Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH ORAL MEDICINE

Granula Fordyce

DosenPembimbing :
drg. SitiRusdianaPuspaDewi,M.Kes

KelompokA2 :

1. RidhaAldina
04031181419007
2. RossianaNanggala
04031181419008
3. Muhammad Ikhsan S. 04031181419009

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2016

GRANULA FORDYCE

1. PengertianGranula Fordyce
Granula
normal

Fordyce

yang

adalahkelenjarsebaseaektopikatauSebaseouschoristomas

terdapatdalamlokasi

yang

abnormal)

di

dalammukosa

(Jaringan
oral.Granula

fordyceinimerupakanpenyakitmenurun, dapatditemukan di sebagianbesarmulut padakeadaan normal,

kelenjarsebaseainiterlihat

di

dalam

dermal

adnexa,

yang

berhubungandenganfolikelrambut.Diameternya 1 sampai 2 mm.


2. EtiologidanEpidemiologiGranula Fordyce
Etiologi
Kelenjarsebaseaektopikdalammukosadanterdapatpada vermilion bibir
Epidemiologi
InsidenFordyce Spot, jugadikenalsebagaikelenjar Fordyce, meningkatberdasarkanusia,
lebihumumterjadipada

orang

dewasadibandingkanpadaanak-anak.

Prevalensipada

orangdewasaadalah 70 sampai 80%.PerbandinganantaraLaki-lakidanperempuansekitar 2: 1


TABEL : PEMBAGIAN GRANULA FORDYCE MENURUT LOKASI
Lokasi
Bibiratas
Unilateral
Bilateral
Bibirbawah
Unilateral
Bilateral
MucccosaBukal
Unilateral
Bilateral
Vermillion Border
Unilateral
Bilateral
Retromolar Area
Unilateral
Bilateral
Gingiva
Unilateral
Bilateral

Fordyces Granules
27(20%)
18
9
8(6%)
6
2
80(61%)
36
44
2(1.5%)
1
1
13(10%)
9
4
1(0.76%)
1
0

3. PatogenesisGranula Fordyce
Granulafordyce

yang

dipengaruhiolehkelenjarsebasea

berbagaibagiantubuhsepertibibir,

yang

dapatterjadi

mukosamulut,

di
dan,

labia.Beberapapenulisberpendapatbahwabintik-bintik Fordyce adalahektopik / heterotopic


kelenjarsebasea.Penulis

lain

menunjukkanbahwalesitidakselaluektopik

heterotopic.Dalamsatustudi, kelenjarsebasea yang normal munculdi mukosabukal80 sampai


95% dari orang dewasa
Granula

fordycetidakadahubungannyadenganfolikelrambutdanmemilikisaluranyang

membukalangsungkepermukaankulit.Meskipunkelenjarsebaseayang

munculpadasaatlahir,

tidakmenutupkemungkinanakanmunculkembalipadamasapubertas

yang

dipengaruhiolehhormonandrogenik

adrenal.

Pembesarankelenjarsebaseamembuathaliniterlihat di seluruhepitelatasnya
4. GambarankKinisGranula Fordyce
Granules

fordycemunculdalambentukpapulaberwarnaputihkekuningan

ataubisajugamunculsebagaipapulaberwarnaputih
namunlebihsering

bilateral

bilateral

dansimetris.

inikadangterlihatmenyerupaikumpulan,

maupun
Fordyce

padatataujarangdan

banyakterdapatpadamukosabukaldanberupagarismerahterangpadabibiratas.

yang

multiple
unilateral
Granule
paling

Adakalanya

Fordyce Granules (FG) dapatterlihatpada area Retromolar Pad danpada pillar tonsil anterior.
Prevalensiterjadinyabiasanyalebihseringpadalakilakidibandingperempuan.Granulacenderungmunculpadamasapubertasdanmeningkatdalamjum
lahsesuaidenganmeningkatnyausia.,dengankemunculanmaksimalterjadiantara 20 dan 30 tahun.
Lesitidakmenunjukkangejaladanseringditemukansecarakebetulanolehpasienatauolehdokterselamapem
eriksaan

oralrutin.Sebagianbesarpenduduk-lebihdari

80%

dariindividu-

dipengaruhiolehkondisitertentu.Secara historic, FG iniidentikdengankelenjarsebasea normal

yang ditemukan di dermis.

Gambar1.Granulafordyce.papulaberwarnakuningpada vermilion bibiratas.

Gambar 2.LesiGranulaFordycepadakomisuramukosabukal.

