Anda di halaman 1dari 9

Latar Belakang

Psoriasis merupakan penyakit kelainan kulit yang dimediasi oleh sistem imun.
Psoriasis mempengaruhi 1-3 % dari populasi umum, sepertiga dari kasus merupakan
anak-anak, Perbedaan dari psoriasis anak-anak dan dewasa adalah dari distribusi,
morfologi, dan gejala klinis. Namun demikian, diagnosis ditegakkan terutama pada
gambaran klinis. Pada anak-anak yang menderita psoriasis akan berdampak pada
aspek psikologis. Pengobatan psoriasis pada anak masih menjadi tantangan, yang
dimana kebayakan pengobatan secara sistemik tidak disetujui.broncker
Lesi kulit psoriasis ditandai dengan plak eritematosa bersisik dan cenderung
untuk kambuh. Keparahan terjadi jika plak eritematosa ditemukan diseluruh
permukaan tubuh. Psoriasis anak dan remaja akan memiliki dampak signifikan
terhadap kualitas hidup dengan menggangu keprcayaan diri, keluarga maupun
hubungan sosial, sekolah maupun pekerjaan. Anak-anak dengan psoriasis cenderung
memiliki penyakit penyerta seperti obesitas, diabetes mellitus, hipertensi, rheumatoid
artritis, gangguan jiwa dibandikan dengan anak tanpa penyakit psoriasis. Bloncker
Puncak kejadian terjadi di dua rentang usia yaitu pada anak di bawah 18 dan
orang dewasa di atas 18 tahun. Psoriasis adalah penyakit peradangan kronis yang
tergantung pada sel-sel kulit T ditandai dengan proliferasi berlebihan keratinosit dan
akhirnya deskuamatif plak eritem. Onset agak berbeda pada anak-anak dan orang
dewasa, dan berhubungan dengan faktor-faktor seperti faringitis, stres dan trauma.
Pediatrik Psoriasis sering terjadi sebagai psoriasis bayi pada tahun pertama
kehidupan, serta dapat bermanifestasi arthritis psoriatik. Pengobatan untuk pasien
psoriasis anak-anak dan dewasa yaitu sama Kecuali, pada pediatri harus diberikan
perhatian lebih untuk usia, berat badan dan formulasi yang tersedia.
Psoriasis pada anak-anak hadir dengan berbagai manifestasi. Diagnosis
penyakit di usia dini sulit, karena lesi atipikal. Jenis plak adalah bentuk paling umum
dari penyakit pada anak-anak. perlakuan yang berbeda seperti terapi fototerapi dan
sistemik telah diusulkan, tetapi menggunakan salah satu dari mereka mengarah ke
komplikasi serius pada anak-anak. Oleh karena itu, diagnosis dini dan manajemen
yang tepat adalah bagian utama dari pengobatan dalam kasus ini. Golpour
Tujuan
Pada referat ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang psoriasis pada
anak yaitu epidemiologi, patogenesis, manifestasi klinis dan pengobatan.

Patofisiologi
Patogenesis psoriasis pada anak belum sepenuhnya jelas. Namun diyakini
bahwa genetika memainkan peran yang efektif dalam patogenesis penyakit ini. Pada
anak yang mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit psoriasis akan meningkatkan
persentase terjadinya penyakir ini dari 23,4% menjadi 71%. Tampaknya HLA-Cw6
adalah gen predisposisi dalam mengembangkan penyakit. Golpour
Anak dengan obesitas (kegemukan) telah diketahui merupakan faktor risiko
untuk terjadinya penyakit ini. Hasil studi yang dilakukan di Turki juga menunjukkan
bahwa sebagian besar pasien dengan psoriasis memiliki sejarah infeksi saluran nafas
(14,8%) dan kultur tenggorokan ditemukan bakteri Streptococcus Grup A (21,3%).
Staphylococcal superantigen dan DNA HPV adalah faktor penyebab lainnya.
Penyakit ini tidak tergantung pada gen tunggal: IL12-B9 (1p31.3), IL-13
(5q31.1), IL-23R (1p31.3), HLABW6 PSORS6 stat-2 / IL-23A (12q13.2), TNFAIP3
(6q23.3), dan TNIP1 (5q33.1), telah dikaitkan dengan menyebabkan psoriasis. Gengen ini memainkan peran penting dalam aktivitas sel Th2 dan Th17 dan bertanggung
jawab untuk sinyal NF-kB. Pasien dengan penyakit Crohn cenderung memiliki
psoriasis lima kali lebih dari orang normal.
Patogenesis psoriasis adalah hasil dari aktivasi beberapa jenis leukosit yang
mengontrol aktivitas selular dan sel T dependen, proses inflamasi tergantung pada
kulit yang mempercepat pertumbuhan epidermal dan vaskular sel pada lesi psoriasis.
Proses ini dapat dipecah menjadi tiga tahapan: aktivasi awal sel T dalam kelenjar
getah bening sebagai respon terhadap antigen, migrasi sel T efektor ke dalam kulit,
dan fungsi efektor sel T dalam sel-sel skin.
Sel T pada lesi psoriasis terutama diaktifkan oleh T helper tipe 1 (Th1)
(CD4+) dan tipe 1. T sitotoksik sel (supresor) (TC1) (CD8 +). Aktivasi limfosit T bisa
disebabkan antigen bakteri atau lainnya. limfosit yang diaktifkan mensekresi sitokin
yang meliputi interleukin-2 (IL2), tumor necrosis factor alpha (TNF-) dan interferon
gamma (-INF). Sitokin ini menyebabkan keratinosit dan sel endotel stimulasi yang
berkontribusi pada hiperproliferasi sel epidermis pada psoriasis. Abdul manan

