Anda di halaman 1dari 7

DINAS KESEHATAN KOTA TANGERANG

UPT PUSKESMAS PANUNGGANGAN


Jl. Kyai Maja No. 2 - Kec. Pinang, (021) 22353600 Kota Tangerang 15143

KEPUTUSAN
KEPALA PUKESMAS PANUNGGANGAN
NOMOR 06 /SK/PNG/IV/2016
TENTANG
KEBIJAKAN ANALISIS KEBUTUHAN MASYARAKAT, AKSES, INDIKATOR DAN
EVALUASI PENYELENGGARAAN UKM PUSKESMAS PANUNGGANGAN
KEPALA PUSKESMAS PANUNGGANGAN.
Menimbang

: a. bahwa agar penyelenggaraan pelayanan UKM Puskesmas sesuai


dengan kebutuhan masyarakat, maka perlu disusun perencanaan
UKM Puskesmas berdasarkan analisis kesehatan masyarakat;
b. bahwa agar masyarakat mudah mendapatkan akses terhadap
pelayanan, informasi, dan memberikan umpan balik, maka perlu
disusun kebijakan akses masyarakat terhadap UKM Puskesmas;
c. bahwa agar kinerja UKM Puskesmas dapat ditingkatkan secara
berkesinambungan, maka perlu disusun kebijakan evaluasi UKM
Puskesmas dengan indikator-indikator kinerja yang jelas;

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

2.

2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5063);


Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75

tahun 2014, tentang Puskesmas;


3.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46
tahun 2015, tentagn Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat
Pertama;
4.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1457/MENKES/SK/X/2003 tentang Standar Pelayanan Minimal
5.

Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota;


PMK-PMK yang terkait dengan UKM-UKM yang ada;

MEMUTUSKAN
1

Menetapkan

: KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS TENTANG KEBIJAKAN


ANALISIS KEBUTUHAN MASYARAKAT, AKSES, INDIKATOR
DAN EVALUASI PENYELENGGARAAN UKM PUSKESMAS

Kesatu

PANUNGGANGAN.
: Kebijakan analisis kebutuhan masyarakat, akses, dan evaluasi UKM
Puskesmas sebagaimana tercantum dalam

Lampiran I merupakan

bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini.


Kedua

: Indikator kinerja tiap-tiap UKM sebagaimana tercantum dalam


Lampiran II merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat

Ketiga

keputusan ini
: Surat keputusan ini

berlaku

sejak

ketentuan apabila dikemudian hari

tanggal ditetapkan
terdapat

dengan

kekeliruan akan

diadakan perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : TANGERANG
pada tanggal : April 2016
KEPALA PUSKESMAS PANUNGGANGAN,

HARMAYANI

LAMPIRAN

: I

NOMOR

: 06 /SK/PNG/IV/2016
2

TENTANG : KEBIJAKAN ANALISIS KEBUTUHAN


MASYARAKAT,

AKSES,

INDIKATOR

DAN EVALUASI PENYELENGGARAAN


UKM PUSKESMAS PANUNGGANGAN
A. ANALISIS

KEBUTUHAN

MASYARAKAT

TERHADAP

PENYELENGGARAAN UKM.
1. Analsisis kebutuhan masyarakat dengan melibatkan masyarakat dan lintas sektor
terkait, dan sesuai dengan visi, misi, fungsi dan tugas pokok Puskesmas wajib
dilakukan sebagai dasar untuk menyusun perencanaan UKM Puskesmas.
2. Analisis kebutuhan masyarakat dilakukan melalui pertemuan dengan tokoh
masyarakat, sektor terkait, SMD, MMD, analisis data surveilans, capaian kinerja
pelayanan, dan umpan balik masyarakat.
3. Hasil analisis kebutuhan dan umpan balik dari masyarakat dibahas secara
kolaboratif oleh Kepala Puskesmas, pelaksana, lintas program, dan lintas sektoral,
melalui pertemuan mini lokakarya lintas program dan lintas sektor.
4. Rencana Penyelenggaran masing-masing UKM Puskesmas harus diintegrasikan
dalam perencanaan tingkat puskesmas.
5. Upaya-upaya inovatif dapat dilakukan sesuai dengan perkembangan kebutuhan
masyarakat, usulan atau masukan dari masyarakat, perubahan regulasi pemerintah,
dan perkembangan tehnologi kesehatan, dan dibahas dalam pertemuan dengan
masyarakat, pertemuan lintas program maupun lintas sektoral.
B. AKSES MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN UKM PUSKESMAS.
1. Jadwal pelaksanaan kegiatan tiap UKM dilaksanakan sesuai dengan rencana,
disepakati dan diinformasikan kepada kelompok sasaran.
2. Jadwal dan tempat pelaksanaan kegiatan UKM harus disepakati dengan cara:
pembahasan dalam mini loka karya lintas program dan lintas sektor, kesepakatan
dengan kader atau kepala kelurahan melalu telpon, dan surat menyurat.
3. Pelaksanaan kegiatan UKM harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang
ditetapkan dan dilakukan oleh pelaksana yang kompeten.
4. Penanggung jawab UKM wajib memonitor dan mengevaluasi ketepatan waktu
ketepatan sasaran, dan ketepatan tempat pelaksanaan UKM.
5. Kajian terhadap masalah dan hambatan pelaksanaan kegiatan UKM harus
diidentifikasi oleh penanggung jawab dan pelaksana UKM sebagai dasar untuk
perbaikan.
6. Informasi tentang kegiatan UKM harus disampaikan pada masyarakat, kelompok
masyarakat, individu yang menjadi sasaran, lintas program terkait, dan lintas
sektor terkait.
7. Penyampaian informasi kepada masyarakat, lintas program, dan lintas sektor
wajib dievaluasi dan ditindaklanjuti.
3

