Anda di halaman 1dari 12

Gambar Proses Tumbuh Kembang

Bayi dalam Kandungan


79
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Penasaran Gambar Proses Tumbuh Kembang Bayi dalam Kandungan.


Perkembangan Janin Proses pembentukan janin atau bayi pada manusia
diawali dengan proses senggama (koitus) antara pria dan wanita. Pada
waktu berhubungan seksual seorang pria dapat mengeluarkan 300- 400
juta sel sperma. Namun dari sekian banyak sel sperma, hanya satu sel
sperma yang dapat membuahi sel telur. Sel telur yang telah dibuahi akan
menjadi zigot dan menempel pada dinding rahim. Setelah beberapa jam,
zigot akan mengalami beberapa fase. Beberapa Fase zigot: Fase morulla.
Dalam fase ini zigot membelah secara mitosis berturut-turut sehingga
menjadi 2-4-8-16 dan akhirnya 32 buah sel. Fase blastulla. Pada fase
blastulla ditandainya dengan terjadinya pembentukan rongga tubuh dan
jaringannya. Fase gastrulla. Pada fase ini terjadi pembentukan 3 lapisan
pada dinding rahim, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm.

Selanjutnya, zigot membentuk embrio yang diselubungi oleh kantung


kuning telur (bagian ini tidak berkembang pada janin manusia), amnion,
alantonis, dan korion. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk,
maka embrio bisa disebut sebagai janin atau fetus. Janin memperoleh
makanan dan oksigen dari darah induk (ibunya) dan memberikan zat-zat
sisa metabolisme ke dalam darah ibu untuk dibuang. Gambar
Perkembangan Janin

Perkembangan Janin Bulan 1 Pada bulan pertama dimulai dengan


terbentuknya kantung kehamilan yang berfungsi untuk melindungi janin
dari air ketuban. Pada bulan pertama ini, juga mulai terbentuk plasenta
yang berfungsi menyalurkan makanan atau nutrisi dari tubuh ibu hamil ke
janinnya. Selain itu, di bulan pertama ini juga sudah mulai terjadi sirkulasi
darah dalam tubuh janin tersebut. Bagian tubuh embrio yang pertama
muncul akan menjadi tulang belakang, otak, dan saraf tulang belakang.
Jantung, sirkulasi arah dan pencernaan juga sudah terbentuk.

Perkembangan Janin Bulan 2 Pada bulan kedua, bayi sudah akan mulai
berkembang dan wajahnya mulai terbentuk. Bakal telinga sudah mulai
tampak sebagai lipatan pada bagian kanan dan kiri kepalanya. Seiring
dengan hal tersebut, mulai tampak pula calon lengan, kaki, dan jarijemarinya. Selain itu, sistem syaraf pusat atau otak, syaraf tulang belakang
serta saluran pencernaan juga mulai terbentuk di usia kehamilan bulan ke2 ini. Panjang janin 250 mm. Jantung mulai memompa darah. Raut muka
dan bagian utama otak dapat terlihat. Terbentuk telinga, tulang dan otot di
bawah kulit yang tipis

Perkembangan Janin Bulan 3 Pada bulan ketiga ditunjukan dengan tahap


hampir terbentuk sempurnanya semua bagian tubuh bayi. Tangannya akan
mulai bisa mengepal, dan kuku- kukunya juga mulai dapat tumbuh. Meski
belum terlihat dengan sempurna, jenis kelamin bayi di usia kehamilan ini
juga sudah mulai terbentuk, oleh karenanya pemeriksaan USG
(Ultrasound) pada bulan ketiga kurang tepat dilakukan jika tujuannya untuk
mengetahui jenis kelamin bayi. Perlu diketahui pula bahwa bagian dalam
tubuh janin juga sudah mulai berkembang, sistem kemih dan organ
reproduksi mulai terbentuk, sedang hati mulai memproduksi empedu.
Panjang janin 7-9 cm. Tinggi rahim di atas simpisis (tulang kemaluan).
Embrio menjadi janin. Denyut jantung terlihat pada USG. Mulai ada
gerakan. Sudah ada pusat tulang, kuku, ginjal mulai memproduksi urin.