Manifestasi klinis

Sebagian besar psoriasis pada anak-anak akan timbul manifestasi dengan tipe
plak psoriasis (68,6%) dalam pola yang mirip dengan pasien dewasa, dengan lesi
terlokalisasi pada kulit kepala, daerah post-aurikular, siku, dan lutut. Penyakit guttate
lebih sering terjadi pada anak daripada pasien dewasa, Pola lainnya pada psoriasis
masa kanak-kanak adalah eritroderma (1,4%), penyakit pustular termasuk
palmoplantar psoriasis pustular (1,1%), dan glositis mukosa (1,1%). Empat pola klinis
pustular psoriasis telah dijelaskan pada anak-anak: general psoriasis pustular, annular
pustular psoriasis, exanthematic psoriasis pustular, dan lokal psoriasis pustular. Abdul
Psoriasis mungkin jarang hadir selama masa bayi. Pada usia ini, penyakit ini
muncul dalam dua bentuk psoriasis, psoriasis Ruam popok dan eritroderma. Selain
itu, diagnosis diferensial seperti dermatitis seborrhea, dermatitis kontak iritan, infeksi
Candida albicans, Nonbullous bawaan ichthyosiform eritroderma, dermatitis atopik
dan menurunnya daya tahan tubuh juga dipertimbangkan. Semua harus disingkirkanoleh pemeriksaan fisik yang tepat dan melalui anamnesis lengkap. Golpour
Meskipun beberapa anak dengan psoriasis bermanifestasi klinis sebagai plak
yang terlihat pada orang dewasa, psoriasis pada anak kadang-kadang sulit untuk
dikenali dan dapat membingungkan dengan dermatitis atopik atau eksim diskoid. plak
psoriasis pada anak-anak cenderung lebih tipis, tidak berbatas tegas, kurang bersisik
dan kurang eritematosa dibandingkan pada orang dewasa. Psoriasis pada anak dapat
bersamaan dengan dermatitis atopik, yang akan menghasilkan gambaran klinis
campuran. Andrew lee

gambar 1. Psoriasis pada anak yang menyerupai dermatitis

Bayi

Pada bayi dapat bermanifestasi klinis seperti bersisik di kulit kepala ( 'cradle
cap') yang sering salah satu tanda pertama dari psoriasis. Ruam popok persisten
yang resisten terhadap pengobatan lain, cenderung merah cerah dan berbatas tegas
di lokasi ini, dan sering melibatkan lipatan pangkal paha dan dapat terlihat sebagai
plak di daerah siku dan wajah.

gambar 2. Hiperkeratotik scalp (crandle cap) sebab psoriasis

gambar 3. Psoriasis dengan khas seperti ruam penggunaan popok

gambar. 4. Psoriasis persisten berat dengan tepi berbatas tegas

gambar 5. Psoriasis pada bayi dengan lesi kulit berupa plakat pada siku dan pipi

Anak
Pada anak-anak usia sekolah dasar, presentasi yang paling umum dari psoriasis

adalah plak eritematosa bersisik atau papula, biasanya melibatkan permukaan dorsal
lutut dan siku. Area umum yang terlibat termasuk kulit kepala, pergelangan kaki dan
post-auricular dan infra-auricular. Eritema mungkin sangat terlihat. Tanda lain bisa
kemerahan pada ujung jari. Tanda Ekskoriasi mungkin kurang umum pada psoriasis
dibandingkan dermatitis atopik.
Pada anak sering melibatkan daerah wajah akan tetapi jarang pada dewasa.
Plak pada wajah sering kronis. Anak-anak mungkin hadir dengan keterlibatan genital.
Secara klinis, dapat timbul gatal pada vulva, perih dan merah atau sebagai plak
eritematosa pada skrotum penis dan kulit perianal.

