Anda di halaman 1dari 6

NAMA

: Alex

NIM

: 20140500215

STRATEGI PENGEMBANGAN SDM


Pertemuan 1:
1. Jelaskan pengembangan SDM secara mikro dan bagaimana menerapkan strategi
pengembangan SDM yang tepat pada sebuah perusahaan ?
Jawab :
Pengembangan SDM merupakan starting point dimana organisasi ingin meningkatkan
pengembangan skill, knowledge dan ability individu sesuai dengan kebutuhan masa kini
maupun masa mendatang.
Secara mikro dalam arti lingkungan unit kerja (departemen atau organisasi yang lain),
maka SDM adalah tenaga kerja atau pegawai di dalam suatu organisasi, yang mempunyai
peran penting dalam mencapai keberhasilan. Fasilitas yang canggih dan lengkap bukan
merupakan jaminan akan berhasilnya suatu organisasi tanpa diimbangi ileh kualitas
manusia yang akan memanfaatkan fasilitas tersebut.
Menerapkan strategi pengembangan yang tepat bisa dilakukan dengan cara:
- Pelatihan
- Pendidikan
- Pembinaan
- Rekrutmen
- Perubahan sistem
2. Jelaskan fungsi manajemen SDM dan juga praktek manajemen SDM guna
mendukung system kerja berkinerja tinggi?
Jawab:
A. Pengadaan tenaga kerja : kegiatan meliputi penentuan kebutuhan tenaga kerja yang
tenaga kerjanya bisa bekerja secara efektif dan efisien
B. Pengembangan tenaga kerja : berguna untuk meningkatkan mutu tenaga kerja
untuk bekerja lebih produktif.
C. Pemberian kompensasi : kegiatan pemberian balas jasa kepada karyawan yang
mempunyai prestasi
D. Integritas : kegiatan untuk menyelaraskan tujuan organisasi dengan individu pekerja.
E. Pemeliharaan tenaga kerja : mencangkup program program ekonomis maupun
non-ekonomis, yang diharapkan dapat memberikan ketentraman kerja bagi pekerja

Praktek peningkatan
Memblokir situs sosial media dari jaringan internal perusahaan, menghilangkan multi
tasking, membuat program senam pagi seminggu sekali, memantau proyek secara
kesinambungan, memberlakukan penghargaan dan hukuman secara kreatif.
3. Jelaskan praktek manajemen SDM dalam menghadapi tantangan kompetitif?
Jawab :
Mengadakan pelatihan guna untuk meningkatkan pelayanan, kualitas, kenyamanan
pelanggan, dari aspek tersebut dapat menjadi nilai plus bagi customer dan dapat
berkompetitif dengan pesaing.
Pertemuan 2 :
4. Jelaskan pendekatan strategis dalam MSDM ?
Jawab :
Pendekatan Mekanis : Mekanisasi (oromazisasi) adalah mengganti peranan tenaga
kerja manusia dengan tenaga mesin untuk melakukan pekerjaan. Penggantian ini
didasarkan kepada pertimbangan ekonomis, kemanusiaan, efektivitas, dan
kemampuan yang lebih besar dan lebih baik.
Pendekatan Paternalis : Pada pendekatan paternalis (paternalistic approach),
manajer untuk pengarahan bawahannya bertindak seperti bapak terhadap anakanaknya. Para bawahan diperlakukan dengan baik, fasilitas-fasilitas diberikan.
Bawahan diperlakukan dengan baik, fasilitas-fasilitas diberikan, bawahan dianggap
sebagai anak-anaknya.
Pendekatan Sistem Sosial : Pendekatan sistem sosial ini memandang bahwa
organisasi/perusahaan adalah suatu sistem yang kompleks yang beroperasi dalam
lingkungan yang kompleks yang bisa disebut sebagai sistem yang ada di luar.
5. Jelaskan beberapa kompetensi yang harus dimiliki professional SDM dalam
menciptakan keunggulan bersaing perusahaan ?
Jawab :
- Kompetensi profesi
Para professional SDM mutlak harus memiliki pengetahuan tentang manajemen
SDM, yang di peroleh secara formal melalui pendidikan atau pelatihan.
- Kompetensi bisnis
Para professional SDM harus memahami benar tentang tujuan perusahaan, terutama
yang terkait dengan pemanfaatan Sumber Daya Keuangan perusahaan.
- Kompetensi pengelola perubahan
Para professional SDM harus memiliki kemampuan mengelola perubahan di bidang
SDM dengan baik, yaitu perubahan dapat dilaksanakan dan masalah-masalah yang
timbul sebagai aktivitas perubahan itu dapat di selesaikan dengan baik pula.
- Kompetensi manajerial

Para professional SDM bukan sekedar harus memiliki kemampuan teknis untuk
melaksanakan profesinya sebagai manajer SDM, tetapi juga harus memiliki
kemampuan memanusiakan manusia.
Pertemuan 3 :
6. Apa yang dimaksud dengan analisis jabatan dan pengembangan jabatan ? mengapa
perlu melakukan analisis & pengembangan jabatan ?
Jawab :
Analisis jabatan : merupakan suatu proses penggambaran dan pencatatan informasi
mengenai prilaku dan kegiatan pekerjaan .
Pengembangan jabatan : suatu proses lanjutan dari analisis jabatan, dimana dilakukan
peningkatan pertanggung jawaban melalui pelatihan materi, kemampuan, skill untuk
menambah jangkawan area dari jabatan tersebut. Melakukan analisis dan pengembangan
jabatan bertujuan untuk menetukan seseorang yang pantas untuk menduduki posisi
tersebut.
Analisis dan pengembangan sangat penting dalam organisasi karena dengan adanya
analisis kita dapat memperoleh informasi secara lebih rinci mengenai jabatan/pekerjaan
kita dan dengan adanya pengembangan dapat juga untuk promosi jabatan.
7. Bagi suatu perusahaan, struktur mana yang paling efektif dan efisien dalam
menghadapi berbagai tantangan dan perubahan lingkungan strategis dewasa ini ?
jelaskan alasan anda ?
Jawab :
8. Jelaskan hubungan antara deskripsi jabatan/ pekerjaan, spesifikasi jabatan dan
karakteristik individu ?
Jawab :
Pertemuan 4 :
9. Jelaskan proses perencanaan SDM ?
Jawab :
Perencanaan SDM akan menentukan keputusan-keputusan program sumber daya
manusia, terutama keputusan tentang ada tidaknya rekrutmen dan seleksi.
Umumnya proses perencanaan SDM dibagi atas dua tahapan besar, yaitu:
1) Peramalan Kebutuhan (Needs Forcasting)
Manajemen Kinerja, meliputi tiga hal:

