sutopo mengatakan, hingga saat ini masih ada beberapa daerah yang terendam
banjir di Jakarta. Bahkan, debit Ciliwung menurut dia juga mengalami kenaikan
sejak kemarin sore akibat kiriman dari Depok.
Hingga Sabtu (19/1/2013) pagi, Sutopo mengatakan bahwa banjir yang melanda
kawasan Pluit, Jakarta Utara, belum surut. Ketinggian air di kawasan ini
menurutnya lebih dari 1,5 meter.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan ada 12 orang
meninggal disebabkan banjir yang melanda Jakarta sejak Selasa (15/1/2013)

hingga Jumat kemarin. BNPB menilai banjir yang melanda Jakarta telah
menggenangi 32 kecamatan, 102 kelurahan, 337 RW, dan 910 RT.

Misalnya begini : Pemirsa, saat ini kami berada di Ciledug, Tangerang.


Saat ini kedalaman banjir mencapai sekitar 1 meter atau setinggi
pinggang orang dewasa, ... blablabla.... Sorot kamera bisa diarahkan
pada warga yang sedang berjibaku. Lalu informasi komprehensifnya
bisa dirangkum oleh si reporter, misalnya : Kami sudah berada di
lokasi yang tergenang banjir sejak jam 5 pagi tadi, Kampung X
terendam air setinggi sekian meter, ... blablabla... Kompleks
Perumahan Y yang berjarak sekitar sekian ratus meter dari Kampung
X, sampai jam 5.30 tadi juga terendam air sampai setingi ....,
blablabla... Jalanan di daerah Z yang jadi pusat aktivitas warga,
terendam banjir setinggi ... blablabla..., kondisi ini terjadi sekitar jam 6
pagi tadi. Dibutuhkan waktu sekian puluh menit atau sekian jam untuk
berjalan kaki dari daerah A menuju daerah B, karena jalanan tak bisa
dilewati kendaraan.