Remaja
Psoriasis dari anak-anak dan remaja mulai menyerupai psoriasis khas
terlihat pada orang dewasa. Pada kelompok usia ini, banyak pasien yang telah
hidup bersama dermatitis atopik ketika mereka masih muda akan mengalami
remisi dari dermatitis atopik dan hanya terlihat gambaran klinis psoriasis saja.
Pada anak yang lebih tua dan remaja, psoriasis biasanya muncul
sebagai plak menebal bersisik dengan keterlibatan lutut dorsal, siku, kaki dan
tangan. Psoriasis pada remaja mungkin bisa memiliki kulit kepala merah dan
bersisik. Keterlibatan kuku bisa terjadi tetapi biasanya minimal dan mungkin
tidak jelas. Namun, perubahan kuku lainnya dapat dilihat pada pasien dengan
penyakit yang lebih parah. Perubahan meliputi pencabutan pada lempeng kuku
(onycholysis), perubahan warna ('salmon patch') dan penebalan (hiperkeratosis
pada kuku).

gambar 6. Plak psoriasis pada lutut dan ekstremitas bawah

gambar 7. Psoriasis siku

gambar 8. Kuku pasien dengan psoriasis

gambar 9. Perubahan kuku dengan ditropi berat pada psoriasis


Diagnosis
Selain gambaran klinis yang dijelaskan di atas, anak anak sering hadir dengan
skala permukaan tipis dibandingkan dengan orang dewasa. Ketika gesekan pada sisik,
terlihat tanda perdarahan bercak, sebuah fenomena yang dikenal sebagai Auspitz Sign.
Terjadinya lesi di daerah trauma, juga disebut respon isomorpik atau fenomena
Koebner, dan pigmentasi residual mengikuti penyembuhan lesi fitur diagnostik khas
lain dari psoriasis. bronkers
Meskipun diagnosis psoriasis terutama didasarkan pada gambaran klinis,
biopsi dapat membantu untuk mengkonfirmasi diagnosis pada anak dengan presentasi
atipikal. ciri-ciri histologis psoriasis termasuk parakeratosis, hilangnya lapisan sel
granular, agregat neutrophilic dalam epidermis (mikroabses Munro), pembuluh darah
melebar di dermis, dan perivaskular infiltrat limfositik.
Karakteristiknya dapat bervariasi tergantung pada lokasi biopsi, psoriasis
subtipe, dan apakah anak-anak telah diberikan obat topikal dan perawatan sistemik.
Mengingat bahwa diagnosis biasanya dibuat atas dasar morfologi dan distribusi,
biopsi hampir tidak pernah dilakukan, terutama di anak-anak. Dalam kasus atipikal
yang diagnosis diperlukan, terapi topikal idealnya harus dihentikan sebelum biopsi
untuk menghindari perubahan fitur histologis.
Dermoskopi telah menjadi alat diagnostik standar dermatologi. Meskipun

teknik ini memungkinkan visualisasi struktur morfologi terlihat dengan mata


telanjang, akan tetapi tidak umum digunakan dalam diagnosis psoriasis. Dermoskopi
bisa membedakan dengan psoriasis dengan penyakit kulit yang umum lainnya seperti
dermatitis. Gambaran khas psoriasis jika dilihat dengan dermoskopi yaitu terlihat titil
pembuluh darah terdistribusi teratur dengan latar belakang merah terang dengan sisik
putih dangkal menyebar.
Komplikasi
Psoriasis pada orang dewasa bisa terjadi gangguan multisistem yang memiliki
hubungan dengan penyakit autoimun, gangguan kesehatan mental, penyakit
kardiovaskular dan kanker. Untungnya, psoriasis pada anak-anak tidak sering
dikaitkan dengan kondisi medis lainnya, mungkin karena durasi yang tidak memadai
menyebabkan efek sistemik yang dihasilkan dari kondisi peradangan kronis.
Bagaimanapun juga semakin banyak bukti bahwa anak-anak dengan psoriasis
berisiko lebih besar terkena penyakit kardiovaskular, obesitas dan sindrom metabolik
di kemudian hari. Untuk anak-anak dengan psoriasis yang berusia lebih dari 10 tahun
dan ditemukan risiko kardiometabolik, disarankan untuk melakukan skrining
metabolik (termasuk lipid puasa dan kadar gula darah). Semua orang tua dari anakanak dengan psoriasis harus dididik tentang risiko obesitas dan pentingnya gaya hidup
sehat. Pengobatan pada anak diberikan NSAID seperti naprozen atau ibuprofen
sehingga harus diwaspadai terjadinya psoriasis artritis. Andrew lee