Anda di halaman 1dari 3

STUDENTPROJECT(EFEKPOCKELS)

FariedLatief,2IbnuMubarok

DepartemenFisikaUniversitasPadjadjaran
Jl.RayaBandungSumedangkm.21JatinangorSumedangJawaBarat45363
Sesi1(08.0010.00)WIB
Selasa,24Mei2016
Asisten:HeriFernandoSembirng
Abstrak

Kemajuan dan perkembangan teknologi khusunya dibidang optik telah menimbulkan munculnya
pengetahuan baru salahsatunya adalah bidang optik nonlinier. Efek elektro optik merupakan perubahan
sifat bahan sebagai tanggapan medan listrik yang bervariasi lambat dibandingkat dengan frekuensi
cahaya. Efek elektro optik Pockels merupakan efek elektro optik linier yang tergantung pada struktur
kristal dan simetris bahan tersebut ketika dikenai suatu cahaya LASER. Dengan tujuan untuk
mengidentifikasi sumbu optik dari kristal birefringent(bias ganda) dari sel pockels dan mengukur
tegangan setengah gelombang dari sel pockels. Hasil dari percobaan Pola interferensi terlihat seperti
gabungan dari empat seperempat lingkaran. Pada percobaan ini diberikan juga variasi perubahan
tegangan. Adanya perubahan tegangan menyebabkan perubahan pada pola interferensinya. Perubahan
mulai terlihat jelas pada pemberian tegangan sebesar 2 V. Pola terang gelap yang teramati menjadi lebih
banyak pada salah satu sisi dari bentuk seperempat lingkaran tersebut.

Katakunci:Optik,Nonlinier,Interferensi,EfekPockels

1.Pendahuluan
Perkembangan jaringan telekomunikasi
dewasa ini telah menjadi semakin kompleks. Salah
satunya adalah penggunaan jaringan telekomunikasi
optik yang mempunyai keuntungan dalam transmisi
data dengan kapasitas yang lebih besar. Dalam
perkembangannya ditemukan beberapa peristiwa
fisis yang berhubungan dengan sifat optik itu
sendiri salah satunya adalah mengenai Efek
Pockels.
Percobaan
ini
bertujuan
untuk
mengidentifikasi sumbu optik dari kristal
birefringent (bias ganda) dari sel Pockels dan
mengukur tegangan setengah gelombang dari sel
Pockels.

2.TeoriDasar
Efek elektro optik merupakan perubahan
sifat bahan sebagai tanggapan medan listrik yang
bervariasi lambat dibandingkat dengan frekuensi
cahaya.
Perubahan Indeks Bias

1.

Pockels efek (atau efek elektro-optik linier):


perubahan indeks bias berbanding lurus
dengan medan listrik. Hanya padatan kristal
tertentu menunjukkan efek pockels karena
memerlukan kurangnya simetri inversi.

2.

Efek Kerr (atau efek elektro-optik kuadrat,


QEO efek): perubahan indeks bias
sebanding dengan kuadrat dari medan listrik.
Semua bahan menampilkan efek Kerr
dengan besaran bervariasi, tetapi umunya
jauh lebih lemah dari efek pockels.

3. Elektro-gyration: perubahan aktivitas optik.


Perubahan dalam penyerapan dapat memiliki
efek yang kuat pada indeks bias untuk panjang
gelombang dekat tepi penyerapan, karena hubungan
Kremmer-Kronik[1].
Modulator optik berfungsi memodulasi
cahaya dengan cara mengubah-ubah amplitudo
frekuensi, fasa, atau intensitas cahaya sehingga
mampu membawa sinyal info. Berdasarkan tempat
terjadinya modulasi, ada dua macam modulasi
optik, sehingga dengan sendirinya ada dua macam
modulator, yaitu modulator internal (internal
modulator) dan modulator eksternal
(external
modulator). Modulator intenal memodulasi cahaya

di dalam perangkat sumber cahayanya, sedangkan


modulator external memodulasi cahaya di luar
perangkat cahaya. Berdasarkan interaksi antara
sinyal masukan dengan media interaksi optik, maka
terdapat tiga jenis modulator ekstern yaitu elektrooptik, magneto-optik, dan acousto-optik

