Anda di halaman 1dari 13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

"selamatdatangdiblog
BERANDA

NARUTOBESAR

NARUTOKECIL

HUNTERXHUNTER

ONEPIECE

RESTU EDUCATION

BLOG SUBSCRIPTION

Follow me
Youcanfollowmyupdateson
Twitter

Posts RSS
Getpaidtoshareyourlinks!

MAKALAH DEGRADASI MORAL


DIPOSKANOLEHRESTUWIDODOSABTU,02APRIL2011

Readmyfullpostsonyour
favoritefeedreader

Facebook
Becomeafanofourblogon
Facebook

SEARCH THIS BLOG

SEARCH

JUMLAH PENGUNJUNG BLOG INI

6 0 0 1 3 3

BAB1
PENDAHULUAN

Degradasiseringdiartikansebagaipenurunsuatukualitas.Moralremaja
daritahunketahunterusmengalamipenurunankualitasataudegradasi.Dalam
segalaaspekmoral,mulaidarituturkata,caraberpakaiandll.Degradasimoral
iniseakanluputdaripengamatandandibiarkanterusberkembang.
Faktor utama yang mengakibatkan degradasi moral remaja ialah
perkembangan globalisasi yang tidak seimbang. Virus globalisasi terus
menggerogoti bangsa ini. Sayangnya kita seakan tidak sadar, namun malah
mengikutinya.Kitaterusmenuntutkemajuandieraglobalinitanpamemandang
aspek kesantunan budaya negeri ini. Ketidak seimbangan itulah yang pada
akhirnyamembuatmoralsemakinjatuhdanrusak.
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

FOLLOWERS

1/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

Bangsa Indonesia mengalami degradasi moral dan akhlak. Ironisnya,

Pengikut(19)

kondisi ini juga mewabah di kalangan intelektual,elit politik,para pemegang


kekuasaan dan anak remaja.Saat ini bangsa sedang mengalami degradasi
moral dan akhlak,Sehingga perlu upaya membenahi keadaan ini sebelum
semakinparah.
Munculnya degradasi moral karena pendidikan agama, budi pekerti,
etika terabaikan selama ini.Padahal sebenarnya, itu mutlak diperlukan dalam
pembentukandanpembinaankarakterdanmoralbangsa.
Untuk memenuhi beberapa syaratsyarat dalam proses belajar mengajar di
perguruantinggiSebagailangkahlanjutandalammempelajaribidangstudyIlmu
Pengetahuan dan Teori Sosial Budaya,serta menggali pengetahuan dan
wawasanagarpengetahuanmenjadiluas.

Ikuti

GOOGLE+ FOLLOWERS
restuwidodo
+kelingkaran

BABII
KAJIANPUSTAKA
Adalah sebagai penurun suatu kualitas moral. Bangsa Indonesia
mengalami degradasi moral dan akhlak. Ironisnya, kondisi ini juga mewabah di
kalangan intelektual dan elit politik serta para pemegang kekuasaan. kaum
terpelajar dan para elit ini harus segera diatasi.Globalisasi dan kemajuan
teknologi komunikasi,maupun lemahnya ketahanan budaya dan merosotnya
kepribadian nasional di kalangan pemuda di Indonesia menjadi faktor pemicu
degradasimoral.Sehinggamemunculkankebodohanyangakhirnyamelahirkan
kemiskinandanpengangguran.
Munculnyadegradasimoralitu,karenapendidikanagama,budipekerti,
etikaterabaikanselamaini,"katanya.Padahalsebenarnya,itumutlakdiperlukan
dalam pembentukan dan pembinaan karakter dan moral bangsa.Pendidikan

13memilikisaya
dilingkaran

FANS PAGE RESTU EDUCATION

RESTUEducation

lanjutnya, harus ditempatkan sebagai proses pembentukan karakter dan


peradaban serta meluhurkan kemanusiaan dengan cara memberinya prinsip
prinsipmoraldanilmupengetahuan.
Sehinggaperluupayamembenahikeadaaninisebelumsemakinparah,
Moral remaja dari tahun ketahun terus mengalami penurunan kualitas atau
degradasi.Dalamsegalaaspekmoral,mulaidarituturkata,caraberpakaiandll.
Degradasi moral ini seakan luput dari pengamatan dan dibiarkan terus
berkembang.

Lihat
semua

839suka

SukaiHalaman

Bagikan

Jadilahorangpertamayangmenyukaiini.

Faktor utama yang mengakibatkan degradasi moral remaja ialah


perkembangan globalisasi yang tidak seimbang. Virus globalisasi terus
menggerogoti bangsa ini. Sayangnya kita seakan tidak sadar, namun malah
mengikutinya.Kitaterusmenuntutkemajuandieraglobalinitanpamemandang
(lagi)aspekkesantunanbudayanegeriini.Ketidakseimbanganitulahyangpada
akhirnyamembuatmoralsemakinjatuhdanrusak.
Andaisajapemerintahtaksibuk(terus)mengurustetekbengekmasalah

RESTUEducation
18April2013

http://restukadilangudemak.blogspot
.com//daftarplatkenda

korupsi yang terjadi akhirakhir ini. Mungkin mereka para petinggi Negara
memiliki sedikit waktu untuk mengamati anak bangsanya yang semakin hari
semakin menjadijadi. Simbol kesantunan warga Indonesiapun mulai terkikis

RE...

padagenerasimuda,yaituremaja.
Globalisasi yang terus menuntut kita untuk bermetamorfosa kadang
memangmembawabanyakdampakbaik.Tapijangansalah,dampakburukpun
RESTU...

