Anda di halaman 1dari 2

Tahap

Tahap 1
Mengorientasikan
peserta didik
dengan masalah

Aktivitas Guru dan Peserta Didik


1. Guru masuk kelas mengucapkan salam kemudian mengabsen siswa.
2. Guru menyiapkan media pembelajaran berupa video. Video tersebut
berisikan peristiwa banjir yang datang secara tiba-tiba.
3. Sebelum video tersebut diputar, guru menginstruksikan siswa untuk
mengamati video. Amati video yang akan diputar!
4. Setelah diperlihatkan tentang video tersebut guru menanyakan kepada
siswa Nah, apa yang terjadi dengan air pada video tersebut
5. Siswa kemudian mencoba menjawab dengan jawaban Air tersebut
datang secara tiba-tiba dan terjadi banjir.
6. Guru menyiapkan media pembelajaran berupa video yang kedua. Video
tersebut berisikan cara kerja alat pendeteksi banjir yang rumit.
7. Sebelum video tersebut diputar, guru menginstruksikan siswa untuk
mengamati video. Amati video yang akan diputar!
8. Setelah diperlihatkan tentang video tersebut guru menanyakan kepada
siswa Apa fungsi dari alat pada video tersebut
9. Siswa kemudian mencoba menjawab dengan jawaban Fungsi alat
tersebut adalah untuk mendeteksi adanya banjir yang datang.
10. Kemudian guru meminta siswa tersebut untuk menghubungkan fenomena
pada video 1 dan video 2 Coba cari hubungan antara kedua video
tersebut,
11. Siswa tersebut kemudian menjelaskan Video pertama menunjukkan
banjir yang datang tiba-tiba. Untuk meminimalisir korban jiwa dari
banjir yang datang tiba-tiba tersebut maka diperlukan alat pendeteksi
banjir
12. Kemudian

guru

mulai

mengingatkan

bahwasannya

cara

untuk

meminimalisir korban jiwa dalah dengan bantuan alat tersebut. Selain itu
Guru juga mengingatkan bahwa siswa dapat membuat alat serupa namun
dengan bentuk yang lebih sederhanaBagaimana cara membuat alat
pendeteksi banjir sederhana?.
13. Diharapkan siswa turut bersemangat dan memikirkan cara untuk
membuat alat tersebut.
14. Kemudian guru menuliskan judul materi yang akan dipelajari hari ini
yaitu Rangkaian Listrik.
15. Setelah itu guru menyebutkan alat-alat yang dibutuhkan yaitu kabel, 2
lampu, baterai, bola pingpong, lempeng tembaga, pipa paralon dan

Tahap 2
Mengorganisasikan
Peerta didik untuk
belajar

baskom.
1. Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil yang setiap
kelompok beranggotakan 3 siswa secara heterogen.
2. Guru membagikan lembar handout dan meminta siswa untuk menggaris
bawahi hal-hal yang penting pada pokok bahasan Listrik Dinamis sub
pokok bahasan rangkaian listrik.
3. Guru mendiskusikan konsep yang sudah ditemukan oleh siswa melalui
handout dan penyajian melalui ppt
4. Guru juga mengulas secara singkat konsep terapung sebagai konsep lain
dalam membuat alat ini dengan pertanyaan Bagaimana kondisi bola
pingpong saat dimasukkan ke dalam air? Coba hubungkan dengan

Tahap 3
Membimbing
penyelidikan
Individual maupun
kelompok

peristiwa banjir dan saklar!


1. Guru memberikan Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada masing-masing
kelompok.
2. Guru juga menyarankan untuk mencari sumber lain seperti internet.
3. Setelah itu, siswa merancang percobaannya sendiri kemudian siswa
merangkai alat dan bahan sesuai rancangan percobaan yang telah disusun
oleh siswa.
4. Selama proses tersebut, guru membimbing atau memfasilitasi kinerja

Tahap 4
Mengembangkan
dan menyajikan
hasil karya

kelompok.
1. Guru menunjuk kelompok (perwakilan) untuk mempresentasikan produk
yang siswa buat terkait dengan prinsip kerja alat pendeteksi banjir
sederhana.
2. Guru mengecek pemahaman siswa dengan meminta kelompok lain untuk
bertanya dan atau memberikan tanggapan kepada kelompok yang sedang

Tahap 5

peresentasi.
1. Guru membantu siswa mengingat kembali (refleksi) dari penyelidikan dan

Menganalisis dan

proses yang telah berlangsung selama pembelajaran dengan memberikan

mengevaluasi

pertanyaan yang menggunakan ranah kognitif yaitu mengapa lampu

proses pemecahan

pada alat pendeteksi banjir menyala? dan bagaimana agar lampu pada

masalah

alat pendeteksi sama terang?


2. Guru membimbing siswa untuk menjawab permasalahan pada motivasi
awal.
3. Guru membagi Lembar Evaluasi Siswa untuk dikerjakan siswa secara
individu.