Anda di halaman 1dari 4

BAB I

BESARAN dan VEKTOR


1.1. Besaran
Fisika adalah ilmu yang mempelajari fenomena alam yang sangat erat kaitannya dengan
besaran, angka-angka, dan pengukuran. Besaran adalah sesuatu yang mempunyai nilai.
Besaran ada dua macam :
a. Besaran Dasar , yaitu besaran yang indefinable, besaran yang tidak dapat dinyatakan
dengan besaran lain yang lebih sederhana. Misalnya : panjang, massa, waktu, suhu,
Kuat Arus, intensitas cahaya dan jumlah zat, dll
b. Besaran Turunan , Yaitu besaran yang dapat dinyatakan/diturunkan dari besaran dasar.
Misalnya besaran volume, kecepatan, gaya, momentum , dll
1.2. Sistem Satuan
Hasil pengukuran suatu besaran dinyatakan dengan bilangan dan satuannya. Dikenal
sistem satuan :
a. Sistem Inggris
b. Sistem Internasional ( SI ; MKS dan CGS )
Sistem satuan yang banyak dipakai di Indonesia cenderung ke arah SI,tapi hubungan
antara satuan-satuan besaran dalam berbagai system satuan dapat dicari dengan
mengkonversikan satuan, seperti :
1 foot = 0,3048 m = 12 inci ; 1 slug = 32,174 lbm ; 1 mil = 0,6214 km ;
1 lbm = 0, 45359 kg ; 1 lbf = 32, 174 pdl ; 1 inci = 2,54 cm.
1.3. Vektor
Besaran fisika yang mempunyai besar saja disebut besaran skalar, misalnya laju,
volume, massa , dll. Besaran yang mempunyai besar dan arah disebut besaran vektor,
misalnya percepatan, gaya, momentun,kecepatan, dll.
Besaran vektor dapat digambarkan dengan sebuah anak panah yang panjangnya sebanding
dengan besarnya, sedangkan arah anak panah menyatakan arah dari besaran vektor
tersebut.
b
c

a
Gmb. ( 1 1 ) vektor

1.3.1. Penjumlahan dan Perkalian Vektor


a. Penjumlahan Vektor
a.1. Vektor yang searah :
(11)
A B B A bersifat komutatif
a.2. Vektor yang membentuk sudut :
Bisa dilakukan dengan rumus Phytagoras
b. Perkalian Vektor
b.1. Perkalian vector dengan scalar hasilnya vector. Bersifat komutatif

Misalnya :
F m a
b.2. Perkalian Skalar dari Dua Vektor

Perkalian skalar dari dua vektor A dan B hasilnya skalar dan didefinisikan sebagai :
A B
A
B
cos
(12)
b.3. .Perkalian Vektor dari Dua Vektor

Perkalian vektor dari dua vektor A dan B didefinisikan sebagai :

A B

(13)

sin

1.3.2. Komponen Vektor


Komponen Vektor dan Vektor Satuan
Setiap vektor dapat diuraikan menjadi komponen-komponen vektor menurut arah
sumbu-sumbu koordinat. Perhatikan gambar ( 1 - 1 ) dibawah ini :

Gambar (1 2 ).

Komponen-komponen
Vektor pada Sumbu
XY

Ay

Ax

Dari gambar ( 1 - 1 ) didapatkan :

A Ax Ay

( 1 4a )

dimana :
Ax = Komponen vektor A ke arah sumbu X ;

= Komponen vektor A ke arah sumbu Y ;

Ay

Ax

Ay

A cos

A sin

A A
Sehingga besarnya vektor A adalah :

Arah vektor A membentuk sudut dengan sumbu X dan dihitung dengan :


2
x

2
y

( 1 4b )

tg

Ay

( 1 4c )

Ax

Pada koordinat XYZ, vektor A dapat diuraikan menurut arah komponen

komponen Ax , Ay , dan Az , dimana : A Ax Ay Az


( 1 5a )

A A A
Dan besarnya A adakah :
( 1 5b )

Arah vektor A membentuk sudut , , berturut-turut terhadap sumbu X , Y, dan Z


dengan :

cos

Ax

cos

Ay

cos

Az

( 1 5c )

dan hubungan , dan memenuhi :


cos 2 cos 2 cos 2 1

( 1 5d )

Ay
Y

Gambar ( 1 3 )
Komponen-komponen
Vektor pada Sumbu XYZ

Az

Ax

SOAL-SOAL
1.
Luasan sebuah bidang 200 ft2, tentukan luasannya dalam m2 ; cm2 ; inc2
2.