mengikutinyadibelakang.Cobasejenakkitaamatifotofotoremajatempodulu.
Kita nilai mereka dari aspek berpakaian. Sebagian besar mereka kelebihan
bahan (tertutup). Memang ada satu dua yang memilih pakaian terbuka di era
lalu,namunperbandingannyalebihbanyakyangmengenakanpakaiantertutup.
Kontras dengan kenyataan di abad 20 ini. Kalau dulu yang berpakaian
memancing kebanyakan para pelaku entertainer, kalau sekarang tak peduli
entertainerataubukansamasaja.
Sebenarnyahatiinisemakinmirismelihatnya.Sebagaiseorangremaja,
saya sendiri berpikir mau jadi apa bangsa ini kedepannya. Degradasi moral
sudah tak dihiraukan lagi. Masih mending jika yang mengalami degradasi

Bagikan

RESTUEducation
12Januari2013

PROFIL

mereka yang sudah dewasa. Sebab setidaknya usia produktif mereka akan
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

2/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL
RE S T U WI DODO

segerahabis.Namunbilaremajayangmengalamidegradasi?Bagaimanananti
saat dia dewasa? Takutnya nanti malah semakin menjadi. Terus bagaimana
jalannegeriinibiladipimpinolehmerekayangkurangbermoral?

Ikuti

LI HAT P ROF I L LE NGK A P K U

Perlu diingat, yang menyerang moral remaja bukan hanya dalam cara
berpakaian, namun masih banyak lagi. Tapi, baru kita mengamati cara remaja
kini berpenampilan saja sudah membuat kepala jadi pusing. Belum jika kita
melihat tingkah polahnya. Dunia narkoba, seks bebas, dan lainnya belum kita
singkap.Dunia narkoba dan seks bebas akhirakhir ini memang sangat ngetren
di kalangan remaja. Ini tandanya ada bukti lagi bahwa moral remaja masa kini
memang sudah menurun. Kebudayaan timurnya sudah termakan oleh
westernisasijaman.Sangatmemprihatinkan.

13

FollowMeOnGoogle+

LENCANA FACEBOOK
RadenRestuWidodo|BuatLencanaAnda

Kita tengok ke kejadian beberapa waktu lalu.saat masa kelulusan siswa


SMA. Di TV maupun koran banyak sekali berita yang menginformasikan
perayaan kelulusan yang tidak sewajarnya di lakukan di Indonesia. Mungkin
kalaudiNegarabarathalsepertiituwajar.Cobatebakdengancaraapamereka
anak ABG yang baru saja dinyatakan lulus memproklamirkan kelulusannya?
Gembargemborsepedamotor?Sudahbiasa,darijamanorangtuasayasudah
begitu. Lantas apa?? Inilah uniknya, merayakan kelulusan dengan melakukan
sex party atau pesta sex, masih ditambah acara nyabu bareng atau mabok
bareng.Apainicerminangenerasibaikuntukmasadepan?
Globalisasiadalahsuatuprosestatananmasyarakatyangmenduniadan
tidak mengenal batas wilayah ( dimensi ruang dan waktu ) . Menurut Edison A
JamlidalambukuKewarganegaraannya,menyebutglobalisasipadahakikatnya
adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan
untukdiikutiolehbangsalainyangakhirnyasampaipadasatutitikkesepakatan
bersamadanmenjadipedomanbersamabagibangsabangsadidunia.Sebagai

POSTING UPDATE BY RESTU

proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar


bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu
semakindipersingkatdalaminteraksidankomunikasipadaskaladunia.
Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang
ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lainlain.
Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam
globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala
informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke
seluruhdunia.Olehkarenaituglobalisasitidakdapatkitahindarikehadirannya.
Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan
suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh ini meliputi dua dua sisi yaitu
pengaruh positif dan pengaruh negatif. Globalisasi memang tidak hanya
menawarkan kemajuan pembangunan dan menggeliatnya roda perekonomian
karena sekatsekat pasar yang ada dihapuskan hingga terbukalah peluang
pasartanpabatas.
Ketangguhanbangsakitadiujidieraini,tidakhanyamelaluipersaingan
usaha yang bebas dan tak terbatas, namun bangsa kita juga diuji menghadapi
teknologi maju ditengah keterbatasan berpikir dan kultur budaya dan agama
yangsedikitdemisedikitmulaimemudar.Salahsatudampaknegatifjugaterjadi
dimasyarakat,khususnyagenerasimuda.
Ancaman rusaknya satu generasi akibat globalisasi bisa saja terjadi
ketikabanyakanakmudakehilangankepribadiandirisebagaibangsaIndonesia,
hal ini ditunjukkan dari gejala yang muncul dari kehidupan seharihari anak

POPULAR POSTS

muda.Mulaidarimodelpakaianyangdariwaktukewaktusemakinminimserta
perubahan gaya hidup yang berkiblat ke dunia barat dan menyisihkan budaya

DOWNLOADPOWERPOINT

luhurbangsa.

XIDANXII

MATERIPKnSMAKELASX,

Kemajuan teknologi selain memberikan manfaat ternyata juga dampak

Assalamu'alaikumwr.wb.Pada

negatif,sepertiinternetdanhandphone.Keduabaranghasilkemajuanteknologi
ketikatidakdibarengidengankematanganwawasanberpikirpenggunanyaakan

membagifiledownloadmateri

menjadikanbumerangbagipenggunanya,lantaranmerekatidakmenggunakan

pelajaranPendidikanKewarganegaraan/

untuk kegiatan yang bermanfaat namun cenderung digunakan untuk kegiatan


yang merusak mental, seperti menonton film biru/BF. Keberadaan internet dan

PKn...

HP ( Handphone) ini secara tidak langsung melemahkan rasa sosial


http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

kesempatansayaakan

JUDULSKRIPSIJURUSANPPKN

3/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

penggunanya kepada masyarakat sekitar, namun juga membuat lemah kontrol

UPAYAGURUPKNDALAM

sosial(SocialControl)disekelilingnya,lantaranpenggunaanyangtanpabatas.
Kelompok anak dan remaja menjadi obyek sasaran yang paling rentan

MEMPERKAYAMATERI

menjadikorbaneraglobalisasi.Berkurangnyaperhatian,pengawasanorangtua

INDONESIAKELASXSMA

POKOKSISTEMPOLITIK
BHAKTIPRAJALIMPUNG

kepada anak semakin memperparah keadaan. Karena alasan ekonomi, orang


tua secara tidak sengaja atau pun sengaja memposisikan anaknya menjadi

KABUPATENBATANGPENERAP...

korbanglobalisasi.

