Anda di halaman 1dari 9

NAMA

: JOHN DHAINI ROVA

NPM

: 1310128262035

PRODI

: TEKNIK INFORMATIKA

MAKUL

: KOMUNIKASI DATA

Perlunya Memiliki Server dan Ruang Server Sendiri


A.

Alasan Memiliki Server & Ruang Server Sendiri


Pembangunan Gedung D pada STT Ibnu Sina akan menambah jumlah user

pada fasilitas E-learning dan akses website STT Ibnu Sina lainnya. Hal tersebut
tentu akan menambah beban jaringan atau Bandwidth yang dibutuhkan untuk
menyimpan content pada E-learning dan Website STT Ibnu Sina, seperti modul
tugas dan Data Kemahasiswaan.
Berikut beberapa keuntungan jika STT Ibnu Sina memuliki Server dan
ruang Server sendiri :
1.) Mempermudah baik pihak pengurus STT Ibnu Sina Batam maupun
mahasiswa dalam mengatur dan mengakses data dan informasi
2.) Kerahasiaan data dan informasi terjaga dalam server.
3.) Mengurangi biaya internet karena situs STT Ibnu Sina yang di akses
melalui jaringan yang ada di STT Ibnu Sina akan menggunakan
jaringan local, sehingga tidak membutuhkan akses internet
4.) Mempermudah mahasiswa khususnya teknik informatika untuk belajar
langsung tentang server, data center dan kegunaannya
5.) Menjadi salah satu media STT Ibnu Sina untuk membuat project
informatika yang lebih luas.

B.

Membangun Server Dan Ruang Server


1.) Peralatan yang dibutuhkan
a.) Server
komputer yang berfungsi untuk

melayani,

membatasi, dan

mengontrol akses terhadap client-client dan sumber daya pada suatu


jaringan komputer

Gambar Server

b.) Ruang Server


Sesuai dengan namanya server room adalah sebuah ruangan yang
digunakan untuk menyimpan fisik server (aplikasi dan database),
perangkat jaringan (router, hub dll) dan perangkat lainnya yang
terkait dengan operasional sistem sehari-hari seperti UPS, AC dan
lain-lain.

Gambar Ruang Server

c.) Rack Server


Rack yang berfungsi untuk menaruh perangkat server dan devices
lainnya (switch, router, kvm, dll) sehingga terlihat lebih rapi dan
mudah untuk pengelolaannya

Gambar Rack Server

d.) Pengatur Udara (Air Conditioner)


Sebagai pengatur suhu di dalam ruang server dan untuk menjaga
kebersihan udara di dalam ruang server agar bebas dari debu dan
kotoran lainnya

Gambar Air Conditioner

e.) UPS
Uninterruptible Power Supply adalah perangkat yang biasanya
menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif, untuk
Dapat memberikan suplai daya yang tidak terganggu oleh listrik
gedung untuk perangkat elektronik yang terpasang

Gambar Uninterruptible Power Supply

f.) Control Device


Peralatan yang digunakan oleh Server Administrator untuk
mengontrol secara langsung server dari ruang server. Seperti PC,
mouse, keyboard dan monitor

Gambar Control Devices

g.) Network Device


Peralatan yang mengkoneksikan server STT Ibnu Sina Batam ke
jaringan local maupun internet. Seperti Router, Switch dan Kabel
Jaringan.

Gambar Router dan Switch


h.) Security Device & System
Peralatan Keamanan yang terpasang pada fisik server dan ruang
server. Seperti CCTV, fingerprint Lock Door, Penangkal Petir dan
Alat Pendeteksi Kebakaran

Gambar Security System

i.) Server Administrator


Orang yang khusus bekerja mengatur, merawat dan melakukan
pebaikan pada server STT Ibnu Sina Batam

Server Administrator

2.)

Perencanaan dan tata ruang server


Karena sistem yang berjalan sangat vital bagi kelangsungan proses belajar

dan mengajar di STT Ibnu Sina Batam dan peralatan yang digunakan tidak murah,
Perencanan dan tata ruang server menjadi hal yang sangat penting dalam
pembangunan ruang server.
Berikut Elemen yang perlu di perhatikan dalam pembangunan server dan
ruang server :
1. Environmental controls
Fire Suppression, air flow maupun power distribution mutlak di
perlukan.Sanitasi ruang Server sebagian ada yg sangat peduli,sehingga
Server bersih dari

kardus (packaging) yang biasa nmenumpuk.

