Anda di halaman 1dari 13

10/11/16

AKUNTANSI
PAJAK
MATA UANG
ASING

PSAK 10 Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing

Tujuan:
Bagaimana memasukkan:
- Transaksi dalam mata uang asing dan
- Kegiatan usaha luar negeri
ke dalam laporan keuangan entitas; dan

Menjabarkan laporan keuangan ke dalam mata uang


penyajian

10/11/16

PENGGUNAAN KURS SAAT AWAL TRANSAKSI


T r a n s a k s i m a t a u a n g a s i n g t r a n s a k s i y a n g
didenominasikan atau memerlukan penyelesaian dalam
suatu mata uang asing:
membeli atau menjual barang atau jasa yang harganya
didenominasikan dalam suatu mata uang asing.
meminjam atau meminjamkan dana ketika jumlah yang
merupakan utang atau tagihan didenominasikan dalam
suatu mata uang asing; atau
memperoleh atau melepas aset, atau mengadakan
atau menyelesaikan kewajiban yang didenominasikan
dalam suatu mata uang asing.

Pada

pengakuan awal transaksi:

suatu

transaksi mata uang asing harus dicatat


dalam mata uang fungsional,
Jumlah mata uang asing dihitung ke dalam
mata uang fungsional dengan kurs spot antara
mata uang fungsional dan mata uang asing
pada tanggal transaksi.
Tanggal

transaksi tanggal memenuhi


kriteria pengakuan

10/11/16

MATA UANG FUNGSIONAL


u

Mata uang pada lingkungan ekonomi utama dimana entitas


beroperasi.

Mata uang utama yang difungsikan dalam kegiatan operasi


dan pendanaan perusahaan .

Indikator:
paling mempengaruhi harga jual (seringkali menjadi mata
uang dimana harga jual untuk barang dan jasa
didenominasikan dan diselesaikan); dan
dari suatu negara yang kekuatan persaingan dan perundangundangannya sebagian besar menentukan harga jual dari
barang dan jasanya.
Mata uang yang mempengaruhi biaya tenaga kerja, bahan
baku, dan biaya lain dari pengadaan barang atau jasa (biaya
didenominasikan dan diselesaikan

MATA UANG FUNGSIONAL


Indikator:
mata uang yang mana dana dari aktivitas
pendanaan (antara lain penerbitan instrumen
utang dan instrumen ekuitas) dihasilkan.
mata uang dalam mana penerimaan dari
aktivitas operasi pada umumnya ditahan

10/11/16

PENGGUNAAN KURS SAAT TANGGAL NERACA

Pos Aktiva dan Kewajiban moneter dalam mata uang


asing dilaporkan ke dalam mata uang rupiah dengan
menggunakan kurs pada tanggal neraca atau kurs
penutup (closing Kurs).
Jika terdapat kesulitan dalam menentukkan kurs
neraca, dapat digunakan KTBI

PENGGUNAAN KURS SAAT PEMBAYARAN


Kurs transaksi digunakan pada saat terjadinya atau
berlangsungnya transaksi jual beli, penerimaan/
pembayaran modal/pinjaman, atau pada saat
pembayaran/pelunasan hutang/piutang.
Kurs KTBI digunakan, saat kurs transaksi tidak ditentukan.

10/11/16

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - AKUNTANSI

Transaksi dalam mata uang asing harus dibukukan dengan


menggunakan kurs saat terjadinya transaksi.
Jika tanggal transaksi dan saat penyelsaian transaksi masih
dalam satu periode pembukuan, MAKA seluruh selisih kurs
yang terjadi DIAKUI sebagai penghasilan dan beban pada
tahun buku tersebut
Selisih kurs harus diakui untuk setiap periode akuntansi
dengan memperhitungkanb perubahan kurs untuk masingmasing periode
Penyesuaian atas fluktuasi kurs pada tanggal neraca hanya
dilakukan atas pos moneter saja. Pos moneter adalah kas
dan setara kas, aktiva dan kewajiban yang akan diterima
atau dibayar yang jumlahnya pasti atau dapat ditentukkan.

10

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - AKUNTANSI

Selisih kurs yang mengakibatkan adalanya laba atau rugi


dicatat sebagai laba/rugi dalam tahun terjadinya.