DownloadRPPdanSilabusPknSD/MI

Berbagai kasus asusila dan kriminalitas terjadi karena anak dan remaja
terhimpit teknologi yang tanpa batas dan ekonomi keluarga yang kurang.Satu

Kelas1s/d6Semester1dan2

demi satu peristiwa kriminalitas yang berbau asusila hingga perdagangan

PelaksanaanPembelajaran,RPPadalah

manusiaterjadilantaranketidakmampuankitamembendungmasuknyabudaya
luaryangsangatkontradiktifdengankearifanbudayalokal.

rencanayangmenggambarkanprosedurdan...

RPPmerupakansingkatandariRencana

MAKALAHDEGRADASI

Degradasi moral remaja merupakan salah satu masalah sosial yang

MORAL

sering terjadi di masyarakat. Terlalu sibuknya pemerintah dengan berbagai

BAB1PENDAHULUAN

masalahpolitikdanekonomiyangterjadidalamnegeriinimembuatpemerintah
mengesampingkan masalah degradasi moral remaja yang hanya menjadi
bagian kecil dari masalah sosial. Akibat kelalaian dan kurangnya perhatian
pemerintah terhadap masalah degradasi moral remaja, sekarang moral remaja
mengalamitingkatdegradasiyangtinggi.

Degradasiseringdiartikan
sebagaipenurunsuatu
kualitas.Moralremajadaritahunketahunterus
mengalam...
MAKALAHPEMBANGUNAN

Peningkatan tingkat degradasi moral remaja disebabkan berbagai


faktor, seperti pergaulan bebas, proses sosialisasi yang kurang sempurna,
pengaruh budaya barat, kurangnya pengawasan dan perhatian orang tua, dan

POLITIKDIINDONESIA

tingkatpendidikanyangrendah.

LatarBelakangBerbagai

BABIPENDAHULUANA.
kebijakandanprogramyang

Degradasimoralremajamerupakansuatukeprihatinanyangsangatmendalam
bagi suatu bangsa. Dimana tulang punggung bangsa rapuh karena termakan
hancurnya moral. Sedangkan, moral adalah cerminan hidup bagi penegak

diuraikandalambabiniadalahdalamrangka
menduk...

bangsa.

CONTOHSKRIPSIPPKN

Pemuda adalah harapan bangsa, di pundak merekalah masa depan


bangsa dipertaruhkan. Jika pemudanya hancur, maka hancurlah bangsa

PENERAPANMODEL

tersebut. Sering kita terlena akan timbulnya halhal kecil yang dapat

PERAN(ROLEPLAYING)

PEMBELAJARANBERMAIN

menyebabkan bangsa ini hancur. Keluar masuknya budaya asing pada suatu
bangsa menjadikan budaya sebelumnya tergantikan, dan terabaikan, sehingga

PKn

budaya baru itu membuat anak bangsa tidak mau lagi mengenal akan budaya

PENERAPANMODELPEMBELAJARAN

lamadanmenjadikanbudayabarusebagaipedomanhidupnya.

BERMAINPERAN(ROLEPLAYING)PADA

PADAMATAPELAJARAN

MATAPELAJARANPKnKELASXI

Di zaman yang serba modern ini, anakanak semakin lupa terhadap apa yang

SEMESTERGASALDISMANEGERI5

harus dilakukan sebagai penerus bangsa, kewajiban seorang murid untuk

SEMARANG...

belajar, patuh kepada guru terlebih lagi kepada kedua orang tua kurang
diperhatikan.

MAKALAHPERANANMEDIA
MASSADALAMPENDIDIKAN

Para pemuda di zaman sekarang lebih mendahulukan berhurahura

POLITIK

daripada menjalankan kewajiban. Mereka tidak lagi mempertimbangkan apa


yangakanterjadisetelahapayangmerekalakukan.Padahal,selainmerugikan

BABIPENDAHULUANA.
LatarBelakangMediamassa

diri mereka sendiri juga dapat merugikan bangsa tempat dimana mereka

adalahalatyangdigunakanolehmanusia

tinggali.Halinilahyangpalingditakuti,dimanamoralbangsaterabaikan.Banyak
orangtua kurang memperhatikan kehidupan buah hatinya. Mereka cenderung

untukmenyampaikanpesan....
MAKALAHPEMBERDAYAAN

memenuhikebutuhanfisiksaja,sedangkanrohanimerekaterabaikan.

MASYARAKATDESA

Para orangtua sering sibuk dengan profesi mereka masingmasing.


Sementara sang anak dipercayakan kepada orang yang kurang berwenang

BABIPENDAHULUANA.
LatarBelakangSejak

terhadapdirinya.Dan,itulahyangmenyebabkansanganakhidupdenganjalan
mereka sendiri dengan tanpa arah. Mereka tidak menyadari yang mereka
lakukan adalah awal dari mulai hancurnya bangsa ini. Yang mereka tahu
hanyalah mencari kesenangan untuk menghibur hatinya dengan tidak

pemerintahanOrdeBaru
sampaisekarang,gonjangganjingmengenai
peningkatantar...

mempedullikanhalalharamnya.

