Anda di halaman 1dari 40

Burst Abdomen adalah suatu kondisi

dimana terjadi pengeluaran usus,


omentum atau organ viseral yang terjadi
pada luka abdomen pasca operasi
obstetric.
Merupakan komplikasi yang sangat
serius yang akan meningkatkan
terjadinya morbiditas dan mortalitas.

Wound dehiscence adalah terbukanya


jahitan pada operasi abdominal baik
sebagian atau seluruh jahitan tanpa
disertai dengan keluarnya usus,
omentum ataupun organ viseral dari
dalam abdomen.
Biasanya terjadi pada hari ke 6 sampai 8 pasca
operasi.

The wound infection quota after


laparotomy is between 5 and 10%. There
are some standard operational
measures: consistent debridement of the
necrotic parts, careful re-exploration of
the intra-abdominal site and early fascial
closure with special sutures.
Abdominal wall rupture only occurs in 1%
of the cases, but the mortality is high (1545%).

Usia

Lebih sering terkena penyakit kronis


Penurunan fungsi hati penurunan sistesis faktor

pembekuan

Nutrisi

Gizi kurang menghambat proses penyembuhan


Obesitas supply darah jaringan adipose tidak

adekuat

Infeksi
Sirkulasi dan Oksigenasi

Kurangnya volume darah akan mengakibatkan

vasokonstriksi dan menurunnya ketersediaan oksigen


dan nutrisi untuk penyembuhan luka

Hematom
Jika besarlama diserapmenghambat

proses penyembuhan luka

Benda asing
Membentuk abses

Diabetes
Hambatan terhadap sekresi insulin akan

mengakibatkan peningkatan gula darah,


nutrisi tidak dapat masuk ke dalam sel

Keadaan Luka

Obat
a.

Steroid : akan menurunkan mekanisme


peradangan normal tubuh terhadap cedera.
b. Antikoagulan : mengakibatkan perdarahan
c. Antibiotik : efektif diberikan segera sebelum
pembedahan untuk bakteri penyebab
kontaminasi yang spesifik. Jika diberikan setelah
luka pembedahan tertutup, tidak akan efektif
akibat koagulasi intravaskular

Infeksi pada luka


Tekanan pada jahitan
Jahitan yang terlalu kuat
Adanya injury pada daerah luka
Jaringan dan otot yang lemah pada area
luka
Ketidaksesuaian teknik menutup jahitan
pada luka
Menggunakan kostikosteroid dosis tinggi
dan dalam jangka waktu yang lama
Defisiensi vitamin C yang parah

Kelebihan berat badan


Peningkatan usia
Nutrisi yang kurang
Diabetes
Merokok
Adanya keganasan

Non-compliance with post-operative


instructions (such as early excessive exercise
or lifting heavy objects)
Surgical errorIncreased pressure within the
abdomen due to: fluid accumulation
(ascites); inflamed bowel; severe coughing,
straining, or vomiting
Other medical conditions, such as diabetes
, kidney disease , cancer , immune
problems, chemotherapy , or radiation
therapy

Major independent risk factors were age,


gender, chronic pulmonary disease,
ascites, jaundice, anemia, emergency
surgery, type of surgery, postoperative
coughing, and wound infection.

Bleeding
Pain
Swelling
Redness
Fever
Broken sutures
Open wound
serosanguinous

Insisi Midline/Vertical
Paling mudah
Teknik cepat untuk mencapai cavum

abdominal
Lebih sedikit terdapat kehilangan darah
Resiko untuk terjadinya wound dehiscence
meningkat

Insisi Transversal
Lebih bagus untuk kosmetik
Lebih sedikit menimbulkan nyeri
Insiden wound dehiscence lebih sedikit
Terbatasnya lapangan untuk explorasi

bagian atas abdomen


Lebih banyak perdarahan yang terjadi
Lebih mudah terjadi hematom

Tight Sutures and Ischemia


Harus diikat dengan tekanan yang cukup

>> tekanan iskemia jaringannekrosistidak

kuat menahan jahitandehiscance

Suture Placement
Proses inflamasikolagenesiszona degradasi

kolagen meluas sampai 1.5 cm dari tepi


lukadigesti fasia selama proses post-operatif
Jahitan harus ditempatkan 1/1.5 cm dari tepi
luka

Choice of Closure

Running sutures
Lebih cepat dilakukan
Hanya memerlukan beberapa ikatan
Kekuatan merata dan perfusi jaringan lebih baik
Jika satu jahitan terlepas, maka akan membahayakan
jahitan lainnya
Interupted sutures
Memerlukan waktu penjahitan lebih lama
Lebih banyak ikatan
Kekuatan perfusi biasanya tidak merata
Ada kecenderungan untuk mengikat kuat yang akan
menyebabkan rentanterjadi nekrosis
Jika satu jahitan terlepas tidak akan membahayakan
jahitan lainnya.