Rugi kurs atas hutang valuta asing yang digunakan untuk


membeli/memperoleh aktiva tetap berdasarkan ISAK 04:

Selisih kurs yang terjadi sejak awal tahun buku sampai


denjgan awal periode tertentu harus dibebankan
langsung ke R/L

Jika pada suatu periode tertentu terjadi depresiasi luar


biasa.

Setelah kapitalisasi rugi kurs terjadi rugi kurs diakui


sebagai kerugian 9Laba/Rugi), sedangkan laba kurs
diperlakukann sebagai penyesuaian kapitalisasi rugi
kurs.

10/11/16

11

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - PERPAJAKAN

Pasal 4 ayat (1) huruf I, keuntungan karena selisih kurs mata uang
asing - Objek Pajak Penghasilan. Pengenaan pajaknya dikaitkan
dengan sistem pembukuan yang dianut oleh Wajib Pajak dengan
syarat dilakukan secara taat asas. Oleh karena itu keuntungan
selisih kurs yang diperoleh Wajib Pajak badan maupun orang
pribadi harus dilaporkan dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan.

Pasal 6 ayat (1) huruf e, kerugian karena selisih kurs mata uang
asing merupakan unsur pengurang penghasilan bruto. Kerugian
selisih kurs mata uang asing akibat fluktuasi kurs, pembebanannya
dilakukan berdasarkan pembukuan yang dianut oleh Wajib Pajak
dan dilakukan secara taat asas.

Perbedaan kurs yang mengakibatkan adanya laba


atau rugi selisih kurs antara akuntansi dan pajak samasama mengakui adanya laba atau rugi

12

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - PERPAJAKAN

Selisih Kurs berdasarkan PP No. 94 Tahun 2010


q
Keuntungan atau kerugian selisih kurs mata uang asing
diakui sebagai penghasilan atau biaya berdasarkan
sistem pembukuan yang dianut dan dilakukan secara
taat asas sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
yang berlaku di Indonesia.
q
Keuntungan atau kerugian selisih kurs mata uang asing,
yang berkaitan langsung dengan usaha Wajib Pajak
yang:
u
dikenakan Pajak Penghasilan yang bersifat final;
atau
u
tidak termasuk objek pajak,
tidak diakui sebagai penghasilan atau biaya.

10/11/16

13

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - PERPAJAKAN

Selisih Kurs berdasarkan PP No. 94 Tahun 2010


q

Keuntungan atau kerugian selisih kurs mata uang asing, yang tidak
berkaitan langsung dengan usaha Wajib Pajak yang:
q dikenakan Pajak Penghasilan yang bersifat final; atau
q tidak termasuk objek pajak,
diakui sebagai penghasilan atau biaya sepanjang biaya tersebut
dipergunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara
penghasilan.

14

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - PERPAJAKAN


Berikut ini adalah beberapa contoh situasi yang menimbulkan
penghasilan/kerugian dari kurs akibat dari fluktuasi kurs mata uang
asing:
a.

Disebabkan adanya fluktuasi atau perubahan-perubahan nilai


tukar mata uang asing yang berubah setiap harinya (SE 03/PJ.
31/1997)

Kerugian selisih kurs karena adanya perubahan niali tukar dapat


dibebankan sebagai biaya berdasarkan kurs tengah BI atau kurs yang
sebenarnya berlaku pada akhir tahun. Pembebanan kerugian selisih
kurs dilakukan pada setiap akhir tahun sama dengan akuntansi)
Sebelum tahun 2009, selain menggunakan kurs tengah BI,
pembebanan dapat dilakukan dengan menggunakan kurs tetap,
yang mana pembebanan kerugian selisih kurs dilakukan pada saat
terjadinya realisasi atas perkiraan mata uang asing tersebut.

10/11/16

15

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - PERPAJAKAN


b. Adanya kebijaksanaan pemerintah dibidang moneter.
Rugi selisih kurs karena kebijaksanaan pemerintah dibidang
moneter, dapat dibukukan dalam perkiraan sementara dan
pembebanannya dilakukan secara bertahap berdasarkan
realisasi mata uang asing tersebut.

16

c. Perlakuan PPh atas keuntungan /kerugian selisih kurs bagi


wajib pajak yang penghasilannya dikenakan PPh Final (Surat DJP
S-324/PJ.42/2003 jo Surat DJP S-136/PJ.42/2004):
1.