MAKALAHUNDANGUNDANG

Sedangkan orangtua mereka tidak mengetahui sama sekali. Jika


kebanyakan orangtua demikian, maka nasib bangsa menjadi taruhannya. Jika

DASARDANKONSTITUSI

moral bnagsa telah tercemar maka tiadalah damai untuk ditempati sebagai

LatarBelakang

saranakelangsumganhidupwarganya.Dengandemikian,peransertaorangtua
sangatlah penting dalam pengawasan pertumbuhan moral bangsa melalui
generasinya. Lingkungan tempat hidup regenerasi juga sangat mempengaruhi
berlangsungnya proses sosialisasi dan interaksi sesama hidup yang ke
depannyamenentukan.
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

BABIPENDAHULUAN1.1
Pengertiankonstitusi,dalam
praktikdapatberartilebihluasd...
maknalambangataulogoUniversitasPGRI
Semarang

4/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL
a.GambarGambarlambang

Kondisisuatubangsadicerminkanolehkeadaanmoralparapemudanya.
Moralparapemudayanghancurtidakmungkindapatmembangunbangsanya.

Universitasberupaperisai

Untuk itu,moral para pemuda sekarang sangatlah perlu untuk dibenahi dan
diperbaiki.Terlalu sibuknya pemerintah dengan berbagai masalah

empatsisidenganwarnadasar
biruyangdidalamnyaberisi...

Ekonomi,Politik dan Sosial,seperti kenaikan bbm,sembako,maraknya kasus


korupsi,kecelakaan lalu lintas,dan bencana alam,membuat pemerintah
mengesampingkan masalah mengenai degradasi moral remaja,sehingga moral
pararemajamengalamitingkatdegradasiyangtinggi.
Era globalisasi telah membuat kehidupan mengalami perubahan yang
signifikan, bahkan terjadi degradasi moral dan sosial budaya yang cenderung
kepada polapola perilakumenyimpang.Hal ini sebagai dampak pengadopsian
budaya luar secara berlebihan dan tak terkendali oleh sebagian remaja kita.
Persepsi budaya luar ditelan mentahmentah tanpa mengenal lebih jauh nilai
nilaibudayaluarsecaraarifdanbertanggungjawab.

TRANSLATE
SelectLanguage
Poweredby

Translate

R.RestuWidodo.DiberdayakanolehBlogger.

Tak dimungkiri pula, kehadiran teknologi yang serba digital dewasa ini
banyak menjebak remaja kita untuk mengikuti perubahan ini. Hal ini perlu
didukung dan disikapi positif mengingat kemampuan memahami pengetahuan
dan teknologi adalah kebutuhan masa kini yang tidak bisa terelakkan. Namun,
filterisasi atas merebaknya informasi dan teknologi super canggih melalui
berbagai media komunikasi seringkali terlepas dari kontrol kita. Pola perilaku
budaya luar (baca: pengaruh era global), sering kali dianggap sebagai simbol
kemajuandanmendapatdukunganberartidikalanganremaja.
Kemajuan informasi dan teknologi telah membawa ke arah perubahan
konsep hidup dan perilaku sosial. Pengenalan dan penerimaan informasi dan
teknologi tumbuh pesat bahkan menjadi kebutuhan hidup.Kita mesti prihatin,
sekaligusmenaruhperhatianlebihbilamengamatidanmenjumpaisebagiandari
remaja kita makin gandrung menikmati dan menghabiskan masa remajanya
dengankegiatanyangkurangberfaedahbahkansamasekalitakbergunademi
masadepannya.
Sungguh ironis, kala daya tarik pendidikan dan pengetahuan yang
mestinyawajibdidapatkanolehpararemaja,malahjustrumenjadimomokyang
menakutkandanmemicukebencian.
Menurut James W.van der Zanden,penyimpangan sosial merupakan
perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai suatu hal yang
tercela dan di luar batas toleransi.penyimpangan sosial umumnya disebabkan
olehprosessosialisasiyangkurangsempurna.Retaknyasebuahrumahtangga
menjadikan seorang anak tidak mengenal disiplin dan sopan santun.Hal ini di
sebabkan karena orang tua sebagai agen sosialisasi tidak melakukan peran
yangsemestinya.
Kota merupakan tempat pusat segala aktifitas,keluar masuknya budaya
asing menjadikan munculnya budayabudaya baru dan menghapus budaya
budayalamamerasuknyabudayabudayaasingdalamkehidupansuatubangsa
membawabanyaksekaliperubahanwalaupundalambidangilmupengetahuan
dan teknologi budaya asing membawa dampak positif namun dalam bidang
pergaulan budaya asing membawa dampak yang negatif masuknya budaya
clubing,minumminuman keras,juga juga narkotika sekarang menjadi budaya
baru di kotakota besar,tidak hanya remaja yang hidup dikotakota besar yang
mengalami tingkat degradasi moral yang tingi bahkan remaja yang tinggal di
pedesaan yang mengenal adat istiadat yang kuat pun ikut terpengaruh budaya
asingdanmengalamitingkatdegradasimoralyangtinggi.
Kemajuanilmupengetahuandanteknologitidakhanyamendorongpara
lakilaki untuk terjun kedalamnya bahkan para perempuan pun merasa memili
hak yang sama untuk ikut terjun kedalamnya sehingga dalam sebuah rumah
tangga seorang anak kurang mendapat pengawasan dan perhatian dari orang
tua mereka ,akibatnya banyakdari mereka mncari kebahagiaan yang
salah,seperticlumbing,minumminumankerasdanmenghilangkanstresgengan
obatobatan.
Crowandcrowmenegaskanlearningisamodificationofaccompanying
growth processes that are brougt about trought adjusment to sensions initieted
though sensory stimulation(Laster D. crow.Alice D .crow 1956:215)
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