8. Akses masyarakat terhadap pelayanan UKM Puskesmas dan informasi tentang


UKM wajib dievaluasi.
9. Keluhan masyarakat terhdap penyelenggaran UKM didapatkan melalui: kotak
saran, sms pelayanan pengaduan, telpon, keluhan langsung yang disampaikan
pada petugas.
10.Keluhan dan umpan balik dari masyarakat wajib ditindak lanjuti
11.Tanggapan terhadap keluhan dan umpan balik masyarakat disampaikan melalui
papan informasi tanggapan keluhan di puskesmas, sms dan WA Puskesmas, kotak
saran, kartu kepuasan, kuesioner kepuasan.
C. EVALUASI KINERJA PENYELENGGARAN UKM PUSKESMAS
1. Kinerja Penyelenggaraan UKM Puskesmas wajib dimonitor dan dievaluasi
2. Penilaian kinerja penyelenggaraan UKM Puskesmas dilakukan dengan indikator
yang jelas, sesuai dengan pedoman penyelenggaraan UKM, dan Standar
Pelayanan Minimal, dengan target yang jelas.
3. Indikator dan target kinerja untuk tiap-tiap UKM ditetapkan sesuai dengan
lampiran II dari surat keputusan ini
4. Capaian indikator kinerja wajib dianalisis, dibandingkan dengan puskesmas lain
(kajibanding) dan ditindak lanjuti.

Ditetapkan di : TANGERANG
pada tanggal : April 2016
KEPALA PUSKESMAS PANUNGGANGAN,

HARMAYANI
LAMPIRAN

: II

NOMOR

: 06 /SK/AKR/IV/2016

TENTANG

: KEBIJAKAN ANALISIS KEBUTUHAN


MASYARAKAT,

AKSES,

INDIKATOR

DAN EVALUASI PENYELENGGARAAN


UKM PUSKESMAS PANUNGGANGAN.
D. INDIKATOR PENYELENGGARAAN UKM PUSKESMAS
JENIS UKM

KRITERIA

Kesehatan
Ibu dan

INDIKATOR

Ketersediaan tenaga bidan


Input

di semua desa
4

NILAI

100 %

KETERANGAN

Anak
Ketersediaan tenaga bidan

Sesuai

di Puskesmas

persyaratan
Permenkes
No 75/2014

Proses
Kepatuhan pelayanan ANC

90 %

sesuai prosedur 10 () T
Pelaksanaan posyandu

90 %

sesuai jadwal
Pelaksanaan imunisasi TT
Pelayanan nifas sesuai

90 %
95 %

prosedur
Pelayanan neonatus sesuai

95 %

prosedur
Output
Cakupan peserta KB aktif
Cakupan K1
Cakupan K4
Pertolongan nakes
Cakupan pelayanan nifas
Cakupan kunjungan bayi
Cakupan kunjungan balita
Kepuasan sasaran

70 %
100 %
97 %
95 %
95 %
90 %
90 %
80 %

Proses

Balita gizi buruk yang

100 %

Output

mendapat perawatan
Cakupan pemberian

100 %

Outcome
elayanan

Input

gizi

makanan pendamping ASI


Pencegahan

Proses

Penyakit
Output

pada usia 6-24 bulan


Penderita DBD yang
ditangani

100 %

AFP rate per 1000

2 %

penduduk < 15 tahun


Penemuan penderita

100 %

pneumonia balita
Penemuan pasien baru TB

90 %

BTA positif
Penemuan penderita diare
Cakupan desa/kelurahan

100 %
100 %

yang mengalami KLB yang


5

dilakukan penyelidikan

Promosi

Input

Kesehatan

Proses

epidemiologi < 24 jam


Cakupan desa/kelurahan

100 %

UCI
Ketersediaan tenaga

Sesuai

promosi kesehatan

PMK

75/2014
Ketersediaan kit penyuluhan 90 %
Pelaksanaan kegiatan
90 %
penyuluhan kesehatan di
luar gedung sesuai rencana
Pelaksanaan kegiatan

90 %

penyuluhan kesehatan di
dalam gedung sesuai
Output
Kesehatan

Input

lingkungan
Proses

Output

rencana
Cakupan PHBS
Cakupan desa siaga aktif
Ketersediaan tenaga

65 %
80 %
Sesuai

sanitarian

PMK

Pelaksanaan kunjungan

75/2014
90 %

rumah sesuai rencana


Pelaksanaan pemantauan

90 %

jentik institusi
Pelaksanaan pembinaan

90 %

makanan jajanan sekolah


Pelaksanaan inspeksi

100 %

sanitasi sekolah
Cakpan pemeriksaan TTU
Cakupan klinik sanitasi
Cakupan inspksi sanitasi

90 %
90 %

sekolah
Cakupan pengawasan home

90 %

industry
Cakupan pengawasan

90 %

tempat pengolahan makanan


Cakupan desa/kelurahan
30 %
yang melaksanakan STBM
Ditetapkan di : TANGERANG
pada tanggal : April 2016
KEPALA PUSKESMAS PANUNGGANGAN,
6

HARMAYANI