Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan pendidikan

: Sekolah Menengah Pertama

Mata pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: IX/1

Materi Pembelajaran

: Sistem Reproduksi Tumbuhan dan Hewan

Alokasi Waktu

: 4 X 40 menit (2X Pertemuan)

A Kompetensi Inti
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B Kompetensi Dasar
1

Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan tuhan tentang aspek fisik dan
kimiawi, kehidupan dalam ekosistem dan peranan dalam pengamalan ajaran agama
yang dianut.

Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat,
tekun, hati-hati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktifitas sehari-hari.

Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi dalam melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.

Memahami reproduksi pada tumbuhan dan hewan, sifat keturunan, serta


kelangsungan mahluk hidup.

Menyajikan karya hasil perkembangbiakan pada tumbuhan

C Indikator Pencapaian Kompetensi


1

Menunjukkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Tuhan yang Maha Esa

Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu

Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu pada sistem reproduksi tumbuhan serta
kelangsungan hidupnya.

Menyebutkan organ-organ reproduksi yang terdapat pada tumbuhan dan fungsinya


masing-masing.

Membedakan proses reproduksi pada tumbuhan secara generatif dan vegetatif.

Menunjukkan contoh-contoh tumbuhan yang bereproduksi secara generatif dan


vegetatif.

Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu pada sistem reproduksi hewan serta
kelangsungan hidupnya.

Menyebutkan organ-organ reproduksi yang terdapat pada hewan dan fungsinya


masing-masing.

Membedakan proses reproduksi yang terdapat pada hewan secara generatif dan
vegetatif.

Menunjukkan contoh-contoh hewan yang bereproduksi secara generatif dan


vegetatif.

Menjelaskan peran perkembangbiakan bagi kelangsungan hidup.

Melakukan percobaan menyetek tanaman singkong

D Materi Pembelajaran
Tumbuhan

sebagai

organisme

mengalami

perkembangbiakan

(reproduksi),

perkembangbiakan pada tumbuhan dapat berlangsung secara generatif dan vegetatif.


Reproduksi secara generatif umumnya terjadi pada tumbuhan berbiji (spermatophyta),
pada reproduksi generatif di perlukan dua kelamin (gamet) yang berbeda jenis yaitu
sel kelamin jantan dan sel kelamin betina, dengan demikian reproduksi generatif
hanya mungkin terjadi bila ada penyatuan sel kelamin jantan dengan sel kelamin
betina.
Bunga merupakan alat reproduksi secara generatif, benang sari merupakan alat
kelamin jantan sedangkan putik merupakan alat kelamin betina, kemudian sel kelamin
jantan dan betina akan menyatu membentuk biji.

Gambar 1. Bagian Bunga


Reproduksi secara vegetatif pada tumbuhan dapat terjadi secara alami dan buatan.
Macam-macam perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan yaitu :
a

Membelah diri adalah organisme bersel satu yang berkembangbiak dengan cara
membelah diri misalnya amuba, paramaecium, bakteri dan ganggang biru.

Spora adalah merupakan alat perkembangbiakan pada tumbuhan lumut dan paku.

Tunas adalah bongkol pisang yang terdapat di dalam tanah yang menyerupai
batang yang memiliki tunas yang akan menjadi anak pisang.

Rhizoma adalah akar yang menjalar di permukaan tanah yang berfungsi sebagai
alat perkembangbiakan pada tanaman kunyit,kencur,jahe.

Geragih/Stolon adalah batang yang menjalar di atas permukaan tanah yang akan
menghasilkan individu baru contohnya tanaman pegagan.

Tunas adventif adalah tunas yang terdapat pada ujung dan tepi daun yang
menghasilkan calon individu baru, misalnya tanaman cocor bebek.

Macam-macam perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan yaitu :


a

Mencangkok adalah menguliti dahan dari kambiumnya yang kemudian diberikan


tanah yang subur dan dibalut dengan plastik sehingga menghasilkan akar-akar
baru pada bahagian yang dicangkok,tumbuhan yang biasa di cangkok adalah
mangga, jambu dan sebagainya.

Stek adalah memotong bahagian batang tanaman yang bertunas untuk ditanam
menjadi individu baru, tanaman yang biasa di stek adalah singkong, tebu.

Menempenggabungkan 2 jenis tanaman yang berbeda untuk mendapatkan hasil


bervariasi, misalnya jeruk.