Grafitasi bumi besarnya dinyatakan dalam sistem MKS = 9,8 m/dt 2. Tentukan besarnya
grafitasi bumi dalam sistem : a. CGS ; b. ft/dt2

3.

Rapat massa perak 10,5 gr/cm3. Tentukan rapat massanya dalam : a. lbm/ft3 ; b. kg/m3

4.

Sebuah roket mencapai ketinggian 300 km. Berapakah ketinggian tersebut bila
dinyatakan dalam mill ?

5.

Concorde adalah pesawat tercepat yang digunakan untuk layanan komersial. Ia dapat
melesat dengan kecepatan 1450 mil/jam (sekitar dua kali kecepatan suara atau Mach 2).
A. berapa kecepatannya dalam km/jam ? b. berapa kecepatannya dalam m/dt?

6.

Perkirakan berapa banyaknya air pada sebuah danau yang nyaris berbentuk lingkaran
dengan diameter 1 km dan perkiraan kedalamannya rata-rata sekitar 10 m.

7.

Hujan badai yang hebat menumpahkan 1,0 cm hujan pada sebuah kota dengan panjang
8 km, dan lebar 5 km selama 2 jam. Berapa ton air yang jatuh di kota tersebut ? jika
air = 1 gram/cm3

8.

Perahu nabi Nuh diperintahkan untuk dibangun dengan panjang 300 kubit, lebar 50
kubit dan tinggi 30 kubit. Kubit adalah satuan pengukuran yang sama dengan panjang
lengan bawah manusia, dari siku ke ujung jari yang paling panjang. Nyatakan dimensi
perahu Nabi Nuh dalam meter dan hitung volumenya.

9.

PT CB yang bergerak dalam bidang jasa pengemasan barang eksport mempunyai


kapasitas produksi sebesar 25 kg/jam. Konversikan kapasitas produksi tersebut sesuai
dengan tabel dibawah ini :
Kg/jam
Gram/dt
Lbm/sec
Ton/jam
Kwntl/menit Lbm/hr
Kg/jam
Gram/dt
Lbm/sec
Lbm/sec
Kwntl/menit
Lbm/hr

10.

Diketahui 3 titik ; A( 2,3,4 ) ; B( 4,2,5 ) ; C( 3,5,1 ).

a. Hitung besar dan arah vektor AB ; BC ; dan AC


b. Hitung besar dan arah vektor AB + BC
c. Hitung besar dan arah vektor AB BC
11.

Sebuah gaya besarnya 30 N arahnya mengapit sudut 45o dengan sumbu X, 60o dengan
sumbu Y, 60o dengan sumbu Z menyebabkan benda berpindah dari titik A (2,3,1) ke
titik B (4,6,3) (mks). Jika usaha gaya adalah perkalian titik dari vektor pergeseran
dengan gaya yang menyebabkan pergeseran tersebut, hitung usaha yang dilakukan oleh
gaya tersebut.

12.

Sebuah mobil bergerak 50 km ke timur, kemudian 30 km ke utara dan akhirnya 26 km


dalam arah 30o ke timur dari utara. Gambarkan diagram vektornya dan tentukan
pergeseran total mobil tersebut diukur dari titik awalnya.

13.

Jika A 5i 4 j dan B 7i 6 j ,
a. Tuliskan persamaan yang menghubungkan A dengan B
b. Hitung jarak AB

14.

Suatu mobil bergerak ke timur sejauh 3 km, kemudian ke utara sejauh 5 km, kemudian
ke arah 30o dari utara ke barat sejah 4 km.
a. Tentukan vektor perpindahan mobil tersebut
b. Tentukan besar perpindahannya
c. Tentukan jarak yang ditempuh mobil tersebut

15.

Seseorang meninggalkan rumahnya, berjalan ke timur 400 m; ke utara 600 m,


kemudian mengambil uang logam dari kantungnya dan uang logam terjatuh ke dalam
jurang yang dalamnya 200 m. Buat suatu sistem koordinat dan nyatakan besar serta
arah perpindahan uang logam tersebut dihitung dari titik awal.