5. HistopatologiGranula Fordyce
Granula Fordyce mirip dengan kelenjar sebasea normal yang ditemukan di
kulit.Secaramikroskopis,

lobulusdarikelenjarsebaseateragregasi

sekitaratauberdekatandengansaluranekskretoris.Kelenjar

di

heterotopic

yang

terbentukdenganbaikdanmunculsecarafungsional dapat dilihat langsung di bawah permukaan

epitel. (Gambar 1- 12). Sel-sel sebasea di lobulus ini berbentukbusur poligonal. Mengandung
persen

reli

yang

terletak

diintidan

cytopiasmyang

berbuihbanyak.Pemeriksaanhistologidarilesimenunjukkankelenjarsebaseakulitmembesar,
yang

terdiridarikelompoklobussebasea

permukaanepitel.
perubahanpatologisjarangterjadi.

mature

sekitarsalurankecil

yang

muncul

di

kelenjarsebaseatidakmemilikihubungandenganfolikelrambut.

Gambar 3.Granulafordyce.beberapakelenjarsebasea yng ditemukandibawahpermukaanepitel.


6. Diagnosadan Diagnosis Banding Granula Fordyce
TampilanbisaberupaBilateralmaupun unilateral
Asimtomatik (tanpagejala)
Jikabiopsidilakukan, kelenjarsebasea yang normal dengantidakadanyafolikelrambut
yang tercatat didiagnosis terutamaklinis. Tidakmemerlukanpenyelidikan yang lebihlanjut,
Jika diagnosis ataupengobatantidakpasti, rujukankedokterkulitperlumenjadipertimbangan.
Diagnosis Banding
- Kandidiasis
- Lichen planus
- Leukoplakia
7. Perbedaan Granula Fordyce dengan Kandidiasis
Adapun perbedaan antara granula fordyce dengan kandidiasis yaitu granula fordyces
etiologinya disebabkan oleh munculnya kelenjar sebasea yang berada di posisi yang salah
(abnormal) dan ini merupakan variasi normal didalam rongga mulut. Bila dittinjau dari
gejala yang dialami pasien tidak mengalami gejala sama sekali (asimptomatik), dan bila
diilihat secara klinis granula fordyce ini berbentuk spot yang bergerombolan berdiameter
1-2 mm serta masih dilapisi selapis tipis jaringan epitel. Tidak membutuhkan penanganan
lebih lanjut. Sedangkan kandidiasis bukan merupakan variasi normal didalam mulut,
dimana etiologinya disebabkan oleh infeksi jamur kandida. Biasanya pasien yang
mengalami kandidiasis mengalami gejala (simptomatik) seperti rasa nyeri dan sensasi
terbakar. Bila dilihat secara klinis, lesi berbentuk tidak beraturan dan ukurannya lebih
besar dibanding granula fordyce,serta pada umumnya lesi ini sudah merusak semua
lapisan epitel didalam rongga mulut. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut bila kandidiasis
sudah dianggapserius karena didukung berbagai faktor pendukung seperti faktor host dan
predisposisi.
8. Perawatandan Prognosis Granula Fordyce

Karena granula fordyce merupakan variasi anatomi yang normal dan tidak menunjukkan
gejala. Tidak ada perawatan yang diindikasikan. Biasanyakarakteristiktampilan klinis dan
biopsi tidak diperlukan untuk diagnosis. Kadang-kadanggranula fordyce dapat menjadi
hiperplastik atau mungkin membentuk pseudocysts yang berisikeratin. Granula Fordyce di
perbatasan

vermilion

bibiratasmungkinmemerlukanpembedahanuntukalasanestetika.

pilihanpengobatantermasukoperasimikro-punch, electrodesiccation, cryotherapy, laser yang


ablatif, terapi photodynamic, asambichloracetictopikal, tretinointopikal, danisotretinoin oral;
biasanya dermatologists memberikanperawatanmana yang diminta.
Prognosa :Sangatbaik

DAFTAR PUSTAKA
1. Damm, N and Allen B. 2002. Oral and Maxilofacial Pathology, second edition.
USA : Saunders Comp any
2. Laskaris, George. 2006. Pocket Atlas of Oral Diseases. Second edition. New
York : Thieme Stuttgart

3. Greenberg, Martin S and Glick M. 2003. Burkets Oral Medicine Diagnosis and
Tretment. Tenth edition. Hamilton : BC Decker Inc
4. Silverman S, Roy Eversole and Edmond L. 2001. Essentiaal of Oral Medicine.
Hamilton : BC Decker Inc
5. Regezi, J.A. J.J. Sciubba.dan R.C.K. Jordan. 2012. Oral Pathologi. Clinical
Pathology Correlations. sixth Edition. USA: Elsevier.
6. Shazad M, Yousuf and Abdul wahab. 2015. Prevalence of Fordyces Granules- A
Karachi Sample. Pakistan Oral & Dental Journal Vol 35, No. 2
7. K.C Leung A, and Benjamin B. 2015. Fordyce Spot.Canada Journal Volume 1(6):
121-122