Bagaimanpun partikel dari packaging tersebut bisa terbang dan


mengkontaminasi udara sehingga berimbas pada perangkat.
2. Security
Server boleh saja di lindungi hanya dengan firewall tetapi yang tidak
kalah penting adalah perlindungan dan pengawasan secara fisik. Alarm,
CCTV, door acces control, petugas keamanan atau operator yang standby 24 jam bisa dijadikan penjaga ring-1 Server kita.
3. Accountability
Para professional IT yang menjadi pemilik atau pengelola Server
adalah orang-orang yang memegang tanggung jawab besar.
Meskipun demikian, harus ada pengawasan internal yang meng-audit
aktivitas mereka. Misalnya dengan mencatat smua kunjungan ke data
center, menyimpan informasi account (user/password) terpenting secara
terpisah. Hal ini bertujuan agar smua aktivitas akses ke Server dan
isinya akan tercatat.
4. Policies
Backup / restore atau pun prosedur system recovery semestinya di buat
dengan aturan yang jelas. Dengan policy yang ditetapkan, misalnya
prosedur off-site backup dengan menyimpan tape backup ke lokasi yang
berbeda dengan Server. Jika terjadi sesuatu yang buruk seperti

kebakaran, gempa bumi, angin topan atau kebobolan hacker maka


pemilik Server bisa dengan cepat mengantisipasinya.
5. Redundancy
Server yang baik dan benar, dari awal design akan memasukan faktor
redudancy. Single failure components sebaiknya di hindari karena akan
membuat kompleksitas jika sesuatu terjadi . Contoh paling gampang di
temui yakni biasanya untuk power supply di buat dua source, kemudian
cooling (aircon) double, demikian juga dengan koneksi internet.
Tujuannya satu, jika terjadi kegagalan di salah satu perangkat, maka
perangkat cadangan bisa naik menggantikan secara langsung, sehingga
downtime bisa minimum.
6. Monitoring
Setelah beroperasi, Server perlu di monitor mulai dari pemakaian
bandwidth internet, listrik,suhu ruang, kelembaban, penggunaan storage
dan rack dan hal lain yang berhubungan dengan operasi

di Server

(deteksi asap / kebakaran, air / kebanjiran / kebocoroan). Sebagain


vendor hardware baik itu server, storage, networking, rack, cooling
system, dst. menyediakan tool / alat untuk monitoring. Hasil monitoring
ini bisa dipantau via web, mail, sms atau social media lainnya.
7. Scalability
Planning, sizing, ataupun istilahnya harus bisa mengantisipasi kebutuhan
ke depan. Sehingga jika suatu saat di perlukan tambahan maka dari awal
sudah bisa di hitung dan diprediksikan. Contohnya, Server pada awalnya
hanya berisi satu rack server setelah beberapa tahun karena bisnis
meningkat kebutuhan server bertambah. Maka di perlukan design yang
baik pada saat perencanaan awal. Kalkulasi kebutuhan listrik, cooling,
UPS dan lain-lain sebaiknya di tentukan di awal.
8. Change management
Harus ada SOP (Standar Operational Procedure) untuk setiap proses /
update di Server. Aturannya yang jelas akan memudahkan pekerjaan.

9. Organization
Server yang terorganisir dan tertata dengan baik akan memudahkan kita
untuk menangani

masalah / issue. Contoh paling gampang dan

sederhana, misalnya labeling. Hal simple dan mudah tapi jarang di


lakukan.
10. Documentation
Menuliskan dokumentasi agar semua hal yang telah di persiapkan akan
dapat di pertanggung jawabkan atau di pergunakan lagi untuk project
selanjutnya dan mencadi bahan acuan dan pembelajaran untuk
mahasiswa khususnya teknik Informatika.
3.) Design Tata Letak Ruang Server
CCTV Camera

Air Conditioner

Control Andimistartor Devices

Rack SERVER

fire extinguisher

Pintu Masuk
CCTV Camera

Gambar Design Layout Server Room STT Ibnu Sina Batam

Gambar Design Server Room STT Ibnu Sina Batam