Anda di halaman 1dari 1

FRAGMEN PENCIPTAAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA

Cast: 8 orang sbg penari


(Musik berirama melow sebagai pngiring)

kej.1:1-2 (dibaca oleh Prolog)sementara pnari 1 masuk

kej.1:3-5 (dibaca oleh Prolog) sementara penari 2 masuk

kej.1:6-8 (dibaca oleh Prolog) sementara penari 3 masuk

Allah juga mnciptakan tumbuhan berbiji, tunas muda dan buah-buahan (dibaca
oleh Prolog) sementara penari 4 masuk

Allah menciptakan pula bintang2 dan benda-benda penerang. yang lebih besar
untuk menguasai siang,dan yang lebih kecil untuk menguasai malam (dibaca oleh
Prolog) sementara penari 5 masuk

Dia menciptakan pula hewan yang berkeriapan di air,yang terbang di


cakrawala,ternak,binatang melata,dan binatang liar (dibaca oleh Prolog),penari 6
masuk

Lalu Allah menciptakan manusia secitra dengan Allah,untuk menguasai dan


menjaga semua ciptaan (dibaca oleh Prolog),2 orang penari,sebagai Adam dan Hawa
masuk

Pada hari ke 7,Allah beristirahat

NB.
sejak masuk,penari terus bergerak,memperagakan ayat yang dibacakan saat dia masuk.
Misalnya,penari 1 menggerakkan tangan seolah melayang. tiap penari mempertahankan
geraknya.
setelah Prolog selesai membacakan ayat terakhir,penari dan musik berhenti,menandakan Allah
beristirahat.
penari harus berpencar,sesuai urutannya.
setelah beberapa saat,musik irama beat mengalun,penari bersatu membentuk lingkaran,bisa juga
bergoyang menurut musik,tetapi,para penari tidak boleh bercerai,menandakan manusia pertama
yang hidup damai di Firdaus.
Sementara Prolog membaca:
Semua ciptaan,hidup damai dan rukun satu sama lain.
Tiba-tiba,para penari saling beradu mulut,seolah bertengkar. Saling menuding. Sementara
Prolog membaca:
namun,lama kelamaan,dunia menjadi kacau. Damai tak lagi tampak.Kerukunan tak lagi
punya wajah. Manusia mempertahankan egoisme masing-masing. (para penari tiba-tiba
menunjuk para hadirin) Saling mengkambinghitamkan. Anak menyalahkan orangtua,siswa
menyalahkan guru,rakyat menyalahkan pemerintah. semua menyembunyikan kesalahan
masing-masing.
Penari berteriak setengah suara: siapakah yang bersalah?
selanjutnya,para penari menjawab seorang demi seorang sambil meninggalkan panggung:
bukan aku... jadi,para penari meninggalkan panggung seorang demi seorang...