Anda di halaman 1dari 1

Pemeriksaan histologis hati pada pasien hepatitis B kronik tidak dilakukan secar

a rutin. Namun, pemeriksaan ini mempunyai peranan penting karena penilaian fibro
sis hati merupakan faktor prognostik pada infeksi hepatitis B kronik. Indikasi d
ilakukannya pemeriksaan histologis hati adalah pasien yang tidak memenuhi kriter
ia pengobatan dan berumur > 30 tahun atau < 30 tahun dengan riwayat KHS dan siro
sis dalam keluarga. Pengambilan angka 30 tahun sebagai batasan didasarkan pada s
tudi yang menunjukkan bahwa rata-rata umur kejadian sirosis di Indonesia adalah
40 tahun, sehingga pengambilan batas 30 tahun dirasa cukup memberikan waktu untu
k deteksi dini sirosis.20