5/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

artinya:belajar adalah perubah tingkah laku yang menyertai proses


pertumbuhan yang semua itu di sebabkan melalui penyesuaian terhadap
keadaanyangdiawalilewatrangsanganpancaindra.
Kurangnya pendidikan dan kemampuan diri dalam pergaulan dapat
membuat seseorang keliru dalam mengambil jalan hidupnya,sehingga mereka
mudah terpengaruh degan halhal baru seiring proses sosialisasi yang mereka
alami.Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam proses
sosialisasi,karena pendidikan menjadi landasan perilaku seseorang.Kurangnya
pendidikanmengakibatkanprosessosialisasikurangseimbang.
Ada berbagai masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat,tingginya
tingkat

kemiskinan

mengakibatkan

berbagai

masalah

sosial,seperti

meningkatnya jumlah kriminalitas,kurangnya pendidikan,dan banyaknya jumlah


pendudukyangkelaparansertakuranggizi.
Hal tersebut menarik sebagian besar perhatian pemerintah sehingga
masalah mengenai degradasi moral remaja di kesampingkan.Kurangnya
perhatian lembaga sosial terhadap moral remaja mengakibatkan tingkat
degradasi moral yang tinggi.Penerapan penerapan norma dan sanksi yang
kurang mengikat dari lembaga sosial mengakibatkan para pemuda
mengabaikanaturanaturantersebut.
Kemajuan IPTEK melahirkan berbagai macam media yang mutakhir
sepertitelevisi,handpone,internetdanlainlain.Banyaknyainformasiyangbisadi
peroleh dari media tersebut menyebabkan banyak para remaja
menyalahgunakan media tersebut .Banyaknya tayangantayangan yang tidak
seharusnya di tampilkan oleh media masa seperti adeganadegan kekerasan
danromantisyangseringditayangkanolehmediamasamembuatpararemaja
meniruadeganadegantersebut.
Tayangan media masa yang sering mereka lihat dijadikan kebudayaan
baru yang dianggap sesuai dengan kemajuan zaman.Rasa tidak ingin
ketinggalanzamandarioranglainmembuatpararemajamelakukankebiasaan
baru yang sudah menjadi kebudayaan atau sering mereka jumpai seperti
tayangantelevisidanlingkungansosialisasi.
Yang pertama adalah Aspek pendidikan formal/lingkungan sekolah.
Pendidikanyanglebihmenekankankepadabimbingandanpembinaanperilaku
konstruktif, mandiri dan kreatif menjadi faktor penting, karena melatih integritas
mental dan moral remaja menuju terbentuknya pribadi yang memiliki daya
ketahanan pribadi dan sosial dalam menghadapi benturan benturan nilainiai
(clash of value) yang berlaku dalam lingkungan remaja itu sendiri berikut
lingkungansosialnya.
Kedua, aspek lingkungan keluarga, jelas memberi andil yang signifikan
terhadap berkembangnya pola perilaku menyimpang para remaja, karena
proses penanaman nilainilai bermula dari dinamika kehidupan dalam keluarga
itu sendiri dan akan terus berlangsung sampai remaja dapat menemukan
identitas diri dan aktualisasi pribadinya secara utuh. Remaja akan menentukan
perilaku sosialnya seiring dengan maraknya perilaku remaja seusianya yang
notabene mendapat penerimaan secara utuh oleh kalangannya. Oleh
karenanya,perananorangtuatermasuksanakkeluargalebihdominandidalam
mendidik, membimbing, dan mengawasi serta memberikan perhatian lebih
sedinimungkinterhadapperkembanganperilakuremajanya.
Ketiga, aspek lingkungan pergaulan seringkali menuntut dan memaksa
remajaharusdapatmenerimapolaperilakuyangdikembangkanremaja.Halini
sebagai kompensasi pengakuan keberadaan remaja dalam kelompok. Maka,
perlu diciptakan lingkungan pergaulan yang kondusif, agar situasi dan kondisi
pergaulan dan hubungan sosial yang saling memberi pengaruh dan nilainilai
positifbagiaktifitasremajadapatterwujud.
Keempat,aspekpenegakanhukum/sanksi.Ketegasanpenerapansanksi
mungkindapatmenjadishockteraphy(terapikejut)bagiremajayangmelakukan
tindakantindakan yang menyimpang. Dan ini dimulai dari lingkungan keluarga,
sekolah,kepolisiandanlembagalainnya.
Terakhir,aspeksosialkemasyarakat.Terciptanyarelasirelasisosialyang
baik dan serasi di antara warga masyarakat sekitar, akan memberi implikasi
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

