Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT,karena berkat Rahmat dan


Hidayah-Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan
waktu yang ditentukan,yang mana dalam makalah ini kami akan
menjelaskan tentang Perkambangan dan Pembagian Ilmu Administrasi.
Dalam penyajian makalah ini bertujuan untuk memberi wawasan
kepada pembaca dalam memahami pengertian tentang Administrasi
menyadari akan maksud tersebut,dan atas berbagai upaya dalam
membaca,utamanya teori-teori tentang administrasi maka disusunlah
makalah ini dengan harapan dapat membantu pembaca untuk lebih
memahami lagi tentang Ilmu Administrasi.
Namun demikian tentu saja dalam makalah ini masih terdapat
kekurangan-kekurangan yang pada gilirannya akan menjadi tantangan
bagi penyusun,untuk senantiasa menutupinya di dalam upaya mendekati
kesempurnaan.Dengan itu,kami penyusun memohon maaf jika dalam
makalah ini banyak

kekurangan karena kami yang membuatnya cuma

manusia biasa yang punya banyak kekurangan

Hormat kami

Penulis
Kelompok 6

DAFTAR ISI
Kata Pengantar

..1
Daftar Isi

.2
Bab 1 pendahuluan
.
.3
Bab II Isi

.4
Perkembangan Ilmu Administrasi sebagai ilmu dan seni
.4
Perkembangan Ilmu Administrasi di Indonesia
.5
Pembagian Ilmu Asministrasi
.6
Bab III Penutup

..8
Kesimpulan

..8
Saran

.8

BAB I
PENDAHULUAN
Istilah atau kata Administrasi dan kata Manajemen sudah sangat
populer di kalangan masyarakat, mereka sudah menjalankan administrasi
dan manajemen. Yang dimaksud adalah masyarakat yang telah dan
sedang menjalankan praktek kerja.
Bagaimana hubungan antara administrasi dan manajemen ? Untuk
menjawab pertanyaan di atas marilah kita tinjau secara ringkas dari studi
kasus di atas. Kegiatan administrasi adalah proses penyelenggaraan kerja
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kerja dapat terselenggara
bila ada yang orang-orang yang menyelenggarakannya. Masalah orangorang yang menyelenggarakan kerja untuk mencapai tujuan inilah yang
menjadi masalah manajemen. Intisari dari pengertian manajemen adalah
suatu proses/usaha dari orangorang yang bekerjasama untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan.
Jadi jelas sekarang bahwa antara admistrasi dan manajemen
mempunyai hubungan yang sedemikan rupa, administrasi adalah
penyelenggaraan kerja sedangkan manajemen adalah orang-orang yang
menyelenggarakan kerja tersebut.

BAB II
ISI
1.
Perkembangan Ilmu Administrasi Sebagai Ilmu Dan
Seni
Administrasi sebagai ilmu karena fungsinya sebagai suatu studi yang
sistematis dan sebagai seni karena fungsinya yang praktis proses dan
masalah-masalah yang abstrak.
1.1 Administrasi Sebagai Ilmu
Sesuatu bidang studi ilmiah baru dapat dikatakan sebagai ilmu bila
memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
Memiliki prinsip, rumus, dalil dan kaidah yang sifatnya universal,
dan telah lulus ujian laboratorium baik fisik maupun bersifat sosial
eksperimental, serta dapat dipelajari dan diajarkan tingkat
kemampuan yang tinggi.
Mendapat pengakuan dunia intelaktual dan mempunyai reputasi
yang dapat dipertanggung jawabkan.
Sebagai ilmu pengetahuan administrasi merupakan suatu fenomena
masyarakat yang baru, karena baru timbul sebagai suatu cabang dari
pada ilmu-ilmu sosial, termasuk perkembangannya di indonesia. Sekalipun
administrasi sebagai ilmu pengetahuan yang baru berkembang di
indonesia, dengan membawa perinsip-perinsip yang universal, akan tetapi
dalam perkteknya harus diseduaikan dengan situasi kondisi indonesia
dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempunyai pengaruh (impack)
terhadap perkembangan ilmu administrasi sebagai suatu disiplin ilmiah
yang berdiri sendiri.