Merunduk Adalah membelokkan mata tunas pada bahagian batang ke dalam tanah
sehingga menghasilkan tanaman baru, misalnya alamanda.

Hasil dari perkembanganbiakan generatif menghasilkan individu baru yang bervariasi


dari dua induk dan mengalami peleburan 2 sel kelamin yang berbeda, sedangkan
hasil dari perkembangbiakan vegetatif menghasilkan individu baru yang sama dengan
induknya karena hanya memiliki satu induk saja dan tidak mengalami peleburan sel
kelamin.
Sistem reproduksi pada hewan meliputi alat kelamin jantan yaitu testis yang
menghasilkan sel sperma dan alat kelamin betina yaitu ovarium yang menghasilkan
sel telur.
Proses reproduksi pada hewan dapat terjadi secara generatif yaitu melalui proses
peleburan antara sel kelamin jantan (sel sperma) dan sel kelamin betina (sel telur)
yang menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio (bakal anak). Proses
perkembangbiakan ini melibatkan dua induk yaitu jantan dan betina yang sejenis.
Proses reproduksi secara vegetatif adalah proses reproduksi yang hanya melibatkan
satu induk saja tanpa adanya peleburan dua sel gamet. Perkembangbiakan vegetatif
pada hewan dapat terjadi dengan cara membelah diri (amoeba), dengan tunas (hydra),
dan pragmentasi (planaria).
Dengan cara bereproduksi maka tumbuhan maupun hewan dapat mempertahankan
kelangsungan hidupnya agar tetap terus lestari.
E Kegiatan Pembelajaran
1

Pertemuan Pertama: (2 JP)


a

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


Apersepsi : Guru menanyakan kepada Siswa apakah yang dimaksud dengan
reproduksi ?
Motivasi : Guru mengajak Siswa ke pekarangan sekolah
1

Apa yang kamu amati di pekarangan sekolah !

Tumbuhan apa saja yang terdapat di pekarangan sekolah !

Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari sistem reproduksi pada


tumbuhan.
Menyampaikan informasi tentang kegiatan mengamati organ-organ reproduksi
pada tumbuhan dan fungsinya.
Menyampaikan informasi tentang proses reproduksi pada tumbuhan secara
generatif dan vegetatif.
b Kegiatan Inti (60 menit)
Mengamati :
Siswa mengamati bunga kembang sepatu (Mirabilis jalava) yang ada di
pekarangan sekolah.
Menanya :
Siswa menanyakan alat-alat reproduksi apa saja yang terdapat pada bunga
kembang sepatu.
Siswa menanyakan fungsi-fungsi dari alat reproduksi yang terdapat pada
bunga kembang sepatu.
Siswa menanyakan apakah bunga kembang sepatu mengalami proses
reproduksi secara generatif atau vegetatif.
Mengumpulkan data/informasi :
Siswa mengumpulkan informasi tentang alat dan fungsi reproduksi pada
tumbuhan melalui kepustakaan.
Siswa melalui diskusi kelompok membahas tentang proses reproduksi secara
generatif dan vegetatif.
Menalar/mengasosiasi :
Siswa menggambar bunga kembang sepatu disertai dengan keterangan dari
alat-alat reproduksi dan fungsinya masing-masing.
Siswa mencatat arti dari reproduksi secara generatif dan vegetatif dan
contohnya.
Mengkomunikasikan :
Siswa melakukan diskusi kelompok untuk membahas tentang alat reproduksi
dan fungsinya (dalam bentuk laporan tertulis).
Siswa menginformasikan lebih lanjut tentang cara-cara reproduksi tumbuhan
secara vegetatif dan generatif beserta sifat keturunannya.

Penutup (10 menit)

Siswa dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran


Siswa dan guru merefleksikan hasil kegiatan.
Guru memberikan penghargaan pada kelompok yang berkinerja baik.
Pemberian tugas untuk mengetahui daya serap materi siswa

Pertemuan Kedua : (2 JP)


a

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


Apersepsi : Guru menannyakan kepada Siswa, Sebutkan alat-alat reproduksi
pada hewan.
Motivasi : Guru mengajak Siswa ke pekarangan sekolah
1

Apa yang kamu amati di pekarangan sekolah !

Hewan apa saja yang terdapat di pekarangan sekolah !

Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari sistem reproduksi pada


hewan.
Menyampaikan informasi tentang kegiatan mengamati organ-organ reproduksi
pada hewan dan fungsinya.
Menyampaikan informasi tentang proses reproduksi pada hewan secara
generatif dan vegetatif.
Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari sistem reproduksi pada
hewan.
b Kegiatan Inti (60 menit)
Mengamati :
Siswa mengamati seekor lalat buah (Drosophilla melanogster) yang
beterbangan di sekitar perkarangan sekolah.
Menanya :
Siswa menanyakan alat-alat reproduksi apa saja yang terdapat pada lalat buah.
Siswa menanyakan fungsi-fungsi dari alat reproduksi yang terdapat pada lalat
buah.
Siswa menanyakan apakah lalat buah mengalami proses reproduksi secara
generatif atau vegetatif.
Menalar/mengasosiasi :
Siswa mengumpulkan informasi tentang alat reproduksi pada hewan dan
fungsinya melalui telaah pustaka.

Siswa melalui diskusi kelompok membahas tentang proses reproduksi secara


generatif dan vegetatif.
Mengkomunikasikan
Siswa melakukan diskusi kelompok untuk membahas tentang alat reproduksi
dan fungsinya (dalam bentuk laporan tertulis).
Siswa menginformasikan lebih lanjut tentang cara-cara reproduksi hewan
secara vegetatif dan generatif beserta sifat keturunannya.
c

Penutup (10 menit)

Siswa dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran


Siswa dan guru merefleksikan hasil kegiatan.
Guru memberikan penghargaan pada kelompok yang berkinerja baik.
Pemberian tugas untuk mengetahui daya serap materi siswa.

F Penilaian
1

Jenis / tehnik penilaian dan bentuk instrumen


Jenis Penilaian
Sikap
Pengetahuan
Keterampilan

Teknik Penilaian
Observasi
Tes tertulis
Tes praktik

Instrumen
Lembar Observasi
Lembar tes tulis
Lembar Pengamatan

Bentuk Instrumen
Rubrik Penilaian
Uraian
Rubrik pengamatan

Instrumen penilaian
a

Pertemuan Pertama
a). Sikap
Teknik Penilaian

: OBSERVASI

Instrumen

: Lembar Observasi

Bentuk Instrumen

: Rubrik Penilaian Sikap Rasa Ingin Tahu

Petunjuk :
Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai rasa ingin tahu yang ditampilkan oleh
Siswa, dengan kriteria sebagai berikut :
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak
melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

No

Aspek Pengamatan

Siswa memperhatikan perkarangan sekolah yang ditumbuhi

bermacam tanaman
Siswa menanyakan cara menyetek tanaman singkong dengan

3
4

baik
Siswa serius dalam melakukan percobaan
Siswa menanggapi pendapat dari pertanyaan temannya

SB
4

Skor
B C
3 2

Ket :
SB

= Sangat baik

= Baik

= Cukup

= Kurang

b). Pengetahuan
Teknik Penilaian: Tes tertulis
Instrumen

: Lembar tes tulis

Bentuk Instrumen

: Uraian

Sebutkan alat-alat reproduksi yang terdapat pada tumbuhan !


Jawab:
Alat reproduksi yang terdapat pada tumbuhan terdiri dari benang sari pada
jantan dan putik pada betina

Jelaskan proses reproduksi yang terjadi pada tumbuhan !


Jawab :
Secara generatif yaitu terjadi peleburan antara sel sperma dan sel telur,secara
vegetatif terjadi secara alami dan buatan tanpa adanya peleburan antara sel
sperma dan sel telur.
Ket :
Nilai =

Jumlah Skor yang diperoleh


x4
Skor maksimum

c). Keterampilan
Teknik Penilaian

: Tes Praktik

Instrumen

: Lembar Pengamatan

K
1

Bentuk Instrumen

: Rubrik Pengamatan

NO

Aspek yang dinilai

1.
2.
3.
4

Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan reproduksi pada tumbuhan
Melaksanakan percobaan sesuai dengan prosedur
Melakukan stek batang pada tumbuhan singkong
Membuat Kesimpulan
Jumlah

Ket :
Jumlah Skor yang diperoleh
x4
Skor maksimum

Nilai =

b Pertemuan Kedua
a). Sikap
Teknik Penilaian

: OBSERVASI

Instrumen

: Lembar Observasi

Bentuk Instrumen

: Rubrik Penilaian Rasa Ingin Tahu

No

Aspek Pengamatan

Siswa memperhatikan pekarangan sekolah yang banyak

2
3
4

dihinggapi oleh lalat


Siswa menanyakan cara makhluk hidup bereproduksi
Siswa serius dalam melakukan percobaan
Siswa menanggapi pendapat dari pertanyaan temannya
Ket :
SB

= Sangat baik

= Baik

= Cukup

= Kurang

b). Pengetahuan
Teknik Penilaian: Tes tertulis
Instrumen

: Lembar tes tulis

Bentuk Instrumen

: Uraian

SB
4

Skor
B C
3 2

K
1

Sebutkan alat-alat reproduksi yang terdapat pada Hewan !


