Anda di halaman 1dari 2

PENGENDALIAN MUTU

LABORATORIUM

SPO

No. Dokumen : SPO/VIII/ADM/21/2016


No. Revisi
:0
Tanggal Terbit : 4 April 2016
Halaman

: 1/2

UPTD

dr. Metta Saraswati

Puskesmas II

NIP.197311212006042013

Baturraden
1. Pengertian

Pengendalian mutu laboratorium terdiri dari :Pemantapan mutu


internal

adalah

kegiatan

pencegahan

dan

pengawasanyang

dilaksanakan oleh setiap laboratorium secara terus menerus agar


tidak terjadi atau mengurangi kejadian kesalahan atau penyimpangan
sehingga diperoleh hasil pemeriksaan yang tepat.
Pengendalian mutu ekternal adalah berguna untuk memantau atau
mengontrol kwalitas mutu laboratorium sesuai standar sehingga
menunjang hasil pemeriksaan laboratorium yang lebih akurat.
Bilamana pengendalian mutu tercapai maka akan memberikan
2. Tujuan

kepastian hasil pemeriksaan laboratorium.


Sebagai pedoman bagi petugas laboratorium untuk peningkatan mutu

3. Kebijakan

pelayanan.
SK kepala

puskesmas

nomor

440/VIII/SK.01/1/2016

tentang

pelayanan penunjang klinis,pengelolaan obat, manajemen informasi,


manajemen

lingkungan

dan

prasarana,manajemen

peralatan,

4. Referensi

manajemen sumber daya manusia ( SDM ) klinis


Permenkes 37 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Laboratorium di

5. Prosedur

Puskesmas.
1. Petugas menyiapkan kontrol serum
2. Petugas menyiapkan Rujukan
3. Petugas

melakukan

setiap

pemeriksaan

menggunakan serum kontrol untuk perbandingan

laboratorium

4. Petugas melakukan kross cek Pengendalian mutu laboratorium


dikross cek ke laboratorium rujukan
5. Petugas melakukan duplo atau 2 kali pemeriksaan apabila
hasilnya meragukan.
6. Petugas setiap tiga bulan sekali disupervisi oleh tim mutu atau
BLK untuk mengontrol pemeriksaan
7. Petugas melakukan kalibrasi alat pada tehnisi yang telah
ditentukan.
6. Diagram Alir
(bila perlu)
7. Unit terkait
8.Rekaman
Historis
Perubahan

Laboratorium
No

Yang diubah

Isi Perubahan

Tanggal mulai
diberlakukan