1.2 Administrasi sebaga Seni


Administrasi merupakan seni yang memerlukan bakat, dan ilmu
yang memerlukan
pengetahuan ataupun pengalaman. Administrasi merupakan suatu
praktek atau teknik tertentu, sebagai suatu tatacara melakukan sesuatu,
yang memerlukan kemampuan, ketrampilan dan kemahiran.
Administrasi sebagai seni perlu dikembangkan secara kontinyu, agar
administrasi sebagai suatu cara untuk mencapai tujuan benar-benar dapat
memberikan peranan yang diharapkan.
5

Administrasi sebagai seni pada hakekatnya timbul bersama-sama


dengan timbulnya peradaban manusia. Jelasnya semenjak manusia telah
berbudaya, yaitu dengan mengembangkan ciptanya/akal pikirannya,
rasanya/seninya, karsanya/kehendaknya dan adanya kerja sama antara 2
orang atau lebih telah merupakan unsur-unsur administrasi dalam
kehidupan bersama/barmasyarakat. Oleh karena itu administrasi sebagai
suatu seni sesungguhnya bukan merupakan hal yang baru, karena dengan
adanya 2 manusia yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu,
disana sudah terdapat administrasi, yaitu administrasi dalam praktek.
Herbert A.Simon, misalnya, pernah mengatakan bahwa apabila ada 2
orang yang bekerjasama untuk menggulingkan sebuah batu yang tidak
dapat digulingkan hanya oleh satu orang di antara mereka, di sana telah
terdapat administrasi.

2.

Perkembangan Ilmu Administrasi di Indonesia

Pentingnya ilmu administrasi dan manajemen di Indonesia baru


disadari sejak Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945. Pengembangan
Ilmu Administrasi dan Manajemen di Indonesia dimulai dengan pengiriman
mahasiswa-mahasiswa untuk belajar ke luar negeri ( Eropa dan Amerika)
tahun 1955 serta mendatangkan ahli-ahli (expert) dalam bidang
administrasi dan manajemen untuk memberikan kuliah pada perguruan
tinggi di Indonesia.
Pengembangan di bidang administrasi dalam rangka peningkatan
kemampuan
administrasi
(administratif
capability),
bukan
saja
diperuntukkan dalam lingkungan pemerintah saja, tetapi juga sebagai
organisasi-organisasi swasta, terutama dalam rangka pelaksanaan
pembangunan nasional.
Setiap organisasi memiliki aktivitas-aktivitas pekerjaan tertentu
dalam rangka pencapaian tujuan organisasi. Salah satu tugas tersebut
dalam manajemen. Dalam organisasi bisnis dikenal antaralain manajemen
pengangkut dan pengiriman, manajemen pembelian gudang, manajemen
perencanaan, manajemen operasi, dan sebagainya. Dalam organisasi
pendidikan macam-macam manajemen seperti itu tidak dikenal melainkan
hanya ada sejenis manajemen yang bertingkat ialah manajemen tertinggi
sampai dengan manajemen terdepan.

3.

Pembagian Ilmu Administrasi

ADMINISTRA
SI
ADMIN.
NEGARA

ADM.

ADM.

PEMERINT
AH

PERUSAHA
AN

ADM.SIPI
L

ADMIN.
SWASTA

ADM.NIAG
A

ADM.NONNIAGA

ADMIN.
INTERNASIONAL

ADM.NIAGA
INTERNASIO
NAL

ADM.NONNIAGA
INTERNASION
AL

ADM.MILITE
R

Berikut adalah penjelasan dari diagram diatas :


Administrasi dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
o Administrasi Nagara yaitu : Kegiatan yang dilakukan untuk
mengelola,mendayagunakan sumber daya Negara ( organisasi , PNS,
dana dll ) untuk mengimplementasikan kebijakan untuk mencapai
tujuan Negara ( memakmurkan rakyat)
Contohnya : Dinas Kependudukan dan Dinas kantor pajak.
Administrasi Pemerintah dibagi lagi menjadi 2 yaitu :
Administrasi Sipil yaitu : Pelaksanaan kegiatan yang
dilakukan oleh departemen maupun non-departemen mulai
tingkat Desa sampai tingkat tertinggi yaitu MPR.