Modulator eksternal elektro optik adalah


modulator yang memanfaatkan interaksi sinyal
elektrik dengan media interaksi. Interaksi yang
terjadi pada elektro optik ini adalah terjadinya
perubahan indeks bias media interaksi akibat
pengaruh medan elektrik yang diberikan kepada
media interaksi terssebut. Jika medan elektrik
diberikan kepada media interaksi optik maka
distribusi elektron pada media interaksi akan
terdistorsi dan terpolarisasi sehingga menyebabkan
indeks bias media interaksi berubah secara isotropik
sehingga akan mengubah karakteristik pandu
gelombang optik atau karakteristik media interaksi.
Dengan perubahnya karakteristik tersebut maka
mode perambatan berkas akan berubah baik berupa
perubahan fasa ataupun panjang gelombang.
Pengaruh medan elektrik pada perubahan indeks
bias media interaksi menghasilkan dua macam
interaksi elektro-optik yaitu: efek Pockels yang
merupakan efek linier elektro optik pada media
interaksi zat padat. Efek Kerr yang merupakan efek
kuadrat elektro optik pada media interaksi yang
umumnya berupa zat cair[2].
Umumnya sumbu utama pada kristal
memiliki indeks bias yang sama. tetapi ada
beberapa kristal yang memiliki dua indeks bias
yang berbeda, yang disebut indeks bias biasa
(ordinary indices of refraction) dan indeks bias
istimewa (extraordinary indices of refraction).
Indeks bias ganda suatu kristal inilah yang disebut
dengan birefringence.

Pada
penentuan
tegangan
setengah
gelombang . Pertama, dilakukan setting tegangan
pada U= 0V dan menandai bentuk interferensi
dengan menggunakan pensil dan Meningkatkan
tegangan U serta menggambarkan pola terang gelap
yang terjadi.

4. HasildanPembahasan

(b)
Gambar2.HasilEfekPockelspadategangan0V
(a)dantegangan0,5V(b)

3.MetodePenelitian

(c)
(d)
Gambar3.HasilEfekPockelspadategangan1,0
V(c)dantegangan1,5V(d)
Gambar 1. Rangkaian alat Efek Pockels.
Untuk mendemonstrasikan birefringence
terlebih dahulu peralatan disetting seperti gambar.
Kemudian membandingkan posisi dari set hiperbola
pada bentuk interferensi dengan posisi pointer
berada pada sel pockels. Memvariasikan perlahanlahan dari pointer pada sel pockels dan memcatat
perubahan dari bentuk interferensi.

4. Kesimpulan
Berdasarkan tujuan dari percobaan ini.
Dapatdisimpukanbahwa:

(e)
Gambar4.HasilEfekPockelspadategangan2,0
V(e)

Pembahasan
Pada percobaan ini dilakukan eksperimen
efekpockelsdengantujuanuntukmengidentifikasi
sumbu optik dari kristal birefringent(bias ganda)
dariselpockelsdanmengukurtegangansetengah
gelombangdariselpockels.Hasildaripercobaan
ini dari adanya efek pockels. Pola interferensi
terlihat seperti gabungan dari empat seperempat
lingkaran. Pada percobaan ini diberikan juga
variasi perubahan tegangan. Adanya perubahan
tegangan menyebabkan perubahan pada pola
interferensinya.Perubahanmulaiterlihatjelaspada
pemberiantegangansebesar2V.Polateranggelap
yang teramati menjadi lebih banyak pada salah
satusisidaribentukseperempatlingkarantersebut.

Sumbuoptikdaribirefringent(biasganda)
dapat termamati dalam percobaan ini.
Berupa adanya pola terang gelap dengan
bentukempatseperempatlingkaran.
Tegangan setengah gelombang dari sel
Pockelsteramatidaritegangan0Vsampai
2V.

DaftarAcuan
Buku
[1]Laud, B.B. Laser Dan Optik Nonlinier.
Dialihbahasakan oleh Sutanto. 1988. Jakarta :
Universitas Indonesia.

[2]www.scribd.com/doc/38150044/MakalahOptik (diakses tanggal 16 Mei 2016 pukul


16.00 WIB ).