Anda di halaman 1dari 4

Perbedaan Karpul dan Ampul

Karpul/ Cartridge merupakan silinder gelas yang berisi zat anestetikum local dengan
volume 1,8 ml 2 ml. Terdiri dari karet penghisap, tutup alumunium dan karet
diagram termpat masuknya jarum pada cartridge. Karpul dapat dipasang pada syringe
non-disposable
Sedangkan, Ampul adalah wadah berbentuk silidris yang terbuat dari kaca yang
memiliki ujung runcing dan bidang dasar datar. Ampul dibuka dengan cara
dipatahkan pada bagian kepala dan biasa digunakan pada syringe disposable.

Persarafan
Saraf Kranial:
I.

N. Olfaktorius (Sensorik)
Menerima rangsang dari hidung dan menghantarkan ke otak untuk

II.

diproses sebagai sensasi rasa bau


N. Optikus (Sensorik)
Menerima rangsang dari mata dan menghantarkannya ke otak sebagai

III.

persepsi visual
N. Okulomotor (Motorik)
Menggerakkan sebagian besar otot mata. Nervus ini menginervasi
llabeator palpebral superioris, rektus superior, rektus medialis, rektus

IV.
V.

inferior, dan in
N. Troklearis (Motorik)
Menggerakan beberapa otot mata
N. Trigeminus
Sensorik: Menerima rangsangan dari wajah untuk diperoses sebagai
sensasi sentuh
Motorik: Menginervasi otot-otot pengunyahan

VI.

N. Abdusen (Mototrik)
Abduksi mata

VII.

N. Fasialis
Sensorik: Menerima rangsang dari bagian anterior lidah untuk diproses
di otak sebagai sensasi rasa
Motorik: Mengendalikan otot wajah untuk menciptakan ekspresi

wajah
VIII.

IX.

N. Vestibulokoklearis
Mengendalikan keseimbangan dan menerima rangsang untuk diproses
ke otak sebagai suara
N. Glosofaringeus
Sensorik: Menerima rangsang dari bagian posterior lidah untuk
diproses
di otak sebagi sensai rasa
Motorik: Mengendalikan organ-organ dalam

X.
XI.
XII.

N. Vagus
Sensorik: Menerima rangsang dari organ dalam
Motorik: Mengendalikan organ-organ dalam
N. Aksesorius (Motorik)
Mengendalikan pergerakan kepala
N. Hipoglosus (Motorik)
Mengendalikan pergerakan lidah

Persarafan Gigi Rahang Atas dan Rahang Bawah


Nervus Trigeminus, cabang kedua Nervus Maksilaris dan cabang ketiga Nervus
Mandibularis:
1. Nervus Maksilaris (N. V2)
Nervus ini menginervasi maksila dan struktur-struktur yang berkalitan
dengannya seperti gigi-geligi, periosteum, membrane mukosa, sinus
maksilaris, palatum molle, palpebral inferior, labium oris superior, sisi lateral
cavum nasi dan memberikan inervasi pada region tonsila palatine.Cabangcabang dari divisi kedua ini adalah:

a. N. Nasopalatinus
Menginervasi mukoperiosteum di sebelah palatal gigi anterior atas
b. N. Palatinus Posterior
Keluar dari foramen palatinus minor dan menginervasi mukosa palatum
molle
c. N. Palatinus Anterior
Keluar dari foramen palatinus mayus berjalan menyusuri palatum dan
menginervasi mukoperiosteum di sebelah palatal dari regio M3 sampai P1
d. N. Alveolaris Superior Posterior
Menginervasi semua akar gigi M3, M2, dan kedua akar gigi M1 sebelah
distal dan palatal, tulang alveolar, gingiva sebelah bukal, periosteum
sebelah bukal, membrane mukosa, dan sinus maksilaris sebelah posterior
e. N. Alveolaris Superior Medius
Menginervasi akar sebelah mesial gigi M1, gigi P1, P2, tulang alveolar,
gingiva dan periosteum sebelah bagian bukal
f. N. Alveolaris Superior Anterior
Keluar dari formamen infraorbitale kemudian turun pada dinding anterior
maksila untuk menginervasi gigi-gigi insisivus sentral, lateral, dan
kaninus, membrane mukosa labial, periosteum, dan alveolus pada salah
satu sisi
g. N. Labialis
Menginervasi bibir sebelah atas
h. N. Nasalis Superior Posterior
Menginervasi septum rongga hidung
2. N. Mandibularis (N. V3)
a. N. Alveolaris Inferior
Nervus ini keluar dari formanen mandibular berjalan sepanjang canalis
mandibularis dan mengeluarkan percabangan untuk menginervasi gigi
molar, premolar, processus alveolaris dan periosterum rahang bawah. Pada
foramen mentale nervus ini bercabang menjadi dua, yaitu N. Insisivus
yang mengeluarkan caban-cabang kecil menuju gigi insisivus sentral,
lateral dan gigi kaninus, dan N. Mentalis yang berjalan melalui foramen
mentale untuk menginervasi kulit dagu, kulit dan membrane mukosa
labium oris inferior.

b. N. Lingualis
Menginervasi dua per tiga anterior lidah, mengeluarkan percabangan
untuk menginervasi dasar mulut, mukoperiosteum dan membrane mukosa
lingual
c. N. Buccalis
Menginervasi membran mukosa bukal dan mukoperiosteum di sebelah
lateral dari region M3 sampai P1 rahang bawah