Anda di halaman 1dari 3

Bumi mempunyai bentuk permukaan yang tidak rata.

Ada yang permukaan bumi


yang menonjol tinggi, ada pula yang berbentuk cekungan rendah. Perbedaan tinggi
rendah permukaan bumi tersebut dikenal dengan istilah relief. Relief terbentuk
karena adanya tenaga geologi yakni tenaga endogen dan eksogen Relief
permukaan bumi terbagi menjadi dua macam yakni relief daratan dan relief dasar
laut. Bentuk relief dasar laut berbeda dengan bentuk relief di darat. Jika relief
daratan menggunakan ukuran ketinggian, maka relief dasar laut menggunakan
ukuran kedalaman dari permukaan laut. Berikut ini adalah penjelasan bentuk
bentuk muka bumi di dasar laut beserta contohnya.
Paparan
Paparan disebut juga dangkalan / landasan kontinen (baca : Pengertian Landasan
Kontinen). Definisi dari paparan sendiri adalah wilayah dasar laut yang dangkal,
masih termasuk bagian dari daratan pulau dan dapat menghubungkan satu pulau
dengan pulau yang lain. Paparan mempunyai kedalaman rata- rata 200 meter
sehingga sinar matahari bisa sampai ke relief dasar laut ini dan memungkinkan
tumbuhan laut untuk melakukan fotosintesis. Hal tersebut menyebabkan paparan
menjadi tempat berkumpulnya ikan- ikan. Paparan memiliki lebar antara 0 sampai
1.200 kilo meter dihitung dari garis pantai, dengan kemiringan 0 sampai 1 derajat.
Beberapa contoh paparan yang ada di dunia yaitu :

Dangkalan Sunda, yang terletak di antara Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan


dan Asia Tenggara. Dangkalan ini masih termasuk bagian dari Benua Asia
(baca : Benua Terbesar di Dunia).
Dangkalan Sahul, yang terletak di antara Papua dan Benua Australia.
Dangkalan Laut Barents di Pantai Arktik Eropa.
Paparan Siberia di Samudera Arktik.
Dangkalan Korea di Laut Kuning (baca : Macam- Macam Laut).
Dangkalan Laut Utara, yang berada di antara Inggris dengan Benua Eropa,
dan masih termasuk bagian dari Benua Eropa (baca : Benua di Dunia).

Palung laut
Palung laut atau dikenal dengan sebutan trog, adalah daerah sempit di dasar laut
berbentuk seperti huruf V yang sangat curam dan dalam. Palung laut mempunyai
kedalaman lebih dari 6.000 meter. Karena sangat dalam sehingga jarang sekali atau
mungkin tidak ada sinar matahari yang menembus ke zona laut ini (baca :
Pembagian Laut). Relief dasar laut ini terbentuk karena adanya gerak lipatan kulit
bumi atau patahan di dasar laut. Berikut adalah beberapa palung laut yang berada
di berbagai samudra di dunia.

Palung Jawa (Sunda) di Samudera Hindia dengan kedalaman 7.725 meter


Palung Laut Puerto Rico di Samudera Atlantik Barat dengan kedalaman 8.648
meter
Palung Mindanau di sebelah timur Philipina dengan kedalaman 10.500 meter

Palung Mariana di Samudera Pasifik Barat dengan kedalaman 10.900 meter


Palung Tonga Kermadec di Samudera Pasifik Selatan dengan kedalaman
10.850 meter
Palung Philipina di Samudera Pasifik Barat dengan kedalaman 10.539 meter
Palung Kuril Kamchatka di Samudera Pasifik Barat dengan kedalaman
10.542 meter

