Anda di halaman 1dari 7

HAND FOOT MOUTH DISEASE

Disusun oleh :
Noni Anisa Fadhilah (04031381419044)
Nining Elsa Noviolin (04031381419045)
Nadia Ridzki Amalia (04031381419046)

Mata Kuliah :
Oral Medicine 1

Dosen Pembimbing :
Drg. Siti Rusdiana Puspa Dewi, M. Kes
Drg. Tyas Hestiningsih

PENDIDIKAN DOKTER GIGI


UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Palembang
2016

HFMD
Hand Foot Mouth Disease

DEFINISI
Hand, foot and mouth disease (HFMD) adalah penyakit yang sangat
menular yang disebabkan oleh berbagai patogen dan terutama terlihat pada anakanak.

PREVALENSI
Mayoritas anak-anak di bawah 5 tahun mudah terpapar dibandingkan
orang dewasa karena pada anak antibody belum sematang orang dewasa

FAKTOR ETIOLOGI
Berbagai spesies dan genotipe enterovirus telah diakui sebagai agen
etiologi untuk HFMD meliputi enterovirus 71 (EV71), Coxsackievirus A genotipe
1 (CAV1) ke CAV10, A12, A16 dan A22 dan Coxsackievirus B genotipe 2 (CBV
2) untuk CBV 5 dan echovirus 18. HFMD Paling banyak di temukan karena
CAV16 dan EV71. Penyakit ini ditularkan melalui kontak langsung dengan saliva,
feses, cairan vesikel atau pernapasan dari orang yang terinfeksi

KELUHAN UTAMA

Nyeri dari lesi oral sering menjadi keluhan utama dari pasien

GEJALA
Demam
Malaise
Limfadenopati
Sakit tenggorokan
Setelah masa inkubasi yang singkat, kondisi sembuh secara spontan dalam 1
sampai 2 minggu.
Dalam 1- 2 hari akan timbul bintik merah kecil (2-3mm) yang akan cepat
berubah menjadi bintik merah berair (vesikel) pada telapak tangan, kaki dan
rongga mulut namun palatum keras, lidah dan mukosa bukal (jaringan mukosa
yang tak berkeratin) adalah tempat yang paling sering muncul. Lesi pada rongga
mulut menyebabkan nyeri pada saat menelan.

GAMBARAN KLINIS
Lesi oral diawali dengan vesikel yang cepat pecah menjadi ulkus yang ditutupi
oleh membran fibrinous kuning dikelilingi oleh cincin eritematosa.
Lesi yang multiple maculapapular ini dapat berada dimana saja didalam mulut
namun di palatum keras, lidah dan mukosa bukal (jaringan mukosa yang tak
berkeratin) adalah tempat yang paling sering muncul dimana pada bibir, gingiva
dan faring biasanya terhindar dan muncul bersamaan dengan atau sesaat setelah
timbulnya lesi oral

Hand-Foot and Mouth Disease


pada tangan

Hand-Foot and Mouth Disease pada kaki

Hand-Foot and Mouth Disease pada


mukosa bukal
Sumber : Laskaris, George. 2003. Color Atlas of Oral Disease 3rd Ed. New York:
Thieme

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Diperlukan tes serologi untuk melihat enterovirus apa yang menyebabkan
penyakit agar penanganannya tepat dan membantu juga untuk penegakka diagnosa

PENGAMBILAN SPESIMEN DAN SWAB


Sampel feses diambil dengan gerakan melingkar secara perlahan pada
dinding anus. Cairan tenggorokan diambil dengan bantuan penekan lidah, dengan

hati-hati dikalukan swab ke arah lateral dan posterior faring tanpa menyentuh
lidah atau mukosa bukal. Untuk swab vesikel, kulit dibersihkan dengan lembut
dengan 0.9% steril saline normal, tanpa alkohol, yang membunuh virus. Sebuah
jarum steril digunakan unutuk memecahkan vesikel, swab digunakan untuk
menyerab cairan. Pengambilan dilakukan oleh klinisi

CARA PENEGAKKAN DIAGNOSA


Lesi vesikel hanya terdapat pada tangan, kaki dan rongga mulut
Biasanya banyak disebabkan oleh virus CAV16

DIAGNOSIS BANDING

ETIOLOGI

HFMD

HERPANGINA

Coxsackie A16

Coxsackie A7, A9,

HERPES
SIMPLEX
HSV 1

A10, A16
TEMUAN

Lesi

hanya Lesi terdapat pada

Disertai edema,

KLINIS

Posterior rongga

sangat merah,

(DISTRIBUSI)

mulut, termasuk

lembut pada

pilat tonsilar

jaringan gingiva

terdapat

pada

kaki, tangan dan


rongga mulut

PENGOBATAN
Hanya pengobatan simtomatik (mengurangi demam dan mengontrol rasa

sakit. Antipiretik / analgesik, seperti parasetamol ). Diet hambar lembut


diperlukan, karena mulut bisa sangat sakit. antiseptik lokal (0,2% chlorhexidine)
untuk mengurangi ulser yang berlebih pada mulut. Anestesilokaltopikaluntuk
diaplikasi di intraoral

pada

lesi

sebelum

makan

berupa

larutan

dycloninehydrochlorida 0,5% atau gel lidokain untuk mengurangi rasa tidak


nyaman pada lesi di mulut saat penderita makan. Pemberian sirupantihistamin
untukmengurangirasagataldancalaminelotionuntukaplikasitopikal
Penyakit ini dapat dicegah dengan cara pemberian vaksin EV71, untuk
pemberian vaksin ini telah dillakukan percobaan klinis di cina dan aman untuk
anak dan bayi.

KOMPLIKASI
Aseptis meningitis
Ensefalitis
Edema paru
Perdarahan kardiopulmoner

PROGNOSIS
Prognosis HFMD adalah baik. Biasanya dalam jangka waktu 7-10 hari
gejala ini akan membaik.

REFERENSI
1. Khursheed, Stephen, Jose v, Crispian. 2010. Oral and maxillofacial
disease Ed.4
2. Regezi, Joseph. 2003. PDQ Oral Disease Diagnosis and Treatment Ed.1
Jakarta. EGC
3. Puenpa,

Jiratchaya;

Suwannakarn,

Mauleekoonphairoj,

Kamol;

Theamboonlers,

Chieochansin,

Apiradee;

John;

Thaweesak;

Poovorawan,

Yong.

Linsuwanon,

Piyada;

Korkong,

Sumeth;

Prevalence

and

Characterization of Enterovirus Infections among Pediatric Patients with


Hand Foot Mouth Disease, Herpangina and Influenza Like Illness in
Thailand. 2012
4. Yifei Fu, Qiao Sun, Bo Liu, Hongmei Xu, Yuanping Wang, Weiping Zhu, Lifeng
Pan,

Linying

Zhu.

Epidemiological

characteristics and pathogens

attributable to hand, foot, and mouth disease in Shanghai. 20082013


5. J. Clin. Microbiol. Evaluation of Different Clinical Sample Types in
Diagnosis of Human Enterovirus 71-Associated Hand-Foot-and-Mouth
Disease .2007
6. Laskaris, George. 2003. Color Atlas of Oral Disease Ed.3. New York: Thieme