Perkembangan Janin Bulan 4 Di usia kehamilan 4 bulan menunjukan


keadaan yang sudah semakin lengkap. Bagian-bagian tubuh seperti
tangan, kaki, jari, wajah sudah dapat dilihat dengan jelas, oleh karenanya
pemeriksaan USG sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan ini. Nah, perlu
diketahui pula bahwa dengan bantuan alat khusus, Anda dapat mulai
mendengar detak jantungnya. Ia akan semakin aktif dan sering bergerak.
Gerakan yang dilakukan janin di usia kehamilan ini misalnya menguap,
mengisap jarinya, dan mengubah ekspresi wajah. Panjang janin 10-17 cm.
Berat janin 100 gram. Tinggi rahim setengah atas simpisis pubis. Sistem
muskuloskeletal sudah matang, sistem saraf mulai melakukan kontrol.
Pembuluh darah berkembang cepat. Tangan janin dapat menggenggam.
Kaki menendang aktif. Pankreas memproduksi insulin. Kelamin luar sudah
dapat ditentukan jenisnya.

Perkembangan Janin Bulan 5 Pada bulan kelima, gerakan janin akan


terasa semakin kencang untuk melatih ototnya. Di bulan ini juga, kepala
janin sudah mulai ditumbuhi rambut halus, begitupun dengan tangan dan
kakinya. Seluruh kulit bayi mulai tertutup oleh lapisan putih yang berfungsi
untuk mencegah bayi terkena cairan ketuban secara langsung saat kelak ia
dilahirkan. Panjang janin 18-27 cm. Berat janin 300 gram. Tinggi rahim
setinggi pusat. Verniks melindungi tubuh. Lanugo menutupi tubuh dan
menjaga minyak pada kulit. Terbentuk alis, bulu mata, dan rambut. Janin
membuat jadwal teratur tidur, menelan dan menendang.

Perkembangan Janin Bulan 6 Usia enam bulan, keriput pada kulit bayi
mulai terbentuk. Pembuluh darah masih bisa terlihat karena kulit sangat
tipis, terutama pada daerah sekitar perut. Pada bulan ini, bayi sudah dapat
membuka dan menutup kelopak matanya, dan sudah dapat mendengarkan
suara-suara dari luar perut. Oleh karenanya, ibu disarankan untuk
memperdengarkan musik klasik pada janinnya menggunakan earphone
untuk merangsang kecerdasan janinnya sejak dalam kandungan. Panjang
janin 28-34 cm. Berat rahim 600 gram. Tinggi rahim di atas pusat.
Kerangka berkembang cepat. Berkembangnya sistem pernafasan.

Perkembangan Janin Bulan 7 7 Bulan Janin sudah dapat merespon suarasuara yang didengarnya dari luar perut. Dia juga sudah dapat merasakan
adanya cahaya. Pada usia kehamilan ini, pertumbuhan tubuh bayi Anda
akan semakin pesat, tubuhnya semakin besar, dan Anda dapat merasakan
ketika bayi berganti posisi. Di usia kehamilan ini, tubuh bayi sudah mulai
menyimpan lemak.Panjang janin 42,5 cm. Berat rahim 1700 gram. Tinggi
rahim dua pertiga di atas pusat. Simpanan lemak berkembang di bawah
kulit. Janin mulai menyimpan zat besi, kalsium dan fosfor. Kulit merah dan
gerak aktif.

Perkembangan Janin Bulan 8 Cadangan lemak dalam kulit kulit semakin


banyak, sehingga kulit bayi tidak lagi tampak keriput. Pendengaran dan
penglihatan bayi juga sudah dapat berfungsi dengan baik, begitupun
dengan sistem dalam tubuhnya yang sebagian besar sudah dapat
berfungsi, kecuali paru- paru. Otaknya juga semakin sempurna dan ia pun
akan sering menendang- nendang. Panjang janin 42,5 cm. Berat rahim
1700 gram. Tinggi rahim dua pertiga di atas pusat. Simpanan lemak
berkembang di bawah kulit. Janin mulai menyimpan zat besi, kalsium dan
fosfor. Kulit merah dan gerak aktif.

Perkembangan Janin Bulan 9 Perkembangan Janin 9 Bulan


Perkembangan paru-paru semakin baik dan sudah dapat berfungsi.
Tubuhnya akan memutar dengan posisi kepala berada di bawah
menghadap jalan lahir. Panjang janin 50 cm. Berat rahim 3000 gram. Tinggi
rahim dua jari bawah prossesus xifodeus. Kepala janin masuk PAP (Pintu
Atas Panggul), kuku panjang, testis telash turun. Kulit halus hampir tidak
ada lanugo.