Contohnya : Administrasi
pemerintah kabupaten dll.

kecamatan

Administrasi

Administrasi Militer : Suatu kegiatan administrasi yang


dilaksanakan oleh angkatan bersenjata.
Contohnya
Kepolisian.

Administrasi

Kemiliteran,

Administrasi

Administrasi Perusahaan yaitu : Kegiatan yang dilakukan


pemerintah
non-departemen
guna
mencari
keuntungan.
Contohnya : POS , TELKOM, RRI, TVRI.
o Administrasi Swasta yaitu seluruh kegiatan & tindakan swasta yang
bertujuan utama untuk kepentingan sendiri ataupun perorangan.
Administrasi Swasta ini dibagi menjadi 2 yaitu :
Administrasi Niaga yaitu : Proses karjasama dari kelomok orang
untuk mencapai tujuan yaitu profit yang besar. Contohnya :
Perusahaan Export Import
Administrasi Non-Niaga yaitu : Seluruh kagiatan dan tindakan
swasta dibidang usaha-usaha social, budaya, masyarakat.
Contohnya : yayasan dan LSM.
o Administrasi Internasional yaitu : Seluruh kegiatan dan tindakan
yang dilakukan organisasi-organisasi internasionaluntuk memenuhi
kebutuhan negara-negara anggota. Administrasi Internasional ini
dibagi menjadi 2 yaitu :
Administrasi Niaga Internasional yaitu seluruh kegiatan dan
tindakan dari organisasi Internasional dalam perniagaan/
perekonomian. Contohnya : OPEC
Administrasi Non-Niaga Internasional : Seluruh kegiatan dan
tindakan yang dilakukan oleh organisasi-organisasi Internasional
dibidang usaha social, budaya , kemasyarakatan. Contohnya :
UNICEF , WHO.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari

pembahasan

materi

mengenai

keseluruhan dapat kami simpulkan bahwa

Ilmu

Administrasi

secara

Administras memainkan

peranan yang penting datam penyel.enggaraan Pemerintahan. Baik


buruknya penyetenggaraan pemerintahan dan pelayanan Publik sangat
ditentukan oleh kuatitas Administrasi Publik yang diiniliki oleh suatu
negara. Dalam konteks Negara Kesatuan RePublik Indonesia, keberadaan
Administrasi merupakan instrumen penting untuk mewujudkan tujuantujuan negara yang termasuk dalam UUD 1945 antara lain untuk
memajukan kesejahteraaan urnum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ilmu administrasi telah mengalami perkembangan yang terusmenerus. Perubahan tersebut terjadi baik pada lokus dan fokus. Apakah
pendidikan tinggi di Indonesia telah merespon perubaan tersebut dataran
kurikulum dan metode pembelajaran. Apakah administrasi Publik telah
berkontribusi dalam penyelesaian masalah-masalah adminsitrasi Publik
dan juga masalah-masalah negara dan bangsa yang tengah terjadi. Dalam
pandangan penulis, kontribusi ilmu administrasi masih belum optimal
dalam menyelesaikan masalah bangsa dan negara ini. Hal ini dapat terjadi
karena dua hal (1) Kurikulum dan metode pembelajaran Ilmu administrasi
yang belum responsif terhadap perubahan lingkungan, (2) pengembangan
diri dan jaringan yang belum optimal dan kalangan ilmuwan, alumni dan
praktisi administrasi.
9

B.

Saran
Kami menyadari bahwa dengan selesainya makalah ini kami
mempunyai saran yaitu dimana kita bisa memahami tentang Ilmu
Administrasi walaupun banyak kekurangan yang anda dapatkan dalam
makalah ini karena kami yang membuatnya cuma manusia biasa yang
tidak pernah lupuk dari kesalahan dan oleh sebab itu, kami butuh saran
serta kritik dari pihak pembaca, baik dari dosen maupun dari teman
sekalian terima kasih.

10