Laba/rugi kurs yang berasal dari piutang dagang yang ditagih


dalam mata uang asing.

Laba/rugi kurs yang timbul antara tanggal invoice dan pelunasan


terutang PPh final melainkan diperlakukan sebagai biaya
penghasilan berdasarkan ketentuan umum.
Laba/rugi kurs yang berasal dari translasi saldo piutang dagang
akhir tahun buku (yang sebelumnya telah dikenakan PPh final),
terutang PPh final melainkan diperlakukan sebagai biaya
penghasilan berdasarkan ketentuan umum

TIDAK
atau
pada
TIDAK
atau

PT Artha Building Concept menyewakan gedung kantor USD 200/meter. Tanggal 1


Mei menyewakan 100 M2 kepada PT Regina Alfa menara.
Kurs BI saat perjanjian sewa menyewa tanggal 10 Mei 9000/USD dan KMK 9.010/USD
Kurs BI saat pembayaran tanggal 10 Juni 9.020/USD, dan KMK 9.019/USD

10/11/16

17

Pencatatan yang dilakukan oleh Artha Building


Saat perjanjian sewa menyewa tanggal 10 Mei
Piutang Usaha (20.000 x 9000)

Debet

Kredit

198,020,000

Pendapatan Sewa

180,000,000

PPN Keluaran

18,020,000

Saat Pembayaran tanggal 10 Juni


Kas/Bank

180,382,000

UM PPh 4(2)

18,038,000
Piutang Usaha

198,020,000

Laba selisih kurs

400,000

Laba selisih kurs sebesar 400.000 akan dikenakan PPh berdasarkan ketentuan
umum

18

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - PERPAJAKAN


c. Perlakuan PPh atas keuntungan /kerugian selisih kurs bagi wajib pajak
yang penghasilannya dikenakan PPh Final:
2. Laba/rugi kurs yang berasal dari aktiva lancar dalam mata uang
asing yang ditagih dalam mata uang asing.

Laba/Rugi kurs yang berasal dari saldo kas/bank pada akhir tahun buku dan
pada saat dijual/ditukar ke dalam mata uang Rupiah, diakui sebagai
penghasilan atau biaya berdasarkan ketentuan umum;

Laba/Rugi kurs yg berasal dari translasi saldo pokok deposito pada akhir tahun
buku dan pada saat pencairan ke dalam Rupiah, diakui sebagai penghasilan
atau biaya berdasarkan ketentuan umum;

Laba/Rugi kurs yang berasal dari piutang bunga deposito pada akhir tahun
buku merupakan bagian dari dasar pengenaan PPh final pada tanggal jatuh
tempo berikutnya;

Laba/Rugi kurs yg berasal dari translasi saldo pembayaran di muka pada akhir
tahun buku, bila menyangkut biaya 3M, tidak diakui sebagau penghasilan
atau biaya;

10/11/16

19

c. Perlakuan PPh atas keuntungan /kerugian selisih kurs bagi


wajib pajak yang penghasilannya dikenakan PPh Final:
3. Laba/rugi yang timbul dari pinjaman dalam mata uang asing3.
Laba/rugi yang timbul dari pinjaman dalam mata uang asing

Laba/rugi kurs yang timbul dari perbedaan kurs antara tanggal


pengakuan/perolehan utang dengan tanggal pelunasan/
pembayarannya, sejauh menyangkut pokok hutang diakui
sebagai penghasilan atau biaya berdasarkan ketentuan umum;

Laba/rugi kurs yang berasal dari translasi saldo pokok hutang pada
akhir tahun buku, diakui sebagai penghasilan atau biaya
berdasarkan ketentuan umum;

Laba/rugi kurs yang berasal dari biaya bunga hutang yang


berkaitan dengan 3M,tidak diakui sebagai penghasilan atau
biaya;

20

d. Laba Rugi selisih kurs bagi BUT (SE DJP No. 08/PJ.
42/2000 jo. SE DJP No. 11/pj.42/2000)
Keuntungan/kerugian selisih kurs mata uang asing yang
terjadi akibat fluktuasi nilai rupiah pada perkiraan hutang
kepada kantor pusat suatu BUT tidak diperbolehkan
untuk dibebankan sebagai biaya/diakui sebagai
penghasilan bagi BUT yang bersangkutan, termasuk BUT
usaha perbankan.

