Anda di halaman 1dari 5

Angeline Paramitha

1306409305
Teknik Kimia

SINTESIS ALKANA DAN SIKLOALKANA


1. Secara Komersil
a. Pemecahan (cracking)
Pemecahan (cracking) adalah istilah yang digunakan untuk menguraikan
molekul-molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul-molekul yang lebih kecil
dan lebih bermanfaat. Penguraian ini dicapai dengan menggunakan tekanan dan suhu
tinggi tanpa sebuah katalis, atau suhu dan tekanan yang lebih rendah dengan sebuah
katalis. Sumber molekul-molekul hidrokarbon yang besar biasanya adalah fraksi nafta
atau fraksi minyak gas dari penyulingan minyak mentah (petroleum) menjadi
beberapa fraksi. Fraksi-fraksi ini diperoleh dari proses penyulingan dalam bentuk cair,
tetapi diuapkan ulang kembali sebelum dipecah. Tidak ada reaksi unik yang terjadi
pada proses pemecahan. Molekul-molekul hidrokarbon dipecah secara acak
menghasilkan campuran campuran hidrokarbon yang lebih kecil, beberapa
diantaranya memiliki ikatan rangkap karbon-karbon. Sebagai contoh, salah satu reaksi
yang mungkin terjadi untuk hidrokarbon C15H32 adalah:

Atau reaksi yang lebih rinci, yang menunjukkan secara lebih jelas apa yang
terjadi pada berbagai atom dan ikatan, dapat dilihat pada gambar berikut:

Pemecahan (cracking) terbagi menjadi 2 cara:


a. Pemecahan katalisis
Pemecahan moderen menggunakan zeolit sebagai katalis.
b. Pemecahan termal
Pada pemecahan termal, digunakan suhu yang tinggi (biasanya antara 450C
sampai 750C) and tekanan tinggi (sampai sekitar 70 atmosfir) untuk menguraikan
hidrokarbon-hidrokarbon yang besar menjadi hidrokarbon yang lebih kecil.

Reaksi-reaksi dari radikal bebas akan menghasilkan berbagai produk.


2. Secara Laboratorium
a. Hidrogenasi senyawa Alkena dan Alkuna
Katalis: Ni, Pd, dan Pt
Pelarut: etanol, etil asetat
Reaksi heterogen gas (H ) cair dengan katalis padat
2
Contoh:

b. Reduksi Alkil Halida


Persamaan umum reaksi:

Contoh:

c. Reduksi logam dan asam


R-X + Zn + H+ R-H (alkana) + Zn2+ + XContoh:

H3C-CH2-Cl + Zn + H+ H3C-CH3 (etana) + Zn2+ + Cl-

d. Sintesa Dumas
Garam Na-Karboksilat jika dipanaskan bersama-sama dengan NaOH, maka
akan terbentuk alkana
CH3-COONa + NaOH CH4 + Na2CO3
Na-asetat metana

CH3CH2CH2-COONa + Na CH3CH2CH3 + Na2CO3


Na-butirat Pronana

d. Reaksi Wurtz
Suatu reaksi pembuatan parafin hidrokarbon (alkana) dengan mengrefluks alkil halida
(haloalkana) dengan logam natrium dalam eter kering. Pereduksi selain alkali metal
dapat digunakan Mg, Ni(CO)4, dan t-BuLi.
Contoh : Kloro propana 2,2-dimetil butana
Reaksi 2 mol alkil halida dengan logam Na

3. Hidrolisis reagen Grignard


a) R-X + Mg R-Mg-X
Reaksi tersebut berlangsung dengan pelarut eter.
Contoh: H3C-CH2-Cl + Mg H3C-CH2-Mg-Cl

b) R-Mg-X + H2O R-H (alkana) + (OH)-Mg-X


Contoh: H3C-CH2-Mg-Cl + H2O H3C-CH3 (etana) + (OH)-Mg-Cl

4. Alkilasi Alkuna Terminal


Persamaan umum reaksi:

Contoh:

5. The Simmons Reaksi Smith (Reaksi Pembentukan Sikloalkana)


Penemunya bernama Smith Simmons, reaksi terdiri dari penambahan iodide metilen
(diidodomethane), CH12I2 ke alkena dalam kehadiran seng-tembaga pasangan. Selain itu
reaksi berlangsung dalam kondisi ringan, sekitar 40 di refluks eter dan mengarah ke
dominan tinggi

dari isomer tunggal,

mendapatkan siklopropana trans yang

misalnya, dimulai
sesuai hampir

dengan olefin trans, seseorang


secara

eksklusif. Reaksi yang

menghasilkan terutama isomer diprediksi tunggal disebut streospesific. Reaksi


stereospesifik mengarah ke produk yang akan sulit untuk mensintesis dengan cara lain.