Anda di halaman 1dari 1

Essay kesan dan pesan bertemu dengan anak berkebutuhan khusus

Kesan saya adalah gimanayah, biasa saja (tidak merasa aneh) karena dari kecilpun memang
sudah terbiasa dan senang bertemu dengan mereka apalagi kalau mereka adalah anak-anak,
bahkan Om saya sendiripun berkebutuhan khusus, tepatnya tunagrahita. Dari kecil saya
sudah ikut ibu saya ke SLB, karena beliau juga adalah seorang guru SLB. Pada saat itupun
saya merasa biasa-biasa saja walaupun saya merasa sedikit kesulitan pada saat berinteraksi
dengan mereka, namun terkadang saya kagum dengan mereka-mereka yang dapat berpestasi
dan keatif. Menurut saya, mereka bukanlah orang yang tidak bisa apa-apa/disabilitas/tidak
sempurna/cacat seperti yang banyak diutarakan oleh orang-orang pada umumnya, namun
mereka hanya berbeda/difabel yaitu Differently able, atau dapat juga Different
ability. Menurut saya difabel itu bukan cacat atau kekurangan, tapi memiliki kemampuan
yang berbeda, atau melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda karena sesungguhnya
mereka menyipan begitu banyak bakat yang luar biasa dibandingkan dengan manusia
normal. Ini sudah jelas terbukti bahwa dari sekian banyak difabel yang setelah diberikan
pendidikan dan dilatih. Mereka dapat berkarya untuk negara kita ini yaitu bangsa Indonesia,
mereka membawa nama baik Indonesia kedepan wilayah internasional. Dan bahkan pula
tidak jarang hasil dari kerja mereka bisa dibilang lebih bagus dibandingkan dengan anakanak lainnya.

Pesan yang ingin saya sampaikan kepada masyarakat umum adalah, jangan pernah
merendahkan mereka, jangan pernah memandang remeh mereka, jangan pernah merasa
kesal/marah secara berlebihan kepada mereka jika mereka bertindak tidak sesuai dengan
orang pada umumnya, dan berikanlah kasih sayang kepada mereka, karena mereka juga
adalah makhluk ciptaan Allah yang sempurna, sama-sama manusia. Seperti yang telah Allah
firmankan dalam Al- Quran di Surah At-Tin ayat 4 Sesungguhnya Kami telah
menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Jadi teman-temanku sekalian,
jika kalian bertemu dengan para difabel, dan jika mereka merasa kesulitan dalam melakukan
sesuatu, maka yang harus kalian lakukan adalah menolongnya, mengajarinya dan tetap
bersabar dalam menghadapi mereka semua. Dan untuk para petinggi, dimohon untuk
memberikan fasilitas yang layak bagi para difabel karena mereka benar-benar membutuhkan
uluran tanganmu dan kita semua selaku manusia.
*Essay ini dibuat atas opini saya sendiri, jika ada yang tidak sesuai dengan apa yang tertulis
di buku/penjelasan akademis mohon dimaklum adanya. Sekian dan terimakasih
Bandung, 26 Agustus 2016
Afifah Miftah El Jannah
Pendidikan Khusus 2016