10

10/11/16

21

PENGAKUAN SELISIH KURS TRANSAKSI - PERPAJAKAN


e. Selisih Kurs akibat kurs pajak (Surat DJP No. 227/PJ.
42/2003)

Perkiraan/akun PPN TIDAK SAMA dengan utang/piutang


pinjaman dan atau utang piutang dagang;

PPN Keluaran BUKAN penghasilan dan PPN Masukan yang


BUKAN biaya (kecuali untuk PPN Masukan yang tidak dapat
dikreditkan dalam hal tertentu);

Keuntungan/Kerugian kurs pada perkiraan /akun PPN terjadi


karena konsekuensi perlakuan akuntansi dalam pembukuan
yang tidak ada pengaruhnya terhadap pelaksanaan
kewajiban pajak kepada negara. Jadi, laba/rugi kurs yang
melekat pada akun PPN BUKAN sebagai penghasilan dan
BUKAN sebagai biaya/kerugian.

22

Perusahaan menggunakan kurs tengah BI saat penjualan


PT KDP tanggal 30 agustus menjual barang sebesar USD100.000 kepada PT RSK dengan
KTBI saat itu 9.000/USD. Kurs KMK yang berlaku 9.050/USD. Kurs Transaksi pada saat
pembayaran tanggal 20 oktober sebesar 9.100/USD. Tagihan sebesar 110.000
(termasuk 10% PPN)
Pencatatan yang dilakukan PT KDP

Saat penjualan tanggal 30 agustus

Piutang PT RSK
990,000,000

Penjualan (100.000 x 9000)

PPN Keluaran (10% x Penjualan)


Saat jatuh tempo pembayaran tanggal 15 September
PPN Keluaran dibukukan
90,000,000
Rugi selisih kurs
500,000

PPN Keluaran (10% x100.000 x 9.050)


Saat pembayaran tanggal 20 oktober

Kas/bank (110.000 x 9.100)
1,001,000,000

Piutang PT RSK

Laba selisih kurs

900,000,000
90,000,000

90,500,000

990,000,000
11,000,000

11

10/11/16

23

Perusahaan menggunakan kurs KMK saat penjualan


Pencatatan yang dilakukan oleh PT KDP

Saat penjualan 30 Agustus

Piutang PT RSK
995,500,000

Penjualan (100.000 x 9.050)

PPN Keluaran (10% x Penjualan)


Saat jatuh tempo pembayaran tanggal 15 September

PPN Keluaran (10% x 100.000 x 9.050)
90,500,000

Kas/Bank


Saat pembayaran tanggal 20 Oktober

Kas/bank (110.000 x 9.100)
1,001,000,000

Piutang PT RSK

Laba selisih kurs



905,000,000
90,500,000

90,500,000

995,500,000
5,500,000

24

Perusahaan menggunaan aturan pajak yang berlaku


Pencatatan yang dilakukan oleh PT KDP

Saat penjualan tanggal 30 Agustus

Piutang PT RSK
990,500,000

Penjualan (100.000 x 9.000)

PPN Keluaran (10% x 100.000 x 9.050)


Saat jatuh tempo pembayaran tanggal 15 September
PPN Keluaran
90,500,000

Kas/Bank


Saat pembayaran tanggal 20 oktober

Kas/Bank (100.000 x 9.100) + PPN
1,000,500,000

Piutang PT RSK

Laba selisih kurs



900,000,000
90,500,000

90,500,000

990,500,000
10,000,000

12

10/11/16

25

Berdasarkan ketiga perhitungan diatas, dapat disimpulkan:


Saat Perusahaan menggunakan KTBI,
rugi selisih kurs saat menyetor PPN (500.000), tidak dapat
mengurangi penghasilan kena pajak (bukan biaya
secara fiskal);
Laba selisih kurs saat pelunasan sebesar 11.000 dikoreksi
sebesar 1.000.000

Saat Perusahaan menggunakan KMK,


Laba selisih kurs sebesar 5.500.000 harus dikoreksi sebesar
4.500.000

26

Thank You

13