6/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

terhadap tumbuh dan berkembangnya kontakkontak sosial yang dinamis,


sehinggamunculsikapsalingmemahami,memperhatikansekaligusmengawasi
tindak perilaku warga terutama remaja di lingkungannya. Hal ini tentu sangat
mendukungterjalinnyahubungandanaktifitasremajayangterkontrol.
Tahap tahap perkembangan moral manusia ditinjau melalui
pendekatankognitifPiagetdalamHaricahyono(1995)adalahterkaitdengan
aspek mental dan kognitif. Tentang tahap perkembangan moral sendiri,
Piaget mengemukakan adanya dua tahap yang harus dilewati setiap
individu.
Yang pertama disebut tahap Heteronomous atau Realisme Moral.
Dalamtahapinianakcenderungmenerimabegitusajaaturanaturanyang
diberikanolehorangorangyangdianggapkompeten.
TahapyangkeduadisebutAutonomousMoralityatauIndependensi
Moral. Dalam tahap ini anak sudah mempunyai pemikiran akan perlunya
memodifikasi aturan aturan untuk disesuaikan dengan situasi dan kondisi
yang ada.Tahap perkembangan moral Bull (Daroeso, 1986:29 30)
menyimpulkanempattahapanperkembanganmoralyaitu:
Pada tingkat ini setiap individu memandang moral berdasarkan
kepentingannya sendiri. Artinya, pertimbangan moral didasarkan pada
pandangannya secara individual tanpa menghiraukan rumusan dan
aturan yang dibuat oleh masyarakat.Pada tingkat prakonvensional ini
terdiridariduatahap.
1).OrientasihukumandankepatuhanPada tahap ini tingkah laku anak
didasarkan kepada konsekuensi fisik yang akan terjadi. Artinya, anak
hanya berpikir bahwa tingkah laku yang benar itu adalah tingkah laku
yangtidakmengakibatkanhukuman.Dengandemikian,setiapperaturan
harusdipatuhiagartidakmenimbulkankonsekuensinegatif.
2). Orientasi instrumental relative Pada tahap ini tingkah laku anak
didasarkankepadarasaadilberdasarkanaturanpermainanyangtelah
disepakati. Dikatakan adil manakala orang membalas tingkah laku kita
yanganggapbaik.Dengandemikiantingkahlakuitudidasarkankepada
salingmenolongdansalingmemberi.
b.Tingkatkonvensional
Pada tahap ini anak mendekati masalah didasarkan pada
hubungan individu masyarakat. Kesadaran dalam diri anak mulai
tumbuhbahwatingkahlakuituharussesuaidengannormanormadan
aturan yang berlaku di masyarakat. Dengan demikian, pemecahan
masalah itu sesuai dengan norma masyarakat atau tidak. Pada tingkat
konvensionalitumempunyaiduatahapsebagailanjutandaritahapyang
adapadatingkatprakonvensional,yaitutahapkeselarasaninterpersonal
sertatahapsistemsosialdankatahati.
1).Keselarasaninterpersonal
Pada tahap ini ditandai dengan setiap tingkah laku yang
ditampilkan individu didorong oleh keinginan untuk memenuhi harapan
orang lain. Kesadaran individu mulai tumbuh bahwa ada orang lain di
luar dirinya untuk bertingkah laku sesuai dengan harapannya. Artinya,
anaksadarbahwaadahubunganantaradirinyadenganoranglain.Dan,
hubunganitutidakbolehdirusak.
2).Sistemsosialdankatahati
Pada tahap ini tingkah laku individu bukan didasarkan pada
doronganuntukmemenuhiharapanoranglain yang dihormatinya, akan
tetapi didasarkan pada tuntutan dan harapan masyarakat. Ini berarti
telah terjadi pergeseran dari kesadaran individu kepada kesadaran
sosial. Artinya, anak sudah menerima adanya sistem social yang
mengaturtingkahlakuindividu.
c.Tingkatpostkonvensional
Pada tingkat ini tingkah laku bukan hanya didasarkan pada
kepatuhan terhadap norma norma masyarakat yang berlaku, akan
tetapi didasari oleh adanya kesadaran sesuai dengan nilai nilai yang
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

7/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

dimilikinya secara individu. Seperti pada tingkat sebelumnya, pada


tingkatinijugaterdiriduatahap:
1).Kontraksosial
Pada tahap ini tingkah laku individu didasarkanpada kebenaran
kebenaran yang diakui oleh masyarakat.kesadaran individu untuk
bertingkah laku tumbuh karena kesadaran untuk menerapkan prinsip
prinsip sosial.Dengan demikian, kewajiban moral dipandang sebagai
kontrak sosial yang harus dipatuhi, bukan sekadar pemenuhan sistem
nilai.
2).Prinsipetisyanguniversalaturanaturan
Pada tahap terakhir, tingkah laku manusia didasarkan pada
prinsip prinsip universal. Segala macam tindakan bukan hanya
didasarkan sebagai kontrak social yang harus dipatuhi, akan tetapi
didasarkanpadasuatukewajibansebagaimanusia.Setiapindividuwajib
menolong orang lain, apakah orang itu sebagai orang yang kita benci
atau tidak, orang yang kita suka atau tidak.Pertolongan yang diberikan
bukan didasarkan pada alas an subjektif, akan tetapi didasarkan pada
kesadaranyangbersifatuniversal.
Metode konvensioanal adalah metode atau cara dalam mendidik
siswa/siswidisekolahdenganmenggunakancaraarifnamunbersifattradisional.
Metode ini dipraktekkan pada era sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu.
Metode konvensional ini telah banyak ditinggalkan seiring perkembangan
zaman,danadopsipadasistempendidikanalabarat.
Padahalsifatdantabiatorangtimursangatjauhberbedadengantabiat
siswasiswi di negaranegara barat. Akan lebih arif apabila Indonesia masih
menggunakan sistem pendidikan yang sampai sekarang dipraktekkan di Cina,
Jepang, India, Malaysia, dan Negaranegara di Timur tengah. Negaranegara
tersebut, meskipun mereka mendidik siswanya dengan menggunakan metode
disiplin yang cukup tinggi, dan masih menggunakan hukuman fisik dalam
pengajaran,namunoutputyangdikeluarkansangatbagus.
Hal ini membuktikan, budaya ketimuran hanya cocok menggunakan
sistem pendidikan ala ketimuran juga.Berikut adalah circiri pendidikan
konvensionalyangdahulupernahditerapkandiIndonesia:
sudahmulaipudardantidakbanyaklagidipraktekkandikelas.Padahalsecara
tidak langsung, cium tangan guru menandakan bakti dan rasa hormat kepada
guru.SD, saat itu ada tugas untuk menghafal namanama mentri kabinet
pembangunan di era Soeharto, ketika ada yang salah dalam menyebutkan
menteri,makaguruakanmemberikanhukumancubitdiperut.Tetapi,cubitanitu
hanya sebatas mendidik tidak untuk menganiaya, hasilnya sampai sekarang
saya masih mampu menyebutkan namanama menteri era Soeharto. Tetapi
sekarang, saya yakin hanya segelintir siswa yang mampu menghapal nama
namamenteri.

No.

Jinispelanggaran

20032004

20042005

20052006

1.

Alpa

63

145

80

2.

Bolos

16

85

49

3.

Merokok

12

4.

Berkelahi

10

38

5.

Berjudi

25

19

6.

Remidiasi

16

36

7.

Keluarga

8.

Ekonomi

12

15

9.

Kesulitanbelajar

12

58

35

10.