Palung Banda di Laut Banda dengan kedalaman 7.360 meter


Palung Jepang di Samudera Pasifik Barat dengan kedalam 8.412 meter

Palung Solomon di Samudera Pasifik Selatan dengan kedalaman 9. 140 meter

Lubuk laut
Lubuk laut disebut juga ledok laut (basin). Lubuk laut merupakan cekungan besar di
dasar laut dan berbentuk huruf U yang dalam. Contoh lubuk laut yang ada di dunia
yaitu Lubuk Banda, Lubuk Karibia, , Lubuk Laut Sangihe (kedalaman 3.820 meter),
Lubuk Laut Sulu (kedalaman 5.000 meter), Lubuk Laut Aru (kedalaman 3.680
meter), Lubuk Laut Halmahera (kedalaman 2.030 meter), dan Lubuk Sulawesi
(kedalaman 6.220 meter).
Punggung laut
Punggung laut merupakan perbukitan di dasar laut yang menjulang ke atas. Meski
punggung laut menjulang ke atas, akan tetapi puncaknya tidak sampai ke atas
permukaan laut. Bentuk muka bumi lautan ini berada di antara dua buah lempeng
yang bergerak saling menjauh. Punggung laut mempunyai dua tipe lereng. Lereng
landai dari sebuah punggung laut disebut rise, sedangkan lereng yang curam
disebut dengan ridge. Contoh punggung laut diantaranya adalah Punggung
Mascarene di Kepulauan Mauritius, Punggung Sibolga di Sumatera Utara dan
Punggung Walvis di Namibia.
Gunung laut
Gunung laut yaitu gunung yang terbentuk di dasar laut. Sea mount merupakan
istilah lain dari gunung laut. Pembentukan relief dasar laut ini adalah akibat dari
adanya aktivitas vulkanisme (baca : Pengertian Vulkanisme). Samudera Pasifik
merupakan semudera dengan gunung laut terbanyak dari pada dengan samudera
lainnya.
Kaki gunung laut terletak di dasar laut sedangkan puncak gunungnya bisa di bawah
permukaan laut ataupun muncul ke atas permukaan laut. Contoh gunung laut yang
puncaknya muncul ke atas permukaan laut yaitu Gunung Krakatau di Selat Sunda,
gunung laut di Eslandia dan Gunung Manua Loa di Hawai. Sedangkan gunung laut
yang puncaknya berada di bawah permukaan laut adalah gunung api di Laut Banda
(baca : Bahaya Gunung Api Bawah Laut).
Ambang laut

Ambang laut (drempel) merupakan perbukitan di dasar laut yang berada di antara 2
laut dalam sehingga memisahkan satu perairan dengan perairan yang lain. Contoh
dari ambang laut adalah Ambang Laut Halmahera, Ambang Laut Sulu, Ambang Laut
Aru, Ambang Laut Sulawesi dan Ambang Laut Gibraltar di Laut Tengah.
Pegunungan tengah samudera
Pegunungan di tengah samudera disebut juga igir, merupakan jalur gunung api di
tengah- tengah samudera. Jalur pegunungan tengah samudera ini mempunyai
bentuk memanjang dan menjadi pemisah antara dua buah lempeng samudera. Jalur
gunung api di bawah laut tersebut dikenal dengan istilah ring of fire atau cincin api.
Bentuk dari pegunungan tengah samudera hampir sama dengan ambang laut.
Meskipun mirip, akan tetapi terdapat ciri khusus yang membedakan kedua relief
dasar laut tersebut. Ciri khususnya adalah pegunungan tengah samudera dapat
mengeluarkan magma. Magma tersebut menyebabkan daerah yang dilewati cincin
api sering mengalami gempa bumi, termasuk wilayah negara Indonesia.
Pegunungan tengah samudera yang paling terkenal yaitu Cincin Api Pasifik. Cincin
api ini mengelilingi cekungan di Samudera Pasifik (baca : Perbedaan Laut dan
Samudera).
Ngarai bawah laut
Relief dasar laut ini mempunyai sebutan lain, yaitu submarine canyon. Ngarai
bawah laut dulunya adalah sebuah daratan yang memiliki kenampakan alam
berupa sungai dan lembah. Adanya kenaikan air laut menyebabkan daratan
tersebut tenggelam kemudian terbentuklah ngarai bawah laut. Letak ngarai bawah
laut biasanya berada pada permukaan paparan benua dengan kedalaman 2000
meter di bawah permukaan laut. Ngarai Bawah laut dapat dijumpai di Selat
Karimata dan Laut Jawa yang masih bagian dari paparan Sunda. Kedua ngarai
bawah laut tersebut dulunya adalah daratan dari Benua Asia.