Jawab:
Alat reproduksi yang terdapat pada hewan terdiri dari testis pada jantan dan
ovarium pada betina.

Jelaskan proses reproduksi yang terjadi pada hewan !


Jawab :
secara generatif yaitu terjadi peleburan antara sel sperma dan sel telur,secara
vegetatif terjadi secara alami dan buatan tanpa adanya peleburan antara sel
sperma dan sel telur
Ket :
Nilai =

Jumlah Skor yang diperoleh


x4
Skor maksimum

c). Keterampilan
Teknik Penilaian: Tes Praktik
Instrumen

: Lembar Pengamatan

Bentuk Instrumen

: Rubrik Pengamatan

NO
1.
2.
3.
4
Jumlah
Ket :
Nilai =

Aspek yang dinilai


Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan reproduksi pada hewan
Melaksanakan percobaan sesuai dengan prosedur
Melakukan percobaan mengawinkan lalat buah Drosophilla melanogaster
Membuat Kesimpulan

Jumlah Skor yang diperoleh


x4
Skor maksimum

G Media / alat, Bahan dan Sumber Belajar


a

Pertemuan Pertama
1). Media : Infokus, Laptop/komputer
2). Alat dan Bahan :
Alat :
Alat tulis

Bahan :
Bunga kembang sepatu
3). Sumber Belajar :
Buku IPA SMP Kelas IX
Lingkungan Sekitar
b Pertemua Kedua
1). Media : Infokus, Laptop/komputer
2). Alat dan Bahan :
Alat :
Alat tulis
Bahan :
Lalat buah
3). Sumber Belajar :
Buku IPA SMP Kelas IX
Lingkungan Sekitar

Mengetahui,
Ka. SMP..

Tondano, September 2016


Guru Bid.Studi

...
Nip. ...

Nip..

Ulangan Harian (1 JP)


1

Sebutkan alat-alat reproduksi yang terdapat pada tumbuhan !

Jelaskan fungsi benang sari dan putik !

Jelaskan perbedaan perkembangbiakan tumbuhan secara generatif dan vegetatif !

Sebutkan contoh tumbuhan yang berkembangbiakan secara vegetatif alami dan buatan !

Jelaskan perbedaan proses reproduksi secara generatif dan vegetatif pada hewan !

Jawab:
1

Benang sari dan putik

Benang sari berfungsi sebagai alat perkembangbiakan pada jantan dan putik berfungsi
sebagai alat perkembangbiakan pada betina.

Perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan dengan cara kawin yaitu adanya


penyatuan sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina,sedangkan perkembangbiakan
vegetatif adalah perkembangbiakan dengan cara tak kawin yaitu perkembangbiakan tanpa
adanya pembuahan pada sel kelamin betina oleh sel kelamin jantan.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak secara vegetatif alami adalah pisang (tunas),
cocor bebek (tunas adventif), bawang (umbi lapis), kunyit, jahe, kencur (akar), alamanda,
stroberi (stolon/geragih)
Contoh tumbuhan yang berkembangbiak secara vegetatif buatan adalah singkong, tebu,
mawar (stek), mangga, jambu, rambutan (mencangkok), apel, alamanda (merunduk).

Proses reproduksi secara generatif yaitu melalui proses peleburan antara sel kelamin
jantan (sel sperma) dan sel kelamin betina (sel telur) yang menghasilkan zigot yang akan
berkembang menjadi embrio (bakal anak). Proses perkembangbiakan ini melibatkan dua
induk yaitu jantan dan betina yang sejenis.
Proses reproduksi secara vegetatif hanya melibatkan satu induk saja tanpa adanya
peleburan dua sel gamet. Perkembangbiakan vegetatif pada hewan dapat terjadi dengan
cara membelah diri (amoeba), dengan tunas (hydra), dan pragmentasi (planaria).