Pribadi

27

16

Jumlah

172

438

228

http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

14

8/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

Pendidikan di Indonesia sekarang bukanlah pendidikan dengan pendekatan


budaya dan tradisi Indonesia, melainkan pendidikan dengan pendekatan model barat
atau lebih kerennya Westernisasi. Kalau sudah seperti ini tidak ada gunanya memakai
slogan pendidikan "Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri
Handayani".
Slogan pendidikan ini adalah cerminan bagaimana para founding
Father Pendidikan Indonesia sangat mengutamakan pentingnya Etika dan Moral bagi
para generasi muda sebagai pilar utama Pendidikan dan membangun Jati diri
Bangsa.maka moral bangsa indonesia harus diperhatikan dan dibenahi,agar tidak
terjadilagidegradasimoraldiindonesiaini.

BAB11I
PEMBAHASAN
DEGRADASIMORALWARGAKAMPUS
Kampus masih jadi harapan untuk memotret masa depan manusia Indonesia.
Kampusdianggapoaseditengahiklimkeringdanwajahkusamduniapendidikannegeri
ini.Bagaimanawargakampusmemosisikandiriditengahbadaikorupsi,aruskonflikelite
politik, degradasi moral, virus penjiplakan, hingga kesenjangan teori dan praktik yang
selamainidipelajari?
Di dunia pendidikan negeri ini, universitas jadi bagian dari deretan panjang
lembaga pembelajaran yang mencetak insan profesional masa depan. Kampus
setidaknya menjadi ruang produksi kreativitas, softskill, dan moral bagi jutaan manusia
yangmewarnailangkahnegeriinipadamasadepan.Harapanakanprofesionalitastak
sebandingdengannilaimoralsebagaibasisdasartokohdiberbagaibidang.
Ribuan elite politik negeri ini kebanyakan merupakan hasil didikan kampus
dengan segala sistem dan tradisinya. Jika hari ini kita melihat deretan kasus yang
melibatkan elite politik dengan skandal rumit yang mencerminkan kerapuhan basis
moral,tentukitapatutbertanyabagaimanapendidikanmoralyangdipraktikkan.
Selama ini, sistem pembelajaran di kampus jarang sekali yang menyentuh sisi
etika, norma, dan moral. Penguatan moralitas di kampus seolah diterjemahkan secara
sempit: pengekangan hasrat dengan pendisiplinan dan kekerasan. Penyemaian nilai
moralhanyadipandangdarikeketatansistemdanpengukuhantradisikekerasanuntuk
meredammahasiswa.Pengekanganmahasiswauntukmeredamdemonstrasidengan
segenapaturanhanyaakanmenimbundendamdanmenanambenihkekerasan.
Lalu, bagaimana mencipta basis moral yang kukuh di kawah candradimuka
berupa kampus? Bagaimana mencetak manusia yang mandiri, cerdas, kreatif,
profesional,tanpakehilanganbasismoralsebagaipengontrolsikaphidup?Tentuharus
ada perubahan mendasar bila kita ingin melihat wajah Indonesia puluhan tahun
mendatang tidak diwakili politikus, makelar kasus, hingga penegak hukum ber mental
danmoralremuk.
Tradisi Kekerasan Dalam realitas kehidupan, budaya kekerasan makin mengimpit,
seakan jadi kenyataan pahit peradaban bangsa. Berita kriminal yang disajikan media
elektronik jadi santapan seharihari yang memengaruhi watak masyarakat. Wajah
kehidupan negeri ini menampilkan potret suram, rakyat kecil makin terjerat krisis
ekonomidantragedikekerasan.
Pemerintah dan pejabat elite seakan sibuk dengan beragam lobi politik,
pemberantasankorupsitakkunjungmenemukantitikcerah,dankebijakanpolitikhanya
menghasilkan resistensi antarelite. Kesucian nurani dan pikiran logis seakan terkikis,
digantikanbudayakekerasanyangantihumanis.
Budaya kekerasan makin menggeliat dan muncul dengan wajah baru yang
menyeramkan, meminggirkan kearifan yang selama ini jadi identitas warga negeri ini.
WajahwajahmanusiaIndonesiayangsebelumnyaramah,tertutupitopengkorupsidan
topeng kekerasan. Dunia pendidikan yang seharusnya menghasilkan manusia cerdas,
peka terhadap kondisi sosial dan bermoral positif, digempur budaya kekerasan dan
antihumanismeyangmembelengguproseskreatif.
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