Peritoneum
Penutupan peritoneum masih kontroversi
Proses penyembuhan mesotelial dari

peritoneum berbedan dengan epitel pada


kulit

Drug therapy
Broad Spectrum Antibiotic therapy

Medical treatment
When appropriate, frequent changes in

wound dressing to prevent infection


intestines should be covered with a salinemoistened towel

Surgical intervention
Surgical removal of contaminated, dead

tissue
Resuturing
Placement of a temporary or permanent
piece of mesh to bridge the gap in the
wound
immediate steps taken to close the incision
in the operating room

Prevention
When appropriate, have antibiotic therapy

prior to surgery.
When appropriate, have antibiotic therapy
after surgery.
When using wound dressing, maintain light
pressure on wound.
Keep wound area clean.
Comply with post-operative instructions.

Name : Lorince
Sex
: Female
Age
: 43 years old
Religion
: Protestan
Address
: Soe

Chief Complain :

Intestines out of the stomach through the


SC stitches.

Present Complain:
Patients come to the hospital with a referral from the
Soe Hospital due to intestinal spilled since 12 hours
before entering the hospital. Patients had previously
undergone SC 12 days ago. 2 days after SC patients
complained of cough, has been given the treatment
and felt better but after the medicine runs out,
patient complained cough again and causing his
intestines out of the stomach through the SC stitches.
There is clear discharge (+), fever (-), vomiting (-),
headache (-).

Primary Survey
A
: clear, patent
B
: Spontan, RR 24 x/m
C
: BP 120/80, Pulse 84x/m, warm
T : 37.5 OC

: Alert

: intestines out of the stomach

through the SC

stitches.

Secondary Survey

Head :
Eyes
: Hematom (-/-)
Conjungtiva
: Anemis (-/-)
Sclera
: Icterik (-/-)
pupil
: isokor, pupil reflects (+/+)
Ears : othorea(-/-),
Nose : Normal
Mouth : Normal

Neck : Limphonodes (-)

COR
S1/2 single, murmur (-), gallop (-)

PULMO

Inspeksi : Chest expansion symetric


Palpasi : mass (-), krepitasi (-)
Perkusi: sonor (+/+)
Auscultasi : Vesiculer (+/+) , Ronchi (-/-),
Wheezing (-/-)

ABDOMEN
Inspection : Intestines out of the stomach

through the SC stitches.


Auscultation : peristaltics normal
Palpation : tenderness pain (-) ,
Percusion : timpany sound (+)

Extremity :
Look:normal
Feel normal

Movement : ROM normal

WBC : 22.43
RBC : 3.78
HB : 9.8
HCT : 32.8
PLT : 726
Alb. 2.79
CT : 800
BT : 200

Burst abdomen

IVFD RL 20 tpm
Inj. Ceftriaxon 2 x 1 gr/IV
Infus metronidazol 3 x 500 mg
consulted to OBGYN

Begum B1, Zaman R, Ahmed M Ali S. Burst abdomen-A


preventable morbidity. Mymensingh Med J. 2008
Jan;17(1):63-6.
Robert V Higgins, MD; Chief Editor: Warner K Huh, MD
Abdominal Incisions and Sutures in Gynecologic
Oncological Surgery. Emedicine Medscape. Updated:
Mar 25, 2014 availabe on
http://emedicine.medscape.com/article/271349overview#aw2aab6b6
Grabb and Smiths Plastic Surgery, 6th edn, Editor : Thorne,
CH et all. Philadelphia : Lipincott Williams and Wilkins
Gabrille H. van Ramshorst, Jeroen Nieuwenhuizen at all.
Abdominal Wound Dehiscence in Adults: Development
and Validation of a Risk Model. World J Surg NCBI. Jan
2010; 34(1): 2027.

DeLancey, J, Hartman, R, Operations on


the Abdominal Wall. Glob. libr. women's
med., Department of Obstetrics and
Gynecology, University of Michigan
Medical Center,