Anda di halaman 1dari 2

Pengantar

Sebagai ilmu pengetahuan, Il mu Sosial Budaya (ISBD) memiliki pertautan


dengan disiplin ilmu pengetahuan lainnya. Konsep-konsep yang digunakan dalam
kajian ISBD berasal dari berbagai bidang disiplin ilmu-ilmu sosial, seperti
sosiologi, sejarah, politik, ekonomi, geografi, antropologi,dan ilmu pengetahuan
lainnya.
Inovasi Pembelajaran ISBD
UNESCO (1988) mendeklarasikan empat pilar pembelajaran yaitu:
1.
2.
3.
4.

Learning
Learning
Learning
Learning

to
to
to
to

know (pembelajaran untuk tahu)


do (pembelajaran untuk berbuat)
be (pembelajaran untuk membangun jati diri)
live together (pem-belajaran untuk hidup bersama harmonis)
Visi-Misi, Tujuan Umum Dan Khusus ISBD

Visi ISBD
Agar berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka,
dan arif dalam memahami keragaman, dan kemartabatan manusia yang
dilandasi nilai-nilai etetika, etika, dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Misi ISBD
Memberikan landasan dan wawasan yang luas, serta menumbuhkan sikap kritis,
peka, dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman, kesederajatan dan
kemartabatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku individu dan
makhluk sosial yang beradab serta bertanggung jawab terhadap sumber daya
dan lingkungannya
Tujuan Umum ISBD

Pengembangan kepribadian manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk


budaya
Kemampuan menanggapi secara kritis dan berwawasan luas masalah
sosial-budaya dan masalah lingkungan sosial-budaya
Kemampuan menyelesaikan secara halus, arif dan manusiawi masalahmasalah sosial-budaya

Tujuan Khusus ISBD

Mempertajam kepekaan terhadap sosial-budaya dan lingkungan sosialbudaya


Memperluas pandangan tentang masalah sosial-budaya dan masalah
kemanusiaan
Menghasilkan calon pemimpin bangsa dan negara yang tidak bersifat
kedaerahan dan tidak terkotak-kotak oleh disiplin ilmu yang ketat
Mengkatkan kesadaran terhadap nilai manusia dan kehidupan manusiawi

Membina kemampuan berpikir dan bertindak obyektif untuk menangkal


pengaruh negatif yang dapat merusak lingkungan sosial budaya

Pendekatan Dalam ISBD

Pendekatan interdisipliner
Pendekatan ini berusaha untuk melihat masalah sosial dan budaya secara
lebih luas dan komprehensif, sehingga mereka dikemudian hari dapat
berperan serta memecahkan masalah-masalah sosial
Pendekatan monodisiplin
Pendekatan ini menggunakan disiplin tertentu dalam ilmu-ilmu sosial dan
ilmu-ilmu budaya secara terpisah (contoh : sejarah, hukum, geografi,
politik, sosiologi, antropolgi, seni, sastra, psikologi sosial)
Pendekatan multidisiplin
Pendekatan ini berusaha untuk menyelesaikan masalah sosial , dan
budaya melalui pendekatan multidisiplin secara integratif, karena
masalah yang kompleks memerlukan kajian dari berbagai disiplin ilmu ,
baik secara interdisipliner yang menggunakan berbagai disiplin ilmu-ilmu
secara terpadu dalam mengkaji suatu masalah maupun crossdisipliner
(menggunakan 2 disiplin dari sudut pandang yang berbeda) atau
transdisipliner (penggunaan berbagai disiplin ilmu dari sudut pandang
yang berbeda) untuk mengkaji suatu masalah
Ansos Sebagai Basis Pembelajaran ISBD

Analisis sosial atau ansos adalah pisau analisis untuk mengupas persoalan sosial
secara tajam. Disini ansos sebagai metode untuk membongkar persoalan sosial
secara objektif di masyarakat, baik dalam melihat masalah struktural, kultural,
maupun historis.
Proses ansos adalah usaha pengamatan untuk mendapatkan gambaran lengkap
mengenai hubungan antar mater-materi di dalam struktural, kultural, dan historis
itu. Ansos sendiri tidak menyelesaikan masalah tetapi menjadi panduan.