9/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

Budaya kekerasan yang terus tumbuh jadi tantangan kemajuan bangsa. Masa
depan bangsa ini terancam dengan kekukuhan kekerasan. Tak ada lagi ruang kreatif
yang melahirkan pemikiran jernih dan ide segar yang berguna bagi pembangunan
bangsa. Justru yang muncul tindak kekerasan, yang menjadi kecenderungan perilaku
sosialmanusia.
Kekerasan seakan jadi satusatunya pemecahan ketika masalah menghantui.
Dalam analisis Sindhunata (2000), bangsa ini telah menjadi bangsa linglung, yang
bingung dengan orientasi hidup dan perencanaan masa depan. Masyarakat tak sadar
dengan segala tindakan negatif yang dilakukan. Yang jadi hasrat hanyalah bagaimana
mengekspresikan emosi yang meledak. Namun kekerasan lahir dari manusia, maka
sejelekjeleknyakekerasan,iajugamasihpunyasisikebaikanmanusia.
Pendisiplinan Budaya kekerasan di dunia pendidikan tidak serta merta jadi
bagian dari sistem pembelajaran. Pendisiplinan bukan jalan utama untuk mencipta
generasi patuh dan bermoral, justru sebaliknya menghadirkan energi merusak. Jejak
kekerasan muncul dari keinginan patuh dan aturan disiplin yang membelenggu. Demi
tujuan kerapian, dikembangkan teknik pendisiplinan. Sasaran teknik itu adalah
kepatuhan.
Dalam pandangan Foucault (1975), disiplin tubuh itu mengoreksi, tetapi tak
mendidik: ia mencipta tragedi. Agar teknik pendisiplinan efektif, tubuh menjadi objek
utama untuk diatur. Semua orang mau menghindari rasa sakit. Maka, sistem
pembelajaran yang mendasarkan pada hukumanimbalan bisa berjalan bila
mengandalkankepatuhantubuh.
Kekerasan atau hukuman fisik untuk mendapat kepatuhan tubuh merupakan
teknik pendisiplinan dan pedagogi paling kasar dan primitif. Dari perspektif hubungan
kekuasaan, budaya kekerasan fisik menunjukkan kekuasaan tidak efektif. Hukuman
fisikataskesalahanataupelanggaranmenjadisamajahat,bahkanlebihjahatdaripada
pelanggaranitusendiri.Padahal,kekuasaanyangefektifjustrukiantakmembutuhkan
kehadiranfisik.Aktualitaspelaksanaannyakiantakdiperlukan,tetapiefeknyaterasakan.
Kekerasan lahir dari emosi yang meletup dan membutuhkan aktualisasi,
pemuasan diri, dan hasrat destruktif. Meminjam bahasa Daniel B Calne (1999), emosi
memberi motivasi karena emosi menimbulkan keperluan yang haus pemuasan. Nafsu
pemuasanyangmerusakitulahjadipelecutkelahirankekerasan.
Kedisiplinansebaiknyabukankarenaketerpaksaan,melainkanhendaknyalahir
dari kesadaran diri dan suara hati yang menginginkan kepatuhan serta sistem
pendidikan yang mengagungkan humanisme dan bermoral positif. Budaya kekerasan
hendaknya disingkirkan dari sistem pembelajaran di negeri ini. Namun yang penting
untukdiaktualisasikandalamsistembelajardikampusadalahpenguatanbasismoral.
Elite kampus bisa menengok, antara lain, ke bilikbilik pesantren sebagai
penyemaian moral. Bukan ke pesantren yang jadi sarang teroris, melainkan pesantren
yang selama ini mengajarkan kitab berisi pranata moral dan sikap keteladanan versi
kiaisantri.Pesantrentaksekadarmengajarkanilmutekstual(ilmalmaqaal),tetapijuga
ilmutentangsikaphidup(ilmalmahaal).
Itulah yang tak dimiliki kampus. Mahasiswa susah mencerap ilmu sikap dari
dosen,gurubesar,ataudarirektor.Walauungguldibidangmoral,adajugakekurangan
pesantren.Tentutidakpadatempatnyamembandingkanpesantrendankampus.Meski
strategipenguatanmoraldipesantrendapatdiadopsi,denganpenyesuaian,dikampus.
Nilainilai moral perlu diaktualisaskan dan diintegrasikan lewat mata kuliah,
diklat,danasramakampus.Aktualisasinilaimoralbukanuntukmenciptaceramahdan
khotbah jumat di ruang kuliah, melainkan untuk mencipta manusia Indonesia yang
cerdasdankreatifsertapunyabasismoraldankeberanianuntukmendengarkansuara
nurani.(53)

BAB1V
PENUTUP
Faktor utama yang mengakibatkan degradasi moral ialah perkembangan
globalisasi yang tidak seimbang. Virus globalisasi terus menggerogoti bangsa ini.
Sayangnyakitaseakantidaksadar,namunmalahmengikutinya.
http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

10/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

Kita terus menuntut kemajuan di era global ini tanpa memandang (lagi) aspek
kesantunanbudayanegeriini.Ketidakseimbanganitulahyangpadaakhirnyamembuat
moralsemakinjatuhdanrusak.
Bangsa Indonesia mengalami degradasi moral dan akhlak.kondisi ini juga
mewabah di kalangan intelektual,elit politik,para pemegang kekuasaan dan anak
remaja.Saatinibangsasedangmengalamidegradasimoraldanakhlak,Sehinggaperlu
upayamembenahikeadaaninisebelumsemakinparah.
Munculnya degradasi moral karena pendidikan agama, budi pekerti, etika
terabaikan selama ini.Padahal sebenarnya, itu mutlak diperlukan dalam pembentukan
danpembinaankarakterdanmoralbangsa.
Agartidakterjadidegradasimoralkitaharusmengevaluasidaridirikitasendiriapakah
moral dan akhlak kita sudah dinilai baik atau belum oleh banyak orang dan juga
diperlukan dalam pembentukan dan pembinaan karakter dan moral bangsa agar tidak
terjadi degradasi moral lagi dan kita jangan terpengaruh dengan globalisasi sekarang
ini.

DaftarPustaka
kurnia,http://sosbud.kompasiana.com/2010/06/30/degradasimoralremajamasa
kini/diaksestanggal6oktober2010
Semarang:AnekaIlmu
IKIPSemarangPress
Rosdakarya

KLIKSALAHSATULINKUNTUKMENGUNDUHFILENYA

ziddu
idws
mediafire

+1 Rekomendasikan ini di Google

3 komentar:
KID1412
20Februari201221.48
terimakasihpadapemilikblogini,,karenablogandasudahmembantusayadalam
mencariinformasiuntuktugaspraktiksaya...
kembangkanterussaja...

R.RestuWidodo
14Mei201209.29
oksama2,maafkluacak2kantulisannya.hehe

IinNovitaSari
1Juni201623.33
MASDEGRADASIMORALSUMBERBUKUNYADARIMANAYA?

Poskan Komentar

http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

11/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

MasukkankomentarAnda...

Berikomentarsebagai:

Publikasikan

Selectprofile...

Pratinjau

Link ke posting ini


BUATSEBUAHLINK

PostingLebihBaru

PostingLama

http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

12/13

11/3/2016

RESTUEDUCATION:MAKALAHDEGRADASIMORAL

RESTUEDUCATION2012|DesignedbyOnlineGames,incollaborationwithGameCoupons,CombatTrousersandOnlineDating,BloggerBlogTemplates

http://restukadilangudemak.blogspot.co.id/2011/04/degradasimoral.html#!/tcmbck

13/13