a.

b.
c.

Hal-hal yang berkaitan dengan keorganisasian seperti aktifitas kerja,


hubungan kerja, tanggung jawab kerja, standar kerja, kualitas kehidupan
kerja dan lain-lain.
Penilaian kinerja yang terdiri dari perencanaan dan tujuan kinerja,
bimbingan, evaluasi kinerja dan lain-lain.
Struktur imbalan seperti kompensiasi dan pembagian keuntungan.

2) Perencanaan Program (Program Planning)


Manajemen Karier, meliputi empat hal:
a.

b.

c.
d.

Sistem dan kebijakan perusahaan yang terdiri dari analisis jabatan,


rekrutmen, seleksi dan penempatan, promosi dan transfer,
pengembangan, pendidikan serta pemberhentian atau pensiun.
Suksesi Manajemen yang meliputi kajian individu, persyaratan posisi,
peta suksesi kepemimpinan, rencana penggantian dan perjalanan
kemajuan karier.
Kesempatan berkarier yang meliputi syarat jabatan, pola karier dan
komunikasi karier.
Rencana karier individu yang terdiri atas analisisis diri sendiri, rencana
karier perorangan dan rencana aksi pengembangan perorangan.

10. Jelaskan beberapa strategi yang dapat digunakan organisasi ketika mengalami
kelebihan karyawan ?
Jawab :
Pertemuan 5 :
11. Jelaskan mengenai perekrutan, tujuan dari perekrutan dan proses dari perekrutan
yang tepat ?
12. Jelaskan mengapa karyawan baru perlu diberikan orientasi ?
Pertemuan 6 :
13. Jelaskan tujuan dan manfaat dari pelatihan yang diberikan dari sisi karyawan
maupun dari sisi perusahaan ?
14. Jelaskan metode-metode pelatihan yang saudara ketahui ?
15. Bagaimana memulai sebuah pelatihan & pengembangan yang tepat, sesuai dengan
strategi pengembangan SDM ?
Pertemuan 7 :

16. Jelaskan pengertian pendidikan dalam strategi pengembangan SDM ? apa saja
tujuan dari pendidikan, bagaimana membuat kurikulum yang tepat dalam sebuah
pendidikan ?
Jawab :
Pendidikan adalah suatu proses pengembangan kemampuan ke arah yang
diinginkan oleh organisasi yang bersangkutan. Yang bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan atau keterampilan khusus seseorang atau kelompok orang, serta
meningkatkan produktivitas SDM. Dan pendidikan juga pada dasarnya mempunyai
tujuan suatu deskripsi dari pengetahuan, sikap, tindakan, penampilan, dan sebagainya
yang diharapkan akan dimiliki sasaran pelatihan pada periode tertentu. Untuk menyusun
kurikulum diperlukan prinsip yaitu dasar filosofis, dasar sosiologis, dasar psikologis,
dasar organisasi agar suatu kurikulum bersifat relevan dan mantap.
17. Jelaskan beberapa metode dalam pendidikan dan apa saja alat bantu dari sebuah
pendidikan ?
Jawab :
Ada 2 jenis metode dalam pendidikan, yaitu :
- Metode Didaktik (one way method)
Metode ini menitikberatkan bahwa pendidik yang aktif, sedangkan pihak sasaran
pendidikan tidak diberi kesempatan untuk aktif.
Contoh : metode ceramah, pemutaran film/slide, penyebaran pamphlet, poster, dsb.
-

Metode Sokratik (two way method)


Metode ini menjamin adanya komunikasi dua arah antara pendidik dan sasaran
pendidikan. Yang aktif bukan pendidik saja, melainkan juga pihak sasaran
pendidikan.
Contoh : demonstrasi, diskusi, role playing, seminar, studi kasus, dsb.

Macam-macam alat bantu pendidikan :


Alat bantu lihat (visual aids) :
Alat ini berguna dalam membantu menstimulasi indra mata (penglihatan) pada
waktu terjadinya proses pendidikan atau pembelajaran. Ada 2 bentuk :
Alat yang diproyeksikan, misalnya: slide, film, film strip, dsb.
Alat yang tidak diproyeksikan:
1. Dua dimensi, gambar peta, bagan, dsb.
2. Tiga dimensi misal, bola dunia, boneka, dsb.
Alat bantu dengar (audio aids) :
Alat bantu yang dapat membantu menstimulasi indra pendengar, pada waktu
proses penyampaian bahan pendidikan atau pengajaran. Misalnya : piringan
hitam, radio, pita suara, dsb.
Alat bantu lihat-dengar :

Alat-alat bantu pendidikan ini lebih dikenal dengan audio visual aids (AVA),
misalnya : televise dan kaset video.